BONTANGPOST.ID, Bontang – Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang sejak Senin malam (15/9/2025) menyebabkan banjir meluas hingga Selasa malam (16/9/2025).
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sebanyak 43 RT terdampak banjir dengan total 1.391 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.976 jiwa.
Awalnya, delapan kelurahan dilaporkan terdampak, namun data terbaru menunjukkan tinggal empat kelurahan yang masih tergenang, yakni Api-Api, Guntung, Gunung Elai, dan Satimpo. Sementara wilayah lain air mulai surut atau hanya berupa genangan sesaat saat hujan deras.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang Ismail, mengatakan Kelurahan Api-Api menjadi wilayah paling parah. Sebanyak 26 RT terendam dengan 1.015 KK atau 2.982 jiwa terdampak.
“Yang paling parah memang Perumahan Bontang Permai. Kami sudah melakukan evakuasi ke rumah kerabat warga karena air tak kunjung surut,” ujarnya.
Di urutan kedua, Kelurahan Guntung melaporkan sembilan RT terdampak dengan 217 KK atau 455 jiwa. Dua RT masih belum menyertakan data jumlah jiwa.
Kemudian Kelurahan Gunung Elai mencatat enam RT terendam dengan 99 KK dan 379 jiwa terdampak. Sementara Kelurahan Satimpo melaporkan dua RT terdampak dengan total 60 KK atau 160 jiwa.
Meski begitu, beberapa titik mulai surut seperti di Satimpo, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, dan Bontang Baru.
BPBD menyiagakan 10 personel di lapangan untuk patroli dan evakuasi warga, serta lima personel di kantor untuk menerima laporan. (*)







