• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Karangan Dihantui Isu Penculikan

by BontangPost
19 Mei 2017, 12:32
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
AKBP. Rino Eko

AKBP. Rino Eko

Share on FacebookShare on Twitter

Warga Perketat Penjagaan terhadap Pendatang

SANGATTA – Isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya, tengah marak beredar di media sosial (Medsos), berdampak negatif terhadap warga di Kecamatan Karangan. Pasalnya, sejak sebulan terakhir warga jadi takut keluar rumah, khususnya pada malam hari. Bahkan jam malam pun sempat diberlakukan untuk menangkal aksi penculikan tersebut. Terutama bagi warga pendatang dan tidak dikenal.

Ase (34) warga Desa Muara Bulan mengatakan, sudah sebulan terakhir isu tentang penculikan tersebut berkembang di masyarakat. Meski belum diketahui pasti kebenarannya, namun warga tetap dibuat takut akan aksi tersebut.

“Katanya ada di daerah Kaubun yang tertangkap satu pelakunya. Tapi, saya belum tahu juga betul apa tidaknya. Yang jelas, sejak ada isu itu banyak warga yang tak berani keluar rumah. Bahkan sampai ke masjid sekalipun,” ucap Ase saat ditemui media baru-baru ini.

Baca Juga:  Minggu Ini, KPC Setrum Sangatta 

Sementara itu, Nasiah (28) mengaku juga khawatir dengan isu penculikan tersebut. Bahkan kini dirinya selalu pergi mendampingi anaknya saat berada di luar rumah, baik hendak ke sekolah maupun kegiatan lainnya.

“Isunya beredar dari mulut ke mulut mas. Tidak tahu sumbernya dari mana. Yang jelas cukup meresahkan juga. Sampai-sampai warga disini buat jaga malam. Kalau ada orang yang tidak dikenal langsung ditanya tujuannya kesini, ada keluarga atau tidak. Begitu mas,” ujarnya.

Lain halnya dengan Masse (47). Meski sudah mendengar isu tentang penculikan tersebut, namun dirinya tidak lantas percaya. Justru, dirinya curiga isu tersebut sengaja disebar pelaku kejahatan untuk membuat warga resah dan takut keluar rumah. Terlebih di daerahnya banyak terdapat sarang burung walet yang selalu siap dipanen.

Baca Juga:  Minta Ongkos Tangkap, Buaya Belum Direlokasi 

“Saya curiganya seperti itu. Makanya saya tetap keluar rumah seperti biasa, meski ada isu itu,” katanya.

Hal senada juga diakui Mahmudi (45). Bahkan katanya, sempat beredar kabar bahwa satu pelaku penculikan sempat ditangkap dan dihakimi warga di Kecamatan Kaubun. Namun setelah dikroscek kebenarannya, isu itu tidak benar. Justru pelaku yang ditangkap hendak mencuri sarang walet milik warga.

“Jadi pencuri itu pintar. Mereka sepertinya bagi tugas. Satu yang dikorbankan ketangkap warga, sedangkan lainnya saat suasana gaduh berhasil membobol sarang walet lainnya,” sebut Mahmudi. (aj)

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: isu penculikanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wabup: Tanamkan Budaya Gotong Royong Sejak Dini

Next Post

Kapolres Pastikan Hanya Hoax

Related Posts

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00
Pembalap Liar Terancam Penjara
Breaking News

Pembalap Liar Terancam Penjara

23 Desember 2018, 15:30

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.