BONTANG – Tim Hoki Putra-Putri Bontang usia di bawah 21 tahun (U-21) terus lakukan persiapan guna mengikuti Turnamen Borneo Hockey di Samarinda, Sabtu (25/2) hingga Selasa (28/2) mendatang.
Tim andalan Kota Taman ini berlatih di Lapangan HOP I, Jumat (3/2) kemarin.
Asisten Pelatih Hoki Bontang U-21 Abdul Wahid menjelaskan, latihan yang diberikan dikhususkan untuk mempersiapkan tim putra-putri Bontang mengikuti turnamen di Samarinda. Adapun latihan yang diberikan khususnya tim putra kemarin, adalah latihan dribbling berpasangan dan teknik. Sejatinya ini diterapkan agar kemampuan pemain dalam mengusai bola semakin baik. Namun dalam mematangkan para pemain, ia juga bersama Pelatih Kepala Hoki Bontang akan menggelar rangkaian uji coba menghadapi tim Bontang dan dari luar Kota Taman, seperti dari Kutai Timur dan Samarinda.
“Sebenarnya hari ini (kemarin, Red.) tim putri harusnya turun latihan, namun karena ada kendala hanya tim putra saja yang latihan,” jelasnya.
Wahid memaparkan, sebenarnya latihan digelar pada pukul 15.00 Wita, namun karena muridnya ada yang pulang sekolah pukul 14.00 Wita dan 15.00 Wita. Ia pun menggelar latihan pada pukul 16.00 Wita. Ia menyebutkan ini lah sebenarya yang menjadi kendala pemainnnya saat ini, sehingga tidak dapat optimal dalam latihan. “Target memang ada, namun ini tidak dibebankan kepada para pemain,” ungkapnya.
Dia menambahkan, adapun kendala di luar dari pemain adalah kurangnya sarana dan prasarana. Pasalnya, timnya saat ini tidak memiliki lapangan sendiri untuk menggelar latihan. Mereka hanya menggunakan lapangan seperti HOP I dan lapangan milik STM Regomasi untuk berlatih, serta Stadion Bessai Berinta (Langlang) untuk menggelar jogging. Sedangkan dari alat, seperti stik ia mengaku saat ini masih kurang. Melihat hal tersebut ia pun akan mensiasati dengan me-rolling latihan tim putra dan putri. Misalnya tim putra Senin latihan menggunakan alat, Selasa tim putri latihan jogging dan seterusnya.
“Dari KONI Bontang sudah menanggapi positif terkait hal ini, namun karena terkendala anggaran akibat defisit, saat ini kami pun mengoptimalkan yang ada dulu,” tutupnya. (ver)






