<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hotel Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/hotel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/hotel/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2020 08:46:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>hotel Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/hotel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sebulan Tak Beroperasi, PHRI Minta Penangguhan Tagihan</title>
		<link>https://bontangpost.id/sebulan-tak-beroperasi-phri-minta-penangguhan-tagihan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2020 12:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[phri bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=75720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satu bulan lebih seluruh hotel tidak beroperarsi. Pendapatan pun praktis nihil.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sebulan-tak-beroperasi-phri-minta-penangguhan-tagihan/">Sebulan Tak Beroperasi, PHRI Minta Penangguhan Tagihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Penyebaran virus corona berdampak bagi sektor perhotelan. Pasalnya, Pemkot Bontang mengeluarkan surat edaran meminta usaha tersebut ditutup sementara waktu. Tujuannya ialah memutus mata rantai penularan.</p>
<p>Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bontang Rustam HS meminta penangguhan pembayaran tagihan listrik PLN, air PDAM, dan BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, satu bulan lebih seluruh hotel tidak beroperarsi. Pendapatan pun praktis nihil.</p>
<p>&#8220;Kami bukan meminta keringanan tetapi penangguhan pembayaran. Nanti kalau ada pemasukan baru kami bayarkan,&#8221; kata Rustam.</p>
<p>PHRI pun telah mengirimkan surat mengenai permohonan ini kepada Pemkot Bontang. Tepatnya hingga pertengahan April lalu. Namun, hingga kini belum ada tanggapan balik. Menurut Rustam, saat ini nominal kas perusahaan sangat berarti. Pasalnya anggaran operasional pemeliharaan hotel tetap berjalan.</p>
<p>&#8220;Ada yang satu hotelnya membutuhkan operasional 15 sampai 20 juta rupiah per ulannya. Jika status tamu tidak ada,&#8221; kata pria yang merupakan pemilik Hotel Raodah ini.</p>
<p>Kosongnya pemasukan membuat pemilik hotel merumahkan karyawan. Akan tetapi ada beberapa hotel yang menggunakan mekanisme karyawan masuk seminggu sekali. Tugasnya yakni melakukan perawatan dan pembersihan seluruh kamar hotel.</p>
<p>Berkenaan dengan pajak hotel dan penghasilan bukan menjadi kerisauan pemilik hotel. Pasalnya, pembayaran itu dilakukan jika hotel menerima tamu. Rustam pun meminta karyawan hotel diberi stimulus oleh Pemkot Bontang. Dikarenakan   selama ini mereka ikut berkontribusi terhadap kas daerah. Baik berupa sembako maupun bantuan langsung tunai.</p>
<p>Mengacu data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang target pajak hotel pun telah disusutkan. Semula pemkot menargetkan meraup Rp 1,3 miliar. Kini semenjak refocusing APBD hasil turunnya SKB Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, pendapatan dari sektor itu ditargetkan Rp 737,5 juta. Berkurang sebesar 43,27 persen.</p>
<p>Adapun realisasi pada triwulan pertama pun telah melampui target 15 persen. Capaiannya sebesar Rp 242.238.795 atau 18,63 persen. Baik untuk kategori hotel bintang tiga, bintang dua, melati tiga, melati satu, serta rumah penginapan. Total terdapat 15 hotel dan penginapan di <em>Kota Taman</em> yang masuk dalam PHRI. (*/ak/kpg)</p>
<p><iframe id="datawrapper-chart-kWV9z" style="width: 0; min-width: 100% !important; border: none;" title="Perubahan Target Pajak Hotel APBD 2020" src="https://datawrapper.dwcdn.net/kWV9z/1/" height="297" frameborder="0" scrolling="no" aria-label="chart"></iframe><script type="text/javascript">!function(){"use strict";window.addEventListener("message",(function(a){if(void 0!==a.data["datawrapper-height"])for(var e in a.data["datawrapper-height"]){var t=document.getElementById("datawrapper-chart-"+e)||document.querySelector("iframe[src*='"+e+"']");t&&(t.style.height=a.data["datawrapper-height"][e]+"px")}}))}();
</script></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sebulan-tak-beroperasi-phri-minta-penangguhan-tagihan/">Sebulan Tak Beroperasi, PHRI Minta Penangguhan Tagihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Okupansi Hotel Turun, PHRI Bontang Minta Keringanan Pajak</title>
		<link>https://bontangpost.id/okupansi-hotel-turun-phri-bontang-minta-keringanan-pajak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 00:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[phri bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Rustam]]></category>
		<category><![CDATA[virus korona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=74388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selama pandemi korona ini, perhotelan mengalami penurunan kunjungan.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/okupansi-hotel-turun-phri-bontang-minta-keringanan-pajak/">Okupansi Hotel Turun, PHRI Bontang Minta Keringanan Pajak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG &#8211; Imbas covid-19 juga menggerogoti tingkat hunian atau okupansi hotel di <em>Kota Taman</em>. Sejak wabah ini muncul, pemasukan pengusaha hotel menjadi menurun. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bontang pun meminta keringanan pajak kepada pemerintah selama wabah ini berlangsung.</p>
<p>Hal itu disampaikan Rustam, Ketua PHRI Bontang. Ia menerangkan, selama pandemi korona ini, perhotelan mengalami penurunan kunjungan. Salah satunya hotel yang dia miliki yakni Hotel Raodah 1 dan 2. Biasanya, ada 10 orang per hari yang menginap di hotelnya. Namun kini hanya ada satu atau dua orang saja per harinya.</p>
<p>“Hotel Bintang Sintuk itu malah sudah tutup,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Pemkot Bontang dapat memberi keringanan kepada pihaknya. Salah satunya yakni pembayaran pajak.</p>
<p>“Harapannya pemerintah bisa meringankan,&#8221; pintanya.</p>
<p>Dia menerangkan, pajak hotel, restoran dan katering dalam setahun dari para pelaku usaha ke pemerintah mencapai sekira Rp 15 miliar.</p>
<p>“Kalau hotel sekira Rp 5 miliar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta keringanan pembayaran kepada dua instansi yakni PLN dan Perumda Tirta Taman terkait tagihan listrik dan tagihan air bersih. Maksud keringanan itu bukan meminta pengurangan bayaran, melainkan meminta penundaan bayar. Dari setiap bulannya harus membayar pada tanggal 20, melihat kondisi ini ia ingin lebih diperpanjang lagi.</p>
<p>“Kalau bisa molor sedikit,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pihaknya saat ini masih membuka hotel, namun para pekerja tidak seluruhnya masuk. Beberapa karyawan harus dirumahkan terlebih dahulu. Jumlahnya sekira 20 orang, dari sebelumnya karyawan aktif mencapai 40 orang.</p>
<p>“Sebenarnya kami mau tutup, tapi karena inventaris harus dijaga dan dirawat jadi tetap dibuka,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk gaji karyawan, katanya saat ini masih diurus oleh manajemen. Namun dia berharap untuk para karyawan yang dirumahkan tidak terlalu menuntut, pasalnya melihat kondisi yang ada.</p>
<p>“Kami dari Komisi II DPRD Bontang juga sudah sepakat dengan pemerintah untuk memberikan bantuan Rp 500 ribu,&#8221; paparnya. (Zaenul)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/okupansi-hotel-turun-phri-bontang-minta-keringanan-pajak/">Okupansi Hotel Turun, PHRI Bontang Minta Keringanan Pajak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiket Pesawat Mahal Ancam Penurunan Okupansi Hotel</title>
		<link>https://bontangpost.id/tiket-pesawat-mahal-ancam-penurunan-okupansi-hotel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2019 07:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[tiket pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=59481</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIKPAPAN &#8211; Pengusaha hotel yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berharap pemerintah daerah lebih serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kaltim. Pasalnya ancaman dari mahalnya tiket pesawat bisa mengurangi jumlah okupansi hotel. Ketua PHRI Balikpapan Sahmal Ruhip mengatakan, ketika tambang batu bara jatuh, pemerintah begitu serius ingin menggerakkan pariwisata lokal. Namun, ketika [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiket-pesawat-mahal-ancam-penurunan-okupansi-hotel/">Tiket Pesawat Mahal Ancam Penurunan Okupansi Hotel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BALIKPAPAN &#8211; Pengusaha hotel yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berharap pemerintah daerah lebih serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kaltim. Pasalnya ancaman dari mahalnya tiket pesawat bisa mengurangi jumlah okupansi hotel.</p>
<p>Ketua PHRI Balikpapan Sahmal Ruhip mengatakan, ketika tambang batu bara jatuh, pemerintah begitu serius ingin menggerakkan pariwisata lokal. Namun, ketika naik lagi, justru terlena. “Sampai saat ini belum ada pengembangan pariwisata yang serius,” tegasnya, Minggu (17/2).</p>
<p>Ia menyatakan, pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim harus serius menggeliatkan sektor pariwisata jika ingin memiliki sumber pendapatan asli daerah (PAD) lain. Terlebih tahun ini targetnya naik. Menurut Sahmal, selama ini pemda belum banyak menunjukkan rencana kerja atau rancangan pembangunan pariwisata di Kota Minyak. Yang ada hanya seminar dan acara yang digelar di hotel saja.</p>
<p>“Pariwisata seperti apa yang mau ditampilkan di Balikpapan? Membangun infrastruktur untuk pariwisata juga tak semudah yang dipikirkan. Apa pariwisata yang bisa dijual di Balikpapan?” keluh Sahmal.</p>
<p>Menurutnya, pada awal tahun ini bisnis hotel di Balikpapan mengalami kelesuan yang cukup signifikan karena berkurangnya wisatawan yang datang ke Balikpapan. Efek mahalnya tiket pesawat dan tarif bagasi berpengaruh besar. “Ini bisa dilihat dari beberapa kota besar ketika tanggal merah lalu. Dari info teman-teman tidak seramai hari libur biasanya,” ungkapnya.</p>
<p>Sahmal menilai, kenaikan harga tiket pesawat tidak hanya berimbas pada menurunnya okupansi penumpang tetapi juga okupansi barang. Pasalnya, pelaku usaha masih terbebani dengan tingginya bagasi yang dikenakan.</p>
<p>Bahkan, sambungnya, turunnya okupansi ini juga menjadi keprihatinan PHRI secara nasional akibat tingginya biaya tiket pesawat. Permasalahan tersebut sempat dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV di Jakarta.</p>
<p>Selain bisnis perhotelan yang melesu, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Balikpapan juga mengalami kendala pengiriman ke daerah lain. Sehingga, profit yang ditargetkan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin tidak tercapai. Alhasil, sektor ekonomi kreatif di Balikpapan juga cenderung stagnan.</p>
<p>“Kehadiran biaya bagasi itu juga membuat okupansi hotel di Balikpapan pada awal tahun ini menurun. Jadi lebih sepi. Orang yang datang ke Balikpapan pun tak mau banyak belanja, sebab tidak mau bayar bagasi,” terang Sahmal.</p>
<p>Kurangnya perhatian Pemkot Balikpapan terhadap pariwisata, juga menjadi faktor beralihnya penumpang menuju Kaltim yang biasanya melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, ke Samarinda, melalui Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto. “Kehadiran APT Pranoto ini bukan hanya memengaruhi bisnis transportasi, tetapi juga hotel,” papar Sahmal.</p>
<p>Adapun komitmen anggota PHRI Balikpapan setelah Rakernas PHRI ke-IV adalah mendorong Pemkot Balikpapan untuk serius merancang pembangunan sektor pariwisata. Selain itu, anggota PHRI mengimbau perlunya bantuan dana pengembangan pariwisata ke pemerintah pusat apabila dari bobot APBD tingkat kota dan provinsi tidak mencukupi.</p>
<p>Kepalan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Balikpapan Bimo Epyanto mengatakan, Balikpapan tidak boleh bergantung kepada sumber daya alam yang selama ini jadi tumpuan. Pasalnya dana bagi hasil dari pusat juga sudah turun. Untuk menggerakkan ekonomi daerah perlu sumber baru.</p>
<p>“Rencana kerja saya satu tahun ini juga akan fokus kepada pariwisata. Dari sektor ini akan banyak sektor lain yang hidup. Stakeholder terkait saya harap bisa mendukung dengan baik,” tutupnya. (aji/ndu/k18/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tiket-pesawat-mahal-ancam-penurunan-okupansi-hotel/">Tiket Pesawat Mahal Ancam Penurunan Okupansi Hotel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Larangan Kegiatan Pemerintah di Hotel Dihapus, Optimistis Okupansi Naik 20 Persen</title>
		<link>https://bontangpost.id/larangan-kegiatan-pemerintah-di-hotel-dihapus-optimistis-okupansi-naik-20-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2019 07:30:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[rapat pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=59252</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Bisnis perhotelan mendapat angin segar. Dalam Rapat Koordinasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Jakarta pada 9-11 Februari lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menghapus larangan kegiatan pemerintah di hotel. Jika wacana ini terealisasi, okupansi Kaltim diprediksi bisa meningkat 20 persen. Belum termasuk meeting room, restoran, dan fasilitas lain. Sekretaris [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/larangan-kegiatan-pemerintah-di-hotel-dihapus-optimistis-okupansi-naik-20-persen/">Larangan Kegiatan Pemerintah di Hotel Dihapus, Optimistis Okupansi Naik 20 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA – Bisnis perhotelan mendapat angin segar. Dalam Rapat Koordinasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Jakarta pada 9-11 Februari lalu, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menghapus larangan kegiatan pemerintah di hotel. Jika wacana ini terealisasi, okupansi Kaltim diprediksi bisa meningkat 20 persen. Belum termasuk meeting room, restoran, dan fasilitas lain.</p>
<p>Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim HM Zulkifli mengatakan, kontribusi kegiatan pemerintah Kaltim di hotel mencapai 30 persen. “Aturan itu (larangan kegiatan pemerintah di hotel) mempersulit anggota PHRI di seluruh daerah. Sehingga kita keluhkan langsung di depan presiden,” katanya kepada Kaltim Post, Rabu (13/2).</p>
<p>Saat disampaikan, dia mengungkapkan presiden merespons baik. Bahkan berjanji menghapuskan aturan itu. Walaupun sebenarnya tidak ada aturan tertulis yang benar-benar mengatur regulasi itu, namun Jokowi berjanji semua pemerintah daerah boleh melakukan kegiatan di hotel. “Kalau aturan itu tidak ada otomatis akan terjadi peningkatan signifikan pada dunia perhotelan di Bumi Etam,” tuturnya.</p>
<p>Bahkan okupansi atau keterisian kamar diyakini meningkat hingga 20 persen. Peningkatan itu juga akan terlihat pada penggunaan meeting room, restoran, dan fasilitas lainnya di hotel. “Ini angin segar untuk kami, jadi hotel bisa kembali promosi di dunia pemerintahan untuk melakukan kegiatannya di hotel,” tuturnya.</p>
<p>Berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim pada September 2018, tingkat penghunian kamar hotel di Bumi Etam mencapai 51,84 persen. Kemudian meningkat menjadi 52,15 persen pada Oktober. Tren apik ini berlanjut hingga November dan Desember masing-masing mencatatkan okupansi 53,38 persen dan 56,79 persen.</p>
<p>Zulkifli mengatakan, jika dihitung-hitung kegiatan pemerintah di hotel jauh lebih murah dibandingkan di luar hotel. Karena, hotel memiliki fasilitas yang lengkap. Semua sudah tersedia, mulai dari ruang rapat, tempat makan, tempat menginap, tempat olahraga dan lainnya.</p>
<p>“Contoh saja, jika pegawai Mahulu mengikuti rapat di Samarinda tentunya akan menginap di hotel. Jika kegiatannya di luar maka dibutuhkan biaya pulang-pergi hotel ke tempat rapat,” ungkapnya. Sedangkan jika kegiatannya di hotel, maka semua akan menjadi satu. Ketika jam istirahat, bisa kembali ke kamar. Sudah jelas lebih efisien dan menghemat biaya.</p>
<p>Adapun aturan pelarangan instansi pemerintah melakukan kegiatan di hotel sebelumnya dikeluarkan oleh kementerian dalam negeri. Aturan itu dianggap demi efisiensi, lalu menyusul kasus di Papua atas dugaan penganiayaan terhadap penyelidik KPK di hotel.</p>
<p>“Aturan ini akhirnya dicabut, karena harapan efisiensi pun tidak tercapai. Sehingga kami optimistis dampaknya akan luar biasa pada bisnis perhotelan di Kaltim,” pungkasnya. (*/ctr/ndu2/k18/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/larangan-kegiatan-pemerintah-di-hotel-dihapus-optimistis-okupansi-naik-20-persen/">Larangan Kegiatan Pemerintah di Hotel Dihapus, Optimistis Okupansi Naik 20 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imbas Bandara APT Pranoto, Okupansi Hotel di Kaltim Capai 56,79 Persen</title>
		<link>https://bontangpost.id/imbas-bandara-apt-pranoto-okupansi-hotel-di-kaltim-capai-5679-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2019 12:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[bandara APT Pranoto]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58595</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA- Tingkat hunian kamar (TPK) hotel di Kaltim pada Desember lalu berhasil menyentuh level 56,79 persen dari total kamar yang tersedia. Okupansi tersebut mengalami peningkatan 3,41 poin dibandingkan TPK November 2018. Sementara, bila dibandingkan okupansi Desember 2017, terjadi peningkatan sebesar 3,40 poin. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim Yusi Ananda Rusli mengatakan, peningkatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/imbas-bandara-apt-pranoto-okupansi-hotel-di-kaltim-capai-5679-persen/">Imbas Bandara APT Pranoto, Okupansi Hotel di Kaltim Capai 56,79 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA- Tingkat hunian kamar (TPK) hotel di Kaltim pada Desember lalu berhasil menyentuh level 56,79 persen dari total kamar yang tersedia. Okupansi tersebut mengalami peningkatan 3,41 poin dibandingkan TPK November 2018. Sementara, bila dibandingkan okupansi Desember 2017, terjadi peningkatan sebesar 3,40 poin.</p>
<p>Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim Yusi Ananda Rusli mengatakan, peningkatan okupansi pada pengujung tahun disebabkan banyaknya kegiatan pemerintah di hotel. Sebagai daerah yang masih mengandalkan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE), kegiatan pemerintah berkontribusi hingga 30 persen terhadap okupansi hotel.</p>
<p>“Banyaknya kegiatan pemerintah pada pengujung tahun, membuat okupansi meningkat. Sedangkan pada pertengahan tahun akan sedikit mengalami penurunan pada bulan tertentu,” tuturnya, Senin (4/2).</p>
<p>Selain karena kegiatan pemerintah, penerbangan langsung dari Bandara APT Pranoto, Samarinda ke berbagai kota di luar Kaltim juga memberi dampak positif pada Samarinda, dan sekitarnya. Perjalanan bisnis yang dilakukan swasta juga berdampak pada okupansi di Samarinda.</p>
<p>“Jika dibandingkan tahun ke tahun juga terjadi peningkatan. Yang dulunya orang enggan ke Samarinda karena menempuh perjalanan dari Balikpapan. Kini semakin banyak yang melakukan kunjungan bisnis, sehingga okupansi meningkat,” tutupnya.</p>
<p>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Atqo Mardiyanto mengatakan, okupansi pada Desember 2018 sebesar 56,79 persen. Hal ini berarti dari rata-rata jumlah kamar hotel berbintang di Kaltim, terpakai sebanyak 56,79 persen dari seluruh kamar yang tersedia.</p>
<p>Jika dilihat menurut klasifikasinya, pada Desember 2018 hotel berbintang tiga mengalami TPK tertinggi, yaitu mencapai 62,08 persen, dan TPK terendah pada hotel berbintang satu sebesar 31,77 persen. “Sedangkan hotel berbintang lainnya masing-masing di antaranya hotel berbintang dua sebesar 53,90 persen, hotel berbintang empat sebesar 58,59 persen, dan hotel berbintang lima tercatat sebesar 52,45 persen,” tuturnya.</p>
<p>TPK hotel berbintang tiga pada Desember 2018 mengalami peningkatan sekitar 7,77 poin bila dibandingkan November 2018 yang mencapai 54,31 persen. Sementara jika dibandingkan periode Desember 2017 mengalami peningkatan sekitar 4,35 poin, yaitu dari 57,73 persen menjadi 62,08 persen.</p>
<p>Secara umum, rata-rata lama tamu menginap pada hotel berbintang, mengalami penurunan menjadi 1,72 hari, dari sebelumnya sebesar 1,85 hari (turun 0,13 hari). “Penurunan tersebut, terjadi karena rata-rata lama menginap Nusantara pada Desember 2018 mengalami penurunan,” jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, rata-rata lama menginap tamu mancanegara pada Desember 2018 dibanding Desember 2017, mengalami peningkatan 0,31 hari. Sedangkan jumlah hari menginap tamu Nusantara meningkat sebesar 0,04 hari. Dari keseluruhan tamu hotel, rata-rata lama menginap di hotel berbintang pada Desember 2018 lebih tinggi jika dibanding Desember 2017.</p>
<p>Apabila diamati dari perkembangan rata-rata lama tamu menginap setiap bulannya pada hotel berbintang pada kurun waktu Desember 2017–Desember 2018, maka rata-rata lama tamu menginap paling lama terjadi pada Mei 2018, Agustus 2018, Oktober 2018 dan November 2018, yaitu sebesar 1,85 hari. “Sedangkan Desember 2017 memiliki jumlah hari tersingkat untuk menginap, yakni 1,67 hari,” pungkasnya. (*/ctr/ndu/k15/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/imbas-bandara-apt-pranoto-okupansi-hotel-di-kaltim-capai-5679-persen/">Imbas Bandara APT Pranoto, Okupansi Hotel di Kaltim Capai 56,79 Persen</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Politik, Okupansi Hotel Cerah</title>
		<link>https://bontangpost.id/tahun-politik-okupansi-hotel-cerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 07:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=57626</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALIKPAPAN- Hadirnya tahun politik menjadi angin segar bagi pelaku bisnis perhotelan dan restoran di Bumi Etam. Banyaknya kegiatan yang bakal membutuhkan akomodasi hotel diyakini akan berkontribusi besar pada pertumbuhan bisnis tahun ini. Mereka yakin bisnis perhotelan akan tetap cerah minimal hingga April 2019. “Biasanya setelah tahun baru, okupansi hotel merosot. Bahkan tahun ini tidak lama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tahun-politik-okupansi-hotel-cerah/">Tahun Politik, Okupansi Hotel Cerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BALIKPAPAN- Hadirnya tahun politik menjadi angin segar bagi pelaku bisnis perhotelan dan restoran di Bumi Etam. Banyaknya kegiatan yang bakal membutuhkan akomodasi hotel diyakini akan berkontribusi besar pada pertumbuhan bisnis tahun ini. Mereka yakin bisnis perhotelan akan tetap cerah minimal hingga April 2019.</p>
<p>“Biasanya setelah tahun baru, okupansi hotel merosot. Bahkan tahun ini tidak lama lagi Ramadan dan Lebaran. Biasanya hotel sepi. Namun, adanya pemilu ini diharapkan mampu menjadi stimulus. Karena banyak kegiatan digelar di hotel. Baik pertemuan tingkat kota, daerah hingga nasional,” ujar Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan Sahmal Ruhip, Minggu (13/1).</p>
<p>Dia mengungkapkan, pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) memiliki pengaruh yang cukup menonjol sejak November lalu. Kegiatan politik yang sudah dimulai turut meningkatkan permintaan (hunian) kamar hotel. Hal itu berlanjut hingga Desember.</p>
<p>Bahkan berdasarkan informasi yang diterimanya, puncak kegiatan politik adalah April mendatang, karena akan ada pertemuan skala nasional yang diikuti sekitar 5 ribu orang. &#8220;Baru saja saya diberi kabar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tetapi, ancaman penurunan okupansi hotel tetap ada. Apalagi dengan beroperasinya Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Dan saat ini tiket pesawat mahal. Sudah pasti itu menjadi ancaman bagi jumlah kunjungan ke suatu daerah.</p>
<p>“Moda transportasi ini penting. Kalau naik, imbasnya cukup besar. Saya harapkan pemerintah bersama pelaku pariwisata harus bekerja sama menggelar kegiatan rutin yang menjadi magnet bagi wisatawan daerah. Baik di Kaltim, Kaltara juga daerah sekitarnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sahmal mencontohkan, kegiatan pasar otomotif khususnya mobil yang digelar tiap akhir pekan di Jogjakarta. Kegiatan tersebut, sukses menyedot banyak pengunjung. Baik dalam dan luar daerah. &#8220;Saya sudah usulkan secara lisan di berbagai pertemuan bersama pihak-pihak terkait. Baru sebatas usulan, harapannya bisa terwujud,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan data statistik pariwisata Provinsi Kaltim periode Oktober 2018 yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, menyatakan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kaltim sebesar 52,15 persen. Jumlah itu meningkat 0,31 poin dibanding TPK September tahun yang sama yakni sebesar 51,84 persen. Sementara itu, jika dibandingkan Oktober 2017, terjadi peningkatan TPK sebesar 2,45 poin.</p>
<p>Selanjutnya jika dilihat berdasarkan klasifikasi pada Oktober 2018 hotel berbintang lima mengalami TPK tertinggi mencapai 67,05 persen atau meningkat 3,44 poin dibandingkan September 2018 yang mencapai 63,61 persen. Bahkan, meningkat 26,74 poin dibandingkan periode Oktober 2017. Yakni dari 40,31 persen menjadi 67,05 persen.</p>
<p>Tingkat okupansi terendah dialami hotel berbintang satu, yakni sebesar 25,36 persen. Sedangkan hotel berbintang lainnya masing-masing di antaranya hotel berbintang dua sebesar 36,16 persen, hotel berbintang tiga sebesar 54,12 persen dan hotel berbintang empat tercatat sebesar 55,62 persen.</p>
<p>Secara umum, rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang di Kaltim selama periode yang sama mengalami peningkatan 0,04 hari. Yakni menjadi 1,85 hari dari rata-rata lama tamu menginap bulan sebelumnya sebesar 1,81 hari.</p>
<p>Berdasarkan kategori, durasi menginap tamu mancanegara periode Oktober 2018 turun 0,70 hari dibanding Oktober 2017. Sedangkan jumlah hari menginap tamu Nusantara meningkat sebesar 0,03 hari. Sementara berdasar tingkah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) edisi Oktober 2018 sebanyak 340 kunjungan atau bertambah 179 kunjungan dibanding bulan sebelumnya yang hanya 161 kunjungan. Akan tetapi, berdasarkan jumlah wisman terjadi penurunan jika dibandingkan periode Oktober 2017 yang mencapai 411 kunjungan. (aji/ndu/k15/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tahun-politik-okupansi-hotel-cerah/">Tahun Politik, Okupansi Hotel Cerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Bandara hingga Hotel di Hutan karts</title>
		<link>https://bontangpost.id/bangun-bandara-hingga-hotel-di-hutan-karts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 May 2018 03:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[karst kutim]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=38777</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211;  Setelah melakukan kunjungan ke gua karts di Negara Malaysia, Wakil Bupati Kasmidi Bulang berencana mengadopsi berbagai solusi penting yang bisa di terapkan untuk karts di Kutim. Salah satunya pembangunan bandara ditumpukan batu gamping itu. Kasmidi mengungkapkan dukungan negara malaysia atau pemerintahnya terhadap lokasi wisata cukup tinggi. Contoh support dan kebijakannya dengan memberikan izin [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bangun-bandara-hingga-hotel-di-hutan-karts/">Bangun Bandara hingga Hotel di Hutan karts</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211;  Setelah melakukan kunjungan ke gua karts di Negara Malaysia, Wakil Bupati Kasmidi Bulang berencana mengadopsi berbagai solusi penting yang bisa di terapkan untuk karts di Kutim. Salah satunya pembangunan bandara ditumpukan batu gamping itu.</p>
<p>Kasmidi mengungkapkan dukungan negara malaysia atau pemerintahnya terhadap lokasi wisata cukup tinggi. Contoh support dan kebijakannya dengan memberikan izin pembangunan bandara di kawasan hutan karts. Bahkan ada hotel bintang lima bercokol di sana.</p>
<p>&#8220;Ada hotel bintang 5 di tengah hutan. Ada bandara juga. Jika mereka bisa, kenapa kita tidak. Ini nanti akan di sampaikan ke pemerintah pusat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Kasmidi menambahkan bahwa bukan hanya kutim yang menyaksikan fasilitas itu, tetapi ada Kabupaten Berau diwakili Bupatinya, lalu Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) lewat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim. Ditambah sejumlah pakar gua karts dari berbagai disiplin ilmu seperti geografi dan topografi Universitas Ghajah Mada (UGM). Dengan maksud dari hasil ini ada kajian tercipta.</p>
<p>&#8220;Kesana membuat kajian lalu diimplementasikan di Kaltim. Nanti Provinsi membuat Perda untuk kami adopsi, agar karts kutim terjaga,&#8221; terangnya usai menghadiri Seminar Kepribadian, Kamis, (3/5) lalu.</p>
<p>Mantan anggota DPRD Kutim ini juga berharap segala kajian dapat rampung, agar semua bisa berjalan. Mengingat gua karts di Kecamatan Sangkulirang ini memiliki potensi yang besar dari karts Malaysia. Mulai dari luasan wilayah,  panjang karst hingga gua yang bervariasi. Bermodalkan itu kemungkinan bantuan pendanaan bisa didapat dari lembaga internasional.</p>
<p>&#8220;Karst dimalaysia itu dibiayai oleh UNESCO. Kami juga berharap bisa dapat, karena gua karts mangkaliat bervariasi. Bahkan lebih panjang,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dirinya juga menegaskan bahwa kunjungan ke karts di Negara Malaysia tepatnya di Provinsi Serawa, Kabupaten Mulu merupakan undangan dari LSM pemerhati gua karts asal Amerika Serikan.</p>
<p>&#8220;Diundang Pemerintah Provinsi Kaltim, lalu Kutim di wakili Saya dan Berau oleh Bupatinya Pak Muharram,&#8221; katanya. (hd)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bangun-bandara-hingga-hotel-di-hutan-karts/">Bangun Bandara hingga Hotel di Hutan karts</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panitia dan Kontingen Rebutan Hotel</title>
		<link>https://bontangpost.id/panitia-dan-kontingen-rebutan-hotel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 03:03:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[panitia]]></category>
		<category><![CDATA[rebutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=30696</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Minimnya hotel di Kutim,  membuat panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)  2018 harus rebutan tempat tidur dengan kontingen dari luar. Tentu saja hal ini membuat Pengurus Besar (PB) Porprov kebingungan. Pasalnya,  hotel tersebut akan diperuntukkan bagi tamu VVIP. Tak masalah jika hotel kelas bawah yang sudah dikontrak terlebih dahulu. Permasalahannya,  bila hotel berbintang yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/panitia-dan-kontingen-rebutan-hotel/">Panitia dan Kontingen Rebutan Hotel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Minimnya hotel di Kutim,  membuat panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)  2018 harus rebutan tempat tidur dengan kontingen dari luar. Tentu saja hal ini membuat Pengurus Besar (PB) Porprov kebingungan. Pasalnya,  hotel tersebut akan diperuntukkan bagi tamu VVIP.</p>
<p>Tak masalah jika hotel kelas bawah yang sudah dikontrak terlebih dahulu. Permasalahannya,  bila hotel berbintang yang memang dikhususkan untuk tamu VVIP.</p>
<p>&#8220;Balikpapan dan Samarinda sudah memesan fasilitas hotel untuk atletnya. Takutnya hal ini akan  diikuti oleh Kontingen lain. Kami saja belum pesan untuk VVIP,&#8221; ujar Pengurus Besar Porprov,  Kasmidi Bulang.</p>
<p>Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi,  Wakil Bupati Kutim ini meminta kepada panitia untuk bergerak cepat mengamankan hotel yang nantinya diperuntukkan bagi tamu VVIP.</p>
<p>&#8220;Panitia pelaksana harus bergerak cepat untuk menghentikan hal seperti itu.  Tamu VVIP diutamakan terlebih dahulu. Mengingat kamar hotel di Sangatta tak akan mencukupi,&#8221; katanya.</p>
<p>Tamu VVIP yang dimaksud ialah, sepeti dewan hakim, wasit, juri, dan kepala daerah. Semua berjumlah sekira 2. 133 orang.</p>
<p>&#8220;Jika ini sudah dapat tempat, yang lain baru boleh mencari tempat masing masing,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya juga memerintahkan kepada panitia untuk bergerak cepat mendata hotel dan penginapan di Kutim. Jika tak mencukupi,  langsung lakukan  pendataan rumah warga.</p>
<p>&#8220;Jika kamar hotel tidak memenuhi kapasitas, maka panitia harus mendata rumah warga yang dapat dijadikan homestay. Agar dapat menjadi rekomendasi untuk atlet yang tidak mendapatkan fasilitas hotel,&#8221; pinta Kasmidi. (*/la)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/panitia-dan-kontingen-rebutan-hotel/">Panitia dan Kontingen Rebutan Hotel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elegan, Bersih, dan Tenang</title>
		<link>https://bontangpost.id/elegan-bersih-dan-tenang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2017 18:36:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=20408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hotel Grand Kartika Samarinda SAMARINDA &#8211; Hotel Grand Kartika Samarinda adalah hotel yang terletak di pusat Kota Samarinda. Dengan desain yang elegan, bersih, dan lingkungan yang tenang akan dirasakan saat berada di lobby hotel. Lokasi yang strategis tepat di pusat Kota Samarinda, di simpang tiga Jalan KH Khalid menuju Jalan Diponegoro dan Jalan Abbul Hasan, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elegan-bersih-dan-tenang/">Elegan, Bersih, dan Tenang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Hotel Grand Kartika Samarinda </strong></h4>
<p>SAMARINDA &#8211; Hotel Grand Kartika Samarinda adalah hotel yang terletak di pusat Kota Samarinda. Dengan desain yang elegan, bersih, dan lingkungan yang tenang akan dirasakan saat berada di lobby hotel.</p>
<p>Lokasi yang strategis tepat di pusat Kota Samarinda, di simpang tiga Jalan KH Khalid menuju Jalan Diponegoro dan Jalan Abbul Hasan, memudahkan tamu jika akan menuju ke Jalan Diponegoro dan Jalan Abul Hasan.</p>
<p>Di hotel Grand Kartika tersedia 93 kamar, dibagi dalam 5 tipe dengan fasilitas masing-masing, yaitu <em>Business, Deluxe</em>, <em>Grand Deluxe</em>, dan <em>Executive Room</em>.</p>
<p>“Hotel kami juga menawarkan cafe dan resto yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga dan rekan kerja sambil menikmati hidangan masakan tradisional, <em>Chinese food</em> dan <em>western food </em>spesial dari chef kami,” kata General Manager Hotel Grand Kartika Samarinda Armunanto.</p>
<p>Dengan fasilitas tiga <em>function room</em> yaitu <em>Rosela</em>, <em>Bougenville</em>, dan <em>Lavender Meeting Room</em> yang dapat menampung kapasitas 30 orang sampai kapasitas 200 orang, yang dilengkapi dengan <em>sound system</em>, inFocus dan Wifi untuk kebutuhan kegiatan gathering dan pertemuan Anda.</p>
<p>Hotel Grand Kartika Samarinda juga menyediakan fasilitas Body Treatment Spa Kartika untuk memanjakan tubuh Anda, berbagai layanan yang  dijamin untuk memenuhi kebutuhan dari tamu. Hotel ini juga menawarkan kemudahan termasuk minuman selamat datang setibanya di hotel, menyediakan 24 jam <em>Business Centre</em>, layanan fax, copy paper, akses computer, hingga browsing internet.</p>
<p>Perpaduan pelayanan yang berkualitas hotel bintang, serta lokasi yang tenang dan menyatu dengan keramahan karyawan, dapat menjadikan hotel ini sebagai pilihan tempat beristirahat yang nyaman bagi acara liburan atau kegiatan bisnis Anda di Samarinda.</p>
<p>“Rasakan dan nikmati pelayanan keramahan kami dari Hotel Grand Kartika Samarinda. Lakukan pemesanan Anda di Hotel Grand  Kartika Samarinda sekarang dan dapatkan diskon spesial. Hubungi di 0541735776, 05414113669, atau di 08115565776,” tambah Armunanto. <strong>(drh/ser)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/elegan-bersih-dan-tenang/">Elegan, Bersih, dan Tenang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hebohnya ‘Bontang Pizza Day’ Garapan ICA Bontang dan Hotel Bintang Sintuk </title>
		<link>https://bontangpost.id/hebohnya-bontang-pizza-day-garapan-ica-bontang-dan-hotel-bintang-sintuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2017 11:50:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=11954</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pizza Spinning ala Chef Agung Kurnia Adonan pizza diputar-putar. Kemudian diterbangkan ke udara, atau dilempar ke belakang badan. Ia terus beraksi memainkan pizza spinning dengan iringan dentuman musik. Ia menjadikan adonan pizza sebagai bahan atraksinya. Sambil berjalan di tengah-tengah peserta, ia terus memutar, melempar, dan menangkap adonan. Atraksinya ini pun menjadi tontonan yang menakjubkan di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hebohnya-bontang-pizza-day-garapan-ica-bontang-dan-hotel-bintang-sintuk/">Hebohnya ‘Bontang Pizza Day’ Garapan ICA Bontang dan Hotel Bintang Sintuk </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pizza Spinning ala Chef Agung Kurnia</p>
<p>Adonan pizza diputar-putar. Kemudian diterbangkan ke udara, atau dilempar ke belakang badan. Ia terus beraksi memainkan pizza spinning dengan iringan dentuman musik.</p>
<p>Ia menjadikan adonan pizza sebagai bahan atraksinya. Sambil berjalan di tengah-tengah peserta, ia terus memutar, melempar, dan menangkap adonan. Atraksinya ini pun menjadi tontonan yang menakjubkan di area restaurant Hotel Bintang Sintuk, Minggu (30/4) kemarin.</p>
<p>Begitulah gaya akrobatik chef Agung Kurnia, juara kompetisi Pizza se-Indonesia yang didatangkan dari Jakarta dalam event ‘Bontang Pizza Day’ dengan tajuk ‘Lets Go For Show Spinning Pizza’.</p>
<p>Kegiatan yang digelar Hotel Bintang Sintuk Bontang bekerjasama Indonesian Chef Association (ICA) Cabang Bontang ini juga diramaikan Cooking Demo dari Ketua ICA Kalimantan Timur (Kaltim) chef Joko Utoro yang juga Executive Chef Hotel Bintang Sintuk. Kegiatan juga diisi Baking Pastry oleh Ketua ICA Cabang Bontang Chef Putra Kusuma.</p>
<p>Joko Utoro yang mewakili Manajeman Hotel Bintang Sintuk, Trisna Widodo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada ICA Bontang yang sudah bekerjasama dengan Hotel Sintuk untuk menggelar event ‘Bontang Pizza Day’.</p>
<p>Dijelaskannya, ‘Spinning Pizza’ diperkenalkan kepada peserta untuk tertarik untuk berwirausaha menjual pizza. Spinning Pizza adalah atraksi dalam membuat pizza, mulai dari pembuatan adonan, pemberian topping, sampai proses baking.</p>
<p>“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mengenalkan Spinning Pizza kepada masyarakat khususnya Bontang. Harapannya setelah kegiatan ini selesai maka akan ada wiraswasta yang mengangkat pizza menjadi usaha mereka dan mereka dapat bergabung dengan ICA,” jelasnya.</p>
<p>Chef Agung Kurnia yang juga Founder Indonesian Pizza Spinning mengaku, diundang Chef Putra Kusuma datang ke Bontang untuk memberikan penjelasan dan atraksi Spinning Pizza.</p>
<p>Dijelaskannya Spinning Pizza merupakan atraksi atau seni dalam pembuatan pizza, di mana adonan pizza yang akan dimasak  dalam proses pelebaran adonannya diputar menggunakan tangan dengan cara dilempar lemparkan ke udara seperti teknik juggling dalam sirkus. Tetapi dalam hal ini menggunakan adonan pizza.</p>
<p>“Harapannya dengan kegiatan ini maka masyarakat dapat terbuka pengetahuannya tentang pizza. Selama ini pizza identik dengan masakan yang mahal. Padahal apabila kita mengetahui cara pengolahannya maka pembuatan pizza itu modalnya sangat murah,” tuturnya.</p>
<p>Ia juga memberikan motivasi kepada peserta agar berani untuk memulai usaha pizza di Bontang, karena dengan modal yang kecil, bisa mendapatkan keuntungan yang besar apabila membuka usaha pizza.</p>
<p>Agung Kurnia adalah salah satu pendiri komunitas Indonesia Pizza Spinning yang kini bergabung dengan Tristar Institute.  Lahir pada 26 Agustus 1980 di Garut, Jawa Barat, awal tahun 2004 Agung Kurnia memulai karier bekerja di salah satu restaurant pizza (RedTomato) dari Korea dengan konsep Hand Tossed pizza dan Dough show yang kemudian membentuk tim dough show pertama di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, chef Agung makin tertarik untuk belajar seni membuat pizza dan beberapa kali bergabung dengan restaurant pizza lainnya di Jakarta untuk mengembangkan kepiawaiannya. Ia mulai mempraktikkan keahliannya di depan pengunjung restoran.</p>
<p>Tak disangka, respons pengunjung sungguh luar biasa. Pengunjung merasa terhibur dan mendatangkan banyak keuntungan bagi restoran. Ia lantas mulai memperkaya ilmu akrobatik dengan menonton video di televisi dan internet, hingga mampu menciptakan gaya dan aksi sendiri.</p>
<p>Beberapa kali diundang di Tristar Institute, chef Agung menunjukan kelihaian akrobatik pizza dan performa menawan. Tangan-tangan terampil beraksi mengolah adonan pizza. Berbagai gaya akrobat pun ditampilkan.  (*/rdy/adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hebohnya-bontang-pizza-day-garapan-ica-bontang-dan-hotel-bintang-sintuk/">Hebohnya ‘Bontang Pizza Day’ Garapan ICA Bontang dan Hotel Bintang Sintuk </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
