bontangpost.id – Tak perlu waktu lama bagi kepolisian mengungkap kasus penemuan mayat perempuan di tepi jalan poros Tenggarong-Samarinda pada Sabtu (3/8/2024).
Hanya berselang sehari pasca kejadian, tim gabungan kepolisian dari Polda Kaltim, Polres Kukar, Polsek Tenggarong Seberang, dan Polresta Samarinda berhasil mengamankan pelaku.
AI ditangkap di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, sebelum kabur ke Sulawesi, Minggu (4/8/2024). Berikut fakta dan modus pembunuhan jasad perempuan di Kecamatan Tenggarong Seberang.
1. Jasad Ditemukan di Poros Tenggarong Seberang-Samarinda
Seorang pengguna jalan yang hendak buang air kecil di bibir jalan melihat sesosok mayat perempuan.
Lokasi berada di RT 3, Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang. Tak jauh dari bahu jalan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisan, informasi penemuan jasad perempuan tersebut pertama kali diterima Sabtu (3/8/2024) pukul 16.30 Wita.
2. Korban Berinisial Nu
Korban merupakan perempuan berinisial Nu berprofesi sebagai IRT. Nu diketahui tinggal di kawasan Jalan Siradj Salman, Samarinda. Ia memiliki dua anak yang tinggal bersamanya.
“Identitas korban sudah kita ketahui. Inisialnya N, warga Samarinda,” terang Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Raymond Juliano William kepada Kaltim Post.
Sebelumnya diketahui, ciri-ciri jasad perempuan tersebut yaitu menggunakan baju kaus berwarna pink bertuliskan Hermes. Dengan celana panjang berwarna biru. Untuk usianya kira-kira antara 30 hingga 40 tahun. Korban memiliki rambut berwarna hitam, panjang.
3. Pergi dari Rumah dengan Motor Scoopy
Korban meninggalkan rumah dengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy miliknya.
“Sejak keluar dari rumah dan tidak pulang, sempat dicari-cari juga oleh keluarganya,” tambah kapolsek.
Saat bepergian, rupanya korban tidak membawa serta ponselnya. Sementara sepeda motor jenis Honda Scoopy yang dibawa korban, berhasil ditemukan di kawasan Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara. Tampak kunci sepeda motor juga turut di temukan di motor tersebut.
4. Keluar Darah dari Mulut
Upaya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun visum jasad korban sudah dilakukan. Termasuk melakukan identifikasi penyebab kematian. Terkait darah yang keluar dari mulut korban, tidak menutup kemungkinan akibat pembuluh darah yang pecah.
5. Pelaku Berinisial Al
Polisi berhasil mengamankan pria berinisial AI yang ditengarai sebagai tersangka pembunuhan. Ia ditangkap saat hendak melarikan diri ke Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan menggunakan kapal laut.
AI diamankan tim gabungan kepolisian dari Polda Kaltim, Polres Kukar, Polsek Tenggarong Seberang dan Polresta Samarinda pada Minggu, (4/5/2024) sekitar pukul 23.00 Wita, di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
6. Pekerjaan Pelaku
Pelaku merupakan sopir ekspedisi yang tinggal di Bone. Dari CCTV, terlihat satu truk berwarna oranye yang diduga kuat digunakan pelaku membawa korban ke lokasi penemuan jasad di Tenggarong Seberang.
7. Barang Bukti
Saat ditemukan, di kantong celananya ditemukan kunci mobil korban. Kemudian, ditemukan rekaman CCTV di sekitar kawasan Jalan PM Noor. Juga, motor Honda Scoopy korban.
Polisi turut mengamankan barang bukti sebuah parang yang digunakan untuk memotong pelepah kepala sawit untuk menutupi jasad korban.
8. Setahun Menjalin Hubungan Gelap
Pertemuan AA dan N ini sering terjadi karena keduanya menjalin hubungan asmara terlarang karena sudah sama-sama berumah tangga.
Hubungan terlarang antara korban dan pelaku telah terjalin selama setahun. Pertemuan AA dan N selalu sembunyi-sembunyi termasuk yang kemudian berakhir dengan tragedi.
“Jadi ini sebenarnya ketemuannya juga sembunyi-sembunyi. Korban menemui tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Motornya ditinggal di tepi jalan, korban masuk ke mobil pakai helm,” tambah Heri Rusyaman.
9. Cekcok Ingin Periksa Handphone
Diduga sempat terjadi adu mulut antara korban dan AI. Korban kala itu langsung masuk ke dalam truk yang dikendarai oleh AI. Pelaku merasa kesal lantaran korban tidak mengizinkan handponenya diperiksa.
10. Dicekik 2 Kali dan Disetubuhi
Penganiayaan dilakukan AI dengan cara mencekik korban hingga tidak berdaya. Pelaku mencekik sebanyak dua kali, yang di selanya pelaku sempat menyetubuhi korban.
“Keduanya cekcok, lalu pelaku mencekik korban. Setelah dicekik pelaku sempat menyutubuhi korban sebanyak satu kali. Kemudian pelaku mencekik lagi korban untuk kedua kalinya,” sebut AKBP Heri Rusyaman.
11. Pelaku Ambil Barang dan Buang Korban di Tepi Jalan
Pelaku mengambil sejumlah barang milik korban yang berada di dalam tas lalu membuang korban di pinggir jalan. Pelaku juga menebas beberapa daun sawit untuk menutupi jasad korban.
“Pelaku sampai ke Tenggarong menggunakan kendaraannya itu sekitar pukul 19.48 Wita. Karena dilihat sepi dibuanglah tersangka di tepi jalan dan ditutup oleh daun kelapa sawit,” timpalnya. (*)







