BONTANG – Pemerintah Kota Bontang membagikan anyboard bagi 9 SMP Negeri Bontang. Papan pintar itu dibagikan kepada SMPN 1 hingga SMPN 9.
Anyboard merupakan sistem pengajar berbasis teknologi. Dengan alat ini, guru tidak perlu lagi menggunakan alat praktikum atau buku karena sudah tersedia dalam bentuk digital. Tidak hanya itu, dalam anyboard berisi mata pelajaran yang lengkap karena disesuaikan dengan kurikulum 2013.
“Untuk memudahkan guru dalam proses belajar mengajar,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto.
Kata dia, pemberian anyboard ini tidak berhenti sampai di sini saja. Ke depan pihaknya juga akan membagikannya ke sekolah lain.
“Ini (anyboard) kan bisa dari TK sampai SMA juga,” ucapnya.
Ditambahkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparuddin, penggunaan aplikasi ini juga dapat mengurangi penggunaan kertas. Pasalnya guru dapat menyimpan datanya dalam bentuk soft file.
“Bisa hemat kertas,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemerintah kota berperan penting dalam menunjang proses dan mengembangkan pendidikan. Oleh sebab itu di era 4.0, pihaknya melakukan perubahan dalam proses belajar mengajar menggunakan teknologi tersebut.
“Bontang menjadi yang pertama, semoga kita menjadi contoh dalam dunia pendidikan di Kalimantan Timur,” katanya.
Selain Anyboard, 9 paket komputer juga dibagikan dengan rincian 1 paket berjumlah 27 komputer. Perangkat ini akan digunakan untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (Zaenul)







