<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nakes terpapar covid-19 Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/nakes-terpapar-covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/nakes-terpapar-covid-19/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2021 01:11:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>nakes terpapar covid-19 Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/nakes-terpapar-covid-19/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 01:09:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[nakes terpapar covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=89609</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19. Namun, dua pekan belakangan tercatat 21 nakes di RSUD Taman Husada justru terpapar virus korona. Plt Dirut RSUD Taman Husada drg Toetoek Ekowati Pribadi mengatakan kebanyakan nakes masuk kategori tanpa gejala. “Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah,” kata drg Toetoek. Puncak paparan terbanyak terjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19-2/">Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19. Namun, dua pekan belakangan tercatat 21 nakes di RSUD Taman Husada justru terpapar virus korona. Plt Dirut RSUD Taman Husada drg Toetoek Ekowati Pribadi mengatakan kebanyakan nakes masuk kategori tanpa gejala.</p>
<p>“Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah,” kata drg Toetoek.</p>
<p>Puncak paparan terbanyak terjadi kurun dua pekan lalu. Informasi yang diterimanya sebagian nakes bakal kembali bertugas dalam waktu dekat. Namun, belum ada laporan yang diterima manajemen. “Dalam pemantauan sudah ada melapor tetapi belum saya terima suratnya. Jadi masih dihitung tetap 21,” ucapnya.</p>
<p>Dijelaskan dia, nakes yang terpapar sebagian besar sebelumnya menangani pasien covid-19. Mengingat ruang fasilitas rawat inap yang dibuka untuk pasien non covid tersisa dua ruangan. Mencakup Edelweis dan Flamboyan. Sebelumnya nakes yang dirawat intensif di rumah sakit pelat merah berjumlah satu orang. Akan tetapi dinyatakan meninggal beberapa hari lalu.</p>
<p>“Total dua perawat di RSUD meninggal dunia sejak awal pandemi,” tutur dia.</p>
<p>Sementara seorang bidan di Publik Service Center (PSC) juga terpapar, sejak dua hari lalu. Akibatnya pelayanan dua malam belakangan yang merupakan jadwal tugasnya dialihkan. Penggantian tidak bisa dilakukan sebab jadwal petugas telah disusun sebelumnya.</p>
<p>Kasi Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Serly Kindangen mengatakan akibat kondisi ini pelayanan dipercayakan kepada Puskesmas masing-masing wilayah kerja. Apabila ada panggilan pada sif malam. “Tujuannya melakukan tindak pelayanan,” kata Serly.</p>
<p>Serly menyebut sif malam bertugas mulai 22.00 hingga 07.30 Wita. Tiap sif diisi tiga orang. Mencakup sopir ambulans, perawat, dan bidan. Bidan tersebut dinyatakan terpapar setelah hasil pemeriksaan rapid antigen menunjukkan hasil reaktif. Lantas, bidan tersebut diminta menjalani isolasi mandiri. Sementara dua rekan tugasnya diwajibkan melakukan pemeriksaan. Jika negatif, maka dapat bertugas. “Sif tersebut sudah menempuh libur dua hari. Mulai malam mini (kemarin) sudah ada petugas di PSC. Sudah normal kembali. Tidak mengganggu dan call center sudah normal lagi,” pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19-2/">Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puskemas Bontang Utara I Tutup, Pasien Dialihkan ke Bontang Barat</title>
		<link>https://bontangpost.id/puskemas-bontang-utara-i-tutup-pasien-dialihkan-ke-bontang-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 07:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[nakes terpapar covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Puskemas Bontang Utara I]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=88578</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Puskesmas Bontang Utara I di Jalan Ahmad Yani ditutup sementara. Penutupan ini mulai dilakukan Rabu (14/7/2021) kemarin. Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang dr Bahauddin, penutupan ini terpaksa dilakukan, mengingat 7 tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan tersebut terpapar Covid-19. &#8220;Sudah disterilkan di sana,&#8221; ungkap Bahauddin. Baca juga; Hasil Tracing Keluar, Puskemas Bontang Utara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puskemas-bontang-utara-i-tutup-pasien-dialihkan-ke-bontang-barat/">Puskemas Bontang Utara I Tutup, Pasien Dialihkan ke Bontang Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Puskesmas Bontang Utara I di Jalan Ahmad Yani ditutup sementara. Penutupan ini mulai dilakukan Rabu (14/7/2021) kemarin.</p>
<p>Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang dr Bahauddin, penutupan ini terpaksa dilakukan, mengingat 7 tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan tersebut terpapar Covid-19.</p>
<p>&#8220;Sudah disterilkan di sana,&#8221; ungkap Bahauddin.</p>
<p><strong>Baca juga; <a href="https://bontangpost.id/hasil-tracing-keluar-puskemas-bontang-utara-i-sudah-dibuka/">Hasil Tracing Keluar, Puskemas Bontang Utara I Sudah Dibuka</a></strong></p>
<p>Langkah ini juga diambil lantaran 7 nakes tersebut berhubungan langsung dengan masyarakat. Di antaranya dokter, perawat, admin, dan bagian surveillance. Kini mereka tengah menjalani isolasi mandiri. Seluruhnya terpapar tanpa gejala.</p>
<p>&#8220;Kami kasih kesempatan ditutup ini, untuk dilakukan tracing. Jangan sampai masih dibuka, kontak dengan masyarakat, tapi ternyata positif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara pasien yang hendak berobat, diallihkan ke Puskemas Bontang Barat. Rencananya, Dinas Kesehatan akan kembali membuka layanan kesehatan di Puskesmas Bontang Utara I pada Senin (19/7/2021). &#8220;Paling cepat dibuka besok, tapi kemungkinan hari Senin,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puskemas-bontang-utara-i-tutup-pasien-dialihkan-ke-bontang-barat/">Puskemas Bontang Utara I Tutup, Pasien Dialihkan ke Bontang Barat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 00:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[nakes terpapar covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=82538</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Ganasnya virus korona tidak hanya menyasar masyarakat sipil. Tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi garda terdepan penanganan ini justru ikut tumbang. Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan tidak dapat merincikan nominal pasti, tetapi skalanya cukup besar. “Puluhan nakes yang masuk kasus aktif saat ini. Baik yang ada di rumah sakit, puskesmas, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19/">Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Ganasnya virus korona tidak hanya menyasar masyarakat sipil. Tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi garda terdepan penanganan ini justru ikut tumbang. Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan tidak dapat merincikan nominal pasti, tetapi skalanya cukup besar.</p>
<p>“Puluhan nakes yang masuk kasus aktif saat ini. Baik yang ada di rumah sakit, puskesmas, maupun di Dinas Kesehatan sendiri,” kata Adi.</p>
<p>Sebab itu, beberapa faskes melakukan perekrutan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan kelonggaran terhadap proses itu. Bentuknya relawan tidak harus mengantongi surat tanda regristasi (STR) nakes terlebih dahulu. Namun cukup menyodorkan sertifikat kompetensi.</p>
<p>“Tanpa STR mereka sudah bisa turun tangan,” ucapnya.</p>
<p>Kondisi emergency ini menyebabkan turunnya kebijakan itu. Sebab pelayanan pasien Covid-19 kapasitasnya membeludak. Imbasnya back-up tenaga sedikit sekali karena banyaknya nakes yang terpapar. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Bontang, melainkan se-Kaltim.</p>
<p>“Rekrutmen ini bertujuan supaya nakes itu bisa istirahat. Sistemnya bergantian,” tutur dia.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bontang dr Suhardi juga mengeluarkan statemen serupa. Diperlukan sinergi pengentasan masalah dari hulu dan hilir.</p>
<p>“Data pasti nakes yang terpapar belum ada. Namun dari RS Pupuk Kaltim sekira 70-an, sedangkan RSUD 50 nakes. Belum lagi rumah sakit lainnya,” sebutnya.</p>
<p>Berdasarkan data Diskes Kaltim usulan penambahan nakes di Bontang berjumlah 25 orang. Rinciannya, RSUD Taman Husada membutuhkan empat dokter dan 20 perawat. Sementara RS Pupuk Kaltim meminta satu dokter spesialis, tiga dokter umum, dan 16 perawat.</p>
<p>Usulan penambahan SDM itu dikirim melalui surat bernomor 445/0341/Yankes/I/2021 ke pemerintah pusat. Selain pengusulan nakes, Diskes Kaltim juga meminta penambhaan kapasitas ruang isolasi dan ICU pasien Covid-19. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-nakes-terpapar-covid-19/">Puluhan Nakes Terpapar Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
