BONTANGPOST.ID, Bontang – Program pemberian laptop gratis untuk guru kembali berlanjut tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang tahun ini mengalokasikan anggaran senilai Rp4,4 miliar untuk bantuan ini.
Kepala Disdikbud Bambang Cipto Mulyono mengatakan fasilitas ini nantinya menyasar guru SD.
“Tujuannya untuk membantu proses kegiatan belajar mengajar dengan kurikulum saat ini,” kata Bambang.
Sebelumnya program serupa juga telah dijalankan. Akan tetapi penyalurannya secara bertahap. Karena tidak bisa langsung mengakomodasi seluruh tenaga pendidik di Kota Bontang.
“Jadi yang belum terima kami masukkan di anggaran tahun ini,” ucapnya.
Berdasarkan laman sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP), total piranti yang akan dibagikan mencapai 230 unit. Spesifikasinya, processor Intel Core i5-1135G7, RAM 8GB DDR4, storage 512GB SSD, VGA Intel Iris Xe Graphics, Ukuran Layar 14inch. Kemudian koneksivitas mencakup LAN, WiFi, dan Bluetooth.
“Pengadaannya melalui skema e-katalog,” tutur dia.
Pada SIRUP juga terdapat pengadaan laptop administratif tipe 3 sejumlah 15 unit. Anggarannya yakni Rp287 juta. Spesifikasinya juga sama dengan perangkat yang diadakan untuk laptop guru SD.
Tahun lalu anggaran pengadaan untuk tenaga pendidik tidak se-fantastis ini. Melalui APBD Perubahan untuk guru SMP dianggarkan Rp386 juta sebanyak 21 unit. Sementara untuk guru SD hanya Rp147 juta untuk delapan unit.
Pada 2023 pemberian laptop ditujukan kepada arkas, operator dapodik, dan bendahara sekolah. Terdapat empat nomenklatur anggaran yakni Rp508 juta, Rp1,5 miliar, Rp1,8 miiar, dan Rp1,8 miliar. Total 300 unit yang disalurkan. (*)


