<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perampokan Rawa Indah Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/perampokan-rawa-indah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/perampokan-rawa-indah/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Oct 2021 07:45:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Perampokan Rawa Indah Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/perampokan-rawa-indah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perampok Ngaku Sakit Hati dengan Mantan Majikan, Ini Kata Korban</title>
		<link>https://bontangpost.id/perampok-ngaku-sakit-hati-dengan-mantan-majikan-ini-kata-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 05:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mama Anjas]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91328</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Buron selama enam bulan, Sukri kini terancam penjara 12 tahun. Residivis kasus pembunuhan ini viral usai melakukan perampokan dengan senjata tajam di Toko Mama Anjas, Jalan KS Tubun, pada 19 April lalu. Di hadapan awak media, Senin (11/10/2021) Sukri mengakui, melakukan aksinya untuk biaya makan sehari-hari. Selain itu motif lainnya, lantaran merasa sakit hati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampok-ngaku-sakit-hati-dengan-mantan-majikan-ini-kata-korban/">Perampok Ngaku Sakit Hati dengan Mantan Majikan, Ini Kata Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Buron selama enam bulan, Sukri kini terancam penjara 12 tahun. Residivis kasus pembunuhan ini viral usai melakukan perampokan dengan senjata tajam di Toko Mama Anjas, Jalan KS Tubun, pada 19 April lalu.</p>
<p>Di hadapan awak media, Senin (11/10/2021) Sukri mengakui, melakukan aksinya untuk biaya makan sehari-hari. Selain itu motif lainnya, lantaran merasa sakit hati dengan mantan majikannya itu. Dia menyebut pernah bekerja di toko yang dirampok pada tahun 2020. &#8220;Dua bulan saya di sana, sering dikatain kasar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>19 April lalu, tepatnya saat memasuki waktu berbuka puasa, Yesmeni atau akrab disapa Mama Anjas didatangi seorang pria yang mengenakan helm dan memakai masker. Dia berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik. “Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” kata Mama Anjas.</p>
<p>Korban atau Mama Anjas mengatakan, tidak mengingat jelas jika memiliki mantan karyawan bernama Sukri. Dia sendiri belum melihat langsung tersangka. &#8220;Ya namanya orang kerja ya harus disiplin, kalau dia bilang sakit hati alasan saja, memang dia banyak kasusnya, sering merampok,&#8221; katanya.</p>
<p>Mama Anjas belum mau berkomentar lebih jauh, dia mengatakan masih trauma, pasca kejadian perampokan tersebut. &#8220;Keluarga saya juga ada yang dirampok di toko bangunan, kami ini masih trauma,&#8221; ujarnya.</p>
<figure id="attachment_91331" aria-describedby="caption-attachment-91331" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-91331" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37.jpeg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37.jpeg 1600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37-768x576.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37-1536x1152.jpeg 1536w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37-750x563.jpeg 750w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-11-at-13.25.37-1140x855.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-91331" class="wp-caption-text">Kapolres Bontang saat konferensi pers (Yulianti Basri)</figcaption></figure>
<p>Diketahui, pria yang tinggal di Marangkayu ini, melakukan perampokan sebanyak empat kali di Bontang. Modusnya sama, mengintimidasi korbannya menggunakan senjata tajam.</p>
<p>19 April dia melakukan pencurian di Toko Mama Anjas, dan membawa kabur uang mantan majikannya senilai Rp 15 juta. Selanjutnya, pada 19 September, dia melakukan pencurian sepeda motor jenis Honda Scoopy, di Kelurahan Tanjung Laut Indah. Tak berhenti disitu, Sukri kembali melakukan hal serupa, curanmor di Tanjung Limau, Bontang Baru pada 30 September. Adapun TKP terakhir di Jalan IR H Juanda, Bukit Indah, Bontang Selatan pada 7 Oktober. Tersangka melakukan pencurian ponsel dan dompet di dalam mobil yang sedang terparkir.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi menyebut, tersangka sudah hapal situasi Bontang, lantaran pernah bekerja di Tanjung Laut Indah sebagai buruh dan juga penjaga toko. &#8220;Dia sudah tahu kondisi, kalau yang curanmor, itu karena korban juga meninggalkan kunci di kendaraannya,&#8221; ungkapnya saat konferensi pers didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kanit Reskrim dan Kasi Humas Polres Bontang.</p>
<p>Sukri diketahui juga merupakan residivis kasus pembunuhan di Makassar. Dia pernah menjalani hukuman penjara 7 tahun. Dan bebas pada 2014 lalu.</p>
<p>Kini tersangka dan barang bukti telah ditahan di Mapolres Bontang. Dia dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman 12 tahun penjara. <strong>(*)   </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampok-ngaku-sakit-hati-dengan-mantan-majikan-ini-kata-korban/">Perampok Ngaku Sakit Hati dengan Mantan Majikan, Ini Kata Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perampok Toko Mama Anjas Dihadiahi Timah Panas, Residivis Kasus Pembunuhan</title>
		<link>https://bontangpost.id/perampok-toko-mama-anjas-dihadiahi-timah-panas-residivis-kasus-pembunuhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 02:43:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mama Anjas]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91315</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Berakhir sudah pelarian Sukri (52) tersangka perampokan di toko Mama Anjas, Bontang Selatan, pada 19 April lalu. Warga Marangkayu ini, ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, simpang Yabis, Minggu (10/10/2021) pukul 15.00. Kala itu pria paruh baya yang mengenakan kaos merah dengan celana jeans biru saja membeli emas. Dia hendak pulang ke rumah istrinya di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampok-toko-mama-anjas-dihadiahi-timah-panas-residivis-kasus-pembunuhan/">Perampok Toko Mama Anjas Dihadiahi Timah Panas, Residivis Kasus Pembunuhan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Berakhir sudah pelarian Sukri (52) tersangka perampokan di toko Mama Anjas, Bontang Selatan, pada 19 April lalu.</p>
<p>Warga Marangkayu ini, ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, simpang Yabis, Minggu (10/10/2021) pukul 15.00.</p>
<p>Kala itu pria paruh baya yang mengenakan kaos merah dengan celana jeans biru saja membeli emas. Dia hendak pulang ke rumah istrinya di Marangkayu.</p>
<p>&#8220;Kami tangkap, dia masih bawa parangnya kemana-mana,&#8221; ungkap Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi didampingi Kasat Reskrim Iptu Asriadi.</p>
<p>Sukri bukanlah perampok amatir. Dia sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali di Bontang. Dan kerap melakukan intimidasi terhadap korbannya menggunakan senjata tajam.</p>
<p>TKP lainnya yakni, curanmor si simpang Lengkol Tanjung Laut, curanmor di Tanjung Limau, dan pencurian ponsel dan dompet di dalam mobil di area Jalan Ir H Juanda, Bukit Indah.</p>
<p>&#8220;Kami masih kembangkan TKP lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat pencarian barang bukti di kediamannya, Sukri sempat mencoba kabur. Akibatnya, dia dihadiahi timah panas oleh Tim Rajawali Polres Bontang di bagian betis kanan dan kiri.</p>
<p>Diketahui, Sukri juga merupakan residivis kasus pembunuhan di Makassar. Dia pernah divonis penjara selama 15 tahun. Dan baru bebas pada 2014 lalu. Dia hanya menjalani hukuman 7 tahun, lantaran bebas bersyarat.</p>
<p>Sebelumnya, Sukri enam bulan ini menjadi buron. Perampokan tersebut terjadi pada 19 April 2021. Selepas buka puasa, ketika azan berkumandang, Yesmeni atau akrab disapa Mama Anjas didatangi seorang pria yang mengenakan helm dan memakai masker.</p>
<p>Dia berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik. “Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” kata Mama Anjas ditemui selepas perampokan.</p>
<p>Korban tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan sajam yang ditunjukkan pelaku. Satu ikat uang diserahkan. “Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya. <strong>(*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampok-toko-mama-anjas-dihadiahi-timah-panas-residivis-kasus-pembunuhan/">Perampok Toko Mama Anjas Dihadiahi Timah Panas, Residivis Kasus Pembunuhan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Bulan Buron, Tersangka Perampok Toko Mama Anjas Ditangkap</title>
		<link>https://bontangpost.id/enam-bulan-buron-tersangka-perampok-toko-mama-anjas-ditangkap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mama Anjas]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91307</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Berakhir sudah pelarian tersangka perampokan Toko Mama Anjas. Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang telah meringkus tersangka. &#8220;Diamankan di simpang lampu merah Yabis,&#8221; kata aparat yang diunggah di Instagram @jatanrasresbontang. &#8220;Perampokan Toko Mama Anjas Clear,&#8221; tertulis di unggahan tersebut. Polres Bontang sendiri akan memberikan keterangan pers hari ini pukul 10.00 di Mapolres Bontang. BACA JUGA: [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/enam-bulan-buron-tersangka-perampok-toko-mama-anjas-ditangkap/">Enam Bulan Buron, Tersangka Perampok Toko Mama Anjas Ditangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Berakhir sudah pelarian tersangka perampokan Toko Mama Anjas. Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang telah meringkus tersangka.</p>
<p>&#8220;Diamankan di simpang lampu merah Yabis,&#8221; kata aparat yang diunggah di Instagram @jatanrasresbontang. &#8220;Perampokan Toko Mama Anjas Clear,&#8221; tertulis di unggahan tersebut.</p>
<p>Polres Bontang sendiri akan memberikan keterangan pers hari ini pukul 10.00 di Mapolres Bontang.</p>
<p><strong>BACA JUGA:</strong> <a href="https://bontangpost.id/perampok-toko-mama-anjas-dihadiahi-timah-panas-residivis-kasus-pembunuhan/">Perampok Toko Mama Anjas Dihadiahi Timah Panas, Residivis Kasus Pembunuhan</a></p>
<p>Diketahui, perampokan tersebut terjadi pada 19 April 2021. Selepas buka puasa, ketika azan berkumandang, Yesmeni atau akrab disapa Mama Anjas didatangi seorang pria yang mengenakan helm dan memakai masker.</p>
<p>Dia berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik. “Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” kata Mama Anjas ditemui selepas perampokan.</p>
<p>Korban tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan badik yang ditunjukkan pelaku. Satu ikat uang diserahkan. “Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya.</p>
<p>Dia sempat membututi pelaku ketika ke luar toko. Namun keadaan sepi. Sehingga tidak bisa meminta tolong. Perampokan itu diakuinya berlangsung cukup singkat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/enam-bulan-buron-tersangka-perampok-toko-mama-anjas-ditangkap/">Enam Bulan Buron, Tersangka Perampok Toko Mama Anjas Ditangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Minta Warga Kooperatif Bantu Ungkap Pelaku Perampokan di Rawa Indah</title>
		<link>https://bontangpost.id/polisi-minta-warga-kooperatif-bantu-ungkap-pelaku-perampokan-di-rawa-indah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 May 2021 08:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86941</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pelaku perampokan di salah satu Toko Telor Mama Anjas, di bilangan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (19/4/2021) lalu hingga kini masih dalam pengejaran polisi. Kendati sudah satu bulan berlalu, namun polisi belum menemukan titik terang. Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Asriadi, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-minta-warga-kooperatif-bantu-ungkap-pelaku-perampokan-di-rawa-indah/">Polisi Minta Warga Kooperatif Bantu Ungkap Pelaku Perampokan di Rawa Indah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Pelaku perampokan di salah satu Toko Telor Mama Anjas, di bilangan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (19/4/2021) lalu hingga kini masih dalam pengejaran polisi. Kendati sudah satu bulan berlalu, namun polisi belum menemukan titik terang.</p>
<p>Dikatakan Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Asriadi, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi yang sebelumnya telah diperiksa. Mengingat, saksi terbilang minim.</p>
<p>&#8220;Saksi yang sangat minim dan terkesan warga di sekitar TKP enggan memberikan info atau keterangannya kepada kami, hal tersebut menjadi tantangan penyidik untuk mengungkap kasus ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Padahal, beberapa kejadian besar seperti perampokan, dapat diungkap dengan cepat. Bahkan ada yang kurang dari 24 jam. Hal itu lantaran saksi dan warga sekitar kooperatif memberikan informasi, guna membantu polisi mengungkap kasus tindak pidana.</p>
<p>&#8220;Saksi padahal sangat kami lindungi, identitas dirahasiakan, untuk keselamatan saksi itu sendiri,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati begitu Kasat Reskrim menyebut polisi masih terus berupaya mengejar pelaku. Termasuk mendalami CCTv di sekitar lokasi. &#8220;Kami harap kerja samanya, lapor ke kami, jika ada informasi yang diketahui. Sementara, tim kami juga masih berupaya melakukan pengejaran,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diketahui, aksi perampokan terjadi di salah satu Toko Telor Mama Anjas, di bilangan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (19/4/2021) selepas buka puasa. Dari aksi ini, uang tunai Rp 15 juta digasak perampok.</p>
<p>“Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” terangnya. Perempuan yang dipanggil Mama Anjas itu tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan badik yang ditunjukkan pelaku. Satu ikat uang diserahkan. Ditaksir antara Rp 10-15 juta.</p>
<p>“Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya.</p>
<p>Dia sempat membututi pelaku ketika ke luar toko. Namun keadaan sepi. Sehingga tidak bisa meminta tolong. Perampokan itu diakuinya berlangsung cukup singkat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-minta-warga-kooperatif-bantu-ungkap-pelaku-perampokan-di-rawa-indah/">Polisi Minta Warga Kooperatif Bantu Ungkap Pelaku Perampokan di Rawa Indah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Masih Kejar Pelaku Perampokan, Pemeriksaan CCTv Gandeng Mabes Polri</title>
		<link>https://bontangpost.id/polisi-masih-kejar-pelaku-perampokan-pemeriksaan-cctv-gandeng-mabes-polri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 03:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86456</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan di Toko Telor Mama Anjas, Jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan. Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Iptu Asriadi mengatakan, saksi yang diperiksa masih minim. Mengingat, saat kejadian, kondisi terbilang sepi. Selain korban, dia menyebut, belum mengetahui pasti apakah bakal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-masih-kejar-pelaku-perampokan-pemeriksaan-cctv-gandeng-mabes-polri/">Polisi Masih Kejar Pelaku Perampokan, Pemeriksaan CCTv Gandeng Mabes Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan di Toko Telor Mama Anjas, Jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Iptu Asriadi mengatakan, saksi yang diperiksa masih minim. Mengingat, saat kejadian, kondisi terbilang sepi. Selain korban, dia menyebut, belum mengetahui pasti apakah bakal ada penambahan saksi atau tidak.</p>
<p>&#8220;Saksi masih dikembangkan pihak penyidik, ada beberapa yang kami hanya interogasi saja. Seputaran tetangga saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia memastikan masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan CCTv di sekitar lokasi. Dengan menggandeng Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pus Inafis) Mabes Polri dan Polda Kaltim.</p>
<p>&#8220;Masih kabur, makanya kami koordinasi ke Jakarta, gandeng tim ahli,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Yang juga belum bisa dipastikan. Pelaku merupakan pemain lokal, atau lintas daerah. Untuk itu, Polres Bontang telah koordinasi dengan seluruh Polsek di Kaltim dan Polda Kaltim. &#8220;Doakan tim kami masih bekerja,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Sebelumnya, aksi perampokan di Toko Telor Mama Anjas terjadi pada Senin (19/4/2021) selepas buka puasa.  Yesmayeni didatangi seorang pria. Mengenakan helm dan memakai masker. Pria yang ditaksir berusia 30an tahun itu berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik.</p>
<p>“Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” terangnya. Perempuan yang dipanggil Mama Anjas itu tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan badik yang ditunjukkan pelaku. Satu ikat uang diserahkan. Ditaksir antara Rp 10-15 juta.</p>
<p>“Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya. Dia sempat membututi pelaku ketika ke luar toko. Namun keadaan sepi. Sehingga tidak bisa meminta tolong. Perampokan itu diakuinya berlangsung cukup singkat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-masih-kejar-pelaku-perampokan-pemeriksaan-cctv-gandeng-mabes-polri/">Polisi Masih Kejar Pelaku Perampokan, Pemeriksaan CCTv Gandeng Mabes Polri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Perampokan di Rawa Indah Belum Tertangkap</title>
		<link>https://bontangpost.id/pelaku-perampokan-di-rawa-indah-belum-tertangkap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2021 12:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86273</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kasus perampokan di Toko Telor Mama Anjas, Jalan KS Tubun, Rawa Indah, Bontang Selatan, hingga kini belum menemui titik terang. Pelaku masih bebas berkeliaran. Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Iptu Asriadi menyebut, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. &#8220;Masih dikejar. Kalau sudah tertangkap, kami pasti kasih informasi,&#8221; ujarnya. Saat ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pelaku-perampokan-di-rawa-indah-belum-tertangkap/">Pelaku Perampokan di Rawa Indah Belum Tertangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Kasus perampokan di Toko Telor Mama Anjas, Jalan KS Tubun, Rawa Indah, Bontang Selatan, hingga kini belum menemui titik terang. Pelaku masih bebas berkeliaran.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Iptu Asriadi menyebut, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. &#8220;Masih dikejar. Kalau sudah tertangkap, kami pasti kasih informasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Terakhir, polisi memeriksa dua orang saksi. Keduanya merupakan warga sekitar yang mengetahui ciri-ciri pelaku. &#8220;Kami juga periksa CCTv di sana,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, aksi perampokan di Toko Telor Mama Anjas terjadi pada Senin (19/4/2021) selepas buka puasa.  Yesmayeni didatangi seorang pria. Mengenakan helm dan memakai masker. Pria yang ditaksir berusia 30an tahun itu berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik.</p>
<p>“Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” terangnya. Perempuan yang dipanggil Mama Anjas itu tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan badik yang ditunjukkan pelaku. Satu ikat uang diserahkan. Ditaksir antara Rp 10-15 juta.</p>
<p>“Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya.</p>
<p>Dia sempat membututi pelaku ketika ke luar toko. Namun keadaan sepi. Sehingga tidak bisa meminta tolong. Perampokan itu diakuinya berlangsung cukup singkat. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pelaku-perampokan-di-rawa-indah-belum-tertangkap/">Pelaku Perampokan di Rawa Indah Belum Tertangkap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perampokan di Rawa Indah; Pelaku Terekam CCTv saat Melarikan Diri, Berikut Videonya</title>
		<link>https://bontangpost.id/perampokan-di-rawa-indah-pelaku-terekam-cctv-saat-melarikan-diri-berikut-videonya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 04:13:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=85886</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pelaku perampokan di Toko Telur Mama Anjas di Jalan KS Tubun, Tanjung Laut Indah, tertangkap CCTv sebuah konter handphone. Tepat di sisi kiri lokasi kejadian perkara. Dalam rekaman itu, diketahui pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Ia menggunakan motor matic putih, dan mengenakan jaket hitam. Dalam rekaman, terlihat pukul 18.00 Wita masuk ke toko. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampokan-di-rawa-indah-pelaku-terekam-cctv-saat-melarikan-diri-berikut-videonya/">Perampokan di Rawa Indah; Pelaku Terekam CCTv saat Melarikan Diri, Berikut Videonya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> – Pelaku perampokan di Toko Telur Mama Anjas di Jalan KS Tubun, Tanjung Laut Indah, tertangkap CCTv sebuah konter <em>handphone</em>. Tepat di sisi kiri lokasi kejadian perkara.</p>
<p>Dalam rekaman itu, diketahui pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Ia menggunakan motor matic putih, dan mengenakan jaket hitam.</p>
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe title="Pelaku Perampokan di Rawa Indah Tertangkap CCtv" width="500" height="375" src="https://www.youtube.com/embed/T0AUS3WrE1I?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
<p>Dalam rekaman, terlihat pukul 18.00 Wita masuk ke toko. Selang semenit berikutnya, sekitar 18.01 Wita, pelaku keluar dan langsung menggeber motornya ke arah simpang Pasar Taman Rawa Indah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perampokan-di-rawa-indah-pelaku-terekam-cctv-saat-melarikan-diri-berikut-videonya/">Perampokan di Rawa Indah; Pelaku Terekam CCTv saat Melarikan Diri, Berikut Videonya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keterangan Korban Perampokan di Rawa Indah; Pura-pura Beli Beras, Pelaku Pamerkan Badik</title>
		<link>https://bontangpost.id/keterangan-korban-perampokan-di-rawa-indah-pura-pura-beli-beras-pelaku-pamerkan-badik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2021 12:28:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Perampokan Rawa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=85861</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Magrib tadi jadi tak terlupakan bagi Yesmayeni. Saat azan berkumandang, dia didatangi seorang pria. Mengenakan helm dan memakai masker. Pria yang ditaksir berusia 30an tahun itu berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik. “Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/keterangan-korban-perampokan-di-rawa-indah-pura-pura-beli-beras-pelaku-pamerkan-badik/">Keterangan Korban Perampokan di Rawa Indah; Pura-pura Beli Beras, Pelaku Pamerkan Badik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Magrib tadi jadi tak terlupakan bagi Yesmayeni. Saat azan berkumandang, dia didatangi seorang pria. Mengenakan helm dan memakai masker.</p>
<p>Pria yang ditaksir berusia 30an tahun itu berpura-pura membeli beras. Namun ada yang janggal, di pinggangnya terselip sebilah badik.</p>
<p>“Badiknya panjang. Saya tidak ingat benar mukanya. Pakai masker bermotif. Dia minta uang yang ada di laci,” terangnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA:</strong> <a href="https://bontangpost.id/perampokan-di-rawa-indah-pemilik-toko-diancam-badik-rp-15-juta-raib/">Perampokan di Rawa Indah; Pemilik Toko Diancam Badik, Rp 15 Juta Raib</a></p>
<p>Perempuan yang dipanggil Mama Anjas itu tak banyak melawan. Selain tidak ada orang, dia terintimidasi dengan badik yang ditunjukkan pelaku.</p>
<p>Satu ikat uang diserahkan. Ditaksir antara Rp 10-15 juta. “Hasil penjualan sore hari. Penjualan sebelumnya sudah saya simpan,” terangnya.</p>
<p>Dia sempat membututi pelaku ketika ke luar toko. Namun keadaan sepi. Sehingga tidak bisa meminta tolong. Perampokan itu diakuinya berlangsung cukup singkat. <strong>(*)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/keterangan-korban-perampokan-di-rawa-indah-pura-pura-beli-beras-pelaku-pamerkan-badik/">Keterangan Korban Perampokan di Rawa Indah; Pura-pura Beli Beras, Pelaku Pamerkan Badik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
