<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wakil ketua dprd bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/wakil-ketua-dprd-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/wakil-ketua-dprd-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jan 2021 00:12:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>wakil ketua dprd bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/wakil-ketua-dprd-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Bontang Diminta Siapkan Skema Jangka Panjang Tangani Covid-19</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemkot-bontang-diminta-siapkan-skema-jangka-panjang-tangani-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 00:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Haris]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[wakil ketua dprd bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=81698</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Lonjakan pasien Covid-19 di Kota Taman membuat sejumlah ruang isolasi tiga rumah sakit rujukan mengalami overload. Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta kepada Pemkot Bontang untuk menyiapkan opsi. Mulai dari jangka pendek hingga panjang. “Pemkot harus berkosentrasi serius untuk penanganan Covid-19,” kata Agus Haris. Menurutnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-bontang-diminta-siapkan-skema-jangka-panjang-tangani-covid-19/">Pemkot Bontang Diminta Siapkan Skema Jangka Panjang Tangani Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Lonjakan pasien Covid-19 di Kota Taman membuat sejumlah ruang isolasi tiga rumah sakit rujukan mengalami overload. Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Agus Haris meminta kepada Pemkot Bontang untuk menyiapkan opsi. Mulai dari jangka pendek hingga panjang.</p>
<p>“Pemkot harus berkosentrasi serius untuk penanganan Covid-19,” kata Agus Haris.</p>
<p>Menurutnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya ialah menambah kapasitas ruangan isolasi. Diketahui, RSUD Taman Husada telah membuka ruang Cempaka untuk merawat pasien terkonfirmasi positif virus korona. 10 tempat tidur telah disediakan oleh manajemen rumah sakit pelat merah tersebut.</p>
<p>“Jumlah ini masih terbilang sedikit. Artinya ini skema jangka sangat pendek yang bisa dilakukan,” ucapnya.</p>
<p>Selain itu, politisi partai Gerindra ini menyebut Pemkot bisa menyiapkan rumah sakit satelit. Dengan menunjuk salah satu tempat khusus untuk menampung pasien Covid-19. Akan tetapi ini harus dibarengi dengan pemenuhan alat kesehatan.</p>
<p>“Bisa saja menunjuk seperti wacana Hotel Grand Mutiara sebelumnya,” tutur dia.</p>
<p>Tak hanya itu, Pemkot juga bisa memfasilitasi dua rumah sakit swasta lainnya. Meliputi RS Amalia dan RSIB. Adapun pembiayaannya nanti ditanggung oleh pemerintah. Secara regulasi, hal ini tidak bertentangan. Sebab pemerintah pusat pun telah mengeluarkan Perpu untuk memposkan APBD untuk penanganan Covid-19.</p>
<p>“Itu bisa dilakukan kalau RS milik pemerintah sudah penuh. Sementara ada yang tidak tertampung. Ini untuk keselamatan masyarakat. Menyangkut nyawa soalnya,” terangnya.</p>
<p>Kini, tinggal kepiawaian Pemkot untuk menentukan skema apa yang dipakai. Sementara jangka panjangnya ialah segera memenuhi alat kesehatan di RS Taman Sehat. Bangunan rumah sakit tipe D telah selesai dikerjakan oleh kontraktor pemenang tender. Hanya, alat kesehatan masih dianggarkan pada APBD 2021.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, 15 ranjang di ruang isolasi RSUD Taman Husada seluruhnya telah ditempati pasien. Pun demikian dengan kapasitas 50 tempat tidur di RS Pupuk Kaltim. Sementara untuk RS LNG Badak, dari delapan ruangan yang tersedia telah diisi tujuh pasien. Pasalnya satu ruangan di fasilitas kesehatan itu kondisinya masih dalam perbaikan. <strong>(*/ak) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-bontang-diminta-siapkan-skema-jangka-panjang-tangani-covid-19/">Pemkot Bontang Diminta Siapkan Skema Jangka Panjang Tangani Covid-19</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Rawan Kecelakaan, Legislator Minta Warga Waspada di Simpang RSUD Bontang</title>
		<link>https://bontangpost.id/masih-rawan-kecelakaan-legislator-minta-warga-waspada-di-simpang-rsud-bontang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 06:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Haris]]></category>
		<category><![CDATA[andi faizal sofyan hasdam]]></category>
		<category><![CDATA[dprd bontang]]></category>
		<category><![CDATA[ketua dprd bontang]]></category>
		<category><![CDATA[wakil ketua dprd bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=77478</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pimpinan DPRD Bontang meninjau keamanan arus lalu lintas di Simpang tiga RSUD Taman Husada Bontang, Selasa (30/6/2020). Peninjauan ini, lantaran simpang tersebut dirasa masih rawan kecelakaan. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kamilan. Ketua DPRD Bontang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masih-rawan-kecelakaan-legislator-minta-warga-waspada-di-simpang-rsud-bontang/">Masih Rawan Kecelakaan, Legislator Minta Warga Waspada di Simpang RSUD Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Pimpinan DPRD Bontang meninjau keamanan arus lalu lintas di Simpang tiga RSUD Taman Husada Bontang, Selasa (30/6/2020). Peninjauan ini, lantaran simpang tersebut dirasa masih rawan kecelakaan. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kamilan.</p>
<p>Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menerangkan, warga masih cemas terhadap rekayasa lalu lintas di Jalan S Parman saat ini. Mengingat dari pengamatannya, rawan terjadi kecelakaan lantaran kendaraan masih melaju kencang dari atas atau dari arah luar Bontang, serta tidak ada pemisahan jalur dan tidak ada kejelasan pintu masuk dan keluar rumah sakit. Pasalnya, masih saja ada yang masuk dari pintu keluar.</p>
<p>“Makanya kami memanggil Dishub Bontang,&#8221; ungkapnya saat ditemui disela-sela peninjauan.</p>
<p>Namun pihaknya mendapatkan kabar gembira, ternyata Dishub Bontang telah menyiapkan rekayasa jalan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>“Alhamdulillah Dishub sudah punya format atau desain untuk menekan kecelakaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun sebelum rekayasa jalan yang disiapkan oleh Dishub diterapkan, dia meminta agar ada pemisahan jalur antara roda dua dan roda empat serta pemasangan rambu hati-hati.</p>
<p>“Sambil menunggu anggaran di perubahan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati lagi ketika melintas di kawasan tersebut. Karena sudah terlalu banyak makan korban.</p>
<p>“Ini kan turunan, makanya kami peringati warga jangan terlalu ngebut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kadishub Bontang Kamilan menerangkan, pihaknya telah mempersiapkan skema jalan yang baru, sesuai dengan keputusan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, disepakati simpang akan dibuka, kemudian lampu <em>traffic light</em> kembali difungsikan.</p>
<p>Namun rekayasa jalan akan berbeda, kendaraan dari luar daerah yang menuju daerah perkotaan Bontang langsung lurus tidak perlu mengikuti lampu lalu lintas atau melaju terus. Sedangkan kendaraan yang dari luar daerah ingin menuju ke kawasan Bontang Lestari (Bonles) atau belok kanan, harus mengikuti lampu lalu lintas.</p>
<p>“Nanti dipasangkan pemisah jalur, jadi yang mau arah ke Bonles ambil jalur kanan, sedangkan yang mau ke kota Bontang ambil kiri melaju terus,&#8221; ungkapnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/masih-rawan-kecelakaan-legislator-minta-warga-waspada-di-simpang-rsud-bontang/">Masih Rawan Kecelakaan, Legislator Minta Warga Waspada di Simpang RSUD Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
