<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perlindungan Korban Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/perlindungan-korban/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/perlindungan-korban/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Dec 2017 16:31:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Perlindungan Korban Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/perlindungan-korban/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dissos-P3M  Lakukan Pendampingan Korban Pencabulan</title>
		<link>https://bontangpost.id/dissos-p3m-lakukan-pendampingan-korban-pencabulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2017 03:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=26335</guid>

					<description><![CDATA[<p>Korban pencabulan yang terjadi di kawasan pondok pesantren (ponpes) NM, kini berada di tempat yang aman. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, pendampingan diberikan untuk memberikan proteksi identitas mereka. “Saat ini mereka (korban, Red.) berada di rumah aman didampingi oleh P2TP2A, serta Kasi Perlindungan Anak dan Kasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dissos-p3m-lakukan-pendampingan-korban-pencabulan/">Dissos-P3M  Lakukan Pendampingan Korban Pencabulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Korban pencabulan yang terjadi di kawasan pondok pesantren (ponpes) NM, kini berada di tempat yang aman. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, pendampingan diberikan untuk memberikan proteksi identitas mereka.</p>
<p>“Saat ini mereka (korban, Red.) berada di rumah aman didampingi oleh P2TP2A, serta Kasi Perlindungan Anak dan Kasi Perlindungan Perempuan Dissos-P3M,” kata Safa.</p>
<p>Pendampingan ini nantinya menyesuaikan dengan kondisi psikis anak. Tak menutup kemungkinan bisa mencapai 21 hari lebih.</p>
<p>Mengingat, sampai berita ini ditulis korban masih mengalami trauma. Pasalnya ini menyangkut masa depan dari korban tersebut. Diperlukan waktu yang cukup lama untuk mengobati rasa trauma dengan bimbingan intensif dari tim pendamping.</p>
<p>“Sekarang masih trauma, namanya anak-anak.  Untuk menyembuhkan dan memulihkan membutuhkan waktu yang tidak singkat,” tuturnya.</p>
<p>Diketahui, 2 korban kini berstatus sebagai pelajar. Bahkan, tim pendamping turut mengawasi hingga di sekolah agar indentitas kedua anak tersebut yang merupakan korban cabul tersamarkan.</p>
<p>“Jika teman-temannya tahu bisa berbahaya. Apalagi kalau sekolah tersebut mengambil kebijakan lain, anak dalam posisi korban jangan sampai dua kali,” tambahnya.</p>
<p>Tim pendamping juga ikut mengawal proses hukum yang terjadi. Safa berharap, pelaku dihukum setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukan agar perlindungan anak dan perempuan tetap dijaga oleh setiap orang.</p>
<p>“Tetap kami kawal kasusnya supaya jangan sampai menjadi bias. Hukum pelakunya sesuai dengan kaidah undang-undang,” ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, ini kasus pelecehan seksual terhadap anak yang pertama terjadi di ponpes. Semoga ini menjadi kasus yang terakhir pula. Ia meminta kepada para orang tua agar berhati-hati ketika sang anak dalam tahapan menimba ilmu.  (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dissos-p3m-lakukan-pendampingan-korban-pencabulan/">Dissos-P3M  Lakukan Pendampingan Korban Pencabulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
