<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Renovasi Masjid Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/renovasi-masjid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/renovasi-masjid/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Oct 2017 13:02:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Renovasi Masjid Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/renovasi-masjid/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggaran Renovasi Masjid Al-Ittihad Kena Rasionalisasi</title>
		<link>https://bontangpost.id/anggaran-renovasi-masjid-al-ittihad-kena-rasionalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2017 03:21:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPRK]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=23680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harapkan Anggota Dewan Meluangkan Pokirnya BONTANG – Masjid Al-Ittihad yang berada di Jalan MT Haryono terpaksa dibongkar karena akan direnovasi secara swadaya masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Bontang mengakui anggaran renovasi Masjid Al-Ittihad sudah diajukan namun tergeser lagi karena ada rasionalisasi anggaran. Kepala Dinas PU-PRK Bontang, Tavip Nugroho mengatakan memang pihaknya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-renovasi-masjid-al-ittihad-kena-rasionalisasi/">Anggaran Renovasi Masjid Al-Ittihad Kena Rasionalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Harapkan Anggota Dewan Meluangkan Pokirnya</p>
<p>BONTANG – Masjid Al-Ittihad yang berada di Jalan MT Haryono terpaksa dibongkar karena akan direnovasi secara swadaya masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Bontang mengakui anggaran renovasi Masjid Al-Ittihad sudah diajukan namun tergeser lagi karena ada rasionalisasi anggaran.</p>
<p>Kepala Dinas PU-PRK Bontang, Tavip Nugroho mengatakan memang pihaknya sudah mengajukan anggarannya, tetapi karena APBD Bontang mengalami defisit, maka renovasi Masjid Al-Ittihad pun terkena imbasnya. “Harapannya di 2018 nanti kami dorong (ajukan, Red) lagi, karena memang ternyata masjidnya sudah dibongkar,” jelas Tavip saat ditemui di Pendopo Rujab Wali Kota, Selasa (31/10) kemarin.</p>
<p>Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengingatkan kepada warga sekitar masjid juga Takmir Masjid Al-Ittihad agar jangan dibongkar sendiri. Karena hal itu seolah-olah masyarakat sekitar cari perhatian ke pemerintah. Padahal, Tavip mengakui bahwa memang belum ada anggarannya. “Ini saja di APBD Perubahan bertambah lagi kegiatan yang dibintangi (dipending, Red),” ujarnya.</p>
<p>Awalnya, Tavip mengatakan memang diperkirakan bisa di APBD Perubahan. Tetapi lanjut dia, malah justru semakin banyak kegiatan yang dipending. Apalagi, renovasi Masjid Al-Ittihad masuk kegiatan baru dan tak mungkin bisa dianggarkan di APBD perubahan.</p>
<p>Terkait survey atau peninjauan lapangan, Tavip menyebut memang sempat meninjau langsung ke lokasi. Bahkan, tak hanya dari Dinas PU-PRK Bontang saja yang meninjau, melainkan ada beberapa anggota DPRD Bontang.</p>
<p>Oleh karena itu, ia mengharapkan ada salah satu anggota dewan yang menyemangati pembangunannya. “Terutama yang sudah survey, mudah-mudahan bisa menyemangati melalui pokok pikiran (pokir) dewan agar anggaran renovasinya tercukupi,” ungkapnya.<br />
Tavip juga menyampaikan bahwa tahun depan akan dianggarkan lagi dengan nilai awal Rp 1 miliar. Sementara tahun ini, pihaknya masih melakukan renovasi Masjid Nurul Ittihad di wilayah Kelurahan Tanjung Laut Indah.</p>
<p>Sebelumnya, pada Minggu (29/10) lalu, warga 3 RT di Kelurahan Api-api melakukan pembongkaran sendiri Masjid Al-Ittihad. Tindakan tersebut merupakan rasa lelah karena sudah 4 tahun menunggu anggaran dari pemerintah. Sehingga, mereka berinisiatif meminta sumbangan ke warga dan akan merenovasi sendiri dengan anggaran swadaya masyarakat sebesar Rp 550 juta secara gotong royong. (mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-renovasi-masjid-al-ittihad-kena-rasionalisasi/">Anggaran Renovasi Masjid Al-Ittihad Kena Rasionalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minim Anggaran, Warga Swadaya Renovasi Masjid</title>
		<link>https://bontangpost.id/minim-anggaran-warga-swadaya-renovasi-masjid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2017 03:53:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[warga bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=23545</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah 4 Tahun, Bantuan Tak Kunjung Datang BONTANG – Takmir Masjid Al-Ittihad nekat melakukan pembongkaran masjid. Pasalnya, selama kurang lebih 4 tahun, masjid ini tak kunjung mendapatkan bantuan yang dijanjikan. Pembongkaran tersebut setelah musyawarah panjang para takmir dan warga sekitar. Ketua Takmir Masjid Al-Ittihad, Agus Selamet Widodo mengatakan, kebutuhan masyarakat untuk renovasi masjid merupakan suatu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/minim-anggaran-warga-swadaya-renovasi-masjid/">Minim Anggaran, Warga Swadaya Renovasi Masjid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 4 Tahun, Bantuan Tak Kunjung Datang</p>
<p>BONTANG – Takmir Masjid Al-Ittihad nekat melakukan pembongkaran masjid. Pasalnya, selama kurang lebih 4 tahun, masjid ini tak kunjung mendapatkan bantuan yang dijanjikan. Pembongkaran tersebut setelah musyawarah panjang para takmir dan warga sekitar.</p>
<p>Ketua Takmir Masjid Al-Ittihad, Agus Selamet Widodo mengatakan, kebutuhan masyarakat untuk renovasi masjid merupakan suatu keharusan. Pasalnya, Masjid Al-Ittihad merupakan bangunan tua dan kondisinya sudah mengalami kerusakan.</p>
<p>“Rencana dari masyarakat ingin membongkar total dan dibangun ulang, pemugaran atau pembangunan kembali,” jelas Agus saat ditemui, Minggu (29/10) kemarin.</p>
<p>Agus sendiri belum bisa menargetkan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membangun kembali Masjid Al-Ittihad. Padahal sejak tahun 2014, pihaknya sudah memberikan proposal dan renovasi Masjid Al-Ittihad masuk dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) sebagai prioritas.</p>
<p>“Sampai 2017 ini tidak ada realisasi, sekalipun proposal sudah 3 kali bahkan sempat ada peninjauan dari dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum yang dahulu dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (Dinas PU-PRK) Bontang,” bebernya.</p>
<p>Tak hanya itu, pada tahun ini juga pihaknya sudah menghadiri rapat dengar pendapat. Namun tak ada realisasinya. Sehingga Agus berharap, agar bisa terwujud sarana ibadah masyarakat yang layak, agar warga merasa nyaman saat beribadah.</p>
<p>“Apalagi ini masuk kategori masjid tertua di Bontang yakni sejak tahun 1977, atau 40 tahun silam,” ujarnya.</p>
<p>Ditambahkan, Wakil Ketua Pembangunan Masjid Al-Ittihad, Muhammad Syafii mengatakan, pihaknya mewacanakan renovasi total sudah 4 tahun. Proposal ke Pemkot Bontang belum tembus hingga saat ini, sempat ada harapan tetapi karena mengalami defisit, pihaknya hanya dijanji pemerintah.</p>
<p>Mereka mengira, jika ada peninjauan langsung dari dinas terkait maka ada harapan, ternyata masih belum juga turun dananya. Namun demikian, pihak takmir tak tinggal diam, mereka mengumpulkan sumbangan hingga terkumpul sebesar Rp 550 juta sebagai anggaran pertama renovasi.</p>
<p>“Makanya dilakukan pembongkaran untuk mengetuk masyarakat, agar mau menyisihkan lagi rejekinya. Tetapi kami tetap mengharap dari pemerintah, karena biaya renovasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” papar dia.</p>
<p>Sumbangan pun dilakukan secara keliling ke 3 RT di Kelurahan Api-api yakni RT 29, RT 30 dan RT 37. Karena kondisi masjid yang sudah mulai retak, Syafii menyatakan maka harus segera dibongkar. “<em>Alhamdulillah</em> untuk sementara kami melakukan ibadah di areal TPA, walaupun sempit tetapi masyarakat antusias,” ungkapnya.</p>
<p>Sejak Minggu pagi, sekira pukul 07.00 Wita warga di RT sudah melakukan pembongkaran Masjid Al-Ittihad yang berada di Jalan MT Haryono. Mereka membongkar sendiri karena akan merenovasi masjidnya menggunakan dana sumbangan.(mga)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/minim-anggaran-warga-swadaya-renovasi-masjid/">Minim Anggaran, Warga Swadaya Renovasi Masjid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
