<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tahun Baru Islam Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/tahun-baru-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/tahun-baru-islam/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jul 2023 06:34:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Tahun Baru Islam Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/tahun-baru-islam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Tahun Baru Islam, Hijrah Pertama dan Cerita Duka Rasulullah</title>
		<link>https://bontangpost.id/sejarah-tahun-baru-islam-hijrah-pertama-dan-cerita-duka-rasulullah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2023 07:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=116936</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023. Bagaimana sejarah Tahun Baru Islam? Sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam SKB Tiga Menteri, disebutkan bahwa tanggal tersebut merupakan hari libur Nasional. Berbeda dengan perayaan tahun baru yang biasa dirayakan pada 1 Januari, yang sering kali dilaksanakan dengan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sejarah-tahun-baru-islam-hijrah-pertama-dan-cerita-duka-rasulullah/">Sejarah Tahun Baru Islam, Hijrah Pertama dan Cerita Duka Rasulullah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 19 Juli 2023. Bagaimana sejarah Tahun Baru Islam?<br />
Sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam SKB Tiga Menteri, disebutkan bahwa tanggal tersebut merupakan hari libur Nasional.</p>
<p>Berbeda dengan perayaan tahun baru yang biasa dirayakan pada 1 Januari, yang sering kali dilaksanakan dengan meriah di berbagai penjuru dunia, tahun baru Islam justru dilaksanakan dengan penuh syukur. Umat Islam juga disarankan untuk melaksanakan berbagai amalan baik untuk menyambut tahun baru dalam Islam.<strong><br />
</strong></p>
<p>Tapi, bagaimana sebenarnya sejarah tahun baru Islam? Apakah sama dengan sejarah tahun baru yang diperingati setiap 1 Januari?</p>
<p><strong>Sejarah Tahun Baru Islam</strong></p>
<p>Tahun baru Islam sangat kental dengan istilah Hijriah atau hijrah. Hal ini merujuk pada hijrah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW bersama para sahabatnya pada 622 Masehi. Nabi Muhammad melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah setelah berulang kali menerima ancaman dan aniaya dari kaum yang tidak bisa menerima ajaran Islam.</p>
<p>Menukil Aljazeera, peristiwa hijrah ini dianggap sebagai salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah perkembangan Islam. Bahkan telah dipilih sebagai titik awal penanggalan tahun 639 Masehi oleh Umar bin Khattab, khalifah kedua sekaligus salah satu sahabat yang paling setia.</p>
<p>Tentunya, berbeda dengan perayaan tahun baru yang biasa dilaksanakan pada 1 Januari, tahun baru Islam tidak memerlukan perayaan besar. Bahkan, sebagian besar negara mayoritas Muslim juga tidak melakukan perayaan besar-besaran, hanya menjadikan tanggal tersebut sebagai libur nasional.</p>
<p>Bukan hanya itu, bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Islam juga menjadi salah satu bulan yang memiliki cerita duka. Pada 10 hari pertama Muharram memiliki makna yang cukup dalam bagi umat Islam, karena cucu Nabi Muhammad, Husain Ibn Ali al-Hussein meninggal dalam pertempuran Karbala pada 680 Masehi.</p>
<p>Pada 10 Muharram juga selalu diperingati sebagai hari kematian al-Hussein yang ditandai dengan berpuasa secara sukarela dan mengunjungi makam al-Hussein bagi yang mampu. Kegiatan ini juga dikenal dengan kegiatan Asyura.</p>
<p>Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H. <strong>(cnn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sejarah-tahun-baru-islam-hijrah-pertama-dan-cerita-duka-rasulullah/">Sejarah Tahun Baru Islam, Hijrah Pertama dan Cerita Duka Rasulullah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Islam </title>
		<link>https://bontangpost.id/pawai-taaruf-sambut-tahun-baru-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Sep 2018 03:55:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=49117</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Ribuan masyarakat Bontang  Sabtu (15/9) kemarin tumpah ruah memenuhi jalan-jalan protokol Kota Taman guna mengikuti pawai taaruf dalam rangka menyemarakkan peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah. Setelah salat subuh, para peserta pawai tampak mulai memadati Masjid Agung Al-Hijrah sebagai lokasi start pawai. Usai barisan tersusun, peserta pawai pun dilepas langsung oleh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-taaruf-sambut-tahun-baru-islam/">Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Ribuan masyarakat Bontang  Sabtu (15/9) kemarin tumpah ruah memenuhi jalan-jalan protokol Kota Taman guna mengikuti pawai taaruf dalam rangka menyemarakkan peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah. Setelah salat subuh, para peserta pawai tampak mulai memadati Masjid Agung Al-Hijrah sebagai lokasi start pawai. Usai barisan tersusun, peserta pawai pun dilepas langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Setelah itu, peserta secara rapi dan tertib berjalan kaki menuju Kantor Wali Kota Lama, Jalan Awang Long yang juga sekaligus dijadikan sebagai lokasi panggung kehormatan.</p>
<p>Neni menuturkan, pawai taaruf digelar untuk merayakan peringatan hari besar Islam kepada masyarakat Bontang. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi antara Pemkot dengan masyarakat. Dirinya berharap, dengan momentum tahun baru Islam ini, bisa menjadi ajang syiar nilai-nilai keislaman sehingga masyarakat muslim lebih peduli terhadap tahun barunya.</p>
<p>“Selamat tahun baru Islam. Jangan lupa jaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita jaga kebersihan Bontang dari sampah,” pesannya kepada seluruh peserta pawai.</p>
<figure id="attachment_49118" aria-describedby="caption-attachment-49118" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/utama-1-web-2.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-49118" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/utama-1-web-2.jpg" alt="" width="600" height="400" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/utama-1-web-2.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/utama-1-web-2-200x133.jpg 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><figcaption id="caption-attachment-49118" class="wp-caption-text">SEMARAK: Para peserta pawai taaruf dari berbagai elemen ikut menyemarakkan peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah di Kota Taman, Sabtu (15/9) kemarin.(FOTO: FAHMI FAJRI/BONTANG POST)</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase pun turut mrngapresiasi kegiatan pawai taaruf ini. Menurutnya, umat Islam khususnya di Bontang harus bersuka cita dalam menyambut tahun baru islam ini.</p>
<p>“Lewat momentum tahun baru Islam ini kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Semoga di tahun baru ini dan di tahun-tahun yang akan datang, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.</p>
<p>Selain pawai, di panggung kehormatan para peserta pawai juga dihibur dengan penampilan nasyid. Acara pun semakin meriah dengan diundinya puluhan <em>door prize </em>menarik yang telah disiapkan panitia. Ribuan peserta pawai tersebut terdiri dari berbagai elemen seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, organisasi masyarakat (ormas), komunitas, Ikatan Remaja Masjid (IRMA), Ikatan Remaja Musala (IRLA), majelis taklim, hingga sekolah-sekolah yang ada di Bontang. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-taaruf-sambut-tahun-baru-islam/">Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam </title>
		<link>https://bontangpost.id/pawai-taaruf-meriahkan-tahun-baru-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2018 03:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=48796</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211;  Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah nampaknya akan semakin terasa di Bontang. Pasalnya Sabtu (15/9) mendatang, Pemkot Bontang akan menyelenggarakan pawai taaruf. Pawai ini akan diikuti ribuan peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, organisasi masyarakat (ormas), IRMA-IRLA, TKA-TPA, Majelis Taklim, dan sekolah-sekolah yang ada di Bontang. Kasubbag Sosial [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-taaruf-meriahkan-tahun-baru-islam/">Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211;  Semarak Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah nampaknya akan semakin terasa di Bontang. Pasalnya Sabtu (15/9) mendatang, Pemkot Bontang akan menyelenggarakan pawai taaruf. Pawai ini akan diikuti ribuan peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, organisasi masyarakat (ormas), IRMA-IRLA, TKA-TPA, Majelis Taklim, dan sekolah-sekolah yang ada di Bontang.</p>
<p>Kasubbag Sosial Pemkot Bontang Ilham Wahyudi mengatakan, pawai taaruf ini digelar Pemkot dalam rangka merayakan dan mensyiarkan perayaan hari besar Islam kepada masyarakat. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi antar pemkot dengan sesama masyarakat. Adapun teknisnya, peserta berkumpul pagi hari di halaman Masjid Al-Hijrah Tanjung Laut. Setelah itu, peserta berjalan kaki menuju Jalan Jenderal Sudirman Tanjung Laut – Jalan Ahmad Yani- Jalan DI Panjaitan, Jalan HM Parikesit– dan terakhir finis di Kantor Wali Kota Lama, Jalan Awang Long.</p>
<p>“Selain dihibur oleh nasyid, nanti juga akan ada  puluhan <em>door prize </em> menarik yang disiapkan. Dengan hadiah utama sementara ini sepeda, kulkas, dan mesin cuci,” ujarnya saat dikonfirmasi <em>Bontang Post</em>.</p>
<p>Ilham berharap, pawai ini bisa berjalan sukses dan semarak sehingga bisa mensyiarkan nilai-nilai Islam sehingga masyarakat muslim lebih peduli tentang tahun barunya. Sebagai informasi, malam hari sebelum pawai taaruf, Pemkot juga menyelenggarakan tablig akbar dan muhasabah di Masjid Agung Al-Hijrah. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-taaruf-meriahkan-tahun-baru-islam/">Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disiapkan Sepekan, Pawai Akbar Diikuti Ribuan Peserta </title>
		<link>https://bontangpost.id/disiapkan-sepekan-pawai-akbar-diikuti-ribuan-peserta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2018 03:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai Taaruf]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=48817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam memperingati 1  Muharram 1440 Hijriah. Dari mengadakan pengajian, lomba, bazar hingga pawai. Seperti yang dilakukan Masjid Ar-Rahman yang berada di Kecamatan Samarinda Sebrang, Samarinda, Selasa (11/9) kemarin. DEVI NILA SARI, Samarinda Rumah ibadah umat Islam yang terletak di Jalan Pattimura itu mengadakan pawai akbar untuk memperingati pergantian tahun baru [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/disiapkan-sepekan-pawai-akbar-diikuti-ribuan-peserta/">Disiapkan Sepekan, Pawai Akbar Diikuti Ribuan Peserta </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berbagai cara dilakukan umat Islam dalam memperingati 1  Muharram 1440 Hijriah. Dari mengadakan pengajian, lomba, bazar hingga pawai. Seperti yang dilakukan Masjid Ar-Rahman yang berada di Kecamatan Samarinda Sebrang, Samarinda, Selasa (11/9) kemarin.</p>
<p>DEVI NILA SARI, <em>Samarinda</em></p>
<p>Rumah ibadah umat Islam yang terletak di Jalan Pattimura itu mengadakan pawai akbar untuk memperingati pergantian tahun baru Islam. Kegiatan pawai untuk pertama kalinya itu mendapatkan sambutan meriah dari warga setempat.</p>
<p>Meski digelar dalam waktu yang cukup singkat, pawai itu nyatanya diikuti lebih dari seribu peserta. Mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga dari anak-anak komunitas seperti anak motor. Pawai ini juga menjadi ajang silaturahmi sesama umat muslim maupun dengan umat agama lainnya.</p>
<p>Wakil Ketua Panitia Pawai, Mariani mengaku, pawai ini baru pertama kali dilakukan dan waktu persiapannya terbilang cukup singkat, yakni sekira satu minggu. Meski begitu, ia bersyukur, ternyata kegiatan itu mendapatkan antusias warga yang cukup tinggi.</p>
<p>“Walaupun pawai ini baru diadakan untuk pertama kalinya, alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Peserta yang mengikuti pawai hampir seribu orang, kami sangat bersyukur. Karena kami kira tidak ada yang datang karena mepetnya persiapan,” ungkap dia kepada <em>Metro Samarinda</em>.</p>
<p>Namun, satu malam sebelum pawai dilaksanakan, imbuh dia, tiba-tiba banyak masyarakat yang mendaftar. Dari 37 kelompok yang mendaftar, hanya satu yang berhalangan hadir. Sehingga suasana pawai pun menjadi sangat ramai.</p>
<p>Mengenai masalah anggaran, Mariani berkata, semua itu berasal dari sumbangan masyarakat maupun sponsor. Biaya yang dikeluarkan adalah sekira Rp 9 juta rupiah. Berasal dari berbagai RT di Kelurahan Masjid dan Mangkupalas.</p>
<p>“Sponsornya ada beberapa. Tapi ada juga dari sumbangan masyarakat. Karena dananya juga mencukupi, kami memberikan konsumsi kepada peserta pawai. Harapan kami semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan dilaksanakan dengan lebih meriah,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Ar Rahman, Memet berkata, kegiatan ini sebenarnya diprakarsai seorang warga bernama Nawir yang merupakan Ketua RT 03. Beliau menelepon pihak pengurus masjid untuk menyampaikan rencana kegiatan memperingati 1 Muharram 1440 H tersebut.</p>
<p>“Kami sebagai pengurus masjid langsung menerima. Kalau memang mau membuat kegiatan kami siap mendukung. Sehingga kami langsung atur jadwal dan bentuk panitia tanggal 31 Agustus,” beber dia.</p>
<p>Dijalankan oleh 60 anggota panitia, dia mengakui, kegiatan 1 Muharram ini baru pertama kali dilakukan oleh Masjid Ar Rahman. Sebab, selama ini masjid itu hanya merupakan langgar. Masjid Ar Rahman baru terbentuk sekira dua tahun terakhir sehingga baru sekarang pihaknya menunjukkan keaktifan dalam tahun baru Islam ini.</p>
<p>“Untuk kegiatan keagamaan lainnya selalu dilakukan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Sedangkan untuk kegiatan 1 Muharram, memang baru tahun ini. Harapan kami melalui kegiatan ini, semoga ke depannya akan ada kegiatan-kegiatan yang berfungsi untuk mensyiarkan agama Islam kepada masyarakat. Dan semoga momentum ini dapat dijadikan hijrah untuk menegakkan keimanan dan kema’rufan,” ungkap Memet.</p>
<p>Ia pun mengaku, sangat mengapresiasi dan terkesan dengan antusias masyarakat sehingga peserta yang hadir dalam pawai sangat banyak. “Kami tidak menyangka masyarakat yang mendaftar sangat banyak, kami kira bahkan tidak ada yang datang,” ucapnya.</p>
<p>Rizky Idris, salah seorang anggota pawai sekaligus grup Habsyi Masjid Ar Rahman mengaku, sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini. Walaupun lelah, namun itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan semaraknya kegiatan yang dilaksanakan. “Semoga acara peringatan tahun baru Islam ke depannya lebih baik dan lebih ramai lagi,” ungkapnya. <strong>(*/dev)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/disiapkan-sepekan-pawai-akbar-diikuti-ribuan-peserta/">Disiapkan Sepekan, Pawai Akbar Diikuti Ribuan Peserta </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neni Ikut Pawai Obor Bersama Warga</title>
		<link>https://bontangpost.id/neni-ikut-pawai-obor-bersama-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2018 14:26:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrak Pemkot Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=48783</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Memasuki Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyempatkan diri bergabung bersama rombongan jemaah Musala Al-Baitsu, Senin (10/9) malam lalu untuk melakukan pawai obor. Sebelum pawai obor dilaksanakan, Musala Al-Baitsu juga melaksanakan salat magrib berjemaah dan membaca doa penutup akhir tahun hijriah. Dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-ikut-pawai-obor-bersama-warga/">Neni Ikut Pawai Obor Bersama Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Memasuki Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyempatkan diri bergabung bersama rombongan jemaah Musala Al-Baitsu, Senin (10/9) malam lalu untuk melakukan pawai obor.</p>
<p>Sebelum pawai obor dilaksanakan, Musala Al-Baitsu juga melaksanakan salat magrib berjemaah dan membaca doa penutup akhir tahun hijriah. Dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun hijriah, serta siraman rohani oleh ustaz Ahmad Fathoni dan melaksanakan salat isya berjamaah.</p>
<p>Pawai obor yang dikemas oleh jemaah Musala Al Baitsu, bersama ratusan warga Bontang cukup menyedot perhatian warga lainnya. Mengingat banyak rumah warga yang dilalui oleh rombongan pawai obor yang dipimpin Neni dan suaminya, Andi Sofyan Hasdam.</p>
<p>Seluruh peserta pawai mulai dari anak-anak, para ibu-ibu dan juga bapak-bapak, membawa obor sambil menyenandungkan selawat Nabi Muhammad SAW. Rombongan pawai ini pun dihadiri perwakilan dari Kodim 0908/Bontang dan pengawalan Banser Ansor NU Bontang.</p>
<figure id="attachment_48785" aria-describedby="caption-attachment-48785" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/UTAMA-2-web.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-image-48785" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/UTAMA-2-web.jpg" alt="" width="600" height="400" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/UTAMA-2-web.jpg 600w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/09/UTAMA-2-web-200x133.jpg 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></a><figcaption id="caption-attachment-48785" class="wp-caption-text">PERGANTIAN TAHUN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama warga melakukan pawai obor memperingati Tahun Baru 1440 Hijriah.(HUMAS PEMKOT BONTANG)</figcaption></figure>
<p>Neni menyatakan kagum dengan apa yang dilakukan jemaah Musala Al-Baitsu. Sehingga dirinya menyempatkan untuk hadir di tengah-tengah warga Bontang. Walaupun saat itu, Neni baru saja tiba dari Samarinda, memperjuangkan nasib Bontang dan pada saat bersamaan ada agenda yang sangat penting yakni pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan administrator dan jabatan pengawas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang.</p>
<p>Namun, Neni justru menyanggupi dan hadir di tengah-tengah warga sebelum menjalankan aktivitasnya.</p>
<p>Memasuki tahun baru Islam, 1 Muharrom, Neni mengajak seluruh warga Bontang untuk hijrah dari yang tidak baik menjadi lebih baik lagi. “Yang namanya hijrah tentunya kita harus berubah, dari tadinya tidak baik menjadi lebih baik, karena itu komitmen harus ada diri kita masing-masing, bagaimana kita berubah menjadi lebih baik lagi, yang tadinya salatnya tidak lima waktu menjadi lima waktu, dan yang tadinya tidak suka berinfak jadi berinfak,” kata Neni.</p>
<p>Pada kesempatan itu juga, Neni sangat berterima kasih kepada pimpinan musala Al Baitsu H Chusnul Dhihin, dan seluruh jemaahnya juga warga Bontang, yang senantiasa setiap malam menyambut 1 Muharam tahun Baru Islam, melakukan syiar agama Islam.</p>
<p>“Mari kita berkomitmen hijrah untuk melakukan perubahan dalam diri kita ke arah yang lebih baik, selamat tahun baru Islam 1440 Hijriah, Allahu Akbar,” kata Neni, yang langsung disambut takbir para jemaah. <strong>(mga)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-ikut-pawai-obor-bersama-warga/">Neni Ikut Pawai Obor Bersama Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam </title>
		<link>https://bontangpost.id/pawai-obor-sambut-tahun-baru-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Sep 2017 03:58:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pawai obor]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=21038</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, berbagai komponen masyarakat Kota Taman mulai dari organisasi masyarakat (Ormas), lembaga, organisasi kepemudaan (Okp), Ikatan Remaja Masjid (Irma), Kerohanian Islam (Rohis) sekolah, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya mengggelar pawai obor, Rabu (20/9) tadi malam. Menggunakan dresscode putih-putih, rombongan berjalan kaki sembari membawa obor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-obor-sambut-tahun-baru-islam/">Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah, berbagai komponen masyarakat Kota Taman mulai dari organisasi masyarakat (Ormas), lembaga, organisasi kepemudaan (Okp), Ikatan Remaja Masjid (Irma), Kerohanian Islam (Rohis) sekolah, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya mengggelar pawai obor, Rabu (20/9) tadi malam. Menggunakan <em>dresscode</em> putih-putih, rombongan berjalan kaki sembari membawa obor di tangan melewati beberapa jalan protokol di Bontang.</p>
<p>Dimulai dengan salat isya berjemaah di Masjid Agung Al-Hijrah sebagai tempat start, kemudian rombongan melewati Jalan Jendral Sudirman – Jalan Ahmad Yani, dan terakhir finis di Arena MTQ Jalan HM Parikesit. Selain rombongan yang berjalan kaki, tampak pula beberapa parade mobil-mobil dengan nuansa religi.</p>
<p>“Semoga dengan semarak muharram ini dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah dan menyelamatkan umat dari kezaliman, &#8221; ujar Asep, Ketua pelaksana pawai obor.</p>
<p>Dalam sambutannya, Asep juga berharap di peringatan tahun baru Islam ini, dapat dijadikan momentum bagi umat Islam untuk menjadi pribadi yang baik lagi.</p>
<p>&#8220;Saya optimistis, kejayaan umat Islam akan segera terwujud lewat tangah-tangan kita sebagai pemuda Islam, &#8221; ujar Asep dalam orasinya.</p>
<p>Kegiatan yang digawangi Aliansi Bontang Peduli (ABP) itu juga dirangkai dengan penampilan nasyid, orasi, serta hiburan religi lainnya. &#8220;Terima kasih kepada para panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,&#8221;  pungkasnya. (bbg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pawai-obor-sambut-tahun-baru-islam/">Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
