<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>uji kompetensi jurnalis Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/uji-kompetensi-jurnalis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/uji-kompetensi-jurnalis/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Apr 2021 01:52:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>uji kompetensi jurnalis Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/uji-kompetensi-jurnalis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seluruh Jurnalis bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</title>
		<link>https://bontangpost.id/seluruh-jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fitri Wahyuningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 01:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis bontangpost berkompeten]]></category>
		<category><![CDATA[uji kompetensi jurnalis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=85300</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id- Seluruh jurnalis bontangpost.id (grup Kaltim Post) dinyatakan berkompeten. Setelah mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ), 3-4 April di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar). UKJ tersebut menggandeng Solopos Institute dan didukung penuh PT Pupuk Kaltim. Dari 16 peserta, jurnalis bontangpost.id Fitri Wahyuningsih menjadi satu dari tiga peserta terbaik. Dua lainnya adalah Revo Adi Merta [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/seluruh-jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/">Seluruh Jurnalis bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id-</strong> Seluruh jurnalis bontangpost.id (grup Kaltim Post) dinyatakan berkompeten. Setelah mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ), 3-4 April di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar).</p>
<p>UKJ tersebut menggandeng Solopos Institute dan didukung penuh PT Pupuk Kaltim. Dari 16 peserta, jurnalis bontangpost.id Fitri Wahyuningsih menjadi satu dari tiga peserta terbaik. Dua lainnya adalah Revo Adi Merta dan Sari.</p>
<p>&#8220;UKJ ini ada tiga jurnalis bontangpost.id yang ikut. Semuanya lulus. Mereka menyusul awak redaksi lainnya yang sudah dinyatakan berkompeten,&#8221; kata Pemred bontangpost.id Edwin Agustyan.</p>
<p>Selain Fitri, media online terbesar di Bontang itu mengikutsertakan Rera Annorista dan Nasrullah.</p>
<p>Selama dua hari ini, total ada 12 mata uji. Mereka dibagi dalam 3 kelompok. Di hari pertama, peserta dihadapkan pada 6 pokok mata uji. Yakni menjelaskan sejarah pers nasinal dan global; membedah dua hukum pers, yakni UU Nomor 40 Tahun 1999, UU Nomor 32 Tahun 2002, dan fungsi pers dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.</p>
<p>Masih di hari yang sama, peserta juga ditantang untuk menjelaskan soal prinsip jurnalistik; pun membedah unsur, nilai, dan jenis berita. Bahasa jurnalistik, pemilihan narasumber, hingga rapat redaksi, tak luput dari materi uji. Secara umum, hari perdana fokus pada hal-ihwal jurnalistik secara teori.</p>
<p>Memasuki hari kedua, Minggu (4/4/2021) barulah dimulai praktik. Kendati ini sudah jadi santapan hari-hari peserta, namun tekanan dan atmostif UKJ dinilai berbeda. Ada tuntutan untuk menunjukkan diri sebagai jurnalis berkompeten, ada tim penguji yang menilai, ada tenggat waktu yang lebih singkat ditetapkan.</p>
<p>&#8220;Kita tiap hari kerja begini. Tapi kalau di hadapan tim juri (UKJ) pressure-nya beda betul,&#8221; kata Sari (29) peserta untuk jurnalis TV.</p>
<p>Ada pun untuk materi uji hari kedua, dimulai dengan reportase. Dibuat simulasi konferensi pers. Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin didaulat sebagai narasumber.</p>
<p>Sesi ini berlangsung 35 menit. Setelahnya beralih pada penulisan berita. Waktu diberikan hanya 30 menit. Tulisan dibaca tim penguji. Lantas peserta diminta menyunting berita itu kembali. Mengecek berita. Apakah tidak boros kata, efisien, 5W+1H sudah terpenuhi, dan penggunaan tanda baca benar.</p>
<p>Selanjutnya ialah pemanfaatan teknologi informasi. Ini penting sebab kiwari, jurnalis mesti pandai-pandai memanfaatkan perangkat yang ada. Gawai, laptop, kamera, pun aplikasi lain yang mendukung kinerja dalam tugas peliputan.</p>
<p>Setelahnya rapat evaluasi. Ini untuk menilai plus minus selama reportase dan penulisan berita. Ini termasuk penilaian soal kecepatan dalam menulis.</p>
<p>Terakhir, menulis essai soal kode etik. Peserta diberi studi kasus, ada 3, lantas diminta pendapatnya soal itu. Dan menghubungkannya dengan kode etik jurnalistik (KEJ).</p>
<p>&#8220;Secara keseluruhan, peserta sudah memiliki pengalaman. Hanya diasah sedikit saja,&#8221; kata Suwarmin, salah satu penguji.</p>
<p>Plh Wali Kota Bontang, Aji Erlynawati mengatakan, di era disrupsi saat ini, penyebaran informasi terjadi dengan sangat cepat. Informasi yang meluber di publik tidak saja datang dari warga pun hasil produksi para jurnalis.</p>
<p>Namun untuk menghasilkan produk jurnalistik berkualitas tentu datang dari jurnalis yang berkompeten, yang tahu rambu-rambu. Sebabnya, Pemkot Bontang sangat mendukung komitmen FJB dalam mendorong seluruh anggotanya untuk jadi jurnalis yang kompeten dan profesional. Bukan saja untuk memberikan informasi, tapi juga menjadi mitra pemerintah. Menjadi perantara masyarakat kepada pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saya kira program FJB ini bagus sekali. Secara pribadi saya sangat mendukung. Kami anggap teman-teman jurnalis ini mitra. Ketika menghubungi saya, sebisa mungkin pasti saya angkat,&#8221; beber perempuan yang juga menjabat Sekkot Bontang ini dalam seremoni penutupan UKJ FJB, Minggu (4/4/2021).</p>
<p>Sementara, Asistant VP Humas Pupuk Kaltim Andi Navrah Kharisma menegaskan, perusahaan selalu berkomitmen dalam mendukung upaya FJB dalam meningkatkan kompetensi anggotanya. Seperti dihelatnya UKJ hanya satu hal. Masih ada dukungan lain yang perusahaan berikan demi kemajuan dunia pers di Bontang.</p>
<p>Andi Navrah menyebut, perusahaan merasa berkepentingan mendukung jurnalis Bontang berkompeten. Sebagai ujung tombak pemberitaan, jurnalis berperan besar dalam membentuk opini publik. Setiap pemberitaan mereka menentukan sikap masyarakat terhadap suatu isu. Sebabnya, dia berharap, dengan peningkatan mutu jurnalis Bontang melalui UKJ ini, mereka juga dapat menyuguhkan informasi yang berkualitas kepada masyarakat. Agar publik tercerahkan, terinformasi dengan baik, dan turut membentuk masyarakat yang berkualitas.</p>
<p>&#8220;Jurnalis yang berkualitas bukan cuma menguntungkan perusahaan, tapi juga publik secara luas. Makanya kami selalu berkomitmen untuk mendorong jurnalis di Bontang ini untuk selalu meningkatkan kompetensi,&#8221; tegasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/seluruh-jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/">Seluruh Jurnalis bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurnalis Bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</title>
		<link>https://bontangpost.id/jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 11:45:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[aji]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi jurnalis independen]]></category>
		<category><![CDATA[uji kompetensi jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[ukj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67727</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Wartawan Bontangpost.id dinyatakan berkompeten, usai lolos dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan bersama AJI Indonesia. Dalam kegiatan yang digelar selama dua hari (14–15/12/2019) di Hotel Bintang Sintuk, pewarta Bontangpost.id lolos dengan predikat wartawan muda (Zaenul Fanani Umar) dan madya (Edwin Agustyan). Tim Penguji sekaligus Badan Penguji AJI [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/">Jurnalis Bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Wartawan <em>Bontangpost.id</em> dinyatakan berkompeten, usai lolos dalam Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan bersama AJI Indonesia. Dalam kegiatan yang digelar selama dua hari (14–15/12/2019) di Hotel Bintang Sintuk, pewarta <em>Bontangpost.id</em> lolos dengan predikat wartawan muda (Zaenul Fanani Umar) dan madya (Edwin Agustyan).</p>
<p>Tim Penguji sekaligus Badan Penguji AJI Indonesia, Budi Santoso mengatakan, kegiatan ini bukan merupakan kegiatan formalitas belaka. Melainkan ketika menyandang predikat berkompeten ini, para anggota AJI lebih profesional dalam menjalankan tugasnya menyampaikan berita ke publik.</p>
<p>“UKJ bertujuan meningkatkan profesionalitas jurnalis dan pengetahuan tentang ilmu, prinsip, dan kode etik jurnalistik,&#8221; ungkapnya saat memberikan sambutan penutupan UKJ ke-60 didampingi penguji lainnya, yakni Abdi Purnomo dan Bayu Wardana.</p>
<p>Dalam ujian ini, para pewarta diuji pengetahuannya dari pengetahuan umum, ilmu dasar jurnalistik, prinsip jurnalistik, kode etik, hukum, dan praktik lapangan. Jawaban dibubuhkan melalui tulisan dan lisan, kemudian didiskusikan.</p>
<p>“Melalui UKJ, jurnalis diuji kemampuannya dalam kapasitas pengetahuan, keterampilan, taat hukum, mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan kode etik serta kode perilaku anggota AJI,&#8221; ujar wartawan senior ANTARA ini.</p>
<p>Ketua AJI Balikpapan, Devi Alamsyah mengucapkan terima kasih kepada para penguji yang sudah berkenan datang memberikan ilmu dan menguji anggota AJI Balikpapan, dan juga kepada para panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini.</p>
<p>“Selamat kepada peserta yang telah lolos,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, dalam UKJ ke-60 ini diikuti sebanyak 18 orang wartawan yang tergabung dalam AJI. Terdiri dari 8 orang asal Balikpapan, 6 orang asal Bontang dan 5 orang asal Banjarmasin. (zaenul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jurnalis-bontangpost-id-dinyatakan-berkompeten/">Jurnalis Bontangpost.id Dinyatakan Berkompeten</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
