<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mahasiswa indonesia Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/mahasiswa-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/mahasiswa-indonesia/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 May 2021 02:47:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>mahasiswa indonesia Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/mahasiswa-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Unik Mahasiswa Indonesia di Rusia Peringati Hardiknas</title>
		<link>https://bontangpost.id/cara-unik-mahasiswa-indonesia-di-rusia-peringati-hardiknas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 02:27:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa rusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86494</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Amalia Raras Putri Cahyadi, mahasiswi asal Bandung yang sedang menempuh studi jurusan Biologi di Russian State Agrarian University &#8211; Moscow Timiryazev Agricultural Academy, Moskow dan Fasyeh Hamid, mahasiswa asal Jakarta, yang sedang menempuh studi jurusan Oil and Gas Engineering di Gubkin Russian State University of Oil and Gas, Moskow, dinobatkan sebagai Putra dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cara-unik-mahasiswa-indonesia-di-rusia-peringati-hardiknas/">Cara Unik Mahasiswa Indonesia di Rusia Peringati Hardiknas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Amalia Raras Putri Cahyadi, mahasiswi asal Bandung yang sedang menempuh studi jurusan Biologi di Russian State Agrarian University &#8211; Moscow Timiryazev Agricultural Academy, Moskow dan Fasyeh Hamid, mahasiswa asal Jakarta, yang sedang menempuh studi jurusan Oil and Gas Engineering di Gubkin Russian State University of Oil and Gas, Moskow, dinobatkan sebagai Putra dan Putri Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) Tahun 2021. Pada acara final pemilihan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Minggu, (2/5/2021) di KBRI Moskow.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Pemilihan Putra Putri Permira merupakan aktualisasi kreatif dan out of the box yang dapat menjadi sarana untuk mendukung diplomasi Pemerintah RI dalam mempromosikan Indonesia dan mendorong kemajuan kerja sama pendidikan antara Indonesia-Rusia”,ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares, dalam acara penobatan.</p>
<p style="font-weight: 400;">Lebih lanjut, Dubes Tavares mengajak seluruh pihak, termasuk mahasiswa Indonesia di Rusia, untuk meneruskan perjuangan pendidikan yang telah dirintis oleh Ki Hadjar Dewantara hingga di masa mendatang.</p>
<p style="font-weight: 400;">“Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2021, yaitu ”Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” sangat tepat menggambarkan perjuangan keras yang dilakukan dunia pendidikan dalam setahun terakhir sejak pandemi Covid-19 terjadi. Dunia pendidikan di Indonesia dipaksa berinovasi dan beradaptasi dalam memastikan terselenggaranya proses pembelajaran bagi semua peserta didik”, jelasnya.</p>
<p>Pemenang Putra Permira Tahun 2021 Fasyeh merasa senang saat dinobatkan sebagai pemenang. Menurutnya, ini bisa menjadi salah satu bagian dalam mendukung peningkatan kerja sama pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Rusia melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk KBRI Moskow.</p>
<p style="font-weight: 400;">&#8220;Terpilih menjadi Putra Permira 2021 yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional memberikan makna mendalam bagi saya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini dimulai sejak Maret 2021. Acara final diselenggarakan secara hybrid, dengan menghadirkan 8 orang finalis secara langsung dan 4 orang finalis secara virtual. Kehadiran finalis secara langsung tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah setempat dalam rangka pencegahan Covid-19.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dikatakan Wakil Duta Besar RI untuk Rusia yang menjadi Ketua Dewan Juri Pemilihan Putra Putri Permira 2021 Azis Nurwahyudi. Pemilihan Putra Putri Permira merupakan program kerja tahunan Permira. Ajang ini bertujuan untuk memilih mahasiswa-mahasiswi Indonesia berbakat yang sedang menempuh pendidikan di Rusia untuk mempromosikan Indonesia di Rusia. Pada pelaksanaan di tahun 2021 ini, ajang Pemilihan Putra Putri Permira didukung KBRI Moskow, termasuk kantor Atase Pendidikan RI Moskow. Tema tahun ini adalah ”Corak Budaya Indonesia–This is Not Another Beauty Contest”.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Pemilihan Putra Putri Permira Tahun 2021 bertujuan mencari sosok duta mahasiswa Indonesia di Rusia yang memiliki minat dan bakat dalam mempromosikan seni, budaya dan citra positif Indonesia kepada masyarakat Rusia, melalui peran aktif pendidikan dan kepemudaan”,ungkapnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Proses seleksi berhasil menyaring sebanyak 36 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota di Rusia, antara lain: Rostov, Arkhangelsk, Moskow, Kazan, Belgorod, Voronezh, Novosibirsk, St. Petersburg, Tomsk, Vladivostok, Yekaterinburg, dan Tyumen.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-86495" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-07-at-10.02.30-1.jpeg" alt="" width="1024" height="682" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-07-at-10.02.30-1.jpeg 1024w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-07-at-10.02.30-1-768x512.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-07-at-10.02.30-1-750x500.jpeg 750w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p style="font-weight: 400;">Terpilih 24 semifinalis yang diberikan pembekalan dan pelatihan agar siap menjadi sosok duta mahasiswa Indonesia di Rusia yang akan turut berperan dalam mempromosikan seni, budaya dan citra positif Indonesia kepada masyarakat Rusia. Pembekalan diberikan oleh para pemateri ahli meliputi: <em>public speaking</em>, <em>leadership</em>, <em>personal branding</em>, psikologi, etika pergaulan internasional, dan etos kerja menjadi duta muda Indonesia.</p>
<p style="font-weight: 400;">Sebanyak 12 peserta terpilih ke babak final. Dewan Juri adalah Sarah Sechan (TV Host dan Diaspora Indonesia di Singapura), Lola Amaria (Produser dan Sutradara Film), Kevin Liliana (Miss International 2017 dan Puteri Indonesia Lingkungan 2017), serta Ryan Wiedaryanto (Jurnalis dan News Anchor).</p>
<p style="font-weight: 400;">Winata Kusuma finalis Putra dari kota Moskow dan Aqilla Dini Ainnaya finalis Putri dari kota Kazan, ditetapkan sebagai Wakil I Putra Putri Permira 2021. Sementara, Endarawan Pujiatmoko finalis Putra dari kota Rostov-on-Don dan Merri Yovita Tarigan finalis Putri dari kota Tomsk, ditetapkan sebagai Wakil II Putra Putri Permira 2021. Para pemenang memperoleh piala tetap dan piala bergilir serta Beasiswa Pendidikan Duta Besar RI Moskow.</p>
<p style="font-weight: 400;">Acara Final Pemilihan Putra Putri Permira 2021 juga dimeriahkan dengan penampilan khusus Leo Mokodompit. Turut menyaksikan acara final secara virtual adalah para perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia dari seluruh dunia, serta khalayak umum dan mahasiswa Indonesia di Rusia. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cara-unik-mahasiswa-indonesia-di-rusia-peringati-hardiknas/">Cara Unik Mahasiswa Indonesia di Rusia Peringati Hardiknas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Pertahankan Gelar Juara Kontes Robot di AS</title>
		<link>https://bontangpost.id/membanggakan-mahasiswa-indonesia-pertahankan-gelar-juara-kontes-robot-di-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2019 12:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=61131</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan raihan gemilang dalam gelaran Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat (AS), 13-15 April 2019 lalu. Ketiga tim kebanggaan Indonesia ini meraih juara pertama dan kedua untuk kategori robot pemadam api berkaki, dan juara dua untuk kategori robot pemadam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/membanggakan-mahasiswa-indonesia-pertahankan-gelar-juara-kontes-robot-di-as/">Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Pertahankan Gelar Juara Kontes Robot di AS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim Robotik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan raihan gemilang dalam gelaran Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat (AS), 13-15 April 2019 lalu. Ketiga tim kebanggaan Indonesia ini meraih juara pertama dan kedua untuk kategori robot pemadam api berkaki, dan juara dua untuk kategori robot pemadam api beroda.</p>
<p>Kontes robot tingkat dunia ini mempertandingkan 32 tim dari berbagai negara, seperti Israel, Tiongkok, dan lainnya. Adalah Alfan Achmadillah Fauzi, Rohmansyah, Ken Dedes Maria Khunty, tiga Tim Robotik UMM ini ditunjuk menjadi perwakilan Indonesia karena berhasil keluar sebagai juara nasional berdasarkan surat penugasan Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Republik Indonesia no. T/274/B3.1/KM/02.04/2019.</p>
<p>Di tahun 2017, dua tim Robotik UMM juga pernah memborong juara 1 dan 2 sekaligus untuk kategori robot berkaki. Dua tim tersebut yaitu tim InaMuh sebagai juara 1 dan tim Unmuh Malang sebagai juara 2. Di samping itu, tim InaMuh juga meraih juara poster terbaik. Atas pengalaman inilah, mereka sangat optimis akan kembali menang, tentunya melalui penyesuaian beberapa teknologi dan mengusung inovasi baru.</p>
<p>Semua robot, baik kategori berkaki atau beroda memiliki misi memadamkan api dengan cepat di titik pada satu ruangan atau kamar yang menyerupai rumah. Posisi titik api diletakan secara acak oleh dewan juri sehingga robot dituntut harus cekatan untuk mencari api tersebut. Setelah memadamkan api, robot di-setting untuk kembali ke titik awal. Robot dengan catatan tercepat bakal keluar sebagai pemenang.</p>
<p>Raihan ini sejalan dengan ekskpektasi Rektor UMM Fauzan, dalam pelepasannya yang menjanjikan bakal membebaskan skripsi jika berhasil memenangi kontes ini. Fauzan berpesan kepada para delegasi dan mahasiswanya yang hadir ketika itu untuk berhenti menjadi penonton. Sebaliknya, jadilah pemain. “Saya tidak menarget harus juara satu, tetapi yang terbaik sajalah yang saya minta,” ungkapnya.(zul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/membanggakan-mahasiswa-indonesia-pertahankan-gelar-juara-kontes-robot-di-as/">Membanggakan! Mahasiswa Indonesia Pertahankan Gelar Juara Kontes Robot di AS</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desain Jembatan Mahasiswa Indonesia Raih &#8216;Most Popular Design&#8217; di Ajang Internasional</title>
		<link>https://bontangpost.id/desain-jembatan-mahasiswa-indonesia-raih-most-popular-design-di-ajang-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2019 09:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi internasional]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[umm]]></category>
		<category><![CDATA[universitas muhammadiyah malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=60224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tim jembatan ST Langgeng Jaya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih Most Popular Design pada ajang Nanyang Technological University (NTU) Bridge Design Competition 2019 di Singapura, (9-10/3/2019) lalu. Tak hanya itu, tim yang digawangi Vicky Adjie Saputra dan Novan Surya Adityawan ini juga masuk peringkat 10 besar gelaran kompetisi jembatan bergengsi tingkat Asia Tenggara ini. Ajang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/desain-jembatan-mahasiswa-indonesia-raih-most-popular-design-di-ajang-internasional/">Desain Jembatan Mahasiswa Indonesia Raih &#8216;Most Popular Design&#8217; di Ajang Internasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim jembatan ST Langgeng Jaya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih Most Popular Design pada ajang Nanyang Technological University (NTU) Bridge Design Competition 2019 di Singapura, (9-10/3/2019) lalu. Tak hanya itu, tim yang digawangi Vicky Adjie Saputra dan Novan Surya Adityawan ini juga masuk peringkat 10 besar gelaran kompetisi jembatan bergengsi tingkat Asia Tenggara ini.</p>
<p>Ajang internasional ini merupakan kali pertama yang diikuti oleh tim jembatan UMM. “Selama ini kita sudah mengikuti dan menjuarai berbagai ajang rancang jembatan di tingkat nasional. Sekarang saatnya kita belajar keluar untuk menancapkan bendera UMM di ajang internasional,” ujar Erwin Rommel, pembimbing Tim ST Langgeng Jaya yang merupakan dosen Teknik Sipil UMM ini.</p>
<p>Jembatan diuji melalui kriteria efesiensi dan kekuatan. Penilaian ini mengacu pada tema kompetisi yakni Strength, Economic, Sustainability. ”Jadi pihak panitia memberitahukan apa yang harus dibuat, beberapa jam sebelum pertandingan. Yang dinilai dari sisi penggunaan bahan seefisien mungkin, serta mampu menahan beban uji seberat mungkin, sampai pada titik hancurnya,” paparnya.</p>
<figure id="attachment_60226" aria-describedby="caption-attachment-60226" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2019/03/umm2.jpeg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-60226" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2019/03/umm2.jpeg" alt="" width="720" height="480" /></a><figcaption id="caption-attachment-60226" class="wp-caption-text">Desain jembatan yang dirancang mahasiswa UMM. (Humas UMM for BontangPost.ID)</figcaption></figure>
<p>Setidaknya terdapat 38 tim yang ikut berlomba dalam ajang yang diikuti oleh berbagai Universitas di Asia Tenggara. Tak ketinggalan kampus-kampus bergengsi dalam negeri pun turut meramaikan. Seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan berbagai kampus yang kerap menjuarai ajang kompetisi jembatan tingkat nasional lainnya, termasuk Surya Team UMM.</p>
<p>“Sebelum ajang ini dimulai ada beberapa persiapan dan kesiapan yang telah kita lakukan beberapa minggu sebelumnya. Di antaranya dengan menguji coba beberapa jenis desain jembatan, lalu kita evaluasi dan perbaiki sehingga kita mampu menemukan desain yang pas ,” lanjutnya. Terakhir, nilai kejujuran dan sportivitas dalam bertanding senantiasa ditanamkan kepada para anggota Surya Team UMM. (zul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/desain-jembatan-mahasiswa-indonesia-raih-most-popular-design-di-ajang-internasional/">Desain Jembatan Mahasiswa Indonesia Raih &#8216;Most Popular Design&#8217; di Ajang Internasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
