<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Siti Hardijanti Rukmana Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/siti-hardijanti-rukmana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/siti-hardijanti-rukmana/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Mar 2019 01:33:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Siti Hardijanti Rukmana Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/siti-hardijanti-rukmana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini</title>
		<link>https://bontangpost.id/mbak-tutut-saya-akan-dampingi-transmigran-memajukan-bangsa-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 01:33:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Soeharto]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Hardijanti Rukmana]]></category>
		<category><![CDATA[transmigran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=60287</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA—Siti Hardijanti Rukmana, putri Presiden Soeharto yang lebih populer dengan panggilan Mbak Tutut, mengajak keluarga besar transmigran untuk mengembangkan peran dan potensi masing-masing guna memajukan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Tutut menyatakan hal tersebut saat membuka Musyawarah Nasional IV Persatuan Anak Transmigran RI (PATRI) yang berlangsung di Hotel Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mbak-tutut-saya-akan-dampingi-transmigran-memajukan-bangsa-ini/">Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA—Siti Hardijanti Rukmana, putri Presiden Soeharto yang lebih populer dengan panggilan Mbak Tutut, mengajak keluarga besar transmigran untuk mengembangkan peran dan potensi masing-masing guna memajukan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Tutut menyatakan hal tersebut saat membuka Musyawarah Nasional IV Persatuan Anak Transmigran RI (PATRI) yang berlangsung di Hotel Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 12-14 Maret 2019.</p>
<p>Menurut <em>Voice of America</em>, program transmigrasi yang terjadi selama era Presiden Soeharto telah mengubah wajah Indonesia. Sampai 1984, sekitar 2,5 juta penduduk menjadi transmigran dan terus bertambah sampai tahun terakhir Orde Baru. Data sensus 2010 menunjukan terdapat 15,5 juta transmigran di Sumatera. Sebanyak 4,5 juta lainnya tersebar di Kalimantan dan Papua. Dampak lanjutannya, transmigran berhasil mengembangkan 3,500 desa dengan berbagai infrastruktur, dan 30 desa itu mengalami perkembangan pesat menjadi kabupaten/kota.</p>
<p>&#8220;Transmigrasi itu meningkatkan harapan, karena membuat para transmigran memiliki tanah yang cukup untuk diolah guna menghidupi keluarga dan mencapai kesejahteraan,&#8221; kata Mbak Tutut.</p>
<p>Selain itu, menurutnya, program transmigrasi tak hanya memperluas kemajuan, melainkan juga merekat persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p>Program transmigrasi yang digagas Presiden Soeharto tidak hanya meningkatkan taraf hidup, tapi juga menggencarkan pembangunan luar Pulau Jawa, menyeimbangkan sebaran penduduk, pemerataan pembangunan, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, dan memperkuat ketahanan nasional terutama transmigran perbatasan.</p>
<p>Selama itu, Presiden Soeharto senantiasa memberikan perhatian serius terhadap kehidupan transmigran dengan membangun sarana pendidikan di desa-desa transmigran, dan akses bagi anak-anak transmigran untuk menempuh pendidikan tinggi. Ini terlihat dari banyaknya anak-anak transmigran gelombang pertama yang menyelesaikan pendidikan tinggi di kota besar, dan berkarir di berbagai bidang profesi.</p>
<p>Pada 2004 anak-anak transmigran membentuk PATRI sebagai wadah pemikiran, pandangan, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia, mitra pemerintah dalam pembangunan bidang ketransmigrasian.</p>
<p>&#8220;Kami anak anak transmigran benar-benar merasakan manfaat transmigrasi, meski pada awalnya tentu harus melalui proses berakit-rakit ke hulu, berenang ke tepian,&#8221; kata Ketua Umum PATRI Sugiarto Sumas.</p>
<p>Menurut Sugiarto, kini rata-rata keuarga anak-anak transmigran hidup berkecukupan.</p>
<p>&#8220;Ada yang berkarir di militer dan mencapai bintang dua, ada yang jadi guru besar dan bekerja di banyak sektor,&#8221; kata dia.</p>
<p>Meneruskan kerja besar sang ayah, Mbak Tutut terus membina PATRI dan memberikan pemikiran tentang apa yang harus dilakukan desa-desa transmigran menghadapi persoalan saat ini.</p>
<p>“Ada banyak tantangan bangsa, yakni kesenjangan kaya-miskin, kesenjangan antar-wilayah, masalah kedaulatan pangan, masalah pemenuhan energi ramah lingkungan dan masalah air layak konsumsi, yang para transmigran bisa bersama-sama berperan menghadapinya,” kata Mbak Tutut.</p>
<p>Salah satu yang paling memungkinkan adalah dengan bersama-sama membangun desa mandiri pangan dan energi, setidaknya di wilayah-wilayah transmigran.</p>
<p>Desa mandiri pangan dan energi akan mengurangi ketergantungan energi fosil secara nasional, memacu perkembangan daerah transmigran dan mengurangi kesenjangan Jawa dan luar Jawa. Desa transmigran yang mandiri membuat masyarakat memiliki kedaulatan pangan dan energi, dan mengurangi kesenjangan kaya-miskin.</p>
<p>“Jika ini terwujud, kemakmuran akan hadir di tanah-tanah transmigran,” kata Mbak Tutut.</p>
<p>“Saya akan mendampingi para transmigran memajukan bangsa ini.” pungkas Mbak Tutut optimistis. (zul/adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mbak-tutut-saya-akan-dampingi-transmigran-memajukan-bangsa-ini/">Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
