<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisatawan mancanegara Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/wisatawan-mancanegara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/wisatawan-mancanegara/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2019 03:45:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>wisatawan mancanegara Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/wisatawan-mancanegara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Target Tarik 51 Ribu Wisman, Berharap Hadirnya Rute Balikpapan-Tiongkok</title>
		<link>https://bontangpost.id/target-tarik-51-ribu-wisman-berharap-hadirnya-rute-balikpapan-tiongkok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2019 08:30:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan mancanegara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=60590</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan menargetkan kunjungan wisatawan tahun ini bisa mencapai 51 ribu untuk wisatawan mancanegara (wisman) dan 2,9 juta wisatawan Nusantara (wisnus). Target tersebut lebih banyak dari realisasi kunjungan di 2018. Di mana jumlah wisman yang berkunjung hanya 47 ribu. Sementara untuk wisnus 2,8 juta. Adapun nilai ekonomi atau nominal pencapaian dari pariwisata di 2018 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/target-tarik-51-ribu-wisman-berharap-hadirnya-rute-balikpapan-tiongkok/">Target Tarik 51 Ribu Wisman, Berharap Hadirnya Rute Balikpapan-Tiongkok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan menargetkan kunjungan wisatawan tahun ini bisa mencapai 51 ribu untuk wisatawan mancanegara (wisman) dan 2,9 juta wisatawan Nusantara (wisnus). Target tersebut lebih banyak dari realisasi kunjungan di 2018. Di mana jumlah wisman yang berkunjung hanya 47 ribu. Sementara untuk wisnus 2,8 juta.</p>
<p>Adapun nilai ekonomi atau nominal pencapaian dari pariwisata di 2018 adalah Rp 143 miliar. Yaitu dari sektor restoran, retribusi, dan hotel. Sedangkan target tahun ini sebesar Rp 147 miliar. “Target ini tentu naik dari tahun sebelumnya. Dengan terus sosialisasi dan promosi, khususnya wisman targetnya tahun ini 51 ribu, dan wisnus 2,9 juta,” ungkap Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Oemy Facessly, Senin (25/3).</p>
<p>Kendati terjadi penurunan jumlah kunjungan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan di awal tahun sebesar 20 persen akibat beroperasinya Bandara APT Pranoto Samarinda, diyakini tidak memengaruhi capaian target.</p>
<p>“Kami yakin akan tetap tercapai, karena Balikpapan memiliki keunggulan sebagai kota MICE (meeting, incentive, convention and exhibition). Dan Balikpapan juga bisa menjadi wisata belanja dengan banyaknya mal dan pasar tradisional, kebun sayur, yang bisa menjadi pusat oleh-oleh,” beber Oemy.</p>
<p>Adapun destinasi unggulan pariwisata Balikpapan adalah Pantai Manggar, Kebun Raya Balikpapan, Hutan Lindung Sungai Wain, Mangrove Center dan wisata belanja. Untuk meningkatkan kunjungan wisman, Disporapar mendorong airline untuk membuka rute Balikpapan–Tiongkok. “Semoga dalam waktu dekat rute Balikpapan–Tiongkok segera terealisasi,” terangnya.</p>
<p>Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Salman Urip berharap, pemerintah daerah bisa serius mengembangkan pariwisata. Paling tidak, tarik beberapa event dulu ke Balikpapan. “Okupansi hotel, kontribusi dari pariwisata minim. Banyak urusan pekerjaan. Kalau dari pariwisata bisa digerakkan, bisa bernapas lega kita. Sekarang bisnis hotel yang penting bisa bertahan,” ujarnya. (aji/ndu/k15/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/target-tarik-51-ribu-wisman-berharap-hadirnya-rute-balikpapan-tiongkok/">Target Tarik 51 Ribu Wisman, Berharap Hadirnya Rute Balikpapan-Tiongkok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Wisman Terhambat Tiket Pesawat</title>
		<link>https://bontangpost.id/kunjungan-wisman-terhambat-tiket-pesawat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2019 11:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[tiket pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan mancanegara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=60100</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA- Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kaltim pada periode Januari 2019 mengalami penurunan 70 kunjungan dibandingkan bulan sebelumnya. Selain momen awal tahun bukan musim liburan para turis, mahalnya tiket pesawat juga berpengaruh. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, jumlah wisman yang berkunjung ke Kaltim pada Januari 2019 tercatat sebesar 146 kunjungan. Jumlah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kunjungan-wisman-terhambat-tiket-pesawat/">Kunjungan Wisman Terhambat Tiket Pesawat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA- Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kaltim pada periode Januari 2019 mengalami penurunan 70 kunjungan dibandingkan bulan sebelumnya. Selain momen awal tahun bukan musim liburan para turis, mahalnya tiket pesawat juga berpengaruh.</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, jumlah wisman yang berkunjung ke Kaltim pada Januari 2019 tercatat sebesar 146 kunjungan. Jumlah itu berkurang 70 kunjungan, dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 216 kunjungan.</p>
<p>Sementara itu, jumlah wisman pada Januari 2019 mengalami penurunan jumlah jika dibandingkan periode Januari 2018 yang mencapai 253 kunjungan. “Secara kumulatif, pada periode Januari 2018–Januari 2019 wisman yang berkunjung ke wilayah Bumi Etam telah mencapai 2.804 kunjungan,” ujarnya, Selasa (5/3).</p>
<p>Dia menjelaskan, menurut asal negara wisman yang berkunjung pada Januari 2019, terbanyak dilakukan wisatawan asal Singapura, Australia, dan India. Ketiga negara tersebut peranannya mencapai 51,37 persen terhadap total kunjungan pada Januari 2019.</p>
<p>“Terjadinya penurunan wisman harus menjadi catatan penting. Harus semakin banyak tempat wisata yang digenjot agar bisa mendongkrak jumlah wisman,” terangnya.</p>
<p>Terpisah Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kaltim HM Zulkifli mengatakan, penurunan wisman tentunya terjadi akibat belum membaiknya harga tiket pesawat. Masih mahalnya tiket saat ini tentunya berdampak pada kedatangan wisatawan. “Ini tidak hanya terjadi pada kunjungan wisman saja, tapi kunjungan wisatawan lokal juga menurun,” ungkapnya.</p>
<p>Dia menjelaskan, harusnya Kaltim bisa mendapat kunjungan jauh lebih banyak. Namun, mahalnya tiket pesawat, serta bagasi yang berbayar memang mulai berdampak pada kedatangan orang asing. Berlibur ke Kaltim memang tidak banyak dijadwalkan wisatawan mancanegara. “Namun, para turis Asia yang sudah menjadwalkan sebelumnya jadi terhambat karena biaya naik tidak sesuai bujet awal,” tuturnya.</p>
<p>Menurutnya, wisman biasanya sudah punya jadwal liburan setahun sebelumnya. Sehingga sudah merencanakan liburan jauh-jauh hari. Kalau harga tiketnya saja sudah naik, maka akan ada perubahan jadwal, atau malah menunda untuk berlibur.</p>
<p>“Pemerintah memang harus mencari solusi. Mungkin untuk okupansi dan sebagainya belum terlalu terdampak namun dalam jangka panjang pasti akan terdampak,” jelasnya.</p>
<p>Dia mengatakan, kalau tidak ada solusi maka tidak ada kepastian biaya transportasi. Ini yang sulit disusun para pelancong. Saat ini, sektor ini semakin sulit berkembang. Sehingga wajar secara data terjadi penurunan kunjungan.</p>
<p>“Sekarang orang yang berangkat keluar kota saja, benar-benar untuk urusan bisnis. Kalau hanya sekadar berjalan-jalan pasti menunda, karena tiket sedang mahal,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kunjungan-wisman-terhambat-tiket-pesawat/">Kunjungan Wisman Terhambat Tiket Pesawat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
