<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rombongan Belajar Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/rombongan-belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/rombongan-belajar/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 May 2021 07:31:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Rombongan Belajar Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/rombongan-belajar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuota Rombel Sekolah Negeri Belum Dipastikan</title>
		<link>https://bontangpost.id/kuota-rombel-sekolah-negeri-belum-dipastikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 11:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[rombel]]></category>
		<category><![CDATA[Rombongan Belajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=86858</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) bakal dimulai bulan depan. Baik di jenjang SD dan SMP. Namun demikian, jumlah rombongan belajar untuk sekolah negeri hingga kini belum dapat dipastikan. Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin mengatakan, keputusan itu bakal mengacu hasil pertemuan dengan seluruh kepala sekolah. Rencananya, rapat tersebut digelar awal pekan depan, yakni 24 Mei. Nantinya tiap sekolah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kuota-rombel-sekolah-negeri-belum-dipastikan/">Kuota Rombel Sekolah Negeri Belum Dipastikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id – </strong>Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) bakal dimulai bulan depan. Baik di jenjang SD dan SMP. Namun demikian, jumlah rombongan belajar untuk sekolah negeri hingga kini belum dapat dipastikan.</p>
<p>Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin mengatakan, keputusan itu bakal mengacu hasil pertemuan dengan seluruh kepala sekolah. Rencananya, rapat tersebut digelar awal pekan depan, yakni 24 Mei. Nantinya tiap sekolah akan ditanyakan satu per satu.</p>
<p>“Rombel tiap sekolah yang akan diutak-atik dalam pembahasan tersebut,” kata Saparudin.</p>
<p>Dijelaskan dia, aspek yang perlu diperhatikan ketika menambah rombel ialah ketersediaan tenaga pendidik. Jangan sampai memaksa menambah tetapi jumlah guru di satuan pendidikan tersebut terbatas. Selain itu, jumlah ruangan kelas juga menjadi salah satu parameter.</p>
<p>“Secara garis besar kemungkinan jumlahnya sama dengan tahun lalu,” ucapnya.</p>
<p>Diketahui jumlah rombel untuk jenjang SMP pada tahun lalu angkanya 47. Sementara untuk jenjang SD besarannya 61 rombel. Namun, angka ini di luar satuan pendidikan yang menggelar proses PPDB secara luring. Meliputi sekolah yang berada di Kelurahan Bontang Lestari dan kawasan pesisir.</p>
<p>Terkait adanya rombel yang tidak terpenuhi tahun lalu di beberapa sekolah, tidak bisa menjadi patokan dilakukan penurunan jumlah. Pasalnya, Saparudin menjelaskan angka itu bersifat fluktuatif. Bergantung usia sekolah di kawasan sekitarnya.</p>
<p>“Sulit menentukan kalau konteksnya seperti itu,” tutur dia.</p>
<p>Menurutnya, progres perwali PPDB masih dalam proses harmonisasi di bagian hukum Setkot Bontang. Tujuannya agar tidak menabrak regulasi di atasnya. Namun, draf juknis telah dibuat oleh Disdikbud. Pada dasarnya tidak banyak berubah dibandingkan pelaksanaan tahun lalu.</p>
<p>“Hanya porsinya di beberapa jalur kuotanya berubah. Kalau persyaratan masih tetap,” terangnya.</p>
<p>Diberitakan, skema bagi jalur anak pendidik maupun tenaga kependidikan belum ditetapkan. Ada dua opsi yang mengemuka untuk slot ini. Mulai dari masuk dalam jalur zonasi atau afirmasi. “Anak pendidik atau guru, modelnya masih kami perbincangkan,” sebutnya.</p>
<p>Disdikbud harus melihat hasil evaluasi PPDB tahun lalu. Data tersebut menjadi pembanding sebelum memutuskan skema yang dipakai. Intinya, jangan sampai justru memakai jalur yang padat pendaftar sebelumnya.</p>
<p>“Misalnya, kami memutuskan memakai jalur afirmasi ternyata tahun lalu jumlah peminatnya membeludak, maka tidak bisa diterapkan selanjutnya. Jangan sampai merugikan anak-anak yang mendaftar di jalur keluarga miskin,” ujarnya. <strong>(*/ak/far/k15)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kuota-rombel-sekolah-negeri-belum-dipastikan/">Kuota Rombel Sekolah Negeri Belum Dipastikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rombel SMP Tak Pakai Angka Maksimal </title>
		<link>https://bontangpost.id/rombel-smp-tak-pakai-angka-maksimal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2018 03:51:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Rombongan Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=41343</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP sudah memasuki masa pendaftaran nilai afirmasi. Pertengahan bulan depan, para peserta didik baru sudah memasuki tiap rombongan belajar (rombel) untuk mengikuti kegiatan belajar. Tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) tidak memakai angka maksimal rombel pada SMP Negeri. Tiap rombelnya nanti hanya diisi maksimal 34 siswa saja. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rombel-smp-tak-pakai-angka-maksimal/">Rombel SMP Tak Pakai Angka Maksimal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP sudah memasuki masa pendaftaran nilai afirmasi. Pertengahan bulan depan, para peserta didik baru sudah memasuki tiap rombongan belajar (rombel) untuk mengikuti kegiatan belajar.</p>
<p>Tahun ini, Dinas Pendidikan (Disdik) tidak memakai angka maksimal rombel pada SMP Negeri. Tiap rombelnya nanti hanya diisi maksimal 34 siswa saja. Padahal dalam peraturan pemerintah tertuang standar pelayanan maksimal (SPM) mencapai 36 dalam satu rombel.</p>
<p>Kasi Kurikulum Disdik Saparuddin mengatakan, tidak mengacu SPM dikarenakan ingin menyelamatkan sekolah swasta yang ada di Kota Taman. Mengingat terdapat 34 SMP swasta yang membuka pendaftaran peserta didik baru pula.</p>
<p>“Tentu mereka juga membutuhkan siswa, itu yang kami lihat,” kata Saparuddin saat ditemui Bontang Post di ruang kerjanya, Selasa (5/6) kemarin.</p>
<p>Tak hanya itu saja, Disdik juga mempertimbangkan komponen yang ada di dalam sekolah. Termasuk unsur tenaga pendidik yang menjadi sumber penghasilan dalam mencukupkan kebutuhan ekonomi keluarga.</p>
<p>“Kami juga memikirkan bahwa itu merupakan tempat guru mencari sumber pendapatan, itulah sebabnya kami memutuskan tidak memakai kouta maksimal,” tuturnya.</p>
<p>Saparuddin juga menyatakan regulasi untuk SMP swasta tiap rombelnya minimal diisi 20 siswa. Kalau tidak maka Disdik akan melakukan penggabungan dengan sekolah terdekat. Saat ini terdapat 34 SMP swasta di Kota Taman.</p>
<p>Berkaca tahun sebelumnya rata-rata tiap sekolah swasta membuka 3-4 rombel. Adapula yang di atas rata-rata seperti SMP YPK, SMP YPVDP, SMP Bahrul Ulum, SMP IT Darul Hikmah, dan SMP IT Yabis. “Sekolah itu banyak menggerus siswa baru,” ungkapnya.</p>
<p>Sebanyak 3.196 siswa lulusan Sekolah Dasar di tahun ini akan menginjakkan kaki di tingkat SMP. Adapun daya tampung SMP Negeri mencapai 1.530 siswa. Artinya 1.666 calon siswa akan diperubutkan oleh SMP swasta. (ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rombel-smp-tak-pakai-angka-maksimal/">Rombel SMP Tak Pakai Angka Maksimal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
