<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alun-alun Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/alun-alun-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/alun-alun-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2026 02:26:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>alun-alun Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/alun-alun-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Godok Alun-Alun dan Gedung Parkir Baru, Kawasan Ini Masuk Kajian</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemkot-godok-alun-alun-dan-gedung-parkir-baru-kawasan-ini-masuk-kajian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 05:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=151502</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana pembangunan gedung parkir dan alun-alun di Kota Bontang mulai memasuki tahap kajian awal. Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) tengah menyusun feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk memastikan proyek tersebut layak direalisasikan. Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan saat ini kajian [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-godok-alun-alun-dan-gedung-parkir-baru-kawasan-ini-masuk-kajian/">Pemkot Godok Alun-Alun dan Gedung Parkir Baru, Kawasan Ini Masuk Kajian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Rencana pembangunan gedung parkir dan alun-alun di Kota Bontang mulai memasuki tahap kajian awal. Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) tengah menyusun feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk memastikan proyek tersebut layak direalisasikan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Dinas PUPRK Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan saat ini kajian masih berada pada tahap laporan pendahuluan. Karena itu, belum ada keputusan final terkait lokasi maupun konsep pembangunan yang akan diterapkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Ini masih FS. Baru laporan pendahuluan. Apakah nanti feasible atau tidak, masih menunggu hasil kajian secara menyeluruh,” ujar pejabat yang akrab disapa Bowo itu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pembahasan kajian dilakukan dalam Rapat Penyampaian Laporan Pendahuluan Feasibility Study Gedung Parkir dan Alun-Alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang digelar Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Dinas PUPRK Bontang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kegiatan tersebut melibatkan tim ahli dari Universitas Mulawarman sebagai konsultan penyusun studi kelayakan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam kajian awal, luas kawasan yang masuk dalam rencana pengembangan mencapai sekitar 5.100 meter persegi. Namun, seluruh opsi pengembangan masih bersifat dinamis dan belum mengarah pada keputusan tertentu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Salah satu aspek yang menjadi perhatian pemerintah ialah kemungkinan relokasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini menempati kawasan tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Bowo, pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan arah pembangunan, mulai dari kesesuaian tata ruang, dampak sosial dan lingkungan, hingga kemampuan keuangan daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau nantinya memang mengarah ke sana, tentu salah satu pertimbangannya adalah relokasinya ke mana. Apalagi dengan kondisi keuangan saat ini yang harus diperhitungkan secara matang,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain pembangunan alun-alun ruang terbuka hijau, studi kelayakan juga mencakup rencana pembangunan gedung parkir yang diharapkan mampu mengatasi kebutuhan lahan parkir di kawasan pusat kota.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kehadiran kedua fasilitas tersebut dinilai dapat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus kenyamanan masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Tim penyusun FS akan mengkaji berbagai aspek, mulai dari kondisi eksisting kawasan, kesesuaian tata ruang, lingkungan, sosial, ekonomi, hingga kebutuhan operasional dan pemeliharaan infrastruktur pada masa mendatang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bowo menegaskan hasil studi kelayakan nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah pembangunan kawasan tersebut, termasuk memutuskan apakah proyek dapat dilanjutkan ke tahap perencanaan teknis dan penganggaran atau memerlukan penyesuaian lebih lanjut berdasarkan hasil kajian.</p>
<p>“Semua masih dikaji. Hasil FS nantinya akan menjadi dasar apakah proyek ini dapat dilanjutkan atau perlu penyesuaian lebih lanjut,” pungkasnya. <strong>(ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-godok-alun-alun-dan-gedung-parkir-baru-kawasan-ini-masuk-kajian/">Pemkot Godok Alun-Alun dan Gedung Parkir Baru, Kawasan Ini Masuk Kajian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Neni Wacanakan Pembangunan Dome dan Alun-Alun, Lahan Tidur Ini Dipilih Jadi Lokasinya</title>
		<link>https://bontangpost.id/wali-kota-neni-wacanakan-pembangunan-dome-dan-alun-alun-lahan-tidur-ini-dipilih-jadi-lokasinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 06:30:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=136646</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Neni Moerniaeni-Agus Haris telah mengumumkan sejumlah program yang bakal dijalani di masa kepemimpinan mereka. Salah satu program di penataan kota yakni pembangunan dome dan alun-alun. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, rencananya dome dan alun-alun akan dibangun di lahan HOP 7. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Kota Bontang. “Lahan di HOP 7 saat ini milik yayasan,” [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-neni-wacanakan-pembangunan-dome-dan-alun-alun-lahan-tidur-ini-dipilih-jadi-lokasinya/">Wali Kota Neni Wacanakan Pembangunan Dome dan Alun-Alun, Lahan Tidur Ini Dipilih Jadi Lokasinya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong><span class="s1"> Neni Moerniaeni-Agus Haris telah mengumumkan sejumlah program yang bakal dijalani di masa kepemimpinan mereka. Salah satu program di penataan kota yakni pembangunan dome dan alun-alun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, rencananya dome dan alun-alun akan dibangun di lahan HOP 7. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Kota Bontang. </span><span class="s1">“Lahan di HOP 7 saat ini milik yayasan,” kata Neni.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemkot, lanjut Neni, akan meminta legal opinion dari Kejaksaan Negeri Bontang. Jika itu milik yayasan maka bakal dihibahkan ke Kota Bontang.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mengingat status lahan yakni hak guna bangunan (HGB). Ia menjelaskan yayasan juga sangat berat dalam pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).</span></p>
<p class="p1">“Nanti dibagi, mereka (yayasan) juga ada, pemkot juga ada,” ucapnya.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Luas lahan di HOP 7 berkisar 60 hingga 100 hektare. Ia menargetkan dalam tiga bulan ini harus ada legal opinion dari Kejari. Pemkot pun juga telah membuat satgas agar lahan itu bisa jelas statusnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami akan menghadap Kajari pekan depan. Dokumen sudah masuk. Jika nantinya keputusan itu milik Kemenkeu juga pemerintah, kami tetap akan minta,” tutur dia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurutnya status HGB sudah mencapai 25 tahun. Hingga saat ini tetap menjadi lahan tidur, tentunya dipandang Neni jika dimanfaatkan akan lebih baik. Setelah terkait status legal lahan klir nantinya pemkot akan langsung melakukan perencanaan pembangunan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Perencanaan pembangunan harus benar. Jangan sepenggal-penggal. Kalau perlu multiyear. Dari pada bangun satu-persatu, kapan dinikmati masyarakat,” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun demikian terkait anggaran tentunya menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Neni mengatakan seluruh program memiliki target, bahkan untuk pembangunan ini ia ingin segera terealisasi. Tetapi harus ada menyangkut legal yang perlu diklirkan terlebih dahulu. <strong>(*)</strong></span></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/wali-kota-neni-wacanakan-pembangunan-dome-dan-alun-alun-lahan-tidur-ini-dipilih-jadi-lokasinya/">Wali Kota Neni Wacanakan Pembangunan Dome dan Alun-Alun, Lahan Tidur Ini Dipilih Jadi Lokasinya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
