<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bayi dibuang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/bayi-dibuang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/bayi-dibuang/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2026 08:34:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Bayi dibuang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/bayi-dibuang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bayi Baru Lahir Dibuang di Samping Rumah, Wanita 18 Tahun di Samarinda Diringkus Polisi</title>
		<link>https://bontangpost.id/bayi-baru-lahir-dibuang-di-samping-rumah-wanita-18-tahun-di-samarinda-diringkus-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 07:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi dibuang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=146281</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Warga Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga sengaja ditelantarkan tak lama setelah dilahirkan. Polisi mengamankan seorang wanita muda berinisial AF (18) yang diduga sebagai pelaku penelantaran bayi tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Berdasarkan hasil penyelidikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bayi-baru-lahir-dibuang-di-samping-rumah-wanita-18-tahun-di-samarinda-diringkus-polisi/">Bayi Baru Lahir Dibuang di Samping Rumah, Wanita 18 Tahun di Samarinda Diringkus Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="204" data-end="507"><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211;</strong> Warga Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga sengaja ditelantarkan tak lama setelah dilahirkan. Polisi mengamankan seorang wanita muda berinisial AF (18) yang diduga sebagai pelaku penelantaran bayi tersebut.</p>
<p data-start="509" data-end="746">Peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 02.00 Wita. Berdasarkan hasil penyelidikan awal Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Polresta Samarinda, AF diketahui melahirkan bayi tersebut secara mandiri di kamar mandi rumahnya.</p>
<p data-start="748" data-end="938">Namun setelah melahirkan, pelaku diduga tidak memberikan perawatan kepada bayinya. Polisi menduga AF berupaya menghentikan tangisan bayi, lalu meletakkannya di area terbuka di samping rumah.</p>
<p data-start="940" data-end="1123">Bayi tersebut kemudian ditemukan warga sekitar yang curiga setelah mendengar suara tangisan dari arah samping rumah. Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.</p>
<p data-start="1125" data-end="1381">Menerima laporan itu, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan. Hasilnya, sekitar pukul 10.00 Wita di hari yang sama, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan AF di kediamannya.</p>
<p data-start="1383" data-end="1532">Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan saat kejadian guna kepentingan penyidikan.</p>
<p data-start="1534" data-end="1783">Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi hak-hak anak serta menindak tegas segala bentuk kekerasan dan penelantaran terhadap anak.</p>
<p data-start="1785" data-end="2031">“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Seorang bayi seharusnya mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak. Saat ini pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami motif serta kondisi psikologisnya,” ujar Aksarudin.</p>
<p data-start="2033" data-end="2193">Atas perbuatannya, AF terancam dijerat Pasal 77B juncto Pasal 76B Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara.</p>
<p data-start="2195" data-end="2543">Sementara itu, pihak kepolisian memastikan bayi dalam kondisi aman dan tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan medis serta proses administrasi lanjutan. Polresta Samarinda juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor ke Call Center 110 apabila menemukan kejadian mencurigakan. <strong>(KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bayi-baru-lahir-dibuang-di-samping-rumah-wanita-18-tahun-di-samarinda-diringkus-polisi/">Bayi Baru Lahir Dibuang di Samping Rumah, Wanita 18 Tahun di Samarinda Diringkus Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif Pembuangan Bayi di Sangatta Utara, Polres Kutim Beber Sejumlah Fakta</title>
		<link>https://bontangpost.id/motif-pembuangan-bayi-di-sangatta-utara-polres-kutim-beber-sejumlah-fakta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 04:54:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi terlantar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuangan Bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=139481</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Motif di balik kasus pembuangan bayi di Gang Komando, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) akhirnya terungkap. Pelakunya merupakan warga sekitar, berinisial KF yang mengaku membuang bayinya karena panik dan takut setelah melahirkan. Kasat Reskrim Polres Kutai Timur AKP Ardian Rahayu Priatna, menjelaskan bahwa pelaku melahirkan di tempat ia tinggal sekaligus bekerja. Bayi tersebut adalah hasil hubungan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/motif-pembuangan-bayi-di-sangatta-utara-polres-kutim-beber-sejumlah-fakta/">Motif Pembuangan Bayi di Sangatta Utara, Polres Kutim Beber Sejumlah Fakta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; </strong>Motif di balik kasus pembuangan bayi di Gang Komando, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) akhirnya terungkap. </span><span class="s1">Pelakunya merupakan warga sekitar, berinisial KF yang mengaku membuang bayinya karena panik dan takut setelah melahirkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasat Reskrim Polres Kutai Timur AKP Ardian Rahayu Priatna, menjelaskan bahwa pelaku melahirkan di tempat ia tinggal sekaligus bekerja. Bayi tersebut adalah hasil hubungan di luar nikah dengan kekasihnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Mereka tidak menikah secara resmi, kemudian dia melakukan hubungan badan dan hamil selama 9 bulan. Kemudian, awalnya si pacar ini mau menikahi tetapi si perempuan ini belum siap,” ungkap Ardian, Selasa (17/6/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kondisi setelah melahirkan, pelaku mengalami kebingungan dan ketakutan karena merasa tidak siap menjadi ibu. Proses kelahiran itu berlangsung tanpa bantuan siapapun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Karena dia panik, tidak pernah punya anak sebelumnya. Bayi itu menangis, kemudian bingung sehingga dia memutuskan untuk membuang bayinya karena rasa takut dan panik,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski ayah dari bayi disebut siap bertanggung jawab, keputusan membuang bayi sepenuhnya dilakukan oleh sang ibu, yang saat ini telah diamankan polisi sejak 5 Juni lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ayah bayi kami lakukan pemeriksaan sebagai saksi, karena sebenarnya kalau ayah bayi ini dia mau bertanggung jawab. Ini murni kejadian ini dari si ibu. Ibu daripada korban,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kasus ini bermula dari penemuan jenazah bayi pada Selasa pagi (3/6/2025). Jenazah bayi itu ditemukan warga di pinggir jalan, masih lengkap dengan ari-arinya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. <strong>(juf/kp)</strong></span></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/motif-pembuangan-bayi-di-sangatta-utara-polres-kutim-beber-sejumlah-fakta/">Motif Pembuangan Bayi di Sangatta Utara, Polres Kutim Beber Sejumlah Fakta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersangka Pembuang Bayi di Sangatta Ditangkap Satreskrim Polres Kutim</title>
		<link>https://bontangpost.id/tersangka-pembuang-bayi-di-sangatta-ditangkap-satreskrim-polres-kutim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 10:35:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi dibuang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=139306</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Sangatta &#8211; Tersangka pembuang bayi di Gang Komando 2, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), telah ditangkap. Tersangka berinisial KF, 33 tahun, seorang ibu rumah tangga. Bayi yang dibuang dan kemudian meninggal berjenis kelamin laki-laki.  KF telah ditahan di Mapolres Kutim. “Pasal yang dikenakan, Pasal 80 ayat (4) UU 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tersangka-pembuang-bayi-di-sangatta-ditangkap-satreskrim-polres-kutim/">Tersangka Pembuang Bayi di Sangatta Ditangkap Satreskrim Polres Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Sangatta</strong> &#8211; Tersangka pembuang bayi di Gang Komando 2, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), telah ditangkap.</p>
<p>Tersangka berinisial KF, 33 tahun, seorang ibu rumah tangga. Bayi yang dibuang dan kemudian meninggal berjenis kelamin laki-laki.  KF telah ditahan di Mapolres Kutim.</p>
<p>“Pasal yang dikenakan, Pasal 80 ayat (4) UU 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak,” kata Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan, dikutip dari website resmi Polres Kutim.</p>
<p>KF terancam kurungan 15 tahun penjara. Dia juga dapat didenda paling bangak Rp3 miliar.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, warga Gang Komando 2, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi pada Selasa (3/6) sekitar pukul 06.00 Wita.</p>
<p>Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, masih lengkap dengan ari-arinya, di pinggir jalan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Kasi Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat hendak membakar sampah, warga mencium bau menyengat dan mendapati jenazah bayi tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Sesaat kemudian, maksudnya ingin membuka itu kantong kresek supaya dikuburkan. Saat dibuka, ternyata itu bukan bangkai kucing atau bangkai binatang ternyata adalah bayi,” ujar Aiptu Wahyu.</p>
<p data-reader-unique-id="21">Penemuan ini menambah deretan kasus serupa di Kutim. Sebelumnya, jenazah bayi juga ditemukan di aliran Sungai Kanal 2, Jalan H Nanang Kasim 1 RT 46, Desa Sangatta Utara, pada Selasa (27/5). <strong data-reader-unique-id="22">(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tersangka-pembuang-bayi-di-sangatta-ditangkap-satreskrim-polres-kutim/">Tersangka Pembuang Bayi di Sangatta Ditangkap Satreskrim Polres Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jasad Bayi Ditemukan di Sangatta Utara, Sempat Dikira Bangkai Binatang</title>
		<link>https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-sangatta-utara-sempat-dikira-bangkai-binatang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 04:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan jasad bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=139136</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Sangatta &#8211; Warga Gang Komando 2, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi pada Selasa (3/6) sekitar pukul 06.00 Wita. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, masih lengkap dengan ari-arinya, di pinggir jalan. Kasi Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan area sekitar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-sangatta-utara-sempat-dikira-bangkai-binatang/">Jasad Bayi Ditemukan di Sangatta Utara, Sempat Dikira Bangkai Binatang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Sangatta &#8211; </strong>Warga Gang Komando 2, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi pada Selasa (3/6) sekitar pukul 06.00 Wita. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, masih lengkap dengan ari-arinya, di pinggir jalan.</p>
<p>Kasi Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat hendak membakar sampah, warga mencium bau menyengat dan mendapati jenazah bayi tersebut.</p>
<p>“Sesaat kemudian, maksudnya ingin membuka itu kantong kresek supaya dikuburkan. Saat dibuka, ternyata itu bukan bangkai kucing atau bangkai binatang ternyata adalah bayi,” ujar Aiptu Wahyu.</p>
<p>Jenis kelamin bayi belum bisa dipastikan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah telah dibawa ke RSUD Kudungga untuk pemeriksaan medis.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.</p>
<p>“Kalau ada warga sekitar yang kira-kira punya rekaman CCTV yang mengarah ke jalan di seputaran gang Komando mungkin bisa menghubungi kami untuk membantu mencari titik terang dari kasus pembuangan bayi ini,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Penemuan ini menambah deretan kasus serupa di Kutim. Sebelumnya, jenazah bayi juga ditemukan di aliran Sungai Kanal 2, Jalan H Nanang Kasim 1 RT 46, Desa Sangatta Utara, pada Selasa (27/5). <strong>(kp)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-sangatta-utara-sempat-dikira-bangkai-binatang/">Jasad Bayi Ditemukan di Sangatta Utara, Sempat Dikira Bangkai Binatang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jasad Bayi Ditemukan di Dalam Kresek</title>
		<link>https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-dalam-kresek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2021 09:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi dibuang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=93549</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Peristiwa penemuan jasad bayi di kawasan RT 2, Jonggon C, Kecamatan Loa Kulu pada Minggu (5/12), bikin heboh warga sekitar. Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan terbungkus kresek atau plastik berwarna hitam. Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga Desa Jonggon. Usai ditemukan, warga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-dalam-kresek/">Jasad Bayi Ditemukan di Dalam Kresek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Peristiwa penemuan jasad bayi di kawasan RT 2, Jonggon C, Kecamatan Loa Kulu pada Minggu (5/12), bikin heboh warga sekitar. Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan terbungkus kresek atau plastik berwarna hitam. Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah Hidayat menjelaskan, bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga Desa Jonggon. Usai ditemukan, warga langsung melaporkannya ke Babinkamtibmas Polsek Loa Kulu yang bertugas di Desa Jonggon.</p>
<p>“Anggota Babinkamtibmas di desa tersebut melapor kepada saya. Saya selanjutnya memerintahkan anggota Reskrim dan Intel ke lokasi. Tim Inafis juga sudah turun,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan proses identifikasi di lapangan, bayi tersebut diduga berusia tiga hari. Diperkirakan bayi dibuang dalam keadaan masih hidup. Kondisi saat ditemukan juga keadaannya hampir membusuk dan tali pusar masih melekat di badan bayi dengan panjang 39 sentimeter.</p>
<p>Tinggi badan bayi itu diperkirakan berukuran 50 sentimeter dan lingkar kepala 39 sentimeter. “Pada saat dibuang diduga masih hidup. Tidak ditemukan plasenta. Diperkirakan usia cukup umur, tidak prematur,” jelas AKP Gandha.</p>
<p>Kini, bayi tersebut telah dievakuasi ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggaong Seberang untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. “Saat ini petugas terus bekerja. Semoga segera ditemukan pelakunya,” tutup Ghanda. <strong>(qi/kri)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jasad-bayi-ditemukan-di-dalam-kresek/">Jasad Bayi Ditemukan di Dalam Kresek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
