<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasangan Mesum Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/pasangan-mesum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/pasangan-mesum/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Apr 2017 15:17:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Pasangan Mesum Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/pasangan-mesum/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kedapatan Berduaan di Kos-Kosan, Empat Pasangan Gelap Terjaring Razia Gabungan </title>
		<link>https://bontangpost.id/kedapatan-berduaan-di-kos-kosan-empat-pasangan-gelap-terjaring-razia-gabungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2017 04:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=11655</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; BONTANG – Sebanyak empat pasangan bukan muhrim tertangkap basah berduaan dalam kos-kosan, Rabu (26/4) kemarin. Mereka terjaring dalam patroli gabungan yang dilaksanakan Bagian Keamanan Dan Ketertiban (trantib) Kecamatan Bontang Selatan, Satpol PP, Danramil, Polsek Bontang Selatan, Bhabinsa serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo dan Tanjung Laut. Patroli dengan dasar Surat Keputusan camat Bontang Selatan Nomor 6 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kedapatan-berduaan-di-kos-kosan-empat-pasangan-gelap-terjaring-razia-gabungan/">Kedapatan Berduaan di Kos-Kosan, Empat Pasangan Gelap Terjaring Razia Gabungan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>BONTANG – Sebanyak empat pasangan bukan muhrim tertangkap basah berduaan dalam kos-kosan, Rabu (26/4) kemarin. Mereka terjaring dalam patroli gabungan yang dilaksanakan Bagian Keamanan Dan Ketertiban (trantib) Kecamatan Bontang Selatan, Satpol PP, Danramil, Polsek Bontang Selatan, Bhabinsa serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Satimpo dan Tanjung Laut.</p>
<p>Patroli dengan dasar Surat Keputusan camat Bontang Selatan Nomor 6 tahun 2017 itu menyasar para penghuni kontrakan maupun kos-kosan, barang haram, hingga identitas.</p>
<p>Alhasil, ditemukanlah empat pasangan belum menikah, satu pasangan menikah siri, dan beberapa penghuni kos-kosan yang tak memiliki identitas. Sementara untuk narkoba, hasil pencarian nihil alias tidak ditemukan.</p>
<p>Start dari Kantor Camat Bontang Selatan, patroli dimulai dari wilayah RT 04 Tanjung Laut dan RT 24 Kelurahan Satimpo. Di kedua RT tersebut, ditemukanlah dua pasangan ‘gelap’ sedang berduaan di dalam kamar kos. Alhasil mereka langsung digiring ke Kantor Kecamatan Bontang Selatan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.</p>
<p>Selain pasangan gelap, di lokasi Jalan Mente ini juga ditemukan seorang pria yang tidak memiliki identitas. Dia pun langsung digiring ke kantor kecamatan.</p>
<p>Sementara saat patroli di Jalan IR H Juanda RT 36, Kelurahan Tanjung Laut, ditemukan pasangan nikah siri. Namun karena tak bisa menunjukkan bukti yang kuat, akhirnya kedua pasangan itu diminta untuk ke kantor kecamatan. Di sana, pihak keluarga pun akhirnya datang dengan membawa surat-surat nikah siri. Nmaun demikian, kedua pasangan ini tetap diberi pembinaan oleh petugas.</p>
<p>Patroli juga menyasar ke beberapa RT namun hasilnya nihil. Barulah ketika menyisir ke RT 12 Jalan Selat Layar TanjungLaut, lagi-lagi kembali petugas menemukan pasangan gelap di dalam kamar kos.</p>
<p>Saat dimintai dokumen, mereka tidak bisa menunjukkan surat-surat nikah. Alhasil, mereka pun akhirnya juga digiring ke kantor camat.</p>
<p>Usai patroli, warga terjaring ini pun dikumpulkan menjadi satu. Mereka mendapatkan pembinan serta membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.  “Namun jika di kemudian hari mereka kedapatan lagi melakukan pelanggaran yang sama, maka langsung diberi penindakan oleh pihak berwajib,” pungkas Kasi Trantib Kecamatan Bontang Sleatan, Dyah Rachmawati. (bbg/*/lya)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kedapatan-berduaan-di-kos-kosan-empat-pasangan-gelap-terjaring-razia-gabungan/">Kedapatan Berduaan di Kos-Kosan, Empat Pasangan Gelap Terjaring Razia Gabungan </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pasangan Selingkuh dan 12 Pramuria Terjaring Razia</title>
		<link>https://bontangpost.id/dua-pasangan-selingkuh-dan-12-pramuria-terjaring-razia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Feb 2017 05:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[prostitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=5641</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Dua pasangan selingkuh dan dua belas pramuria terjaring razia Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (9/2) malam kemarin.  Mereka  tersebut terjaring lewat operasi yang digelar Kecamatan BS bersama tim gabungan Polsek Bontang Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan ketua RT wilayah razia tersebut, dalam penertiban yang belum memiliki identitas. Sasarannya adalah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-pasangan-selingkuh-dan-12-pramuria-terjaring-razia/">Dua Pasangan Selingkuh dan 12 Pramuria Terjaring Razia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Dua pasangan selingkuh dan dua belas pramuria terjaring razia Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (9/2) malam kemarin.  Mereka  tersebut terjaring lewat operasi yang digelar Kecamatan BS bersama tim gabungan Polsek Bontang Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan ketua RT wilayah razia tersebut, dalam penertiban yang belum memiliki identitas.</p>
<p>Sasarannya adalah Tempat Hiburan Malam (THM) dan sejumlah hotel di <em>Kota Taman</em>  khususnya berada di tiga kelurahan wilayah Kecamatan Bontang Selatan yakni, Tanjung Laut Indah, Berebas Tengah, dan Berbas Pantai. Tim gabungan bergrak sejak pukul 21.00 Wita – 01.00 Wita, yakni dari Hotel Marina, Surya, Mitra Karaoke, Hotel Sudirman, dan Pantai Harapan atau biasa dikenal dengan kampung Prakla.</p>
<p>Camat Bontang Selatan, Asdar Ibrahim Menjelaskan, dalam razia tersebut didapati dua pasangan selingkuh berada di dalam hotel. Satu pasangan diduga mabuk dan satunya lagi teridentifikasi masih di bawah umur.</p>
<p>Terkait di  bawah umur, kecamatan bekerjasama dengan tim gabungan masih memberikan peringatan dan memanggil kedua orang tua mereka untuk memberikan efek jera. Sedangkan bagi pasangan yang membawa minuman, diberikan surat pernyataan agar  tidak melakukan hal tersebut lagi. Apabila kedapatan, maka bukan pembinaan lagi yang diberikan melainkan diserahkan ke pihak yang berwajib.</p>
<p>“Anak yang di bawah umur pun kami telusuri di lapangan, untuk memberikan pedoman bagi mereka harus menerapkan pukul 19.00 Wita – 21.00 Wita merupakan program jam wajib belajar,” jelasnya.</p>
<p>Sedangkan yang belum memiliki identitas, dia menyebutkan tim gabungan masih  mengarahkan dan memberikan penyuluhan. Dikatakannya ini dilakukan tidak lain demi kebaikan mereka juga. Karena begitu sakit tentu akan repot nantinya bila tidak memiliki identitas.</p>
<p>Berbeda bila memiliki identitas, tentunya akan mudah berobat di puskesmas terdekat ataupun di rumah sakit. Maka dari itu, bila tidak punya identitas tim gabungan pun mengarahkan mereka  agar segera mengurus identitas dirinya. Meskipun itu identitas penduduk non permanen. Selain warganya, pihaknya pun mencari tempat-tempat hiburan yang  ada warga asingnya karena di Bontang ini terdapat kapal yang berasal  dari luar.</p>
<p>“Bila bertemu warga asing, kami juga akan memberikan pemahaman untuk wajib melengkapi surat-surat izin dan lainnya bila berada di sini,” ujarnya.</p>
<p>Asdar memaparkan, dengan banyaknya isu kriminalitas yang meresahkan warga, ini merupakan langkah pertama yang dilakukan pihaknya dalam mencegahnya hal tersebut. Sejatinya bila ini dilakukan diharapkan dapat meminimalisir kriminlitas yang ada di lapangan terutama di kalangan remaja. Ia pun menargetkan untuk mengupayakan kegiatan ini bisa terpenuhi dalam satu tahun bisa berjalan sebanyak enam kali.</p>
<p>“Ke depan akan fokus lagi seperti hal-hal pencegahan narkoba di kalangan remaja, dengan mendatangi tempat-tempat kos atau tempat ngumpul. Tentunya ini dari inforamsi warga, ketua RT, dan lurah enam kelurahan,” paparnya.</p>
<p>Sekretaris Camat (Sekcam), Budiman menambahkan, menurutnya THM yang didatangi ini tidak sekedar asal masuk saja, melainkan sudah dipilih dari informasi yang terkumpul bahwa tempat-tempat tersebut  yang paling susah mengurus identitas.</p>
<p>“Kami berharap, yang tidak berniat  menetap di Bontang, baik itu alasan pekerjaan atau lainnya  segera mengurus surat keterangan penduduk non permanen,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Dyah Rachmawati menuturkan, kegiatan ini bisa menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan serupa ke depannya. Pasalnya  bila tidak mencukupi anggaran yang ada, bisa dipertimbangkan kegiatan kedua nantinya dengan titik yang lain bisa dijalankan besar lagi seperti ini.</p>
<p>“Ini kegiatan pertama yang dilakukan kecamatan, diharapkan bersama tim gabungan dapat melakukan kegiatan ini meski terkendala di anggaran,” bebernya. (ver)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-pasangan-selingkuh-dan-12-pramuria-terjaring-razia/">Dua Pasangan Selingkuh dan 12 Pramuria Terjaring Razia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
