• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kampus Ramah Lingkungan, Ini Dia Juaranya

by M Zulfikar Akbar
30 Desember 2016, 08:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) melansir hasil pemeringkatan kampus terhijau dunia bertajuk UI GreenMetric. Di level dunia, peringkat pertama diraih oleh University of California Davis. Di tingkat nasional UI mempertahankan predikat sebagai kampus paling hijau. Disusul ITS Surabaya dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Animo mengikuti pemeringkatan UI GreenMetric mengalami peningkatan. Tahun ini jumlah jumlah peserta ada 516 kampus dari 74 negara. Periode 2015 lalu jumlah pesertanya 407 kampus dari 65 negara. Diantara negara yang baru bergabung adalah Bahrain, Finlandia, New Zealand, dan Norvegia. Dari Indonesia sendiri ada 49 kampus yang ikut pemeringkatan.

Ketua UI GreenMetric Prof Riri Fitri Sari menuturkan yang menjadi sorotan dalam pemeringkatan tahun ini adalah raihan ITS Surabaya. ’’Peringkat ITS bisa menyodok ke urutan kedua di level nasional,’’ katanya di komplek kampus UI Depok kemarin.

Jamak diketahui lingkungan ITS Surabaya terkenal panas dan tidak serimbun kampus UI di Depok. Namun Riri memiliki alasan sendiri tekrait penilaian kinerja ITS Surabaya. Dia mengatakan penilaian kampus hijau UI GreenMetric tidak hanya melihat banyaknya pepohonan di lingkungan kampus. Tetapi juga program-program pro lingkungan lainnya.

’’Di ITS banyak bangunan yang menerapkan green building,’’ jelasnya. Dengan konsep green building itu, banyak sekali konsumsi energi yang ditekan. Diantaranya adalah penggunaan energi listrik. Semakin kecil konsumsi energi listrik, maka bisa meningkatkan skor penilaian.

Rektor UI Muhammad Anies menjelaskan hutan di lingkungan UI akan terus dipertahankan. Dia menegaskan sejak awal, komposisi lahan di UI adalah sepertiga untuk hutan dan sisanya dua pertiga untuk bangunan.

’’Saya juga buat aturan, mendirikan gedung sekarang minimal delapan lantai,’’ katanya. Dengan aturan ini jumlah gedung baru yang memakan ruang terbuka hijau di UI bisa dikontrol.

Selain itu Anis mengatakan dalam waktu dekat akan melarang mahasiswa masuk kampus membawa mobil. Dia menegaskan sejak awal UI dirancang bukan untuk mahasiswa yang membawa mobil. Untuk mendukung mobilitas mahasiswa, UI akan memperbanyak bus dan sepeda umum.

Anis menegaskan pemeringkatan ini bukan semata untuk unggul-unggulan antara satu kampus dengan kampus lain. Lebih dari itu, dia menjelaskan pemeringkatan ini menunjukkan semakin antusias perguruan tinggi untuk memperhatikan kelestarian lingkungan.

Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan (Risbang) Kemenristekdikti Muhammad Dimyati mendukung program kampus hijau. ’’UI yang di peringkat 31 dunia saja adem dan sejuk seperti ini. Apalagi kampus yang ada di peringkat satu dunia,’’ katanya.

Dia menjelaskan UI bisa dinilai mewah karena udaranya masih segar, pemandangannya hijau, dan tidak ada macet di dalam kampus. Dia berharap kampus-kampus lain juga memperhatikan kelestarian lingkungan. Dia tidak ingin kampus malah ikut berkontribusi merusak lingkungan hidup. ’’Saya berharap UI menjadi inisiator bagi kampus lain,’’ pungkasnya. (wan/jpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: itskampus ramah lingkunganui
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Semahal Apa Gaji Tevez?

Next Post

Siapa Susul Tevez ke Liga Super Tiongkok?

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.