<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelurahan Guntung Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kelurahan-guntung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kelurahan-guntung/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jun 2025 02:29:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Kelurahan Guntung Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kelurahan-guntung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terpilih Aklamasi, Gusli Rasyid Kembali Jabat Ketua Karang Taruna Guntung</title>
		<link>https://bontangpost.id/terpilih-aklamasi-gusli-rasyid-kembali-jabat-ketua-karang-taruna-guntung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:29:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Karang Taruna]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Guntung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=139591</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Pemilihan ketua karang taruna Kelurahan Guntung sudah dilaksanakan Jumat (20/6/2025). Hasilnya Gusli Rasyid kembali didapuk memegang posisi tersebut setelah terpilih secara aklamasi. Setelah terpilih, Gusti berharap pemuda Guntung agar mengambil peran dalam bidang pembangunan dan lingkungan. “Khususnya memiliki kepedulian terhadap permasalahan sosial yang dialami masyarakat. Termasuk untuk pemuda dan pemudi Guntung,” kata [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terpilih-aklamasi-gusli-rasyid-kembali-jabat-ketua-karang-taruna-guntung/">Terpilih Aklamasi, Gusli Rasyid Kembali Jabat Ketua Karang Taruna Guntung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="2"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong>Pemilihan ketua karang taruna Kelurahan Guntung sudah dilaksanakan Jumat (20/6/2025). Hasilnya Gusli Rasyid kembali didapuk memegang posisi tersebut setelah terpilih secara aklamasi.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Setelah terpilih, Gusti berharap pemuda Guntung agar mengambil peran dalam bidang pembangunan dan lingkungan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Khususnya memiliki kepedulian terhadap permasalahan sosial yang dialami masyarakat. Termasuk untuk pemuda dan pemudi Guntung,” kata Gusli.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Selanjutnya kelengkapan pengurus akan dibentuk. Pun demikian dengan program kerja. Gusli berujar nantinya fokus bagaimana mengembangkan sumber daya manusia pemuda. Bentuknya melalui pelatihan atau sertifikasi agar dapat bersaing di dunia kerja.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Perlu adanya kolaborasi dengan program perusahaan dan pemerintah. Pemuda Guntung harus mendapatkan prioritas baik dalam pengembangan SDM maupun kesempatan kerja,” ucapnya.</p>
<p><center data-reader-unique-id="14"></center></p>
<p data-reader-unique-id="18">Pemberian kesempatan kerja tentunya dapat menekan hal negatif yang dilakukan oleh pemuda.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Apalagi Guntung masuk dalam area buffer zone salah satu perusahaan. “Sebab itu SDM kita harus unggul,” tutur dia.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Terkait kriteria yang masuk pengurus nantinya harus siap bekerja sosial. Karena karang taruna ini memang organisasi sosial berbasis kepemudaan. Kriteria pengurus juga termuat dalam anggaran rumah tangga.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Sementara Lurah Guntung Denny Febrian menyebutkan penunjukan Gusli Rasyid telah sesuai ketentuan. Bahkan dia terpilih secara aklamasi. Sebelumnya Gusli Rasyid juga menjabat posisi sama pada periode lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="21">“Durasi ketua karang taruna nanti hingga 2030,” sebutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="25">Kelurahan berharap dengan penunjukan ketua karang taruna ini bisa menjaring kembali kaderisasi para pemuda untuk ikut bergabung. Pasalnya banyak warga yang sudah masuk jenjang pendidikan SMA dan lulus sekolah.</p>
<p data-reader-unique-id="25">“Supaya mereka bisa gabung dengan karang taruna. Program bagus ditingkatkan serta kolaborasi dengan kelurahan dijaga,” pintanya.</p>
<p data-reader-unique-id="29">Denny berujar pengurus karang taruna nantinya dapat memperbanyak kegiatan atau event. Sehingga dapat menarik kunjungan masyarakat ke Guntung. Baik dalam aspek seni, budaya, maupun olahraga.</p>
<p data-reader-unique-id="30">“Pada kegiatan HUT RI biasanya ada kegiatan keolahragaan yang digelar karang taruna. Saat ini sedang menyusun strukturisasi pengurus,” ujarnya. <strong>(ak/kp)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terpilih-aklamasi-gusli-rasyid-kembali-jabat-ketua-karang-taruna-guntung/">Terpilih Aklamasi, Gusli Rasyid Kembali Jabat Ketua Karang Taruna Guntung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diminta Data Warga Bantaran Sungai dan Eks Kebakaran, Komisi I Beri Lurah Guntung Tenggat Waktu</title>
		<link>https://bontangpost.id/diminta-data-warga-bantaran-sungai-dan-eks-kebakaran-komisi-i-beri-lurah-guntung-tenggat-waktu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2019 13:15:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Haris]]></category>
		<category><![CDATA[dprd bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Guntung]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi I]]></category>
		<category><![CDATA[tukar guling tanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=59866</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Sepuluh tahun lebih menghuni rumah panggung bantuan Pemprov Kaltim, membuat warga turut resah. Pasalnya, para penghuni yang merupakan warga pindahan dari bantaran sungai dan eks kebakaran 2008 lalu di Guntung ini mempertanyakan status rumah yang ditempatinya. Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi I DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Guntung, Senin (25/2/2019). Rombongan yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diminta-data-warga-bantaran-sungai-dan-eks-kebakaran-komisi-i-beri-lurah-guntung-tenggat-waktu/">Diminta Data Warga Bantaran Sungai dan Eks Kebakaran, Komisi I Beri Lurah Guntung Tenggat Waktu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Sepuluh tahun lebih menghuni rumah panggung bantuan Pemprov Kaltim, membuat warga turut resah. Pasalnya, para penghuni yang merupakan warga pindahan dari bantaran sungai dan eks kebakaran 2008 lalu di Guntung ini mempertanyakan status rumah yang ditempatinya.</p>
<p>Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi I DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Guntung, Senin (25/2/2019). Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi I Agus Haris, serta anggota lainnya yakni Setiyoko Waluyo, Abdul Malik, dan Yanri Dasa ini disambut Lurah Ida Idris di Kantor Kelurahan Guntung. Turut hadir pula warga penghuni rumah panggung dan beberapa ketua RT. Dalam paparannya, Agus meminta Lurah Guntung secepatnya menginventarisasi warga bantaran sungai dan eks kebakaran yang menempati rumah panggung tersebut.</p>
<p>&#8220;Data ini agar memudahkan Dinas Perkim (Perumahan, Permukiman dan Pertanahan) jika ada hibah dari pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi ke Pemkot Bontang, pemkot akan tukar guling dengan tanah mereka di bantaran sungai dan eks kebakaran itu,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Proses ini, lanjut legislator asal Partai Gerindra itu, harusnya sudah dilakukan pada Desember 2018. Namun karena tidak ada data yang akurat, Dinas Perkim tidak bisa ke pusat dan provinsi untuk membuat surat rekomendasi pengalihan aset ke Pemkot Bontang.</p>
<p>&#8220;Karena itu kami berkunjung supaya data tersebut segera diserahkan agar proses tukar guling ini tidak berlarut-larut. Setidaknya ada 30 rumah bantuan dari provinsi itu. Kami minta kepada lurah, minggu depan sudah ada datanya,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu Lurah Guntung Ida Idris menyebut, akan segera menyiapkan data warga yang diminta Komisi I.</p>
<p>&#8220;Akan kami serahkan secepatnya,&#8221; katanya. (zul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diminta-data-warga-bantaran-sungai-dan-eks-kebakaran-komisi-i-beri-lurah-guntung-tenggat-waktu/">Diminta Data Warga Bantaran Sungai dan Eks Kebakaran, Komisi I Beri Lurah Guntung Tenggat Waktu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terparah Sejak 33 Tahun</title>
		<link>https://bontangpost.id/terparah-sejak-33-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2018 09:30:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Guntung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=52988</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUPARNO tiba-tiba bangkit dari tidurnya. Padahal mentari belum juga mendekati ufuk. Masih sekitar pukul 02.00. Pria baya itu terbangun, karena air mulai masuk ke rumahnya di RT 11, Kelurahan Guntung. Tingginya mencapai 50 sentimeter. Dia tak menyangka rumahnya ikut terendam. Selain tidak ada hujan, air biasanya hanya sampai teras. Memang Bontang sempat diguyur hujan deras [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terparah-sejak-33-tahun/">Terparah Sejak 33 Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUPARNO </strong>tiba-tiba bangkit dari tidurnya. Padahal mentari belum juga mendekati ufuk. Masih sekitar pukul 02.00. Pria baya itu terbangun, karena air mulai masuk ke rumahnya di RT 11, Kelurahan Guntung. Tingginya mencapai 50 sentimeter.</p>
<p>Dia tak menyangka rumahnya ikut terendam. Selain tidak ada hujan, air biasanya hanya sampai teras. Memang Bontang sempat diguyur hujan deras Senin (29/10) sore, tapi sudah reda sekitar pukul 20.00. “Ternyata subuh air meluap,” katanya, kemarin (30/10).</p>
<p>Dia tidak dapat berbuat banyak. Hanya beberapa barang yang sempat dipindah. Diungkapkan, banjir akibat luapan Sungai Guntung ini merupakan yang terparah. “Saya sudha tinggal di sini sejak 1985,” terangnya.</p>
<p>Hal yang sama juga diungkapkan Endar. Sederas apapun hujan, sebelumnya rumahnya tak pernah kebanjiran. Tapi kali ini berbeda. “Saya bantu keluarga pindahkan barang, eh, ternyata rumah saya juga kebanjiran,” tuturnya.</p>
<figure id="attachment_52990" aria-describedby="caption-attachment-52990" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/F-OPENG-3-web.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-52990" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/F-OPENG-3-web.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a><figcaption id="caption-attachment-52990" class="wp-caption-text">TERENDAM BANJIR: 16 RT di Kelurahan Guntung terkena banjir, Selasa (30/10) kemarin. Beberapa warga keluar rumah untuk mencari tempat yang permukaannya tanahnya lebih tinggi. (Fahmi Fajri Bontang Post)</figcaption></figure>
<p>Total terdapat 16 RT yang terdampak banjir. Tiga sekolah terpaksa diliburkan. PAUD Anyelir II dan SD Darul Ulum terendam. Sementara SMP 9 meliburkan pelajarnya, karena akses menuju sekolah lumpuh.</p>
<p>Sementara Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Andri Lesmana mengatakan  banjir di Guntung diperparah dengan pasang laut pada pagi hari. “Air tidak bisa keluar (ke laut),” ujar Andri.</p>
<p>Untuk evakuasi, disiapkan dua perahu. Dibantu aparat TNI dan Polri. “Data masih terus kami update dari pihak lurah, karena biasanya, jumlah rumah, serta jumlah jiwa bisa terdata pasca air surut,”pungkasnya.</p>
<p>WACANAKAN BUAT SODETAN</p>
<p>Semakin menyempitnya aliran Sungai Guntung menjadi salah satu yang memperparah banjir di daerah itu. Ditambah pula permukiman yang padat.</p>
<p>Ditemui di sela meninjau banjir, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, untuk jangka pendek akan dilakukan penurapan dan normalisasi sungai. Pasalnya, sedimentasi di Sungai Guntung cukup tebal. Sehingga bakal dilakukan pengerukan.</p>
<figure id="attachment_52989" aria-describedby="caption-attachment-52989" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/F-OPENG-1-web.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-52989" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/10/F-OPENG-1-web.jpg" alt="" width="600" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-52989" class="wp-caption-text">TERENDAM BANJIR: 16 RT di Kelurahan Guntung terkena banjir, Selasa (30/10) kemarin. Beberapa warga keluar rumah untuk mencari tempat yang permukaannya tanahnya lebih tinggi. (Fahmi Fajri Bontang Post)</figcaption></figure>
<p>Pemkot juga berencana membuat sodetan. Menghubungkan Sungai Guntung dan Sungai Habang. Mengingat debit air Sungai Habang cukup rendah. “Tapi sedimentasinya tebal. Harus dikeruk dulu. Kalau sebagian air dari Sungai Guntung dialirkan ke sana, bisa mengurangi banjir,” kata Lurah Guntung Ida Idris.</p>
<p>Dikatakan Neni, jika hasil <em>feasibility study</em> (FS) menunjukkan bahwa pembuatan sodetan bisa dilakukan, maka pemkot akan merealisasikannya.</p>
<p>Ia juga menyarankan agar ke depan pembangunan rumah diatur. Mengingat daerah yang menjadi langganan banjir berada di dataran rendah. “Kami sarankan agar membuat rumah panggung,” tuturnya.</p>
<p>Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Tavip Nugroho menuturkan FS diperlukan untuk meninjau kesiapan lahan. Termasuk ketika ada wacana pembebasan lahan milik masyarakat. “Kalau sudah siap baru dilakukan <em>detail engineering design</em> (DED),” papar Tavip.</p>
<p>Berdasarkan kondisi geografisnya, Tavip pun menyarankan untuk pembuatan polder. Akan tetapi pengerjaan tidak bisa dilakukan dalam waktu sekejap. Mengingat beberapa fase wajib dilalui.</p>
<p>Minimal tersedia lahan satu hektare. Sistemnya setelah air tertampung polder, maka akan dipompa ketika air laut tidak pasang. Dijelaskannya, FS baru dapat dilakukan pada pembaasan APBD-P tahun ini. Sementara pengerjaan fisik baru bisa dilakukan minimal 2020. (edw/mga/ak)</p>
<p>Mereka yang Terendam….</p>
<p>RT                           KK</p>
<p>04                           50</p>
<p>06                           70</p>
<p>11                           80</p>
<p>02                           20</p>
<p>22                           30</p>
<p>24                           6</p>
<p>01                           10</p>
<p>05                           3</p>
<p>09                           10</p>
<p>12                           46</p>
<p>13                           70</p>
<p>14                           65</p>
<p>15                           3</p>
<p>17                           49</p>
<p>19                           45</p>
<p>16                           61</p>
<p>TOTAL                   618 KK</p>
<p><em>Sumber : Kelurahan Guntung</em></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terparah-sejak-33-tahun/">Terparah Sejak 33 Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
