<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PCC Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/pcc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/pcc/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Sep 2017 12:34:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>PCC Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/pcc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>WASPADA!!! PCC Sudah Beredar di Kaltim, Tim Gabungan Periksa 48 Apotik </title>
		<link>https://bontangpost.id/waspada-pcc-sudah-beredar-di-kaltim-tim-gabungan-periksa-48-apotik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2017 03:06:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[PCC]]></category>
		<category><![CDATA[perangi narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=21363</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sebanyak 48 Apotik dan Toko obat menjadi target razia tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Diskes Kutim, Satpol PP dan kepolisian. Rencananya, razia akan digelar selama dua hari. Yakni Tanggal 26-27 September 2017 kemarin dan hari ini. Pada hari pertama, sebanyak 10 Apotik dan Toko Obat yang menjadi sasaran. Ketua [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/waspada-pcc-sudah-beredar-di-kaltim-tim-gabungan-periksa-48-apotik/">WASPADA!!! PCC Sudah Beredar di Kaltim, Tim Gabungan Periksa 48 Apotik </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Sebanyak 48 Apotik dan Toko obat menjadi target razia tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Diskes Kutim, Satpol PP dan kepolisian.<br />
Rencananya, razia akan digelar selama dua hari. Yakni Tanggal 26-27 September 2017 kemarin dan hari ini. Pada hari pertama, sebanyak 10 Apotik dan Toko Obat yang menjadi sasaran.</p>
<p>Ketua Harian BNK, Sarwono Hidayat mengatakan razia ini fokus pada pencarian barang &#8216;haram&#8217; Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol (PCC).</p>
<p>Hal ini dilakukan lantaran barang tersebut dikabarkan sudah merambah di Kaltim yakni Balikpapan dan Samarinda. Tak ingin beredar di Kutim, maka pihaknya langsung bergegas mengelar razia.</p>
<p>Hal ini tak lain untuk mencegah penyalahgunaan obat tersebut. Khususnya kalangan remaja. Sebab dampaknya sangat luar biasa. Mulai dari gila hingga meninggal dunia.</p>
<p>Beruntung, pada hari pertama tidak ditemukan obat PCC di Apotik maupun Toko Obat. Harapan besar, razia kedua pun tidak ditemukan. Jika pun ada terpaksa diamankan untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Kami tak ingin obat PCC ini sampai di Kutim. Untuk mencegah itu kami lakukan razia. Alhamdulilah pada hari pertama kami tidak menemukan obat PCC,&#8221; ujar Sarwono.</p>
<p>Hanya saja, pihaknya menemukan Apotik yang tak standar. Satu apotik tidak memiliki apoteker. Terpaksa, tiga kotak obat batuk jenis komix diamankan. Hal ini dikhawatirkan dijual secara bebas.</p>
<p>Diketahui obat batuk disalahgunakan oleh anak anak saat ini. Mereka mencampurkan dengan minuman energi. Sehingga menimbulkan efek mabuk dan hilang akan ingatan.</p>
<p>&#8220;Karena enggak standar maka kami amankan obat batuknya. Jangan sampai dijual bebas tanpa ketentuan. Ini yang kami takutkan,&#8221; kata Sarwono.</p>
<p>Sementara itu, Kadiskes Kutim Bahrani Hasanal mengaku razia ini sudah yang kedua kalinya. Hanya saja saat ini berupa gabungan.</p>
<p>&#8220;Pas kami memang tidak ditemukan. Saat ini tidak juga ditemukan. Kami syukuri hal itu,&#8221; katanya. (dy)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/waspada-pcc-sudah-beredar-di-kaltim-tim-gabungan-periksa-48-apotik/">WASPADA!!! PCC Sudah Beredar di Kaltim, Tim Gabungan Periksa 48 Apotik </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kutim Diklaim Nihil Obat PCC </title>
		<link>https://bontangpost.id/kutim-diklaim-nihil-obat-pcc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Sep 2017 03:03:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[PCC]]></category>
		<category><![CDATA[perangi narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=21057</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA- Masyarakat Kutim cukup bersyukur lantaran obat Paracetamol, Caffeine, and Carisoprodol atau biasa dikenal PCC tidak ditemukan di Kutim. Ini diketahui dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim di beberapa apotik di Sangatta. Para Apotik berdalih jika obat yang sempat membuat gempar Indonesia termasuk Kutim tersebut tak sekalipun pernah masuk di apotik. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kutim-diklaim-nihil-obat-pcc/">Kutim Diklaim Nihil Obat PCC </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA- Masyarakat Kutim cukup bersyukur lantaran obat Paracetamol, Caffeine, and Carisoprodol atau biasa dikenal PCC tidak ditemukan di Kutim.</p>
<p>Ini diketahui dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kutim di beberapa apotik di Sangatta.</p>
<p>Para Apotik berdalih jika obat yang sempat membuat gempar Indonesia termasuk Kutim tersebut tak sekalipun pernah masuk di apotik.</p>
<p>Jikapun ada, peredarannya dipastikan terbatas. Berada dibawah pengawasan. Sehingga tak bisa diperjualbelikan secara bebas. Terlebih anak anak yang membelinya.</p>
<p>Pasalnya, obat ini dikabarkan memiliki efek yang cukup ekstrim.  Mereka yang meminum obat ilegal tersebut akan mengalami efek kejang, mengamuk, hingga bertingkah seperti zombi.</p>
<p>&#8220;Kami sudah ke Apotik, dan alhamdulillah tidak ditemukan obat yang dimaksud (PCC). Kita syukuri hal ini. Karena dikhawatirkan akan disalah gunakan,&#8221; ujar Kadiskes Bahrani Hasanal.</p>
<p>Disinggung manfaat, mantan Dirut RSUD itu menuturkan jika obat PCC ini berfungsi untuk melemahkan otot-otot tubuh yang kejang. PCC mempunyai efek yang membuat tubuh terasa nyaman, jika dikonsumsi dan  akan menimbulkan perasaan‘nyaman.</p>
<p>&#8220;Mungkin Inilah yang mendorong orang untuk menyalahgunakan obat tersebut.Dicampur macam macam sehingga diluar dari fungsinya. Mudahan saja tidak apa apa,&#8221; katanya. (dy)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kutim-diklaim-nihil-obat-pcc/">Kutim Diklaim Nihil Obat PCC </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
