<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>isu penculikan Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/isu-penculikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/isu-penculikan/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 May 2017 13:14:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>isu penculikan Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/isu-penculikan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolres Pastikan Hanya Hoax</title>
		<link>https://bontangpost.id/kapolres-pastikan-hanya-hoax/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2017 04:33:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[isu penculikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=13074</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Kepala Kepolisian Resort Kutai Timur (Kapolres Kutim) AKBP Rino Eko memastikan, belum pernah menerima satu laporan pun tentang kasus penculikan anak. Meskipun isu tersebut santer beredar di masyarakat, baik di ibukota maupun pedalaman. &#8220;Saya pastikan, sampai saat ini belum ada (isu penculikan, Red.), termasuk data laporan kehilangan. Insyaallah belum ada,&#8221; tegas Rino, ditemui, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kapolres-pastikan-hanya-hoax/">Kapolres Pastikan Hanya Hoax</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Kepala Kepolisian Resort Kutai Timur (Kapolres Kutim) AKBP Rino Eko memastikan, belum pernah menerima satu laporan pun tentang kasus penculikan anak. Meskipun isu tersebut santer beredar di masyarakat, baik di ibukota maupun pedalaman.</p>
<p>&#8220;Saya pastikan, sampai saat ini belum ada (isu penculikan, Red.), termasuk data laporan kehilangan. <em>Insyaallah</em> belum ada,&#8221; tegas Rino, ditemui, Senin (14/5).</p>
<p>Dia menghimbau masyarakat untuk menyikapi isu yang berkembang tersebut dengan baik. Jangan sampai justru berkembang pada hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya timbul kecurigaan antar sesama masyarakat yang ujungnya justru menimbulkan dampak sosial.</p>
<p>&#8220;Waspada boleh saja dilakukan. Termasuk pola jaga malam yang dilakukan masyarakat. Kami ambil positifnya saja. Karena pola pengamanan bukan hanya tanggungjawab polisi saja, tapi juga masyarakat. Namun yang ditekankan disini, isu itu tidak benar. Khususnya yang terjadi di Kecamatan Karangan maupun Kutim,&#8221; pesannya.</p>
<p>Rino pun mengingatkan agar masyarakat dapat meningkatkan koordinasinya, baik dengan aparat pemerintahan maupun penegak hukum. Termasuk aktif melaporkan jika berkembang isu yang dapat meresahkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Hampir di setiap kecamatan kan ada ditempatkan posko kepolisian. Jadi bisa langsung berkoordinasi jika ada yang meresahkan. Masyarakat juga bisa dapat kepastian tentang kebenaran isu itu. Intinya kami siap melayani dan melindungi masyarakat,&#8221; kata Kapolres. (aj)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kapolres-pastikan-hanya-hoax/">Kapolres Pastikan Hanya Hoax</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karangan Dihantui Isu Penculikan</title>
		<link>https://bontangpost.id/karangan-dihantui-isu-penculikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 May 2017 04:32:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[isu penculikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=13071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warga Perketat Penjagaan terhadap Pendatang SANGATTA &#8211; Isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya, tengah marak beredar di media sosial (Medsos), berdampak negatif terhadap warga di Kecamatan Karangan. Pasalnya, sejak sebulan terakhir warga jadi takut keluar rumah, khususnya pada malam hari. Bahkan jam malam pun sempat diberlakukan untuk menangkal aksi penculikan tersebut. Terutama bagi warga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karangan-dihantui-isu-penculikan/">Karangan Dihantui Isu Penculikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Warga Perketat Penjagaan terhadap Pendatang</p>
<p>SANGATTA &#8211; Isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya, tengah marak beredar di media sosial (Medsos), berdampak negatif terhadap warga di Kecamatan Karangan. Pasalnya, sejak sebulan terakhir warga jadi takut keluar rumah, khususnya pada malam hari. Bahkan jam malam pun sempat diberlakukan untuk menangkal aksi penculikan tersebut. Terutama bagi warga pendatang dan tidak dikenal.</p>
<p>Ase (34) warga Desa Muara Bulan mengatakan, sudah sebulan terakhir isu tentang penculikan tersebut berkembang di masyarakat. Meski belum diketahui pasti kebenarannya, namun warga tetap dibuat takut akan aksi tersebut.</p>
<p>&#8220;Katanya ada di daerah Kaubun yang tertangkap satu pelakunya. Tapi, saya belum tahu juga betul apa tidaknya. Yang jelas, sejak ada isu itu banyak warga yang tak berani keluar rumah. Bahkan sampai ke masjid sekalipun,&#8221; ucap Ase saat ditemui media baru-baru ini.</p>
<p>Sementara itu, Nasiah (28) mengaku juga khawatir dengan isu penculikan tersebut. Bahkan kini dirinya selalu pergi mendampingi anaknya saat berada di luar rumah, baik hendak ke sekolah maupun kegiatan lainnya.</p>
<p>&#8220;Isunya beredar dari mulut ke mulut mas. Tidak tahu sumbernya dari mana. Yang jelas cukup meresahkan juga. Sampai-sampai warga disini buat jaga malam. Kalau ada orang yang tidak dikenal langsung ditanya tujuannya kesini, ada keluarga atau tidak. Begitu mas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lain halnya dengan Masse (47). Meski sudah mendengar isu tentang penculikan tersebut, namun dirinya tidak lantas percaya. Justru, dirinya curiga isu tersebut sengaja disebar pelaku kejahatan untuk membuat warga resah dan takut keluar rumah. Terlebih di daerahnya banyak terdapat sarang burung walet yang selalu siap dipanen.</p>
<p>&#8220;Saya curiganya seperti itu. Makanya saya tetap keluar rumah seperti biasa, meski ada isu itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal senada juga diakui Mahmudi (45). Bahkan katanya, sempat beredar kabar bahwa satu pelaku penculikan sempat ditangkap dan dihakimi warga di Kecamatan Kaubun. Namun setelah dikroscek kebenarannya, isu itu tidak benar. Justru pelaku yang ditangkap hendak mencuri sarang walet milik warga.</p>
<p>&#8220;Jadi pencuri itu pintar. Mereka sepertinya bagi tugas. Satu yang dikorbankan ketangkap warga, sedangkan lainnya saat suasana gaduh berhasil membobol sarang walet lainnya,&#8221; sebut Mahmudi. (aj)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/karangan-dihantui-isu-penculikan/">Karangan Dihantui Isu Penculikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
