• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

by Dwi Kurniawan Nugroho
29 April 2026, 16:21
in Society
Reading Time: 2 mins read
0
Pengurus dan anggota ASTA Bontang saat membahas penolakan penambahan rombongan belajar di SMA Negeri 1 dan 2 Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho)

Pengurus dan anggota ASTA Bontang saat membahas penolakan penambahan rombongan belajar di SMA Negeri 1 dan 2 Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana penambahan rombongan belajar (rombel) di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Bontang menuai penolakan dari Asosiasi Sekolah Swasta (ASTA) Bontang.

Ketua ASTA Bontang Andi Suharman, menilai kebijakan tersebut berpotensi berdampak serius terhadap keberlangsungan sekolah swasta.

“Kalau rombel negeri ditambah, otomatis daya tampung meningkat. Siswa pasti lebih banyak terserap ke sana dibanding ke swasta,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut bisa memicu efek domino. Sekolah negeri lain berpotensi mengikuti langkah serupa, sehingga semakin mempersempit peluang sekolah swasta mendapatkan peserta didik.

Dampak yang lebih serius, lanjut Andi, akan dirasakan tenaga pendidik, khususnya di SMA dan SMK swasta di bawah naungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Ia menjelaskan, terdapat ketentuan bahwa sekolah dengan jumlah siswa di bawah 60 orang tidak akan mendapatkan insentif.

“Kalau siswa berkurang, sekolah tidak memenuhi syarat. Otomatis guru tidak mendapat insentif, bahkan bisa berujung pada pengurangan tenaga pengajar,” tegasnya.

Bahkan sebelum kebijakan tersebut diterapkan, dampaknya sudah mulai dirasakan. Tercatat tiga sekolah swasta di Bontang terdampak, yakni SMK Monamas, SMK Galilea, dan SMK Tunas Bangsa.

ASTA juga menyoroti ketimpangan insentif antara guru swasta dan negeri. Saat ini, guru SMA dan SMK swasta menerima insentif sebesar Rp1 juta dari pemerintah provinsi. Sementara guru di bawah naungan pemerintah daerah, seperti SD dan SMP, menerima Rp1,5 juta ditambah Rp500 ribu dari program Gratispol.

“Totalnya bisa Rp2 juta. Kami seakan tidak dilirik, padahal perjuangan kami sama,” katanya.

ASTA Bontang pun meminta pemerintah provinsi untuk mempertimbangkan kebijakan secara matang dan tidak merugikan sekolah swasta.

“Jangan sampai kami dianaktirikan. Buat kebijakan yang adil untuk semua,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: asta bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

Next Post

DPK Bontang Sediakan Ribuan Koleksi Inklusif, Perkuat Literasi Disabilitas

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.