<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sepakbola Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/sepakbola/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/sepakbola/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Sep 2022 00:35:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>sepakbola Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/sepakbola/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 Usai Kandaskan Vietnam 3-2</title>
		<link>https://bontangpost.id/indonesia-lolos-ke-piala-asia-u-20-usai-kandaskan-vietnam-3-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 00:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=104729</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Timnas Indonesia pastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-20 usai di pertandingan terakhir kualifikasi grup F mengandaskan Vietnam dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (18/9) malam. Anak asuh Shin Tae-yong tersebut menjadi juara grup mengoleksi nilai sembilan dari tiga kali kemenangan yang otomatis tercatat sebagai salah satu kontestan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/indonesia-lolos-ke-piala-asia-u-20-usai-kandaskan-vietnam-3-2/">Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 Usai Kandaskan Vietnam 3-2</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Timnas Indonesia pastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-20 usai di pertandingan terakhir kualifikasi grup F mengandaskan Vietnam dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (18/9) malam.</p>
<p>Anak asuh Shin Tae-yong tersebut menjadi juara grup mengoleksi nilai sembilan dari tiga kali kemenangan yang otomatis tercatat sebagai salah satu kontestan Piala Asia 2023 yang digelar di Uzbekistan.</p>
<p>Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak Marselino Ferdinan menit ke-60, Muhammad Ferrari menit ke-82, dan Rabbani Tasnim menit ke-85. Dua gol dari Vietnam masing-masing dicetak oleh Nguyen Thanh Nhan menit ke-66 dan gol bunuh diri Ferrari menit ke-79.</p>
<p>Menit-menit awal, Indonesia tampil menggebrak dan berusaha memberikan tekanan kepada Vietnam. Satu peluang emas tuan rumah tercipta menit ke-4 oleh Ronaldo Kwateh, namun masih dimentahkan kiper Cao Vin Binh.</p>
<p>Didukung puluhan ribu suporter yang memadati stadion, Ferrari dan kawan-kawan berupaya membuka peluang melalui kedua penyerang sayapnya. namun belum, membahayakan gawang Vietnam.</p>
<p>Tim tamu yang mencoba keluar dari tekanan menunjukkan permainan pendek satu dua sentuhan dan sesekali mengancam gawang Garuda Nusantara yang dikawal Aditya Arya Nugraha. Menit ke-21, tendangan Nguyen Quoc Viet sempat mengancam. Tendangan keras kaki kanannya dari luar kotak penalti masih di atas mistar gawang Indonesia.</p>
<p>Tujuh menit kemudian, giliran Indonesia nyaris membuka skor. Berawal dari lemparan ke dalam Robi Darwis yang langsung mengarah ke mulut gawang. Sundulan Hokky Caraka masih tipis ke kanan gawang Vietnam.</p>
<p>Hingga 45 menit babak pertama berakhir, skor 0-0 bertahan. Pada babak kedua, Pelatih Indonesia Shin Tae-yong memasukkan Marselino Ferdinan untuk menambah daya dobrak timnya.</p>
<p>Peluang Marselino terjadi menit ke-53 melalui skema lemparan ke dalam Robi Darwis yang mengarah ke mulut gawang. Pemain Persebaya tersebut mencoba memanfaatkan kemelut, namun tendangannya masih melambung.</p>
<p>Marselino akhirnya mencatatkan namanya di papan skor menit ke-60. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi kiper Vietnam Cao Van Binh.</p>
<p>Tertinggal, Pelatih Vietnam Dinh the Nam menarik Nguyen Quoc Viet dan memasukkan Nguyen Xuan Bac. Rotasi tersebut berjalan sukses karena timnya langsung menyamakan kedudukan melalui Nguyen Thanh Nhan menit ke-66.</p>
<p>Setelah menyamakan kedudukan, Vietnam terus menyerang dan membuat tuan rumah dalam tekanan. Gol kedua tim tamu tercipta menit ke-79 melalui skema serangan balik. Umpan silang yang dikirim salah diantisipasi pemain belakang tuan rumah. Ferrari yang berada di mulut gawang gagal menghalaunya dan bola masuk ke gawang sendiri.</p>
<p>Tiga menit kemudian, giliran tuan rumah menyamakan kedudukan. Umpan tendangan penjuru Zanadin Fariz dimanfaatkan dengan baik oleh Muhammad Ferrari melalui sundulan. Hanya berselang tiga menit, Garuda Nusantara berbalik unggul. Pemain pengganti, Nico Alfrianto, yang menang adu lari mengirim bola ke mulut gawang yang gagal diantisipasi kiper Vietnam. Rabbani Tasnim yang berada di depan gawang tinggal menyodorkan bola ke gawang.</p>
<p>Skor 3-2 membuat 22 ribu suporter berjingkrak dan terus memberikan dukungan kepada pemain di lapangan untuk mempertahankan kemenangan. Hingga empat menit tambahan waktu yang diberikan Wasit Ammar Ebrahim Hasan Mahfoodh asal Bahrain, skor tidak berubah. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/indonesia-lolos-ke-piala-asia-u-20-usai-kandaskan-vietnam-3-2/">Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 Usai Kandaskan Vietnam 3-2</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Biar Bisa Bersaing di Piala Dunia, STY Tuntut Perbaikan di Timnas U-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/biar-bisa-bersaing-di-piala-dunia-sty-tuntut-perbaikan-di-timnas-u-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 02:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=96708</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa banyak aspek dari skuad timnas U-19 yang perlu ditingkatkan. Perbaikan tersebut sangat diperlukan agar timnas bisa bersaing pada Piala Dunia U-20 tahun 2023. “Banyak sekali yang harus diperbaiki,” ujar STY usai memimpin latihan timnas U-19 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu dikutip dari [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/biar-bisa-bersaing-di-piala-dunia-sty-tuntut-perbaikan-di-timnas-u-19/">Biar Bisa Bersaing di Piala Dunia, STY Tuntut Perbaikan di Timnas U-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa banyak aspek dari skuad timnas U-19 yang perlu ditingkatkan. Perbaikan tersebut sangat diperlukan agar timnas bisa bersaing pada Piala Dunia U-20 tahun 2023.</p>
<p>“Banyak sekali yang harus diperbaiki,” ujar STY usai memimpin latihan timnas U-19 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu dikutip dari Antara.</p>
<p>Beberapa aspek tersebut, tambah STY, meliputi faktor fisik dan mental. STY mengatakan ingin fokus membenahi hal tersebut dalam pemusatan latihan (TC) yang berlangsung di Jakarta. Setelah itu, mulai pekan kedua Maret sampai April 2022, STY akan memimpin Timnas U-19 melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan.</p>
<p>Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa banyak aspek dari skuad timnas U-19 yang perlu ditingkatkan. Perbaikan tersebut sangat diperlukan agar timnas bisa bersaing pada Piala Dunia U-20 tahun 2023.</p>
<p>“Kita harus menunjukkan bahwa kita bukan cuma tuan rumah atau penyelenggara yang baik, tetapi juga mempunyai timnas yang membanggakan,” ucap Menpora.</p>
<p>Saat ini, timnas U-19 tengah digembleng agar siap berlaga di Piala Dunia U-20 2023. Salah satu yang menjadi bagian persiapan adalah pemusatan latihan di Korea Selatan pada Maret-April 2022.</p>
<p>PSSI menjadwalkan mereka menjalani pertandingan persahabatan di sana termasuk melawan timnas U-20 Korea Selatan.</p>
<p>Timnas U-19 akan berangkat ke Korsel antara tanggal 7 hingga 10 Maret 2022. Sebelumnya, Timnas U-19 mulai berlatih di Jakarta 2 Maret 2022. <strong>(jawapos)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/biar-bisa-bersaing-di-piala-dunia-sty-tuntut-perbaikan-di-timnas-u-19/">Biar Bisa Bersaing di Piala Dunia, STY Tuntut Perbaikan di Timnas U-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/delapan-pemain-timnas-indonesia-positif-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2022 11:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[timnas indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=95653</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, delapan pemainnya positif Covid-19. Sehingga, mereka tak disertakan dalam laga persahabatan internasional FIFA kontra Timor Leste di Bali, Minggu (30/1), yang dimenangkan skuad Garuda 3-0. ”Ada delapan pemain positif Covid-19 dan mereka tak bisa mengikuti pertandingan. Semoga situasi ini menjadi pertimbangan ke depan,” ujar Shin seperti [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/delapan-pemain-timnas-indonesia-positif-covid-19/">Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, delapan pemainnya positif Covid-19. Sehingga, mereka tak disertakan dalam laga persahabatan internasional FIFA kontra Timor Leste di Bali, Minggu (30/1), yang dimenangkan skuad Garuda 3-0.</p>
<p>”Ada delapan pemain positif Covid-19 dan mereka tak bisa mengikuti pertandingan. Semoga situasi ini menjadi pertimbangan ke depan,” ujar Shin seperti dilansir dari <em>Antara</em> dalam konferensi pers usai pertandingan.</p>
<p>Juru taktik asal Korea Selatan itu tak menyebut siapa saja personel skuadnya yang menderita Covid-19. Yang pasti, mereka semua sudah menjalani karantina dan akan menjalani tes usap PCR dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p>Shin Tae-yong mengaku bingung kenapa pemainnya masih bisa positif Covid-19 di tengah kedisiplinan mereka menjalani protokol kesehatan. ”Kami mematuhi protokol dengan baik,” kata Shin, pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.</p>
<p>Badai Covid-19 membuat timnas Indonesia hanya membawa 16 pemain untuk melawan Timor Leste, Minggu (30/1). Meski pemain terbatas, skuad Garuda mampu menundukkan lawannya itu dengan tiga gol tanpa balas. Hasil tersebut pun sangat diapresiasi Shin Tae-yong.</p>
<p>”Para pemain bekerja keras walau kami kekurangan pemain,” tutur Shin.</p>
<p>Gelandang serang timnas Indonesia Ricky Kambuaya juga bersyukur skuadnya mampu menundukkan Timor Leste meski pemain terbatas. ”Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,” ujar Ricky, yang membuat dua gol pada dua laga kontra Timor Leste di Bali.</p>
<p>Satu gol dan <em>assist</em> gelandang Ricky Kambuaya membawa tim nasional Indonesia menundukkan Timor Leste dengan skor 3-0 pada laga persahabatan internasional FIFA di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/1). Selain membuat gol, Ricky mengirimkan umpan (<em>assist</em>) untuk gol Terens Puhiri. Gol lain dicetak Ramai Rumakiek.</p>
<p>Hasil tersebut membuat Indonesia mencatatkan dua kemenangan dari dua laga persahabatan internasional FIFA kontra Timor Leste di Bali. Sebelumnya, Kamis (27/1), Indonesia menundukkan Timor Leste dengan skor 4-1. <strong>(jawapos)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/delapan-pemain-timnas-indonesia-positif-covid-19/">Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Incar Timnas U-19, Minta Pemkot Fokus Usia Muda</title>
		<link>https://bontangpost.id/incar-timnas-u-19-minta-pemkot-fokus-usia-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Dec 2018 09:10:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Fachri Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=56792</guid>

					<description><![CDATA[<p>TAK ada nama Fakhri Husaini dalam jajaran pelatih Tim Nasional Indonesia. PSSI menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih timnas senior, Indra Sjafri (Timnas U-22), Bima Sakti (Timnas U-16), dan Rully Nere (timnas perempuan). Fakhri tercatat mengantarkan Timnas U-16 menjuarai Piala AFF 2018 dan mencapai perempat final Piala Asia U-16 setelah disingkirkan Australia. Setelah dua turnamen itu, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/incar-timnas-u-19-minta-pemkot-fokus-usia-muda/">Incar Timnas U-19, Minta Pemkot Fokus Usia Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAK</strong> ada nama Fakhri Husaini dalam jajaran pelatih Tim Nasional Indonesia. PSSI menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih timnas senior, Indra Sjafri (Timnas U-22), Bima Sakti (Timnas U-16), dan Rully Nere (timnas perempuan).</p>
<p>Fakhri tercatat mengantarkan Timnas U-16 menjuarai Piala AFF 2018 dan mencapai perempat final Piala Asia U-16 setelah disingkirkan Australia. Setelah dua turnamen itu, mantan kapten timnas tersebut memang sudah mengumumkan mundur dari Timnas U-16. Namanya kini masuk dalam bursa pelatih Timnas U-19.</p>
<p>Setelah tak lagi melatih, Fakhri disibukkan dengan rutinitasnya sebagai karyawan PT Pupuk Kaltim. Berikut petikan wawancara <em>Bontang Post</em> dengan Fakhri di ruang kerjanya, Jumat (21/12).</p>
<p><strong>Bagaimana pandangan Anda setelah PSSI tidak lagi </strong><strong>menunjuk sebagai pelatih timnas</strong><strong>?</strong></p>
<p>Tidak kecewa. Bahkan saya menghormati keputusan itu. PSSI tentu mempunyai pertimbangan dalam memilih kursi pelatih tim nasional. Buat saya tidak ada yang istimewa dengan hal ini. Saya menganggap bahwa menjadi pelatih timnas itu biasa saja. Sebagai seorang religius, Allah sudah mengatur segalanya. Saya yakin Allah memiliki rencana yang lebih baik.</p>
<p><strong>Lantas apa </strong><strong>kesibukan Anda sekarang</strong><strong>?</strong></p>
<p>Setelah putus kontrak tersebut, karena saya merupakan seorang karyawan PT Pupuk Kaltim, maka saya kembali menjalankan tugas di perusahaan ini.</p>
<p><strong>Apakah sempat </strong><strong>ada </strong><strong>tawaran dari PSSI untuk kembali melatih?</strong></p>
<p>Setelah dari AFC dan memberikan laporan dalam pertemuan dengan PSSI, tidak secara eksplisit tawaran itu. Namun, secara implisit mereka memberikan arahan soal ke mana saya nantinya. Tetapi jujur saya telah sampaikan ke media, jika diberi jabatan pelatih, tidak untuk Timnas U-16.</p>
<p><strong>Alasannya?</strong></p>
<p>Karena saya ingin mencari tantangan baru. Saya sudah dua tahun menjadi pelatih Timnas U-16. Itu sudah cukup. Kompetisi akan lebih ketat lagi mulai di U-19 itu</p>
<p><strong>Ketertarikannya menjabat pelatih di kategori usia berapa?</strong></p>
<p>Bisa U-19 atau selebihnya. Pastinya jangan beri jabatan di U-16, karena di kategori usia tersebut sudah tidak ada tantangan lagi.</p>
<p><strong>Apakah sempat mendapat tawaran juga untuk mengisi posisi pelatih timnas senior, sejak sepeninggal Luis Milla?</strong></p>
<p>Tidak ada tawaran kepada saya.</p>
<p><strong>Pandangan terhadap pelatih baru Timas U-16?</strong></p>
<p>Saya sering berkomunikasi dengan Bima Sakti. Bima punya pengalaman bagus, mantan pemain juga. Saya yakin ilmu yang diterima dari eks pelatih timnas senior Luis Milla juga sudah banyak. Satu-satunya kekurangan bahwa dia belum memegang salah satu klub saja. Akan tetapi, saya akan dukung dia.</p>
<p><strong>Harapan untuk Timnas U-16?</strong></p>
<p>Bisa menjadi juara Asia maupun lolos Piala Dunia. Masih memungkinkan itu. Di level U-16 masih bisa mengimbangi negara lain baik di Asia maupun dunia.</p>
<p><strong>Setelah kembali menjadi karyawan, bagaimana menyalurkan hasrat sebagai pelatih? </strong></p>
<p>Sepak bola itu seperti candu. Sekali sudah masuk di dalamnya, akan sulit untuk keluar. Tetapi untuk melatih tidak masalah karena saya mempunyai Akademi Sepakbola Pelangi Mandau.</p>
<p><strong>Saat memegang Timnas U-16, bagaimana cara melakukan seleksi pemain?</strong></p>
<p>Saya beserta tim pelatih lain menggunakan pola pencarian pemain yang berbeda. Namun, saya selalu hadir diproses seleksi tersebut. Pada 2017, saya menulis surat ke 34 Asprov PSSI untuk menyiapkan pemain terbaiknya. Bersama enam pelatih menyebar dan berhasil memilih 55 pemain. Selanjutnya pemain itu kami panggil ke Jakarta. Tapi, hanya 22 yang mengirimkan pemainnya. Setahun berselang, kami mengganti format pencarian pemain. Tetap mengirimkan surat tetapi menunjuk lima kota di pulau besar untuk pusat seleksi. Medan, Samarinda, Makassar, Jayapura, dan Jogjakarta. Ada satu daerah lagi, yakni Jakarta untuk mengakomodasi pemain yang jauh dari kelima kota pusat seleksi tersebut. Seperti Lampung tidak hadir ke Medan tetapi ke Jakarta.</p>
<p><strong>Apakah ada sumber pemain di luar itu?</strong></p>
<p>Ada. Dari Liga Kompas, Topskor, Piala Soeratin, serta Liga Pelajar U-14 dan U-16. Kalau ajang seperti itu kami disodori <em>draft</em> pemain terbaik. Mengingat operator memberikan data ke kami. Pada saat hadir seperti di Liga Topskor sudah ada 40 nama yang kemudian kami lihat permainannya.</p>
<p><strong>Pencarian pemain usia dini apakah lebih mudah atau sulit?</strong></p>
<p>Sulit. Karena di Indonesia tidak mempunyai kompetisi pada skala usia tersebut. Pengalaman saya, hanya Jakarta saja yang mempunyai kompetisi usia dini yang berkelanjutan dan terintegrasi. Mulai dari usia 8 tahun. Tetapi yang menjalankan swasta, bukan Asprov. Seharusnya Asprov yang menjadi perpanjangan PSSI di daerah justru banyak yang tidak menjalankan fungsi itu. Di Kaltim pun tidak jalan kompetisinya.</p>
<p><strong>Pandangan terhadap skuat yang telah dibangun untuk mengikuti AFF dan AFC U-16?</strong></p>
<p>Mereka pemain potensial yang didapat dari hasil seleksi. Tetapi saya yakin bahwa Indonesia ini luas sekali. Masih banyak lagi pemain yang potensial. Mungkin pada saat seleksi sedang berada dalam kondisi tidak fit. Contohnya Bagus Kahfi, justru tidak lolos di seleksi Asprov Jateng. Justru saya mendapatkan pada saat Liga Pelajar U-16. Mereka masa depan kita, tetapi saya yakin masih banyak lagi di luar sana. Saya juga tidak menyebutkan cara seleksi merupakan paling sempurna. Karena bagaimana mungkin dalam dua hari bisa memantau kelebihan dan kelemahan mereka. Dua hari itu saya gunakan seoptimal mungkin.</p>
<p><strong>Berkaca dari hal tersebut, seperti apa seharusnya?</strong></p>
<p>Memang harus ada kompetisi usia dini. Kalau berjalan tinggal bertemu dengan pelatih dari peserta kompetisi terkait pemain potensial. Pelatih pasti bisa melihat selama puluhan pertandingan, itu yang terjadi di Jakarta.</p>
<p><strong>Melihat gemilangnya prestasi timnas U-16, pendapat </strong><strong>A</strong><strong>nda?</strong></p>
<p>Saya bangga dengan prestasi mereka. Karena pertama kali Timnas U-16 menjadi juara AFF. Tim ini, satu-satunya yang memberika tiga piala untuk Indonesia. 2017 menjuarai  turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Da Nang, Vietnam. Setahun berselang menjadi juara di turnamen Jenesys serta Piala AFF. Bahkan, secara personal pun mereka memberikan banyak penghargaan. Mulai dari pemain terbaik hingga pencetak gol terbanyak.</p>
<p><strong>S</strong><strong>eperti apa </strong><strong>kondisi ketika kalah dari </strong><strong>Australia di AFC U-16?</strong></p>
<p>Saya kurang puas itu. Saya merasa bahwa mereka bermain tidak bermain seperti biasanya. Agak susah untuk  menyebutkan itu ada sesuatu pada laga itu. Bisa saja karena kelelahan. Tetapi saya mengetahui kelebihan dan kelemahan mereka selama dua tahun bersama. Masih menaruh penasaran yang tinggi saat itu. Tetapi inilah sepak bola, ada pelajaran yang penting menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan selanjutnya.</p>
<p><strong>Apa yang terjadi di lapangan?</strong></p>
<p>Kalau melihat gol itu kami kecolongan dari sisi kanan pertahanan. Secara teknis, tim lawan juga didukung oleh postur tubuh pemain yang tinggi. Dan itu harus dilawan dengan bentuk fisik yang sama. Namun, ada beberapa situasi yang menurut saya pertandingan akan berakhir imbang dan lanjut adu pinalti.</p>
<p><strong>Apakah masih menjalin komunikasi dengan anak asuh di </strong><strong>T</strong><strong>imnas U-16?</strong></p>
<p>Komunikasi ada, tetapi tidak seiintens dulu, karena mereka sudah sibuk juga. Bahkan mereka akan ke Inggris sekira enam bulan. Rencana ini sudah disampaikan ke saya sebelum pulang ke Bontang setelah Piala Asia. Tetapi saya tidak setuju program tersebut. Menurut saya tidak selalu mereka dijadikan satu tim, sebarkan saja. Jauh lebih penting PSSI menata kompetisi lokal dibandingkan mengirimkan 23 pemain ke luar negeri.</p>
<p><strong>Pandangan </strong><strong>A</strong><strong>nda mengenai </strong><strong>sepak bola </strong><strong>Bontang?</strong></p>
<p>Bontang punya sejarah yang panjang di sepak bola Indonesia. Mulai zaman Galatama hingga Liga Indonesia. Ketika masih dikelola oleh PT Pupuk Kaltim prestasinya luar biasa. Tiga kali menjadi <em>runner-up</em> bukan dengan perjuangan yang mudah. Nasib saja yang membuat tidak bisa menjadi juara. Namun, setelah klub diserahkan kepada Pemkot Bontang, tim ini mulai agak sulit. Mengingat pengelolaan klub profesional itu tidak mudah. Diperlukan orang yang tangguh serta dana kuat. Saya memahami betapa sulitnya pemkot kalau mengandalkan APBD saja. Untuk mengandalkan sponsor dan hasil penjualan tiket agak sulit. Tingkat fanatisme di Bontang beda dengan daerah lain.</p>
<p><strong>Saran terhadap belum adanya</strong> <strong>klub </strong><strong>Bontang </strong><strong>yang bermain di kompetisi tertinggi?</strong></p>
<p>Tidak usah berfikir punya klub profesional. Tetapi bukan lantas Bontang tidak bisa berprestasi. Pemerintah mungkin bisa mewujudkannya dalam bentuk pemutaran kompetisi usia muda. Fokus di sektor itu saja, karena banyak anak Bontang yang berbakat. Kalau pembinaan APBD masih bisa terpakai untuk menggelar kompetisi. Nantinya bisa mengikuti Piala Soeratin. Dengan itu Bontang pun masih bisa menyumbang pemain ke level nasional maupun internasional. Kalau mau ikut Liga 3 hingga Liga 1 butuh dana besar. Bontang juga punya cacat di mata pemain. Ketika tim diambil alih pemkot, gaji pemain hingga saat ini masih bermasalah.</p>
<p><strong>Dampak apa jika pemutaran kompetisi usia muda itu berjalan?</strong></p>
<p>Paling tidak bisa menjadi <em>role</em> atau model pembinaan usia dini di Kaltim. Aspek lainnya, kenakalan remaja akan berkurang secara signifikan. Tingginya angka kenakalan remaja akibat kurangnya aktivitas. Jika diberi kegiatan positif, saya yakin tidak ada yang ngelem dan <em>ngoteng</em>. Tetapi karena tidak ada kegiatan, kebanyakan anak muda mencari jalan yang salah untuk menunjukkan eksistensi mereka. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/incar-timnas-u-19-minta-pemkot-fokus-usia-muda/">Incar Timnas U-19, Minta Pemkot Fokus Usia Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>(1) Kutim vs Kukar (0) TUAH TUAN RUMAH </title>
		<link>https://bontangpost.id/1-kutim-vs-kukar-0-tuah-tuan-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 07:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[porprov kaltim 2018]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=56207</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA – Kutim berhasil membuktikan “tuah” Stadion Kudungga sebagai markasnya. Dalam pertandingan final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, tim dari Kota Singa itu berhasil mengalahkan Kukar dengan skor 1-0, Rabu (12/12). Pertandingan sempat diwarnai hujan deras di awal laga. Meski lebih sulit untuk menggiring bola, dan kerap terpleset karena kondisi lapangan yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/1-kutim-vs-kukar-0-tuah-tuan-rumah/">(1) Kutim vs Kukar (0) TUAH TUAN RUMAH </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA – Kutim berhasil membuktikan “tuah” Stadion Kudungga sebagai markasnya. Dalam pertandingan final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, tim dari Kota Singa itu berhasil mengalahkan Kukar dengan skor 1-0, Rabu (12/12).</p>
<p>Pertandingan sempat diwarnai hujan deras di awal laga. Meski lebih sulit untuk menggiring bola, dan kerap terpleset karena kondisi lapangan yang licin, namun permainan tetap kondusif.  Sekira 30 menit diguyur hujan, permainan masih berlanjut dengan skor 0-0. Setelah hujan dipastikan reda dan berakhirnya babak pertama bahkan satu menit tambahan waktu, skor tidak berubah.</p>
<p>Memasuki menit kedua di babak kedua, atau menit ke 47, Kutim berhasil mencetak satu gol lewat tendangan penalti.  Kutim pun berhasil memberi keunggulan 1-0 hingga berakhirnya pertandingan. Tidak hanya pemain yang terlihat bersemangat, para suporter pendukung baik dari Kutim maupun Kukar masih semangat bersorak kepada pemain meskipun rela diguyur hujan.</p>
<figure id="attachment_56209" aria-describedby="caption-attachment-56209" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/12/bola2.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-56209" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/12/bola2.jpeg" alt="" width="600" height="450" /></a><figcaption id="caption-attachment-56209" class="wp-caption-text">PENUTUP PORPROV: Pertandingan final antar Kutim vs Kukar ditutup dengan kemenangan 1-0. Kutim pun berhak atas medali emas dari cabor sepak bola.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)</figcaption></figure>
<p>Bupati sekaligus Ketua Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kutim, Ismunandar mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh seluruh peserta yang telah bertanding membawa nama baik daerah. &#8220;Meski lapangan licin, tapi permainan kurang lebih sama saja kualitasnya, tetap terjaga. Alhamdulillah kemenangan berpihak pada kita,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan setelah ini akan ada pembinaan yang menargetkan ke skala nasional. &#8220;Pemain kita ini asli dari seluruh kecamatan se-Kutim, mereka akan dibina terus, yang jelas pemerataan. Mereka akan masuk dulu ke liga tiga,&#8221; bebernya.</p>
<p>Di tempat yang sama, pelatih tim sepak bola Kutim, Jhony Rining menyiapkan strategi khusus dalam melawan tim lawan. Menurutnya, kemenangan ini karena seluruh atlet mengikuti arahan yang ia berikan. &#8220;Seluruh pelatih memiliki strategi, mereka mengikuti instruksi, dengan mengganggu pergerakan kapten Kukar. Karena kunci kekuatan lawan ada padanya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia mengaku bangga atas atlet yang telah disiapkan sejak empat bulan silam. Menurutnya dengan waktu yang ada, dia maksimalkan agar Kutim dapat menjadi juara. &#8220;Kami mengambil dari kecamatan-kecamatan, karena disana banyak potensi yang bagus. Semoga mereka bisa semakin baik pada ajang selanjutnya,&#8221; harapnya. (*/la)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/1-kutim-vs-kukar-0-tuah-tuan-rumah/">(1) Kutim vs Kukar (0) TUAH TUAN RUMAH </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tensi Tinggi, Bontang Merasa Dicurangi</title>
		<link>https://bontangpost.id/tensi-tinggi-bontang-merasa-dicurangi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 09:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[porprov kaltim 2018]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=56097</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211;  Tensi tinggi mewarnai semifinal cabang sepak bola Porprov 2018. Bontang yang menantang tuan rumah, Kutim, memberikan perlawanan sengit. Sayang, laga yang seharusnya memberikan suguhan menarik, diwarnai kepemimpinan wasit yang dinilai tim Bontang berat sebelah. Ketua Askot PSSI Bontang Andi Faiz menyebut Mugiono yang memimpin laga, Senin (10/12) malam, itu banyak merugikan timnya. Peluit [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tensi-tinggi-bontang-merasa-dicurangi/">Tensi Tinggi, Bontang Merasa Dicurangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANG &#8211;</strong>  Tensi tinggi mewarnai semifinal cabang sepak bola Porprov 2018. Bontang yang menantang tuan rumah, Kutim, memberikan perlawanan sengit. Sayang, laga yang seharusnya memberikan suguhan menarik, diwarnai kepemimpinan wasit yang dinilai tim Bontang berat sebelah.</p>
<p>Ketua Askot PSSI Bontang Andi Faiz menyebut Mugiono yang memimpin laga, Senin (10/12) malam, itu banyak merugikan timnya. Peluit seakan mudah sekali berbunyi jika pemain Bontang menyentuh skuat Kutim. “Kalau kami yang dijatuhkan, tidak ada pelanggaran,” sesalnya.</p>
<p>Pada menit ke-40 Bontang sempat mogok bertanding. Buntut dari kartu kuning yang diberikan wasit. Sikap ini justru memancing amarah suporter Kutim. Botol air mineral beterbangan ke <em>bench</em> Bontang.</p>
<p>Faiz juga menyoroti kesiapan panpel. Pasalnya, beberapa pihak yang tak berwenang justru berada di sekitar bench pemain. “Harusnya tidak boleh. Coba buka peraturan itu dilarang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jelang berakhirnya pertandingan, tim <em>Kota Taman</em> sejatinya berkesempatan menambah pundi-pundi gol lewat skema <em>open play</em>. Namun, Mugiono memilih memberikan Bontang tendangan bebas. Padahal mereka masih menguasai bola. “Itu harusnya keuntungan buat kami. Bukan langsung diberi hadiah tendangan bebas,” kata Faiz.</p>
<p>Usai pertandingan, pemain Bontang mencoba mendatangi wasit untuk menanyakan keputusan yang kurang tepat.  Beberapa aparat langsung mengamankan sang pengadil lapangan.</p>
<p>Kembali publik Kutim bereaksi. Botol air mineral langsung diarahkan kepada pemain dan official Bontang. Beberapa pemain dan <em>official</em> tim bahkan ada yang kena pukul. Salah satunya dialami Mokko. Ia terkena pukulan di bagian belakang kepala.</p>
<p>Untuk mendinginkan situasi, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang bahkan sampai turun ke lapangan untuk menenangkan pemain dan suporter.</p>
<p>Skuat Bontang dibawa menuju <em>locker room</em> dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Termasuk saat meninggalkan Stadion Kudungga. “Kalau seperti ini untuk apa diadakan Porprov. Pemain yang benar-benar bagus justru tidak terpilih (ke tim PON Kaltim) akibat keputusan wasit,” ujar Faiz.</p>
<p><strong>JALANNYA PERTANDINGAN</strong></p>
<p>Sejak peluit dibunyikan, Kutim dan Boensi pertandingan meninggi sejak wasit Mugino membuka laga. Dobrakan kedua tim silih berganti.</p>
<p>Menit ke-24, tim Bontang harus ditinggal sang pelatih Yusuf Supriansyah akibat diganjar kartu merah. Dia dinilai berlebihan saat memprotes wasit.</p>
<p>Tuan rumah unggul 11 menit kemudian melalui tendangan bebas Aljabar Ilmi. Sepakan pemain nomor punggung 10 itu  meluncur deras ke sisi kanan gawang. Tanpa dapat dijangkau kiper Bontang, M Syahru Ramadhan.</p>
<p>Gol yang dinanti publik Kota Taman terjadi menit ke-52. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Fikal Setiawan dari sisi kanan. Bola menukik di sudut atas gawang tuan rumah. Tanpa dapat dijangkau kiper Kutai Timur.</p>
<p>Petaka tim Bontang terjadi menit 84. Pemain nomor punggung 4 David gagal mengahalau bola dengan sempurna. Sapuannya justru mengarah ke mulut gawang. Penyerang Kutim Fandi Achmadsyah tinggal membelokkan arah bola menuju sudut yang tidak dapat dijangkau Ramadhan.</p>
<p>Hingga peluit panjang wasit dibunyikan, kedudukan tidak berubah. 1-2 untuk kemenangan tuan rumah.</p>
<p>Sementara, pelatih Bontang Yusuf Supriansyah meminta kepada anak asuhnya untuk melupakan kekalahan ini. Serta fokus menatap pertandingan perebutan medali perunggu.</p>
<p>&#8220;Pertandingan sudah usai. Besok (hari ini, Red) melawan Balikpapan jadi saya minta pemain jaga kondisi,” terangnya. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tensi-tinggi-bontang-merasa-dicurangi/">Tensi Tinggi, Bontang Merasa Dicurangi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>90 Menit Drama Lolos Semifinal </title>
		<link>https://bontangpost.id/90-menit-drama-lolos-semifinal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2018 06:55:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[porprov kaltim 2018]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55971</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Tim sepak bola Bontang berhasil lolos babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim. Setelah di partai penyisihan akhir mampu mengimbangi tim Paser dalam pertandingan di Stadion Kudungga, Sabtu (8/12). Awal laga pertandingan berlangsung dengan tempo yang cepat. Meskipun kedua tim baik Bontang maupun Paser masih sering memainkan bola di tengah lapangan. Tim [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/90-menit-drama-lolos-semifinal/">90 Menit Drama Lolos Semifinal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Tim sepak bola Bontang berhasil lolos babak semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim. Setelah di partai penyisihan akhir mampu mengimbangi tim Paser dalam pertandingan di Stadion Kudungga, Sabtu (8/12).</p>
<p>Awal laga pertandingan berlangsung dengan tempo yang cepat. Meskipun kedua tim baik Bontang maupun Paser masih sering memainkan bola di tengah lapangan. Tim Paser pun mendobrak dari sisi kiri daya serang. Sayangnya variasi serangan yang dilakukan oleh pemain nomor punggung 10 Arianto masih dapat dihalau pemain belakang tim Bontang.</p>
<p>Gol yang dinanti oleh tim Bontang terjadi di menit 11. Bermula dari aksi serangan balik, pemain nomor 9 Fandi Achmadsyah memberikan umpan ke sisi kanan serangan.  Pemain nomor punggung 5 Hikam berhasil melakukan sontekan ke sudut kiri gawang Paser yang dikawal oleh Andi Arie.</p>
<p>Enam menit berselang, tim Paser berhasil menyamakan kedudukan. Setelah Arianto berhasil melakukan tendangan mendatar ke arah sudut yang tidak dapat dijangkau kiper Bontang M Syahru Ramadhan.</p>
<p>Menit 20 petaka bagi Bontang berlanjut. Pemain belakang justru kedapatan wasit <em>handsball</em> di kotak terlarang. Alhasil, tendangan penalti diberikan kepada tim Paser. Kesempatan emas itu tidak disia-siakan oleh pemain nomor 7 Paser Aan Dwi Sumarno. Tendangan pelannya mampu mengoyakkan jala gawang Bontang.</p>
<p>Delapan menit kemudian, gol Paser kembali tercipta. Melalui serangan dari sisi kiri, bola diumpan menuju depan gawang. Penjagaan pemain yang tidak ketat membuat terjadi <em>skrimit</em> di mulut gawang. Buntutnya, pemain nomor 17 Hendri Maulana dengan mudah melakukan sontekan ke mulut gawang yang tidak terjaga. Meski menyentuh salah satu pemain lawan, tetapi si kulit bundar tetap mengucur deras ke dalam gawang. Kedudukan 1-3 membuat tim Bontang merasa tertekan. Sementara tim Paser makin percaya diri melakukan serangan.</p>
<p>Upaya untuk menambah kedudukan tim Paser gagal. Setelah Arianto kembali berhadapan dengan M Syahru Ramadhan. Akan tetapi, gocekannya dapat diantisipasi oleh kiper bernomor punggung 34 itu. Hingga 45 menit berlangsung kedudukan 1-3 untuk keunggulan Paser.</p>
<p>Awal babak kedua, Bontang langsung mendobrak. Melalui tendangan sudut oleh pemain pengganti M Adhe, bola mengarah kepada kepala penyerang Kota Taman Reinaldi. Sundulannya menuju ke kapten tim Bontang Zulkifli. Lewat tendangan kerasnya jala gawang Andi Arie kembali koyak.</p>
<p>Menit 51 upaya serangan balik tim Paser kembali berbuah hasil. Arianto melakukan tendangan sembari membalik badan dari luar kotak 12 pas. Sontekannya walaupun pelan tetapi tidak dapat ditepis oleh M Syahru Ramadhan. Skor pun kembali berubah 2-4.</p>
<p>Tim Paser kembali tampil digdaya. Setelah manuver Fanny Adamsyah berhasil dituntaskan kembali oleh penyerang andalan Paser Arianto. Skor pun menjauh 2-5. Di menit 64, tim Kota Taman memperkecil jarak. Umpan dari penyerang Bontang City FC M Reinaldi berhasil dituntaskan oleh Zulkifli.</p>
<p>Tiga menit berselang kembali tim Bontang mencetak gol. Tendangan dari luar kotak penalti oleh pemain pengganti Muhammad Saparuddin tidak dapat ditepis oleh Andi Arie. Arah bola meluncur deras di sudut kanan gawang.</p>
<p>Tambahan waktu babak kedua, tim Bontang dapat membuat kedudukan menjadi imbang. Setelah pemain belakang Paser melakukan handsball di kotak penalti. Wasit pun tidak ragu memberikan hadiah penalti. Zulkifli pun berhasil mencetak gol setelah tendangannya tidak dapat dihalau oleh Andi Arie. Hingga wasit meniup peluit. Skor tak berubah imbang 5-5.</p>
<p>Ditemui di ruang ganti pemain, Zulkifli mengaku pada awal laga konsentrasi rekan-rekannya buyar setelah tim lawan menyamakan kedudukan. Bahkan, untuk mengejar ketertinggalan, instruksi pelatih pun diberikan kepadanya untuk menjadi seorang penyerang.</p>
<p>&#8220;Awalnya saya dipasang menjadi bek. Di separuh pertandingan saya ditugaskan untuk menjadi penyerang. Saya nyaman karena situasi seperti ini sebelumnya juga pernah dilakukan,&#8221; kata Zulkifli.</p>
<p>Tiga gol yang dilesakkannya, menjadikan pemain yang berwarna rambut pirang ini menjadi <em>man of the match</em>. Ia mangaku perjuangan ini bukan semata karena kelihaiannya. &#8220;Ini perjuangan seluruh tim, bukan saya saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Zulkifli menargetkan agar tim Bontang mampu mencapai babak final. Di partai semifinal nanti, lawan tim Bontang masih menunggu hasil dari Kukar vs Samarinda. Hingga berita ini ditulis, kedua tim masih berlaga. (ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/90-menit-drama-lolos-semifinal/">90 Menit Drama Lolos Semifinal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalani Partai Penentuan Bontang Target Tiga Poin, Juara Grup Harga Mati</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalani-partai-penentuan-bontang-target-tiga-poin-juara-grup-harga-mati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2018 06:45:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[porprov kaltim 2018]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55889</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Tim sepak bola Bontang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, statusnya masih belum aman. Pasalnya dari dua laga, anak asuh Yusuf Supriansyah ini masih mengoleksi empat poin. Hasil dari sekali menang dan sekali imbang. Berdasarkan hitungan, seluruh tim masih berpeluang lolos. Bergantung dari hasil di pertandingan terakhir. Tim yang memperoleh kemenangan dipastikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalani-partai-penentuan-bontang-target-tiga-poin-juara-grup-harga-mati/">Jalani Partai Penentuan Bontang Target Tiga Poin, Juara Grup Harga Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Tim sepak bola Bontang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, statusnya masih belum aman. Pasalnya dari dua laga, anak asuh Yusuf Supriansyah ini masih mengoleksi empat poin. Hasil dari sekali menang dan sekali imbang.</p>
<p>Berdasarkan hitungan, seluruh tim masih berpeluang lolos. Bergantung dari hasil di pertandingan terakhir. Tim yang memperoleh kemenangan dipastikan menjadi wakil dari grup B ke babak semifinal. Sebaliknya, tim yang terjungkal otomatis harus tersisih.</p>
<p>Pelatih tim sepakbola Bontang Yusuf Supriansyah mengatakan, siap menjalani laga penentuan, hari ini (8/12). Pelatih pun telah mengantongi kelemahan dari tim Paser yang menjadi lawannya. Bahkan, tiga poin telah dipatok pelatih sebagai hasil yang wajib diraih tim.</p>
<p>“Kami harus antisipasi serangan balik mereka. Mereka bagus pada strategi itu,” kata Yusuf.</p>
<p>Dengan hasil itu, maka tim Bontang dipastikan menjadi juara grup B. Kondisi itu lebih mudah, mengingat lawan yang dihadapi di semifinal nanti ialah <em>runner-up</em> grup A.</p>
<p>Sayangnya, perjuangan tim Bontang mengalami sedikit kendala. Mengingat sebanyak enam pemain dipastikan tidak dapat bermain pada laga penting tersebut.</p>
<p>Dua pemain harus menjalani hukuman akumulasi kartu. Sedangkan empat pemain sedang mengalami cedera. Dua mengalami cedera serius dan dua pemain terbekap cedera ringan.</p>
<p>Dikatakan Yusuf, seluruh pemain yang berhalangan tanding merupakan pemain inti. Akan tetapi, ia tidak gusar dikarenakan seluruh pemain mempunyai kualitas yang sama.</p>
<p>“Kami akan maksimalkan 17 pemain yang ada. Mengingat kami ke Kutim membawa 23 amunisi pemain,” ujarnya.</p>
<p>Adapun formasi yang diterapkan di laga penyisihan terakhir ialah 4-3-3. Meskipun terdapat sebagian perubahan posisi dari pemain.</p>
<p>Jelang laga, pelatih tetap memberikan menu latihan pemanasan ringan, pagi ini. Lokasinya di sekitar penginapan atlet.</p>
<p>Sebelumnya, tim sepak bola Bontang hanya mampu meraih satu poin di laga kedua saat bertemu tim Samarinda. Bahkan, David cs harus tertinggal lebih dahulu di setelah pemain Samarinda mampu membuat gol di menit 26.</p>
<p>Tim Bontang baru bisa membalas di babak kedua, tepatnya menit 63. Melalui serangan dari sisi sayap kanan, Pandi Ahmadsyah berhasil melakukan percobaan jarak jauh dari luar kotak pinalti. Bola sepakannya pun gagal diamankan oleh penjaga gawang lawan.</p>
<p>Di menit 76, tim Bontang berpeluang menambah kedudukan. Sayangnya, bola yang telah meluncur deras di gawang lawan harus dianulir oleh wasit. Akibat, ada salah satu pemain Bontang yang terjebak posisi <em>offside</em>. (ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalani-partai-penentuan-bontang-target-tiga-poin-juara-grup-harga-mati/">Jalani Partai Penentuan Bontang Target Tiga Poin, Juara Grup Harga Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>(2) Bontang vs Kukar (1), Sempurna di Laga Perdana </title>
		<link>https://bontangpost.id/2-bontang-vs-kukar-1-sempurna-di-laga-perdana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2018 06:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[porprov kaltim 2018]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55619</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Tim sepak Bola Bontang tampil sempurna pada laga perdana di pertandingan Grup B Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018, Selasa (4/12) kemarin. Sejatinya, Bontang sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Kutai Kartanegara (Kukar) pada laga yang berlangsung di Stadion Kudungga, Sangatta, Kutim. Babak pertama, kedua kesebelasan bermain hati-hati. Alhasil keduanya hanya silih berganti [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/2-bontang-vs-kukar-1-sempurna-di-laga-perdana/">(2) Bontang vs Kukar (1), Sempurna di Laga Perdana </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Tim sepak Bola Bontang tampil sempurna pada laga perdana di pertandingan Grup B Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018, Selasa (4/12) kemarin. Sejatinya, Bontang sukses memetik kemenangan tipis 2-1 atas Kutai Kartanegara (Kukar) pada laga yang berlangsung di Stadion Kudungga, Sangatta, Kutim.</p>
<p>Babak pertama, kedua kesebelasan bermain hati-hati. Alhasil keduanya hanya silih berganti menguasai bola. Namun Kukar yang mengandalkan sayap kanannya, Feri Sanria mampu merepotkan pertahanan kiri Bontang.</p>
<p>Terus menyerang, nasib sial menimpa Kukar di menit 27. Melalui skema serangan balik penyerang Bontang, Fandi Achmadsyah, pemain belakang Kukar salah mengantisipasi dan masuk ke gawang sendiri. Gol pun tercipta 1-0 untuk kemenangan Bontang sementara.</p>
<p>Gol tersebut ternyata menambah semangat anak asuh Yusuf Supriansyah. Selang 2 menit, Bontang kembali menambah gol melalui <em>plessing</em> gelandang Bontang, David H Sitanggang. Skor pun berubah 2-0 untuk Bontang. Hasil ini pun bertahan hingga turun minum.</p>
<p>Babak kedua, Kukar mencoba menyerang. Alhasil baru berjalan 5 menit, Kukar mendapat hadiah penalti setelah pemain depan kukar dilanggar di kotak terlarang. Penyerang Kukar, Agus Santoso yang dipercaya menjadi algojo tak menyia-nyiakan. Papan skor pun berubah menjadi 2-1. Mengejar ketertinggalan, Kukar pun terus menyerang, namun sayang tercatat empat peluang emas tak mampu diselesaikan dengan baik tim asal kota raja ini.</p>
<p>Memasuki menit 80, level permainan pun semakin meningkat. Ini membuat pemain belakang Bontang yang baru masuk harus diganjar kartu merah, setelah berselisih dengan salah seorang pemain Kukar. Bermain 10 pemain, Bontang pun terus diserang. Beruntung hingga berakhirnya babak kedua skor tidak berubah untuk kemenangan Bontang.</p>
<p>Pelatih Kukar, M Darwis mengatakan, seperti yang dilihat, kukar mendominasi pertandingan. Tetapi hasil akhir yang menentukan. &#8220;Kami akan evaluasi di laga selanjutanya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelatih Bontang, Yusuf Supriansyah menuturkan,  instruksi tim pelatih dijalankan dengan baik. Hasilnya di babak pertama, Bontang berhasil menciptakan gol.   &#8220;Melawan Samarinda di laga selanjutnya nanti, tim pelatih akan memutar otak karena pemain ada yang cedera dan kartu merah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Semantara itu, Ketua KONI Bontang, Aminullah mengungkapkan, ia merasa bangga dengan pencapaian hari ini. Semoga ke depan tim ini, dengan dukungan seluruh pihak mampu meraih hasil yang sempurna.  &#8220;Tak hanya cabor sepak bola, semoga tren positif ini berlaku pada cabor lain yang bertanding,&#8221; tukasnya. (ver)</p>
<p><strong>PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA</strong></p>
<p><strong>PORPROV VI KALTIM 2018</strong></p>
<p><strong>Kontingen              Emas         Perak        Perunggu</strong></p>
<ol>
<li>Samarinda           61               44               34</li>
<li>Kutim                   57               38               54</li>
<li>Balikpapan          50               51               69</li>
<li>Kukar                   45               37               47</li>
<li>PPU                      15                15               20</li>
<li>Kutai Barat         11                21               25</li>
<li>Berau                    11               11               28</li>
<li>Paser                     9                 17               25</li>
<li>Bontang                7                 26               38</li>
<li>Mahulu                 1                   5                 14</li>
</ol>
<p>Sumber: <em>PB Porprov, sampai </em><em>4 Desember </em><em>pukul </em><em>17.10</em><em> Wita</em></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/2-bontang-vs-kukar-1-sempurna-di-laga-perdana/">(2) Bontang vs Kukar (1), Sempurna di Laga Perdana </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Matangkan Persiapan, Bangun Asa dari Samarinda Menuju Asia</title>
		<link>https://bontangpost.id/matangkan-persiapan-bangun-asa-dari-samarinda-menuju-asia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 07:40:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Borneo FC]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=55486</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIGA 1 2018 menyisakan satu pekan lagi sebelum berakhir. Borneo FC sudah pasti bertahan di Liga 1 musim depan setelah bersaing di papan atas klasemen sementara kompetisi musim ini. Persiapan dan evaluasi pun sudah disusun manajemen Borneo FC demi menyongsong kompetisi musim depan. Apa saja yang jadi perhatian? &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; &#8220;Kami sudah siapkan terobosan. Salah satunya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/matangkan-persiapan-bangun-asa-dari-samarinda-menuju-asia/">Matangkan Persiapan, Bangun Asa dari Samarinda Menuju Asia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LIGA 1 2018 menyisakan satu pekan lagi sebelum berakhir. Borneo FC sudah pasti bertahan di Liga 1 musim depan setelah bersaing di papan atas klasemen sementara kompetisi musim ini. Persiapan dan evaluasi pun sudah disusun manajemen Borneo FC demi menyongsong kompetisi musim depan. Apa saja yang jadi perhatian?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>&#8220;Kami sudah siapkan terobosan. Salah satunya me-launching jersey di laga terakhir melawan PS Tira (9/12). Bisa jadi kami tim pertama yang mengenalkan kostum baru untuk musim depan,&#8221; kata Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, Sabtu (1/12) saat ditanya persiapan kompetisi musim depan.</p>
<p>Namun, Nabil masih merahasiakan apakah jersey ini masih memakai Nike atau berganrti apparel lainnya. &#8220;Rahasia, dong. Semua harus penasaran agar banyak yang hadir langsung ke stadion. Jadi saksi sejarah perjalanan Borneo FC,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Evaluasi untuk staf pelatih jelang akhir musim turutn dilakukan. Desember ini, detail hasil kinerja tim evaluasi akan diketahui. Soal siapa yang bertahan atau tidak, akan ditentukan dari hasil evaluasi itu. “Karena kompetisi musim depan belum jelas. Setelah laga terakhir lawan PS Tira kami istirahat dulu,” kata Nabil.</p>
<p>Hingga pekan ke-33 musim ini, dia menilai pencapaian tim terbilang positif. Dalam hal ini, prestasi Borneo FC dari setiap musimnya selalu ada peningkatan. Pada 2016 misalnya, Borneo FC finis di peringkat sembilan. Lantas pada musim 2017 naik dua peringkat. Sekarang sudah sampai di lima besar.</p>
<p>“Tentu kerja yang baik dan tidak mudah. Kami bisa bersaing di papan atas dengan dukungan yang minim. Artinya pemain benar-benar berjuang untuk tim di Samarinda,” ungkapnya.</p>
<p>Nabil turut berbicara terkait minimnya dukungan terhadap Borneo FC musim ini. Dalam hal ini, evaluasi akan dilakukan manajemen. Beberapa strategi sebenarnya sudah diupayakan dan terus berjalan. Misalnya pada beberapa laga terakhir, pihaknya mem berikan tiket khusus pelajar. Selain itu, ada hadiah bagi yang beruntung saat jeda pertandingan.</p>
<p>“Insyaallah kami akan konsisten untuk terus membangkitkan animo masyarakat Samarinda. Karena Borneo FC ini juga membawa nama daerah di pentas nasional,” terangnya.</p>
<p>Bicara permainan dalam musim ini, Nabil menyatakan pertandingan kandang melawan Bhayangkara FC sebagai laga yang paling berkesa. Lantaran dalam laga itu, pihaknya menang 3-0. Hal ini membuat Nabil sangat terkesan. “Permainan tim sangat luar biasa dengan motivasi tinggi,” imbuhnya.</p>
<p>Nabil mengklaim, dirinya ingin fokuks membangun masa depan Borneo FC. Makanya dia tidak menghiraukan kabar dikandidatkannya dirinya menjadi ketua PSSI oleh warganet. Kabar ini sempat ramai dengan mengusung tagar #NabilforKetumPSSI. “PSSI biar diurus sama yang lebih berpengalaman saja,” akunya.</p>
<p>Adapun untuk musim depan, Nabil berharap Borneo FC dapat tampil lebih baik dari tahun ini. Dia meyakini, dengan persiapan yang lebih matang, buka tidak mungkin Pesut Etam bisa ke zona Asia.</p>
<p>Persiapan itu meliputi penanganan masalah penerangan Stadion Segiri. Yang  membuat Borneo FC sempat harus tampil di luar Stadion Segiri. Nabil mengungkap, Stadion Segiri sebenarnya tidak banyak persoalan. Dari verifikasi musim ini hanya penerangan yang tidak sesuai standar.</p>
<p>“Upaya untuk merenovasi sudah kami lakukan dengan bertemu pihak terkait. Semoga sebelum kick-off kompetisi musim depan, penerangannya sudah dipugar. Karena kami ingin selalu bermain di Stadion Segiri untuk laga kandang. Insyaallah bila berkesempatan tampil di AFC, Stadion Segiri sudah representatif sesuai standar,” tegas Nabil. <strong>(*/abi/ndy/k16/luk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/matangkan-persiapan-bangun-asa-dari-samarinda-menuju-asia/">Matangkan Persiapan, Bangun Asa dari Samarinda Menuju Asia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
