<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penemuan janin bayi Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/penemuan-janin-bayi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/penemuan-janin-bayi/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jul 2026 07:14:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>penemuan janin bayi Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/penemuan-janin-bayi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Geger Temuan Benda Diduga Janin di Teras Kontrakan Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Identifikasi</title>
		<link>https://bontangpost.id/geger-temuan-benda-diduga-janin-di-teras-kontrakan-berebas-tengah-bontang-polisi-lakukan-identifikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 06:24:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[janin]]></category>
		<category><![CDATA[janin bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=152133</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Warga Jalan Alexander RT 11, Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Selatan, digegerkan dengan temuan benda diduga janin manusia di teras kontrakan berjejer, Jumat (3/7/2026) pagi. Temuan itu pertama kali diketahui warga sekitar yang curiga melihat benda kecil menyerupai janin tergeletak di depan salah satu pintu kontrakan. Karena khawatir merupakan janin manusia, warga langsung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/geger-temuan-benda-diduga-janin-di-teras-kontrakan-berebas-tengah-bontang-polisi-lakukan-identifikasi/">Geger Temuan Benda Diduga Janin di Teras Kontrakan Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Identifikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Warga Jalan Alexander RT 11, Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Selatan, digegerkan dengan temuan benda diduga janin manusia di teras kontrakan berjejer, Jumat (3/7/2026) pagi.</p>
<p>Temuan itu pertama kali diketahui warga sekitar yang curiga melihat benda kecil menyerupai janin tergeletak di depan salah satu pintu kontrakan. Karena khawatir merupakan janin manusia, warga langsung melapor ke Bhabinkamtibmas Berbas Tengah.</p>
<p>Kapolres Bontang melalui Kapolsek Bontang Selatan membenarkan adanya laporan tersebut. Rakib menjelaskan, laporan diterima sekitar pukul 09.30 Wita saat kondisi cuaca tengah diguyur hujan rintik. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.</p>
<p>“Masih dugaan karena bentuknya kecil dan masih dalam proses identifikasi. Saat ini penanganannya sudah ditangani tim Satreskrim,” ujar Rakib.</p>
<p>Ia mengatakan, tim Inafis Polres Bontang telah mengevakuasi benda tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah itu dilakukan guna memastikan apakah temuan tersebut benar janin manusia atau hanya bangkai hewan.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi Kasat Reskrim Polres Bontang terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/geger-temuan-benda-diduga-janin-di-teras-kontrakan-berebas-tengah-bontang-polisi-lakukan-identifikasi/">Geger Temuan Benda Diduga Janin di Teras Kontrakan Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Identifikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Aborsi, Tim Medis RSUD Taman Husada Temukan 10 Tulang Janin</title>
		<link>https://bontangpost.id/kasus-aborsi-tim-medis-rsud-taman-husada-temukan-10-tulang-janin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 04:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[janin bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119634</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Tim medis RSUD Bontang telah memeriksa bungkusan berisi dugaan janin yang dikubur di RT 31, Kelurahan Tanjung Laut. Bungkusan itu diserahkan penyidik Satreskrim Polres Bontang. Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Bontang dr Tri Ratna Paramita membenarkan bahwa bungkusan tersebut berisikan sebuah janin. &#8220;Kami menerima kejadian tersebut sekira pukul 18.00 sore dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-aborsi-tim-medis-rsud-taman-husada-temukan-10-tulang-janin/">Kasus Aborsi, Tim Medis RSUD Taman Husada Temukan 10 Tulang Janin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Tim medis RSUD Bontang telah memeriksa bungkusan berisi dugaan janin yang dikubur di RT 31, Kelurahan Tanjung Laut. Bungkusan itu diserahkan penyidik Satreskrim Polres Bontang.</p>
<p>Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Bontang dr Tri Ratna Paramita membenarkan bahwa bungkusan tersebut berisikan sebuah janin.</p>
<p>&#8220;Kami menerima kejadian tersebut sekira pukul 18.00 sore dan langsung ditangani oleh dr Ida Bagus Yoga,&#8221; ujarnya kepada bontangpost.</p>
<p>Kata dia, kondisi awal bungkusan tersebut sudah berupa tulang belulang. Berdasarkan hasil visum luar yg telah dilakukan, sebanyak 10 tulang teridentifikasi dalam bungkusan tersebut.</p>
<p>Beberapa merupakan pecahan tulang yang terdiri dari tulang tengkorak, rusuk iga, tulang panjang yang kemungkinan kaki dari janin. Kemudian terdapat beberapa pecahan tulang yang sudah terpecah menjadi beberapa bagian.</p>
<p>Setelah itu, tim medis melakukan identifikasi. Masing-masing bagian tulang disusun sehingga menjadi kerangka. Tetapi tidak maksimal. Lantaran beberapa tulang banyak yang sudah terpecah dan hancur.</p>
<p>&#8220;Perkiraan awal teridentifikasi itu merupakan tulang janin pada awal dibawa oleh tim kepolisian diperkirakan sekitar 40 persen bisa dikatakan tulang janin,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan, pemeriksaan visum luar hanya menentukan dan memastikan bahwa tulang yang dikubur tersebut benar tulang manusia.</p>
<p>Mengenai jenis kelamin sendiri berdasarkan pemeriksan visum luar tidak bisa dievaluasi. Karena janin sudah berubah menjadi tulang.</p>
<p>&#8220;Hal lain yang ditemukan lebih lanjut tidak ada. Setelah visum luar langkah selanjutnya membuat laporan visum dan diserahkan ke kepolisian. Dan tulang dari janin tersebut kami simpan di freezer,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Diketahui, Polres Bontang akhirnya membeberkan tersangka kasus aborsi yang janinnya dikuburkan di RT 31, Kelurahan Tanjung Laut.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Hari Supranoto mengatakan, tersangka merupakan pria berinisial SR (23) yang merupakan warga Kelurahan Berebas Tengah bersama kekasihnya MT (21).</p>
<p>Dijelaskannya, SR dan MT menguburkan janin berusia lima bulan di sebuah lahan yang merupakan hasil aborsi melalui obat yang dipesan secara daring.</p>
<p>“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang masih diamankan di Polres Bontang untuk didalami lagi kasusnya,” ucapnya.</p>
<p>Keterangan ini sekaligus meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut bahwa janin itu merupakan hasil persetubuhan dengan anak di bawah umur. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-aborsi-tim-medis-rsud-taman-husada-temukan-10-tulang-janin/">Kasus Aborsi, Tim Medis RSUD Taman Husada Temukan 10 Tulang Janin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Bontang Turut Tangkap Warga Gunung Telihan, Ikut Melakukan Persetubuhan Anak di Bawah Umur</title>
		<link>https://bontangpost.id/polres-bontang-turut-tangkap-warga-gunung-telihan-ikut-melakukan-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 03:57:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[janin bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119632</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pengakuan SR (23) tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur, menyeret dua rekannya. Masing-masing dengan kasus yang berbeda. Kepada penyidik, SR mengaku tidak sendiri saat melakukan persetubuhan di bawah umur. Dia bersama temannya, SDS (21), warga Gunung Telihan. SDS ditangkap di Tugu Selamat Datang, Jumat (29/9/2023) pukul 23.15. Dari kasus ini diketahui bahwa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-turut-tangkap-warga-gunung-telihan-ikut-melakukan-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/">Polres Bontang Turut Tangkap Warga Gunung Telihan, Ikut Melakukan Persetubuhan Anak di Bawah Umur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Pengakuan SR (23) tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur, menyeret dua rekannya. Masing-masing dengan kasus yang berbeda.</p>
<p>Kepada penyidik, SR mengaku tidak sendiri saat melakukan persetubuhan di bawah umur. Dia bersama temannya, SDS (21), warga Gunung Telihan.</p>
<p>SDS ditangkap di Tugu Selamat Datang, Jumat (29/9/2023) pukul 23.15. Dari kasus ini diketahui bahwa SR dan SDS melakukan persetubuhan anak di bawah umur di hotel melati.</p>
<p>Mereka mengancam korban agar menuruti nafsu bejatnya. “Perbuatan itu dilakukan lebih dari sekali,” kata Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto.</p>
<p>Atas kejadian itu, keduanya terancam kurungan 15 tahun penjara. Mereka disangkakan Pasal 81 Ayat (1) atau Pasal 82 Ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.</p>
<p>SR juga kini harus bertanggung jawab atas tindakannya melakukan aborsi bersama kekasihnya, MT (21). Kepada penyidik, SR mengaku telah menguburkan janin berusia lima bulan yang digugurkan pacarnya.</p>
<p>Keduanya memesan obat untuk mengugurkan kandungan secara daring. Janin kemudian dikuburkan di lahan di RT 31, Tanjung Laut. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-turut-tangkap-warga-gunung-telihan-ikut-melakukan-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/">Polres Bontang Turut Tangkap Warga Gunung Telihan, Ikut Melakukan Persetubuhan Anak di Bawah Umur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Bontang Sebut Tersangka Kasus Penemuan Janin Sepasang Kekasih Warga Berebas Tengah</title>
		<link>https://bontangpost.id/polres-bontang-sebut-tersangka-kasus-penemuan-janin-sepasang-kekasih-warga-berebas-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 03:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[janin bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119629</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Polres Bontang akhirnya membeberkan tersangka kasus aborsi yang janinnya dikuburkan di RT 31, Kelurahan Tanjung Laut. Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Hari Supranoto mengatakan, tersangka merupakan pria berinisial SR (23) yang merupakan warga Kelurahan Berebas Tengah bersama kekasihnya MT (21). Dijelaskannya, SR dan MT menguburkan janin berusia lima bulan di sebuah lahan yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-sebut-tersangka-kasus-penemuan-janin-sepasang-kekasih-warga-berebas-tengah/">Polres Bontang Sebut Tersangka Kasus Penemuan Janin Sepasang Kekasih Warga Berebas Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Polres Bontang akhirnya membeberkan tersangka kasus aborsi yang janinnya dikuburkan di RT 31, Kelurahan Tanjung Laut.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Hari Supranoto mengatakan, tersangka merupakan pria berinisial SR (23) yang merupakan warga Kelurahan Berebas Tengah bersama kekasihnya MT (21).</p>
<p>Dijelaskannya, SR dan MT menguburkan janin berusia lima bulan di sebuah lahan yang merupakan hasil aborsi melalui obat yang dipesan secara daring.</p>
<p>&#8220;Keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Sekarang masih diamankan di Polres Bontang untuk didalami lagi kasusnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Keterangan ini sekaligus meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut bahwa janin itu merupakan hasil persetubuhan dengan anak di bawah umur.</p>
<p>Terkuaknya kasus aborsi ini bermula dari pengakuan SR. Sebab, sebelumnya ia juga terjerat kasus pencabulan dan persetubuhan dengan anak 16 tahun. Persetubuhan itu dilakukan tahun lalu, namun korban baru bercerita sekarang.</p>
<p>SR dibekuk oleh Polres Bontang sekira pukul 10.30 di Jalan Jendral Soedirman pada Jumat (29/9/2023) usai adanya laporan dari orang tua korban setelah sang anak memberanikan diri untuk bercerita.</p>
<p>&#8220;Korban dibawah umur ini berkenalan lewat sosial media. Korban disetubuhi tiga kali bersama temannya di sebuah hotel,&#8221; tuturnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-sebut-tersangka-kasus-penemuan-janin-sepasang-kekasih-warga-berebas-tengah/">Polres Bontang Sebut Tersangka Kasus Penemuan Janin Sepasang Kekasih Warga Berebas Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Janin yang Ditemukan di Tanjung Laut Diduga Hasil Persetubuhan Anak di Bawah Umur</title>
		<link>https://bontangpost.id/janin-yang-ditemukan-di-tanjung-laut-diduga-hasil-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Sep 2023 12:39:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[janin bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119624</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Perlahan kasus pembuangan janin di RT 31, Jalan Sutan Syahrir, Tanjung Laut, mulai terkuak. Dari hasil pemeriksaan awal, pria yang diduga ayah sang janin  mengatakan bahwa janin itu hasil hubungannya dengan pacarnya. Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, penemuan janin tersebut merupakan pengembangan laporan kasus asusila. Sang pria dilaporkan karena kasus persetubuhan dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/janin-yang-ditemukan-di-tanjung-laut-diduga-hasil-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/">Janin yang Ditemukan di Tanjung Laut Diduga Hasil Persetubuhan Anak di Bawah Umur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Perlahan kasus pembuangan janin di RT 31, Jalan Sutan Syahrir, Tanjung Laut, mulai terkuak. Dari hasil pemeriksaan awal, pria yang diduga ayah sang janin  mengatakan bahwa janin itu hasil hubungannya dengan pacarnya.</p>
<p>Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, penemuan janin tersebut merupakan pengembangan laporan kasus asusila.</p>
<p>Sang pria dilaporkan karena kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur. Belakangan dia mengaku bahwa hasil hubungan itu, pacarnya berbadan dua.</p>
<p>“Janin itu sudah memiliki rangka,” kata Kapolres.</p>
<p>Kasus ini masih dalam pengembangan jajaran Satreskrim Polres Bontang.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut sempat menghebohkan warga. Dari keterangan warga, Andi, ia awalnya curiga karena ada tim Inafis yang datang.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah ada Inafis kan kemungkinannya mayat,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut informasi, kedua terduga pelaku yakni laki-laki dan perempuan dibawa petugas dan menunjukkan lokasi dikuburnya bungkusan yang diduga berisi janin itu.</p>
<p>&#8220;Laki-lakinya di dalam mobil, perempuannya saja yang keluar, seperti menunjukkan lokasi tepatnya di mana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menyebut, setelah petugas menggali lokasi yang dimaksud, aroma tidak sedap langsung menguar. Kendati begitu, sebelumnya warga setempat tidak pernah mencium aroma apapun.</p>
<p>Diakuinya, ia sempat melihat dari kejauhan bungkusan plastik tersebut.</p>
<p>&#8220;Warnanya sudah kehitaman, ada serpihan tulang juga,&#8221; ucap pria yang sempat bekerja sebagai petugas di kamar jenazah selama 19 tahun itu.</p>
<p>Warga sekitar pun tidak mengetahui bila ada sesuatu yang terkubur di lahan kosong tersebut.</p>
<p>&#8220;Enggak ada yang tahu sama sekali. Makanya kaget juga. Kalau tahu juga kami enggak mungkin rela ada yang kubur sembarangan,&#8221; ujar Asmawi, warga setempat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/janin-yang-ditemukan-di-tanjung-laut-diduga-hasil-persetubuhan-anak-di-bawah-umur/">Janin yang Ditemukan di Tanjung Laut Diduga Hasil Persetubuhan Anak di Bawah Umur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penemuan Bungkusan Plastik Diduga Janin Bayi Hebohkan Warga Tanjung Laut</title>
		<link>https://bontangpost.id/penemuan-bungkusan-plastik-diduga-janin-bayi-hebohkan-warga-tanjung-laut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Sep 2023 10:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[buang bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan janin bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=119616</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Warga Jalan Sutan Syahrir RT 31, Kelurahan Tanjung Laut, dihebohkan dengan penemuan yang diduga janin terkubur di lahan kosong, Jumat (29/9/2023) sekitar pukul 16.50. Dari keterangan Andi salah seorang warga, ia awalnya curiga karena ada tim Inafis yang datang. &#8220;Kalau sudah ada Inafis kan kemungkinannya mayat,&#8221; katanya. Menurut informasi, kedua terduga pelaku yakni [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/penemuan-bungkusan-plastik-diduga-janin-bayi-hebohkan-warga-tanjung-laut/">Penemuan Bungkusan Plastik Diduga Janin Bayi Hebohkan Warga Tanjung Laut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Warga Jalan Sutan Syahrir RT 31, Kelurahan Tanjung Laut, dihebohkan dengan penemuan yang diduga janin terkubur di lahan kosong, Jumat (29/9/2023) sekitar pukul 16.50.</p>
<p>Dari keterangan Andi salah seorang warga, ia awalnya curiga karena ada tim Inafis yang datang.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah ada Inafis kan kemungkinannya mayat,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut informasi, kedua terduga pelaku yakni laki-laki dan perempuan dibawa petugas dan menunjukkan lokasi dikuburnya bungkusan yang diduga berisi janin itu.</p>
<p>&#8220;Laki-lakinya di dalam mobil, perempuannya saja yang keluar, seperti menunjukkan lokasi tepatnya di mana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menyebut, setelah petugas menggali lokasi yang dimaksud, aroma tidak sedap langsung menyebar. Kendati begitu, sebelumnya warga setempat tidak pernah mencium aroma apapun.</p>
<p>Diakuinya, ia sempat melihat dari kejauhan bungkusan plastik tersebut.</p>
<p>&#8220;Warnanya sudah kehitaman, ada serpihan tulang juga,&#8221; ucap pria yang sempat bekerja sebagai petugas di kamar jenazah selama 19 tahun itu.</p>
<p>Warga sekitar pun tidak mengetahui bila ada sesuatu yang terkubur di lahan kosong tersebut.</p>
<p>&#8220;Enggak ada yang tahu sama sekali. Makanya kaget juga. Kalau tahu juga kami enggak mungkin rela ada yang kubur sembarangan,&#8221; ujar Asmawi, warga setempat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/penemuan-bungkusan-plastik-diduga-janin-bayi-hebohkan-warga-tanjung-laut/">Penemuan Bungkusan Plastik Diduga Janin Bayi Hebohkan Warga Tanjung Laut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
