<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemerkosaan anak Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/pemerkosaan-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/pemerkosaan-anak/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Apr 2023 09:00:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>pemerkosaan anak Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/pemerkosaan-anak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Honorer Pemkot Bontang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anak Tiri</title>
		<link>https://bontangpost.id/oknum-honorer-pemkot-bontang-diduga-lakukan-pelecehan-seksual-ke-anak-tiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 08:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=113350</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Oknum honorer di lingkungan Pemkot Bontang diduga melakukan pelecehan seksual. Korbannya merupakan anak tiri berusia 15 tahun. Kasus ini terungkap setelah korban melapor ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kepada petugas, korban mengaku dilecehkan sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Baik korban maupun terduga pelaku pun sudah dilakukan asesmen. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/oknum-honorer-pemkot-bontang-diduga-lakukan-pelecehan-seksual-ke-anak-tiri/">Oknum Honorer Pemkot Bontang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anak Tiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong><br />
bontangpost.id &#8211; </strong>Oknum honorer di lingkungan Pemkot Bontang diduga melakukan pelecehan seksual. Korbannya merupakan anak tiri berusia 15 tahun.</p>
<p data-reader-unique-id="1">Kasus ini terungkap setelah korban melapor ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).</p>
<p data-reader-unique-id="1">Kepada petugas, korban mengaku dilecehkan sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Baik korban maupun terduga pelaku pun sudah dilakukan asesmen.</p>
<p data-reader-unique-id="1">”Ayah sambungnya sudah mengakui melakukan pelecehan seksual,” kata Plt Kepala UPTD PPA Bontang Sukmawati</p>
<p data-reader-unique-id="9">Korban yang mengalami trauma kini dalam pendampingan UPTD PPA Bontang. Dia menjalani rawat jalan.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Di samping itu, kata Sukmawati, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi kepada korban agar membawa kasus ini ke ranah hukum. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/oknum-honorer-pemkot-bontang-diduga-lakukan-pelecehan-seksual-ke-anak-tiri/">Oknum Honorer Pemkot Bontang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anak Tiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keterangan Tersangka Pemerkosaan di Bontang Selatan Berbeda, Polisi Sebut Ada Miskomunikasi</title>
		<link>https://bontangpost.id/keterangan-tersangka-pemerkosaan-di-bontang-selatan-berbeda-polisi-sebut-ada-miskomunikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2022 06:49:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=107185</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kasus pemerkosaan yang menimpa anak 14 tahun warga Bontang Selatan sempat terjadi perbedaan terkait sosok tersangka. Polres Bontang awalnya menyebut tersangka merupakan pacar korban. Belakangan, hal itu disanggah ibu korban. Dia menyebut bahwa pelaku pemerkosaan adalah ayah dan kakak tiri korban. Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan adanya miskomunikasi di lapangan dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/keterangan-tersangka-pemerkosaan-di-bontang-selatan-berbeda-polisi-sebut-ada-miskomunikasi/">Keterangan Tersangka Pemerkosaan di Bontang Selatan Berbeda, Polisi Sebut Ada Miskomunikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Kasus pemerkosaan yang menimpa anak 14 tahun warga Bontang Selatan sempat terjadi perbedaan terkait sosok tersangka. Polres Bontang awalnya menyebut tersangka merupakan pacar korban. Belakangan, hal itu disanggah ibu korban. Dia menyebut bahwa pelaku pemerkosaan adalah ayah dan kakak tiri korban.</p>
<p>Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan adanya miskomunikasi di lapangan dan minimnya informasi awal menjadi penyebab adanya kesalahan dalam keterangan awal.</p>
<p>&#8220;Awal laporan dari Bhabinkantibmas wilayahnya. Kemudian diteruskan ke kami. Sedangkan keterangan detailnya masih dalam proses,&#8221; ucapnya saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (17/11/2022).</p>
<p>Untuk keterangan lebih detil, Mandiyono bilang tidak bisa menjabarkan secara gamblang. Pasalnya saat ini Unit Penanganganan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bontang masih mendalami kasus.</p>
<p>&#8220;Nah, kalau kronologis kejadiannya kami juga masih menunggu keterangan Kanit PPA. Intinya keterangan berikutnya sudah dijelaskan ibu korban,&#8221; timpalnya.</p>
<p>Kini kakak tiri korban yang duduk di bangku SMP kelas IX ditetapkan sebagai tersangka telah ditahan di Mapolres Bontang pasca ibu korban melaporkan kejadian tersebut.</p>
<p>Dia dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. Sedangkan Ayah korban saat ini ditahan di Lapas Bontang sebab kasus narkotika.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Ibu korban menceritakan, pemerkosaan dilakukan di kediamannya, saat rumah dalam kondisi sepi. Kakak tiri korban melakukan pelecehan seksual sebanyak dua kali. Yakni pada akhir 2021 dan awal 2022.</p>
<p>“Kalau bapak tirinya itu suami saya dari pengakuan anak saya, sudah sering. Kalau saya tidak di rumah, pas jualan kue keliling,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus. Dalam melakukan aksinya, tersangka mengiming-imingi korban dengan uang jajan. “Dikasih Rp 5 ribu,” katanya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/keterangan-tersangka-pemerkosaan-di-bontang-selatan-berbeda-polisi-sebut-ada-miskomunikasi/">Keterangan Tersangka Pemerkosaan di Bontang Selatan Berbeda, Polisi Sebut Ada Miskomunikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tega! Perkosa Anak Sendiri, Berdalih Dengar Bisikan</title>
		<link>https://bontangpost.id/tega-perkosa-anak-sendiri-berdalih-dengar-bisikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2019 00:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan anak]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=65876</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sosok ayah menjadi hal yang paling menakutkan untuk Melati (16), nama disamarkan. Ayah yang seharusnya jadi pelindung, malah tega menyetubuhinya sejak usia masih 11 tahun atau lima tahun lamanya. Tak tahan, Melati nekat mengadukan perbuatan ayahnya ke Polres Samarinda Seberang, Rabu (2/10) lalu. Bukan hanya sekali, sejak Melati menginjak usia 11, sang Ayah selalu melampiaskan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tega-perkosa-anak-sendiri-berdalih-dengar-bisikan/">Tega! Perkosa Anak Sendiri, Berdalih Dengar Bisikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sosok ayah menjadi hal yang paling menakutkan untuk Melati (16), nama disamarkan. Ayah yang seharusnya jadi pelindung, malah tega menyetubuhinya sejak usia masih 11 tahun atau lima tahun lamanya. Tak tahan, Melati nekat mengadukan perbuatan ayahnya ke Polres Samarinda Seberang, Rabu (2/10) lalu.</strong></p>
<p>Bukan hanya sekali, sejak Melati menginjak usia 11, sang Ayah selalu melampiaskan nafsu birahinya. &#8220;Korban selalu diancam, jika tak melayani pelaku tidak akan membiayai kehidupannya,&#8221; ujar Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo.</p>
<p>Perwira melati satu itu juga menjelaskan, HY memang sempat tidak mengakui Melati adalah anak kandungnya. Lantaran, saat istrinya hamil, dia sedang melaut untuk bekerja. Kendati tak mengakui sebagai anak, Melati secara resmi merupakan bagian dari keluarga yang tercatat dalam administrasi dan telah tinggal bersama sejak bayi. &#8220;Secara kasatmata dia (Melati) anaknya, satu rumah dengan pelaku dan ibunya kok,&#8221; tambah Suko Widodo.</p>
<p>Melati sebenarnya sempat meluapkan keluh kesahnya kepada sang ibu. Sayang, ibunya tidak merespons lantaran berpikir tak mungkin sang ayah tega berbuat seperti itu kepada anaknya.</p>
<p>&#8220;Perbuatan tak senonoh itu berawal di kamar Melati,&#8221; ungkap HY kepada petugas. Terakhir, HY melakukan di salah satu perusahaan sekitar Samarinda Seberang. Tempatnya bekerja. Perbuatan tidak terpuji itu, diungkapkan pelaku lantaran mendapatkan bisikan di luar kemampuannya.</p>
<p>&#8220;Karena Melati ini sudah besar, ada kekuatan untuk ngomong dan berontak, lapor lah dia,&#8221; terang perwira melati satu itu. Saat hendak digiring ke Polsek, HY sempat mengelak. Setelah diuraikan secara bertahap oleh petugas, barulah HY mengaku.</p>
<p>Saat ditemui di Polsek Samarinda Seberang, HY hanya bisa menangis tertunduk. &#8220;Saya khilaf Pak, tolong Pak,&#8221; tuturnya sambil menangis di depan Kompol Suko Widodo. Pihak kepolisian masih mengamati kondisi korban. (*/dad/*/ain/dns/k8/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tega-perkosa-anak-sendiri-berdalih-dengar-bisikan/">Tega! Perkosa Anak Sendiri, Berdalih Dengar Bisikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
