<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penganiayaan berat Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/penganiayaan-berat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/penganiayaan-berat/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 12:56:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Penganiayaan berat Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/penganiayaan-berat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP</title>
		<link>https://bontangpost.id/penikaman-di-samarinda-tersangka-dibekuk-di-tkp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 12:56:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan berat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=146144</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Tragedi berdarah pertama pada 2026 terjadi di kawasan Gunung Manggah, tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.10 Wita. Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Wilson Pauang tewas dengan luka tikam parah di bagian dada, tepatnya di ulu hati. Sebelum ditikam, korban diduga sempat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/penikaman-di-samarinda-tersangka-dibekuk-di-tkp/">Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; </strong>Tragedi berdarah pertama pada 2026 terjadi di kawasan Gunung Manggah, tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.10 Wita.</p>
<p>Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Wilson Pauang tewas dengan luka tikam parah di bagian dada, tepatnya di ulu hati. Sebelum ditikam, korban diduga sempat dikeroyok oleh beberapa orang setelah terlibat cekcok di lokasi kejadian.</p>
<p>Motif pengeroyokan yang berujung penikaman masih dalam penyelidikan kepolisian. Namun, seorang pria bernama Vincen diduga sebagai pelaku utama dan telah diamankan petugas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tak lama setelah insiden terjadi.</p>
<p>Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar dan sempat viral di media sosial. Tubuh korban yang sudah tidak bernyawa terlihat tergeletak di pinggir jalan usai dikeroyok dan ditikam.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Wilson terlibat cekcok dengan sejumlah pria, termasuk Vincen, di pinggir jalan. Adu mulut tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan.</p>
<p>Dalam kondisi terdesak dan terjatuh ke tanah, korban diduga ditikam menggunakan senjata tajam oleh Vincen di bagian ulu hati.</p>
<p>Keributan itu sempat disaksikan Yosi, seorang pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.</p>
<p>“Awalnya mereka cekcok. Lalu datang dua orang berboncengan langsung memukul korban. Setelah korban jatuh, yang terakhir menusuk pakai pisau di bagian ulu hati,” ujar Yosi, yang juga sempat berusaha memberikan pertolongan.</p>
<p>Tak lama setelah korban terkapar, Vincen terlihat berada di seberang jalan. Petugas dari Polsek Samarinda Kota bersama tim Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda kemudian tiba di lokasi.</p>
<p>Jenazah Wilson dievakuasi ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie, sementara Vincen langsung diamankan polisi di TKP.</p>
<p>Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol IGN Adi Suarmita membenarkan satu orang terduga pelaku telah diamankan.</p>
<p>“Saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap beberapa pelaku lain yang diduga turut mengeroyok korban sebelum penikaman,” ujarnya.</p>
<p>Terkait motif kejadian, polisi belum dapat menyampaikan secara rinci karena masih mendalami keterangan terduga pelaku dan para saksi.</p>
<p>“Fokus kami saat ini menangkap pelaku lain yang masih dalam pengejaran,” pungkasnya. <strong>(oke/beb/sapos)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/penikaman-di-samarinda-tersangka-dibekuk-di-tkp/">Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain</title>
		<link>https://bontangpost.id/suami-di-samarinda-ngamuk-usai-pergoki-istri-tanpa-busana-bersama-pria-lain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 08:50:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kdrt]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan berat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=144937</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Peristiwa berdarah dan menghebohkan terjadi di permukiman warga Jalan Lempake Tepian, Gang Sani, Kelurahan Gunung Lingai, pada Kamis (27/11/2025) siang. Seorang buruh harian lepas berinisial U (56) tiba-tiba mengamuk dan melakukan penganiayaan berat serta perusakan setelah memergoki istrinya, S, tengah berduaan tanpa busana dengan pria lain berinisial J (53) di dalam kamar rumahnya. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/suami-di-samarinda-ngamuk-usai-pergoki-istri-tanpa-busana-bersama-pria-lain/">Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID &#8211; </strong>Peristiwa berdarah dan menghebohkan terjadi di permukiman warga Jalan Lempake Tepian, Gang Sani, Kelurahan Gunung Lingai, pada Kamis (27/11/2025) siang. Seorang buruh harian lepas berinisial U (56) tiba-tiba mengamuk dan melakukan penganiayaan berat serta perusakan setelah memergoki istrinya, S, tengah berduaan tanpa busana dengan pria lain berinisial J (53) di dalam kamar rumahnya.</p>
<p>Kapolsekta Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, menjelaskan kronologi peristiwa tragis tersebut. Kejadian bermula sekitar pukul 12.15 Wita. U awalnya berpamitan kepada istrinya untuk bekerja seperti biasa. Namun, karena satu hal, ia memutuskan untuk pulang ke rumah lebih cepat.</p>
<p>Setibanya di depan rumah, U merasakan kejanggalan karena pintu dalam keadaan tidak terkunci. Kecurigaannya menguat karena rumah dalam keadaan sepi, namun terdengar suara samar dari arah kamar.</p>
<p>&#8220;Saat itulah U membuka pintu kamar dan mendapati pemandangan yang membuatnya kehilangan kendali. Istrinya dan J berada di dalam kamar tanpa busana,&#8221; kata AKP Aksaruddin, Jumat (28/11/2025).</p>
<p>Seketika, amarah U membuncah. Ia langsung menyerang J dengan pukulan keras ke bagian wajah. Tak cukup sampai di situ, U berlari ke dapur, meraih sebilah parang panjang 40 sentimeter, dan kembali ke kamar.</p>
<p>U kemudian menusukkan parang tersebut ke dada kanan dan lengan J. Luka terbuka membuat J panik dan berhasil melarikan diri keluar rumah sambil berteriak meminta tolong kepada warga.</p>
<p>Emosi U tidak berhenti. Ia kembali ke dapur dan mengambil pisau bergagang kuning. Ia lalu menuju motor Yamaha Aerox KT 5850 BBD milik J yang terparkir di depan rumah dan merusaknya.</p>
<p>&#8220;Dengan membabi buta, U merusak motor tersebut menggunakan pisau hingga bodi motor rusak parah. Tidak berhenti di situ, ia mengambil kapak dan kembali menghajar motor tersebut berulang kali,&#8221; terang Aksaruddin.</p>
<p>Melihat kejadian yang mencekam itu, salah seorang warga segera menghubungi pihak kepolisian. Unit Reskrim Polsekta Sungai Pinang bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 Wita.</p>
<p>U yang masih dikuasai emosi dibekuk tanpa perlawanan berarti. Polisi menyita tiga bilah senjata tajam yang digunakan U, satu unit motor yang rusak berat, serta mengamankan lokasi kejadian. Pengungkapan kasus ini berlangsung kurang dari 30 menit setelah laporan diterima.</p>
<p>&#8220;Tindakan U tetap masuk kategori tindak pidana berat meski dilatarbelakangi persoalan rumah tangga,&#8221; tegas AKP Aksaruddin.</p>
<p>J yang mengalami luka tusuk serius telah dilarikan ke RSUD AW Sjahranie untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara U kini meringkuk di sel tahanan Polsek Sungai Pinang.</p>
<p>&#8220;Saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Sesuai ketentuan, U melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” pungkasnya.</p>
<p>Kapolsekta juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak gegabah dan menyerahkan penyelesaian masalah pada jalur hukum, terlepas dari seberapa sensitif persoalan yang dihadapi. <strong>(kis/kpg)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/suami-di-samarinda-ngamuk-usai-pergoki-istri-tanpa-busana-bersama-pria-lain/">Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Foto Perempuan Terkapar Beredar, Kasat Reskrim: Diduga Korban Penganiayaan Berat</title>
		<link>https://bontangpost.id/foto-perempuan-terkapar-beredar-kasat-reskrim-diduga-korban-penganiayaan-berat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2020 08:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan berat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=81355</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Polres Bontang melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di dekat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Bontang Lestari. Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat menerangkan bahwa korban ditengarai korban penganiayaan berat. “Kalau begal nampaknya bukan,” kata Makhfud. Dikatakan, motif dan pelaku masih dalam penyelidikan dan didalami. “Korban sekarang di rumah sakit, belum bisa dimintai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/foto-perempuan-terkapar-beredar-kasat-reskrim-diduga-korban-penganiayaan-berat/">Foto Perempuan Terkapar Beredar, Kasat Reskrim: Diduga Korban Penganiayaan Berat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Polres Bontang melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di dekat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Bontang Lestari.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat menerangkan bahwa korban ditengarai korban penganiayaan berat.</p>
<p>“Kalau begal nampaknya bukan,” kata Makhfud.</p>
<p>Dikatakan, motif dan pelaku masih dalam penyelidikan dan didalami. “Korban sekarang di rumah sakit, belum bisa dimintai keterangan,” tegasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/foto-perempuan-terkapar-beredar-kasat-reskrim-diduga-korban-penganiayaan-berat/">Foto Perempuan Terkapar Beredar, Kasat Reskrim: Diduga Korban Penganiayaan Berat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
