<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trotoar Jalan Ahmad Yani Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/trotoar-jalan-ahmad-yani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/trotoar-jalan-ahmad-yani/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Nov 2025 01:54:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Trotoar Jalan Ahmad Yani Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/trotoar-jalan-ahmad-yani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pedagang Kopi di Ahmad Yani Protes; Kursi-Meja Diangkut Satpol PP Bontang, Klaim Tak Berjualan di Trotoar</title>
		<link>https://bontangpost.id/pedagang-kopi-di-ahmad-yani-protes-kursi-meja-diangkut-satpol-pp-bontang-klaim-tak-berjualan-di-trotoar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 01:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jualan di trotoar]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar Jalan Ahmad Yani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=144376</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Penertiban yang dilakukan Satpol PP di sepanjang Jalan Ahmad Yani pada Jumat (14/11/2025) malam memicu protes dari seorang pedagang kopi. Ia keberatan karena kursi dan meja miliknya diangkut petugas, sementara ia mengaku tidak berjualan di atas trotoar. Dalam video yang diterima media ini, pedagang tersebut, menuntut agar barangnya dikembalikan oleh Satpol PP. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pedagang-kopi-di-ahmad-yani-protes-kursi-meja-diangkut-satpol-pp-bontang-klaim-tak-berjualan-di-trotoar/">Pedagang Kopi di Ahmad Yani Protes; Kursi-Meja Diangkut Satpol PP Bontang, Klaim Tak Berjualan di Trotoar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="418" data-end="671"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Penertiban yang dilakukan Satpol PP di sepanjang Jalan Ahmad Yani pada Jumat (14/11/2025) malam memicu protes dari seorang pedagang kopi. Ia keberatan karena kursi dan meja miliknya diangkut petugas, sementara ia mengaku tidak berjualan di atas trotoar.</p>
<p data-start="673" data-end="814">Dalam video yang diterima media ini, pedagang tersebut, menuntut agar barangnya dikembalikan oleh Satpol PP.</p>
<p data-start="816" data-end="925">“Itu hak saya, saya mau ambil kursi. Saya tidak berjualan di trotoar, saya di ruko yang saya sewa,” tegasnya.</p>
<p data-start="927" data-end="1099">Namun, dalam video yang sama, petugas Satpol PP menyebut pedagang itu telah tiga kali melakukan pelanggaran. “Ini bapak sudah melanggar tiga kali,” ujar salah satu petugas.</p>
<p data-start="1101" data-end="1389">Pemilik rekaman, Andre, yang menjalankan usaha Vespa Kopi, menjelaskan bahwa kursi dan meja miliknya diangkut sekitar pukul 20.00. Ia mendapat informasi dari pegawainya bahwa petugas datang dan langsung membawa barang tersebut. Andre membantah tudingan bahwa ia berjualan di trotoar.</p>
<p data-start="1391" data-end="1527">“Kursi itu cuma disimpan di depan ruko. Tidak saya taruh di atas trotoar. Saat itu kondisi sepi pelanggan,” ujarnya.</p>
<p data-start="1529" data-end="1659">Andre juga mempertanyakan alasan hanya dirinya yang ditertibkan, sementara deretan pedagang lain justru berjualan di atas trotoar.</p>
<p data-start="1661" data-end="1774">“Sepanjang jalan itu banyak yang berjualan di atas trotoar. Tapi kenapa cuma punya saya yang diangkut?” keluhnya.</p>
<p data-start="1776" data-end="1919">Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi Satpol PP Bontang untuk mendapatkan konfirmasi, namun belum mendapat respons.<strong> (*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pedagang-kopi-di-ahmad-yani-protes-kursi-meja-diangkut-satpol-pp-bontang-klaim-tak-berjualan-di-trotoar/">Pedagang Kopi di Ahmad Yani Protes; Kursi-Meja Diangkut Satpol PP Bontang, Klaim Tak Berjualan di Trotoar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Trotoar Jalan Ahmad Yani Diperpanjang</title>
		<link>https://bontangpost.id/pengerjaan-trotoar-jalan-ahmad-yani-diperpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 00:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar Jalan Ahmad Yani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=134705</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan proyek perbaikan trotoar di Jalan Ahmad Yani masuk perpanjangan waktu. Sejatinya proyek ini rampung pada 26 Desember 2024 silam. Tetapi kontraktor meminta penambahan waktu selama 14 hari. “Jadi nanti berakhirnya di 10 Januari 2025,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengerjaan-trotoar-jalan-ahmad-yani-diperpanjang/">Pengerjaan Trotoar Jalan Ahmad Yani Diperpanjang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong>Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan proyek perbaikan trotoar di Jalan Ahmad Yani masuk perpanjangan waktu. Sejatinya proyek ini rampung pada 26 Desember 2024 silam. Tetapi kontraktor meminta penambahan waktu selama 14 hari.</p>
<p data-reader-unique-id="3">“Jadi nanti berakhirnya di 10 Januari 2025,” kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin. Menurutnya saat proses kontrak rampung progres pengerjaan mencapai 69 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Sisa pengerjaan yakni pengecoran lantai trotoar di beberapa titik, pengecoran tangkapan air, dan pengaspalan satu ruas jalan. Mulai dari Kafe Malaya hingga seberang UD Tani.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Paling besar itu di pengaspalan. Angkanya di 25 persen,” ucapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Berdasarkan pengamatan awak Kaltim Post, kontraktor sudah mulai melakukan pengaspalan di satu lajur di sebelah median jalan. Satu lajur lainnya masih menunggu perapian.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Tangkapan air lama ini masih harus digali dulu. Kemudian pengecoran ulang, baru diaspal,” tutur dia.</p>
<p><center data-reader-unique-id="9"></center></p>
<p data-reader-unique-id="12">Kondisi perpanjangan waktu ini membuat kontraktor wajib membayar denda. Per harinya dikenakan Rp10 juta. Totalnya nantinya Rp140 juta akan masuk kas daerah. Anwar menyebut kendala keterlambatan ini dikarenakan suplai material yang tersendat. Bahkan kontraktor harus mendirikan mini batching plant di Gunung Telihan.</p>
<p data-reader-unique-id="16">“Mereka mandiri mendatangkan material dari Samarinda. Termasuk pengaspalannya,” terangnya. <br data-reader-unique-id="17" /><br />
Pengerjaan ini dikebut oleh kontraktor sejak pagi hingga malam. Sementara Project Manager CV Yans selaku pemenang tender proyek ini Suharno mengatakan kelangkaan beton terjadi di November hingga DeseArabi</p>
<p data-reader-unique-id="18">“Belum lagi sebelumnya kami terkendala dengan banyaknya jaringan utilitas yang ada di bawah trotoar,” sebutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Faktor cuaca juga menjadi kendala. Mengingat beberapa hari belakangan Bontang kerap diguyur hujan. Kontraktor pun optimistis mampu merampungkan pengerjaan sampai durasi perpanjangan.</p>
<p data-reader-unique-id="19">“Mulai dari pengecoran trotoar, pengaspalan, pemasangan aksesoris, jalur disabilitas, dan tiang pembatas,” pungkasnya. <strong>(*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengerjaan-trotoar-jalan-ahmad-yani-diperpanjang/">Pengerjaan Trotoar Jalan Ahmad Yani Diperpanjang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Drainase Jalan Ahmad Yani Diminta Harus Tuntas</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-drainase-jalan-ahmad-yani-diminta-harus-tuntas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2024 05:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan trotoar]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar Jalan Ahmad Yani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=124536</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Jumlah anggaran untuk perbaikan parit Ahmad Yani tahun ini merosot dibandingkan 2023. Dari Rp17 menjadi Rp11,7 miliar. Uniknya anggaran ini sudah termasuk untuk pengadaan aksesoris trotoar. Mulai dari tiang bolar, bola beton, lampu trotoar, dan kursi. Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina pun mempertanyakan estimasi penganggaran ini. Menurutnya harus ada kajian yang bisa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-drainase-jalan-ahmad-yani-diminta-harus-tuntas/">Perbaikan Drainase Jalan Ahmad Yani Diminta Harus Tuntas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Jumlah anggaran untuk perbaikan parit Ahmad Yani tahun ini merosot dibandingkan 2023. Dari Rp17 menjadi Rp11,7 miliar. Uniknya anggaran ini sudah termasuk untuk pengadaan aksesoris trotoar. Mulai dari tiang bolar, bola beton, lampu trotoar, dan kursi.</p>
<p>Ketua Komisi III DPRD Amir Tosina pun mempertanyakan estimasi penganggaran ini. Menurutnya harus ada kajian yang bisa dipertanggungjawabkan. Supaya jangan sampai nantinya di tengah pengerjaan tidak terdapat masalah.</p>
<p>“Intinya pekerjaan harus tuntas. Tidak boleh ada sisa yang bakal dikerjakan di tahun berikutnya,” kata Amir.</p>
<p>Khususnya dari samping Kantor Kaltim Post hingga depan Perum Halal Square. Politisi Partai Gerindra ini menyebut poin utama dari perbaikan parit ini ialah mengatasi banjir yang merendam sebagian ruas jalan Ahmad Yani. Utamanya pasca pasokan air dari wilayah hulu sangat tinggi.</p>
<p>“Jangan sampai ketika anggarannya susut. Volume pekerjaannya juga ikut. Terus masalah banjir di ruas jalan itu masih tetap,” ucapnya.</p>
<p>Apalagi ia menyebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) masih ragu. Dengan hasil perhitungan konsultan terkait wacana ukuran parit yang akan diperkecil. Sementara Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta nanti konsultan dan Dinas PUPRK untuk turun langsung melakukan pengukuran. Sebelum tahapan lelang dilakukan.</p>
<p>“Jangan sampai pekerjaan tidak maksimal. Konteksnya harusnya alokasi dana menyesuaikan hasil perencanaan. Bukan sebaliknya,” tutur dia.</p>
<p>Diperlukan kalkulasi yang matang supaya masalah banjir ini tidak kembali menyasar area sekitar ruas jalan Ahmad Yani. Tetapi jika dirasa memang nanti kekurangan alokasi anggaran pasca pengukuran, maka eksekutif bisa melakukan pergeseran anggaran.</p>
<p>“Bisa menempuh pergeseran anggaran. Apalagi ini fokusnya untuk penanganan banjir,” terang Politisi Golkar ini.</p>
<p>Diketahui, Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin menyatakan besaran ini cukup mengacu hasil perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya. Namun demikian lebar parit seluruh titik dipastikan tidak sama. Menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Berbeda dengan pengerjaan sebelumnya. Ia mencontohkan untuk lebar parit di depan Bank BNI dan Klinik Pegawai lebih besar. Sementara untuk titik di Seberang Bank Dhanarta itu lebarnya mengecil. Lebar trotoar nantinya 1,4 hingga 2,4 meter.</p>
<p>“Titik sebelahnya sudah terakomodir luapan air di sebelah. Berdasarkan kajian konsultan mengacu kiriman air tertinggi sudah masuk dengan lebar parit seberangnya yakni 2 meter,” ucapnya.</p>
<p>Ia pun mengakui jika lebar trotoar nantinya sama itu secara estetika kota lebih bagus. Tetapi Dinas PUPRK memakai kacamata efektivitas anggaran. Selisihnya pun 5 sampai 7 miliar rupiah. Nantinya konsultan harus bisa memaparkan dengan desain lebih kecil apakah bisa menyelesaikan permasalahan genangan air akibat luapan DAS Bontang.</p>
<p>“Kalau tidak bisa meyakinkan kami minta seperti sebelah. Kalau dengan anggaran seperti seberangnya tidak masuk. Artinya hanya bisa sampai Seberang UD Tani,” tutur dia.</p>
<p>Diketahui jarak dari samping Kantor Kaltim Post hingga Perum Halal Square mencapai 700 meter. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-drainase-jalan-ahmad-yani-diminta-harus-tuntas/">Perbaikan Drainase Jalan Ahmad Yani Diminta Harus Tuntas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Trotoar Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan Tahun Ini, Dikucur Rp11,7 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-trotoar-jalan-ahmad-yani-dilanjutkan-tahun-ini-dikucur-rp117-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 03:09:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar Jalan Ahmad Yani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=124349</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Rehabilitasi trotoar Jalan Ahmad Yani akan dilanjutkan tahun ini. Hal itu merupakan kelanjutan dari proyek pengentasan banjir melalui perbaikan saluran drainase di wilayah tersebut. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan, skema pengerjaan berupa perbaikan parit yang dilanjutkan dengan pengerjaan trotoar. Adapun area yang disasar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-trotoar-jalan-ahmad-yani-dilanjutkan-tahun-ini-dikucur-rp117-miliar/">Perbaikan Trotoar Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan Tahun Ini, Dikucur Rp11,7 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Rehabilitasi trotoar Jalan Ahmad Yani akan dilanjutkan tahun ini. Hal itu merupakan kelanjutan dari proyek pengentasan banjir melalui perbaikan saluran drainase di wilayah tersebut.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin mengatakan, skema pengerjaan berupa perbaikan parit yang dilanjutkan dengan pengerjaan trotoar.</p>
<p>Adapun area yang disasar mulai dari depan Malaya hingga Perumahan Halal Square. “Panjangnya kurang lebih 720 meter,” katanya.</p>
<p>Sementara lebar trotoar bervariasi, sekitar dua meter atau lebih. Menyesuaikan area-area tertentu. Seperti di depan Surya Mart dan Deller yang akan dibuat lebih lebar.</p>
<p>Lebih lanjut untuk lebar parit yang akan dikerjakan sekitar 1,2 meter. Kedalaman parit akan menyesuaikan dengan elevasinya.</p>
<p>“Kami tidak dapat menentukan, karena tergantung pada kondisi lapangan,” sambungnya.</p>
<p>Dilansir dari sistem informasi layanan unit pengadaan (SIRUP), pagu anggarannya sekitar Rp11,7 miliar. Proses lelang dijadwalkan pada Maret ini. Kemudian kontrak pengerjaan dilakukan mulai April dan berakhir pada Desember.<strong> (*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-trotoar-jalan-ahmad-yani-dilanjutkan-tahun-ini-dikucur-rp117-miliar/">Perbaikan Trotoar Jalan Ahmad Yani Dilanjutkan Tahun Ini, Dikucur Rp11,7 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Drainase dan Trotoar Ahmad Yani Ditata Ulang, Siapkan Dua Pintu Air</title>
		<link>https://bontangpost.id/drainase-dan-trotoar-ahmad-yani-ditata-ulang-siapkan-dua-pintu-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 05:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar Jalan Ahmad Yani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=110816</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Ketika Sungai Bontang meluap maka salah satu ruas jalan yang akan tergenang ialah Ahmad Yani. Oleh sebab itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) melakukan pembongkaran saluran drainase dan trotoar di ruas tersebut. Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengklaim jika proyek rampung maka permasalahan genangan air teratasi. Pasalnya konstruksi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/drainase-dan-trotoar-ahmad-yani-ditata-ulang-siapkan-dua-pintu-air/">Drainase dan Trotoar Ahmad Yani Ditata Ulang, Siapkan Dua Pintu Air</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Ketika Sungai Bontang meluap maka salah satu ruas jalan yang akan tergenang ialah Ahmad Yani. Oleh sebab itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) melakukan pembongkaran saluran drainase dan trotoar di ruas tersebut.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin mengklaim jika proyek rampung maka permasalahan genangan air teratasi. Pasalnya konstruksi baru nantinya memperlebar dan meninggikan saluran parit. &#8220;Berdasarkan kajian yang ada maka air luapan bisa ditampung lebih banyak di parit nantinya,&#8221; kata Anwar.</p>
<p>Saat ini lebar parit sekira 80 sentimeter dengan ketinggan tidak sampai satu meter. Ke depan infrastruktur ini akan berubah menjadi lebar dua meter dan ketinggian 1,5 meter. Dengan konsep itu maka volue air yang dapat ditampung mencapai 2.000 kubik. Hitungan ini masih untuk pengerjaan satu sisi trotoar. Seperti yang akan dilakukan pengerjaannya oleh Dinas PUPRK pada tahun ini.</p>
<p>&#8220;Setelah dihitung untuk mampu menampung genangan air sepanjang Jalan Ahmad Yani itu penuhnya 750 kubik,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diketahui berdasarkan kapasitas Sungai Bontang itu mampu menampung 800 ribu kubik air. Padahal air kiriman dari hulu itu mencapai ribuann kubik. Oleh sebab itu perlu wadah untuk menampung. Apalagi jika kondisi air laut mengalami pasang. Salah satunya dengan memperlebar parit.</p>
<p>Nantinya parit di wilayah tersebut juga akan dipasang dua pintu air. Lokasinya di Sungai Bontang dan dekat UD Tani. Namun pengadaan pintu air ini belum termasuk dalam pengerjaan yang membutuhkan anggaran sebesar Rp 18,9 miliar.</p>
<p>&#8220;Untuk pintu air kami akan koordinasi dengan konsultan. Jika ketika dimasukkan di anggaran tahun ini dan tidak mengganggu volume pengerjaan trotoar tidak masalah,&#8221; tutur dia.</p>
<p>Akan tetapi jika berdampak signifikan maka pengajuan akan dilakukan Dinas PUPRK pada APBD Perubahan mendatang. Selain pintu air, rumah pompa juga akan dipasang di seberang Kantor Kaltim Post. Mengenai kapasitas kebutuhan pompa, ia belum bisa jelaskan. Termasuk anggaran yang diperlukan untuk pengadaan keduanya.</p>
<p>&#8220;Karena sayang jika pengerjaan trotoar tidak selesai,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Terkait dengan fasilitas ini sudah dilakukan perbaikan pada 2019 lalu, ia sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Hasilnya perlu dihapus asetnya tetapi tidak ada yang perlu dilelang. Mengingat kondisi keramik sudah hancur.</p>
<p>Ditargetkan pengerjaan proyek ini selesai 10 bulan pasca pemenang tender tanda tangan kontrak. Diketahui, sarana publik tersebut banyak mengalami kerusakan lantaran digunakan sebagai lahan parkir kendaraan. Terlihat beberapa keramik guiding block di beberapa titik mengalami retak bahkan tidak sedikit yang hancur. <strong>(ak) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/drainase-dan-trotoar-ahmad-yani-ditata-ulang-siapkan-dua-pintu-air/">Drainase dan Trotoar Ahmad Yani Ditata Ulang, Siapkan Dua Pintu Air</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
