<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dugaan investasi bodong Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/dugaan-investasi-bodong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/dugaan-investasi-bodong/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 09:56:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>dugaan investasi bodong Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/dugaan-investasi-bodong/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang</title>
		<link>https://bontangpost.id/bankaltimtara-buka-suara-soal-dugaan-investasi-proyek-fiktif-yang-libatkan-pegawai-di-bontang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:56:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan investasi bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Bodong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=151230</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Bankaltimtara akhirnya angkat bicara terkait laporan dugaan investasi proyek fiktif yang menyeret salah satu pegawainya di Bontang. Melalui siaran pers yang diterima, Senin (8/6/2026), manajemen menegaskan aktivitas yang menjadi objek laporan tersebut tidak berkaitan dengan produk, layanan, maupun kegiatan usaha resmi Bankaltimtara. Sekretariat Perusahaan dan Hukum Bankaltimtara, Rita Kurniasih, mengatakan pihaknya menjunjung [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bankaltimtara-buka-suara-soal-dugaan-investasi-proyek-fiktif-yang-libatkan-pegawai-di-bontang/">Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Bankaltimtara akhirnya angkat bicara terkait laporan dugaan investasi proyek fiktif yang menyeret salah satu pegawainya di Bontang.</p>
<p>Melalui siaran pers yang diterima, Senin (8/6/2026), manajemen menegaskan aktivitas yang menjadi objek laporan tersebut tidak berkaitan dengan produk, layanan, maupun kegiatan usaha resmi Bankaltimtara.</p>
<p>Sekretariat Perusahaan dan Hukum Bankaltimtara, Rita Kurniasih, mengatakan pihaknya menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik dan tidak mentoleransi segala bentuk tindakan fraud atau penyalahgunaan profesi untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>“Aktivitas yang menjadi obyek laporan dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan bagian dari produk, layanan maupun kegiatan usaha resmi Bankaltimtara. Kami sangat menyesalkan dan akan mengambil tindakan tegas jika pegawai tersebut terbukti melakukan tindakan yang mencederai nilai-nilai integritas perusahaan, serta melanggar kode etik perbankan,” ujarnya.</p>
<p>Saat ini, Bankaltimtara tengah melakukan investigasi internal guna memperoleh informasi yang utuh dan objektif terkait kasus yang dilaporkan tersebut.</p>
<p>Selain itu, manajemen juga menyatakan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan, pihak bank siap berkoordinasi dan menyerahkan bukti-bukti yang dibutuhkan aparat penegak hukum untuk memperlancar proses penyelidikan.</p>
<p>“Bankaltimtara mendukung penuh, berkoordinasi, dan menyerahkan seluruh bukti penunjang kepada aparat penegak hukum guna kelancaran proses hukum kasus ini,” lanjutnya.</p>
<p>Bankaltimtara juga memastikan dana nasabah yang ditempatkan melalui produk dan layanan resmi perbankan tetap aman dan tidak terdampak kasus tersebut.</p>
<p>Masyarakat pun diimbau agar selalu bertransaksi melalui kanal resmi bank, baik mobile banking, ATM, maupun teller, serta tidak melakukan transfer dana, penyerahan uang tunai, atau kesepakatan bisnis pribadi dengan pegawai di luar produk resmi bank.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai bank milik pemerintah daerah yang bertugas di Bontang dilaporkan ke Polres Bontang atas dugaan penipuan berkedok investasi proyek.</p>
<p>Laporan tersebut kini tengah ditangani Satreskrim Polres Bontang. Penyidik masih melakukan pemeriksaan awal untuk mengumpulkan keterangan dan mendalami dugaan tindak pidana yang dilaporkan korban.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Widho Andriano melalui Kanit Tipidum Satreskrim Polres Bontang, Ipda Markus Sihotang, membenarkan adanya laporan tersebut.</p>
<p>Menurut Markus, terlapor merupakan pegawai bank yang diduga menawarkan skema investasi proyek kepada salah seorang nasabah. Korban kemudian tertarik mengikuti investasi tersebut karena mengenal latar belakang terlapor. Selain pegawai bank, terlapor juga merupakan istri anggota Polri yang bertugas di Polres Bontang.</p>
<p>“Pegawai bank ini, yang juga istri anggota polisi, dilaporkan oleh nasabahnya karena diduga menawarkan investasi proyek yang ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” ujar Markus saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026). <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bankaltimtara-buka-suara-soal-dugaan-investasi-proyek-fiktif-yang-libatkan-pegawai-di-bontang/">Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban</title>
		<link>https://bontangpost.id/investasi-bodong-rugikan-rp18-miliar-istri-anggota-dprd-bontang-ikut-jadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 06:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan investasi bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Bodong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=149450</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Kasus dugaan investasi bodong yang melibatkan pemilik Toko Emas Syukur Utama di Berebas Tengah, Bontang, terus meluas. Puluhan korban bermunculan, termasuk istri Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Sahib membenarkan bahwa istrinya turut berinvestasi dalam skema emas digital melalui aplikasi Jalan X yang ditawarkan pemilik toko. Nilai kerugian yang dialami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/investasi-bodong-rugikan-rp18-miliar-istri-anggota-dprd-bontang-ikut-jadi-korban/">Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="313" data-end="558"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Kasus dugaan investasi bodong yang melibatkan pemilik Toko Emas Syukur Utama di Berebas Tengah, Bontang, terus meluas. Puluhan korban bermunculan, termasuk istri Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib.</p>
<p data-start="560" data-end="745">Sahib membenarkan bahwa istrinya turut berinvestasi dalam skema emas digital melalui aplikasi Jalan X yang ditawarkan pemilik toko. Nilai kerugian yang dialami mencapai hampir Rp130 juta.</p>
<p data-start="747" data-end="825">“Iya, istri saya ikut. Nilainya hampir Rp130 juta dan belum kembali,” ujarnya.</p>
<p data-start="827" data-end="1010">Ia mengaku hingga kini belum ada kejelasan terkait pengembalian dana. Bahkan, proses hukum yang telah dilaporkan sejak Februari 2026 dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.</p>
<p data-start="1012" data-end="1093">“Sudah dilaporkan, tapi sampai sekarang belum ada perkembangan berarti,” katanya.</p>
<p data-start="1095" data-end="1206">Sahib berharap aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut, mengingat jumlah korban terus bertambah.</p>
<p data-start="1208" data-end="1430">Berdasarkan informasi yang dihimpun, investasi tersebut ditawarkan dengan iming-iming keuntungan 2,5 persen per hari melalui aplikasi Jalan X. Skema ini diduga ilegal karena tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>
<p data-start="1432" data-end="1590">Korban lainnya Muhammad Nasir Setiawan, menyebut jumlah korban saat ini telah mencapai sekitar 60 orang. Total kerugian diperkirakan menembus Rp18 miliar.</p>
<p data-start="1592" data-end="1643">“Kalau ditotal bisa sampai Rp18 miliar,” ungkapnya.</p>
<p data-start="1645" data-end="1812">Para korban mengaku sempat menerima keuntungan di awal, sehingga terdorong menambah investasi. Namun dalam waktu singkat, dana yang disetorkan tidak bisa lagi ditarik.</p>
<p data-start="1814" data-end="2025">Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Plt Kasat Reskrim, Yazid, membenarkan adanya laporan terhadap pemilik Toko Emas Syukur Utama. Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan dokumen pendukung.</p>
<p data-start="2027" data-end="2063">“Proses masih berjalan,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2065" data-end="2254">Sebelumnya, belasan warga mendatangi toko emas tersebut untuk menuntut pengembalian dana. Aksi itu merupakan perwakilan dari puluhan korban yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/investasi-bodong-rugikan-rp18-miliar-istri-anggota-dprd-bontang-ikut-jadi-korban/">Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat</title>
		<link>https://bontangpost.id/puluhan-warga-tagih-uang-di-toko-emas-berebas-tengah-bontang-dugaan-investasi-bodong-mencuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 02:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan investasi bodong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=149438</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Belasan warga mendatangi sebuah toko emas di Simpang Tiga Kelurahan Berebas Tengah, tepatnya di seberang Masjid Habbul Iman, Jalan Sultan Hasanuddin, Minggu (19/4/2026) malam. Mereka menuntut pengembalian dana dari investasi yang diduga bodong. Kedatangan tersebut merupakan perwakilan dari puluhan korban yang hingga kini belum menerima kejelasan pengembalian uang. Jumlah korban bahkan disebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-warga-tagih-uang-di-toko-emas-berebas-tengah-bontang-dugaan-investasi-bodong-mencuat/">Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="248" data-end="525"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Belasan warga mendatangi sebuah toko emas di Simpang Tiga Kelurahan Berebas Tengah, tepatnya di seberang Masjid Habbul Iman, Jalan Sultan Hasanuddin, Minggu (19/4/2026) malam. Mereka menuntut pengembalian dana dari investasi yang diduga bodong.</p>
<p data-start="527" data-end="710">Kedatangan tersebut merupakan perwakilan dari puluhan korban yang hingga kini belum menerima kejelasan pengembalian uang. Jumlah korban bahkan disebut telah mencapai sekitar 60 orang.</p>
<p data-start="712" data-end="969">Salah satu korban, Muhammad Nasir Setiawan (46), mengungkapkan investasi itu mulai ditawarkan pada Oktober 2025. Pemilik toko disebut menawarkan skema investasi emas digital melalui aplikasi bernama Jalan X dengan iming-iming keuntungan 2,5 persen per hari.</p>
<p data-start="971" data-end="1086">“Nilai investasi bervariasi, mulai Rp1 juta hingga Rp800 juta. Semua ditransfer ke rekening pemilik toko,” ujarnya.</p>
<p data-start="1088" data-end="1279">Namun, belum genap satu bulan, para korban mengetahui bahwa aplikasi tersebut diduga ilegal karena tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak itu, mereka mulai menuntut kejelasan.</p>
<p data-start="1281" data-end="1406">Upaya menemui pemilik toko pun kerap gagal. Pegawai toko disebut hanya menyampaikan bahwa pemilik sedang berada di luar kota.</p>
<p data-start="1408" data-end="1514">Karena tidak ada kepastian, sekitar 30 korban melaporkan kasus ini ke Polres Bontang pada 11 Januari 2026.</p>
<p data-start="1516" data-end="1692">Korban lainnya Abdul Kadir, mengaku sempat tergiur karena investasi tersebut terlihat meyakinkan. Ia bahkan sempat mendapat keuntungan di awal sebelum akhirnya menambah modal.</p>
<p data-start="1694" data-end="1789">“Saya patungan dengan keluarga sampai Rp151 juta, tapi sampai sekarang belum kembali,” katanya.</p>
<p data-start="1791" data-end="1928">Kasus ini juga menyeret istri Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, sebagai korban dengan nilai investasi hampir Rp130 juta.</p>
<p data-start="1930" data-end="2072">Sahib berharap proses hukum segera memberikan kejelasan bagi para korban. “Sudah dilaporkan, tapi belum ada perkembangan signifikan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2074" data-end="2268">Sementara itu, anggota Satreskrim Polres Bontang Basri, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga pemilik toko emas. Pemilik dijadwalkan akan dipanggil untuk dimintai keterangan.</p>
<p data-start="2270" data-end="2366">“Kamis nanti yang bersangkutan bersama pengacaranya akan hadir untuk diperiksa,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/puluhan-warga-tagih-uang-di-toko-emas-berebas-tengah-bontang-dugaan-investasi-bodong-mencuat/">Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
