• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Bila Angin Laut Kencang dan Ombak Besar, Dishub Himbau Asosiasi Nelayan Tak Angkut Penumpang

by BontangPost
4 Februari 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
CEGAH LAKA LAUT: Dishub menghimbau agar APJTWL tak mengangkut penumpang saat angin laut kencang dan ombak besar.
(DOK/BONTANG POST)

CEGAH LAKA LAUT: Dishub menghimbau agar APJTWL tak mengangkut penumpang saat angin laut kencang dan ombak besar. (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Dinas Perhubungan (Dishub) menghimbau para nelayan termasuk Asosiasi Penyedia Jasa Transportasi Wisata Laut (APJTWL) yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, untuk tidak melaut ataupun mengangkut penumpang selama kondisi angin di perairan laut Bontang masih kencang dan ombak laut masih besar.

Pasalnya hal tersebut dapat berpotensi membahayakan diri nelayan ataupun penumpang yang mereka bawa. Hal ini disampaikan Sjafruddin, Kabid Laut dan Udara Dishub atas pernyataan pihak Asosiasi yang sebelumnya meminta pemerintah untuk melakukan razia .

“Kami sifatnya hanya himbauan khusus saja. Karena untuk melakukan patroli di lapangan, kami tidak punya sarananya,” ujarnya Jumat (3/2).

Kata dia, yang berhak melakukan pengawasan penuh terhadap aktivitas di pelabuhan tersebut adalah dari pihak Syahbandar Tanjung Laut.  Selain itu, ketua asosiasi pun juga diminta untuk membantu pengawasan terhadap para anggotanya jika sekiranya ada hal-hal  yang membahayakan.

“Kami juga sudah pernah memberikan bantuan life jacket, Life Buoy, dan peralatan nelayan lainnya kepada asosiasi. Untuk itu kami minta ketika melaut peralatan itu dipakai untuk menjaga keselamatan selama di laut,” jelasnya.

Pihaknya pun mengaku, juga telah menerbitkan surat keterangan pas kecil maupun sertifikat kesempurnaan kapal sebagai tanda kapal telah dicek kelayakannya. Dishub juga rutin melakukan pengecekan kelayakan kapal yang telah memiliki surat keterangan tersebut. Bila nantinya ditemukan kapal saat berlayar diluar ketentuan yang berlaku, maka Dishub berhak untuk menegur ataupun mencabut izin kelayakan kapalnya.

“Harapannya masyarakat lebih berhati-hati lagi bila ingin ke laut. Pastikan alat-alat kelengkapan keselamatan seperti life jacket dan Life Buoy tersedia di kapal yang dinaiki,” pungkasnya. (bbg)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemuda Mulai Gemar Memelihara Burung

Next Post

Program Lurah Loktuan, Sofyansyah Ingin Tuntaskan Masalah Sampah Dan Memperindah Loktuan

Related Posts

Tiang Lapuk, Penampungan Sampah di Kampung Malahing Bontang Ambruk ke Laut
Bontang

Penampungan Ambruk ,DLH Bontang Tambah Jadwal Pengangkutan Sampah di Malahing

25 April 2026, 15:48
Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo
Kaltim

Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

25 April 2026, 15:27
Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan
Bontang

Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

25 April 2026, 14:44
Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN
Kaltim

Keponakan 23 Tahun Terpilih Jadi Ketua Kadin Kaltim, Rudy Mas’ud Bantah Isu KKN

25 April 2026, 12:30
Tujuh Saksi Dugaan Kasus Pelecehan di Ponpes Diperiksa, Polisi; Kemungkinan Bertambah
Kriminal

Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

25 April 2026, 11:11
Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring
Bontang

Antrean Solar di SPBU Tanjung Laut Disorot, Pemkot Bontang Jadwalkan Monitoring

25 April 2026, 10:25

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.