<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jalan Parikesit Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/jalan-parikesit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-parikesit/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 04:46:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Jalan Parikesit Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-parikesit/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Masuk Prioritas, Jembatan Parikesit Bontang Tunggu Penanganan</title>
		<link>https://bontangpost.id/tak-masuk-prioritas-jembatan-parikesit-bontang-tunggu-penanganan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 04:46:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147340</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Keberadaan jembatan tinggi di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, menuai keluhan warga. Struktur jalan yang menanjak tajam dinilai membahayakan pengendara dan disebut turut memperparah genangan di kawasan sekitar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang pun angkat bicara. Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Bontang Anwar Nurdin, mengatakan perencanaan pelandaian sisi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-masuk-prioritas-jembatan-parikesit-bontang-tunggu-penanganan/">Tak Masuk Prioritas, Jembatan Parikesit Bontang Tunggu Penanganan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="281" data-end="525"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Keberadaan jembatan tinggi di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, menuai keluhan warga. Struktur jalan yang menanjak tajam dinilai membahayakan pengendara dan disebut turut memperparah genangan di kawasan sekitar.</p>
<p data-start="527" data-end="793">Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang pun angkat bicara. Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Bontang Anwar Nurdin, mengatakan perencanaan pelandaian sisi jembatan sebenarnya sudah tersedia. Namun, pelaksanaannya belum masuk prioritas program 2026.</p>
<p data-start="795" data-end="901">“Perencanaan pelandaian sudah ada, tetapi belum diprogramkan untuk tahun ini,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).</p>
<p data-start="903" data-end="1059">Menurut Anwar, tingginya elevasi jalan dipengaruhi pemasangan box culvert berukuran besar di bawah badan jalan, sehingga permukaan jalan harus menyesuaikan.</p>
<p data-start="1061" data-end="1266">Penjelasan serupa disampaikan Kepala Bidang Sanitasi Air Minum dan Sumber Daya Air PUPRK Bontang, Edi Suprapto. Ia menyebut dimensi box culvert yang tinggi dan lebar membuat konstruksi jalan ikut meninggi.</p>
<p data-start="1268" data-end="1399">“Awalnya drainase di bawah jalan sangat kecil dan terjadi bottle neck. Karena itu dipasang box culvert yang lebih besar,” jelasnya.</p>
<p data-start="1401" data-end="1658">Terkait banjir yang masih terjadi, Edi mengakui penanganan kawasan tersebut belum sepenuhnya tuntas. Masih terdapat koneksi drainase yang belum berfungsi optimal, seperti saluran dari Jalan Suryanta menuju Jembatan Parikesit dan dari jembatan ke Gang Gitar.</p>
<p data-start="1660" data-end="1866">Bahkan, salah satu saluran penghubung disebut telah tertutup dan dimanfaatkan sebagai akses jalan warga. Kondisi ini menyebabkan air kiriman maupun rob laut tertahan di box culvert dan meluap ke permukiman.</p>
<p data-start="1868" data-end="2045">“Efisiensi anggaran menjadi kendala tahun ini sehingga belum ada penanganan lanjutan. Selain itu, kawasan ini padat permukiman sehingga penanganannya cukup kompleks,” terangnya.</p>
<p data-start="2047" data-end="2217">Sebagai langkah awal, pada 2025 Dinas PUPRK telah melakukan normalisasi drainase di Jalan Awang Long untuk memecah aliran air agar tidak seluruhnya mengarah ke Jalan Parikesit.</p>
<p data-start="2219" data-end="2510">Sebelumnya, warga mengeluhkan kemiringan jalan dari arah Warung Makan Bude Sri menuju jembatan yang dinilai terlalu curam. Berbeda dengan sisi dari arah UMKM Center yang telah dilakukan pelandaian menggunakan APBD 2024 senilai Rp150 juta, sisi seberangnya belum mendapat penanganan lanjutan.</p>
<p data-start="2512" data-end="2770">Andiros (63), warga RT 11 Kelurahan Bontang Baru yang rumahnya berada tepat di depan jembatan, mengatakan kemiringan jalan kerap membuat bemper mobil tersangkut saat melintas. Selain itu, jarak pandang pengendara yang keluar-masuk gang juga dinilai terbatas.</p>
<p data-start="2772" data-end="2842">“Sudah banyak kejadian kecelakaan di sini,” ujarnya, Sabtu (6/2/2026). <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-masuk-prioritas-jembatan-parikesit-bontang-tunggu-penanganan/">Tak Masuk Prioritas, Jembatan Parikesit Bontang Tunggu Penanganan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Tinggi di Jalan Parikesit Bontang Dikeluhkan Warga, Picu Banjir hingga Rawan Kecelakaan</title>
		<link>https://bontangpost.id/jembatan-tinggi-di-jalan-parikesit-bontang-dikeluhkan-warga-picu-banjir-hingga-rawan-kecelakaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 11:26:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147185</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Keberadaan jembatan tinggi di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, menuai keluhan warga sekitar. Pembangunan yang dinilai belum tuntas itu disebut memicu kecelakaan lalu lintas serta memperparah banjir di kawasan permukiman. Persoalan utama berada di sisi jalan dari arah Warung Makan Bude Sri menuju jembatan. Berbeda dengan sisi dari arah UMKM Center yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-tinggi-di-jalan-parikesit-bontang-dikeluhkan-warga-picu-banjir-hingga-rawan-kecelakaan/">Jembatan Tinggi di Jalan Parikesit Bontang Dikeluhkan Warga, Picu Banjir hingga Rawan Kecelakaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="208" data-end="466"><strong data-start="208" data-end="235">BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> – Keberadaan jembatan tinggi di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, menuai keluhan warga sekitar. Pembangunan yang dinilai belum tuntas itu disebut memicu kecelakaan lalu lintas serta memperparah banjir di kawasan permukiman.</p>
<p data-start="468" data-end="734">Persoalan utama berada di sisi jalan dari arah Warung Makan Bude Sri menuju jembatan. Berbeda dengan sisi dari arah UMKM Center yang telah dilakukan pelandaian menggunakan APBD 2024 senilai Rp150 juta, sisi seberangnya hingga kini belum mendapat penanganan lanjutan.</p>
<p data-start="736" data-end="946">Andiros (63), warga RT 11 Kelurahan Bontang Baru yang rumahnya berada tepat di depan jembatan, menilai kemiringan jalan menuju jembatan tidak wajar. Akibatnya, bemper mobil warga kerap tersangkut saat melintas.</p>
<p data-start="948" data-end="1134">Tak hanya itu, risiko kecelakaan juga meningkat bagi warga yang keluar masuk gang di sekitar jembatan. Struktur jembatan yang terlalu tinggi disebut menghalangi jarak pandang pengendara.</p>
<p data-start="1136" data-end="1206">“Sudah banyak kejadian kecelakaan di sini,” ujarnya, Sabtu (6/2/2026).</p>
<p data-start="1208" data-end="1385">Dampak lain yang dirasakan warga adalah menurunnya pendapatan ekonomi. Posisi jembatan menutup pandangan ke warung milik Andiros, sehingga tak lagi terlihat oleh pengguna jalan.</p>
<p data-start="1387" data-end="1479">“Warung saya tertutup jembatan. Orang lewat tidak lihat, jualan jadi sepi sekali,” keluhnya.</p>
<p data-start="1481" data-end="1710">Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir yang semakin parah sejak jembatan dibangun. Jika sebelumnya banjir hanya terjadi saat hujan deras berdurasi lama, kini hujan singkat pun sudah menyebabkan air meluap hingga ke permukiman.</p>
<p data-start="1712" data-end="1841">“Sekarang hujan sebentar saja air sudah sampai paha di depan rumah. Rumah sudah saya tinggikan, tapi air tetap masuk,” tambahnya.</p>
<p data-start="1843" data-end="2076">Warga mendesak Pemerintah Kota Bontang segera turun tangan mencari solusi. Mereka berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya terfokus di jalan protokol atau pusat kota, tetapi juga memperhatikan dampaknya bagi kawasan permukiman.</p>
<p data-start="2078" data-end="2170">“Jangan asal bangun tapi malah menyusahkan warga. Kami juga ingin diperhatikan,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2172" data-end="2308">Sebagai informasi, jembatan tersebut dibangun pada 2022 oleh Polres Bontang dengan anggaran sekitar Rp840 juta yang bersumber dari APBD. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-tinggi-di-jalan-parikesit-bontang-dikeluhkan-warga-picu-banjir-hingga-rawan-kecelakaan/">Jembatan Tinggi di Jalan Parikesit Bontang Dikeluhkan Warga, Picu Banjir hingga Rawan Kecelakaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baru Menyasar Satu Sisi, Pemangkasan Tanjakan Parikesit Tak Dilanjutkan Tahun Ini</title>
		<link>https://bontangpost.id/baru-menyasar-satu-sisi-pemangkasan-tanjakan-parikesit-tak-dilanjutkan-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 13:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<category><![CDATA[tanjakan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=134837</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Pelandaian tanjakan Parikesit tidak dilanjutkan tahun ini. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin menyebut, ada sejumlah proyek lain yang masih menjadi prioritas. “Jadi pelandaian tanjakan Parikesit belum dilanjutkan lagi untuk tahun ini,” sebutnya. Diketahui, pelandaian di area ini baru dilakukan di salah satu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/baru-menyasar-satu-sisi-pemangkasan-tanjakan-parikesit-tak-dilanjutkan-tahun-ini/">Baru Menyasar Satu Sisi, Pemangkasan Tanjakan Parikesit Tak Dilanjutkan Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Pelandaian tanjakan Parikesit tidak dilanjutkan tahun ini. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin menyebut, ada sejumlah proyek lain yang masih menjadi prioritas.</p>
<p>“Jadi pelandaian tanjakan Parikesit belum dilanjutkan lagi untuk tahun ini,” sebutnya.</p>
<p>Diketahui, pelandaian di area ini baru dilakukan di salah satu sisi. Namun hal itu pun menurutnya masih di luar ekspektasi. Harapan sebelumnya, ada peningkatan jalan di wilayah tersebut sehingga tidak terlalu tinggi antara dinding parit dengan badan jalan.</p>
<p>“Ternyata anggarannya hanya dapat untuk oprit di salah satu sisi,” katanya.</p>
<p>Tanjakan ini sempat dikeluhkan warga sekitar. Lantaran konstruksinya terlalu tinggi, sehingga dinilai membahayakan pengendara yang melintas. Sementara tanjakan tersebut ialah jembatan yang mulanya dibangun setelah adanya pelebaran drainase.</p>
<p>Adapun Pelandaian dilakukan jelang akhir tahun lalu. Panjang jalan yang dilandaikan sekitar 21 meter dengan lebar 6 meter. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/baru-menyasar-satu-sisi-pemangkasan-tanjakan-parikesit-tak-dilanjutkan-tahun-ini/">Baru Menyasar Satu Sisi, Pemangkasan Tanjakan Parikesit Tak Dilanjutkan Tahun Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanjakan Parikesit Dilandaikan, Akses Jalan Ditutup Sementara</title>
		<link>https://bontangpost.id/tanjakan-parikesit-dilandaikan-akses-jalan-ditutup-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 02:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=133856</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Area tanjakan parikesit ditutup sementara, sebab tengah dilakukan pelandaian oprit. Menurut pantauan, kendaraan roda dua dapat melewati jalan kecil tepat di tanjakan yang mengarah ke Jalan Suryanata. Diketahui, pengerjaan di area ini telah dimulai Selasa (10/12/2024). Jalan pun mulai ditutup di depan gang masuk ke SDN 003 Bontang Utara. &#8220;Kemungkinan hari ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tanjakan-parikesit-dilandaikan-akses-jalan-ditutup-sementara/">Tanjakan Parikesit Dilandaikan, Akses Jalan Ditutup Sementara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Area tanjakan parikesit ditutup sementara, sebab tengah dilakukan pelandaian oprit.</p>
<p>Menurut pantauan, kendaraan roda dua dapat melewati jalan kecil tepat di tanjakan yang mengarah ke Jalan Suryanata.</p>
<p>Diketahui, pengerjaan di area ini telah dimulai Selasa (10/12/2024). Jalan pun mulai ditutup di depan gang masuk ke SDN 003 Bontang Utara.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan hari ini sudah masuk pengecoran. Semoga cuacanya bagus,&#8221; ujar Wakil Direktur CV Pradah Etam Jaya, Joko saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2024).</p>
<p>Lebih lanjut, panjang jalan yang dilandaikan sekitar 21 meter dengan lebar 6 meter. &#8220;Tapi kami tambahkan lagi panjangnya sekitar 8 meter,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Tanjakan pun ditarget dapat dilewati dalam waktu dekat oleh kendaraan roda dua. Namun belum dapat dilintasi kendaraan roda empat, lantaran harus menunggu umur beton.</p>
<p>Kendati begitu, ia menyebut pelandaian oprit hanya menyasar di salah satu sisi. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran.</p>
<p>Sebelumnya, pelandaian dilakukan mengingat konstruksi tanjakan dinilai cukup tinggi, sehingga membahayakan. Hal itu pun kerap dikeluhkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Memang sering ada kejadian di sini, karena terlalu tinggi tanjakannya,&#8221; ujar Joko yang juga bermukim di wilayah tersebut. <strong>(*) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tanjakan-parikesit-dilandaikan-akses-jalan-ditutup-sementara/">Tanjakan Parikesit Dilandaikan, Akses Jalan Ditutup Sementara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanjakan di Jalan Parikesit Bakal Dipangkas, Butuh Anggaran Rp200 Juta</title>
		<link>https://bontangpost.id/tanjakan-di-jalan-parikesit-bakal-dipangkas-butuh-anggaran-rp200-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jelita Nur Khasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 06:56:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=123528</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Tanjakan di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, bakal dilandaikan tahun ini. Diketahui sebelumnya, jembatan tersebut dibangun setelah adanya pelebaran drainase di area tersebut. Kala itu pengerjaannya menghabiskan sekitar Rp840 juta yang bersumber dari APBD. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin menuturkan, skema pengerjaan bukan berupa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tanjakan-di-jalan-parikesit-bakal-dipangkas-butuh-anggaran-rp200-juta/">Tanjakan di Jalan Parikesit Bakal Dipangkas, Butuh Anggaran Rp200 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Tanjakan di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, bakal dilandaikan tahun ini.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, jembatan tersebut dibangun setelah adanya pelebaran drainase di area tersebut. Kala itu pengerjaannya menghabiskan sekitar Rp840 juta yang bersumber dari APBD.</p>
<p>Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurdin menuturkan, skema pengerjaan bukan berupa pemangkasan area jembatan, namun pelandaian oprit.</p>
<p>“Dilandaikan saja,” tuturnya.</p>
<p>Hal itu dikarenakan konstruksi jembatan dinilai terlalu tinggi, sehingga kerap dikeluhkan masyarakat yang melintas.</p>
<p>Adapun saat ini, pihaknya masih melakukan rekayasa lapangan guna mengetahui volume panjang pelandaian.</p>
<p>Konon, anggaran untuk pelandaian tersebut ditaksir Rp200 juta. Namun demikian, proses perhitungan anggaran untuk kebutuhan pengerjaan tersebut masih dilakukan.</p>
<p>“Nilainya (anggaran) menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujar dia.</p>
<p>Disinggung mengenai potensi adanya penutupan jalan selama pengerjaan, ia belum dapat memastikan hal itu. Mengingat harus melakukan koordinasi dengan pihak terkait.</p>
<p>“Untuk metode pelaksanaannya nanti, kami koordinasikan ke Dishub dulu,” tandasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tanjakan-di-jalan-parikesit-bakal-dipangkas-butuh-anggaran-rp200-juta/">Tanjakan di Jalan Parikesit Bakal Dipangkas, Butuh Anggaran Rp200 Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Capai Progres 80 Persen, Pertengahan Agustus Jalan Parikesit Kembali Dibuka</title>
		<link>https://bontangpost.id/capai-progres-80-persen-pertengahan-agustus-jalan-parikesit-kembali-dibuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2022 04:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=102545</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Progres proyek saluran drainase yang dikerjakan oleh Polres Bontang di Jalan Parikesit sudah menyentuh angka 80 persen. Pengawas CV Piramid Konsultan Ilyas menuturkan ada dua tahapan lagi yang harus dikerjakan. Yakni pengecoran jalan dan jembatan. Rencananya pengecoran dilakukan pada Jumat mendatang. &#8220;Target kami sebelum 17 Agustus harus selesai,&#8221; tuturnya saat ditemui di lokasi, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/capai-progres-80-persen-pertengahan-agustus-jalan-parikesit-kembali-dibuka/">Capai Progres 80 Persen, Pertengahan Agustus Jalan Parikesit Kembali Dibuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Progres proyek saluran drainase yang dikerjakan oleh Polres Bontang di Jalan Parikesit sudah menyentuh angka 80 persen.</p>
<p>Pengawas CV Piramid Konsultan Ilyas menuturkan ada dua tahapan lagi yang harus dikerjakan. Yakni pengecoran jalan dan jembatan. Rencananya pengecoran dilakukan pada Jumat mendatang.</p>
<p>&#8220;Target kami sebelum 17 Agustus harus selesai,&#8221; tuturnya saat ditemui di lokasi, Rabu (27/7/2022).</p>
<p>Sementara, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan pengerjaan drainase yang dilakukan sejak Juni lalu sempat menghambat aktivitas warga lantaran adanya penutupan jalan.</p>
<p>Namun, ia memastikan proyek tersebut rampung dalam 10 hari ke depan. Sehingga pada pertengahan Agustus Jalan Parikesit sudah bisa dilalui masyarakat.</p>
<p>&#8220;Tetapi baru bisa digunakan atau dilewati kendaraan setelah 21 hari pengerjaan. Supaya proyek pengerjaan lebih kering dan kuat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebagai informasi, proyek tersebut dibiayai oleh APBD senilai Rp 840 Juta dengan melibatkan 18 tenaga harian lepas dan 30 personel Polres Bontang. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/capai-progres-80-persen-pertengahan-agustus-jalan-parikesit-kembali-dibuka/">Capai Progres 80 Persen, Pertengahan Agustus Jalan Parikesit Kembali Dibuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerap Banjir, Perbaikan Drainase di Jalan Parikesit Makan Waktu Dua Bulan</title>
		<link>https://bontangpost.id/kerap-banjir-perbaikan-drainase-di-jalan-parikesit-makan-waktu-dua-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lutfi Rahmatunnisa']]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2022 07:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Parikesit]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan drainase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=100658</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Melalui aksi swakelola, Polres Bontang mulai memperlebar pengerjaan saluran air hujan atau drainase di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara. Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan pengerjaan drainase tersebut merupakan aspirasi warga sekitar. Sebab Jalan Parikesit kerap menjadi langganan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi. &#8220;Perbaikan drainase ini sebagai tindak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerap-banjir-perbaikan-drainase-di-jalan-parikesit-makan-waktu-dua-bulan/">Kerap Banjir, Perbaikan Drainase di Jalan Parikesit Makan Waktu Dua Bulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Melalui aksi swakelola, Polres Bontang mulai memperlebar pengerjaan saluran air hujan atau drainase di Jalan Parikesit, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan pengerjaan drainase tersebut merupakan aspirasi warga sekitar. Sebab Jalan Parikesit kerap menjadi langganan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi.</p>
<p>&#8220;Perbaikan drainase ini sebagai tindak lanjut Pemkot Bontang atas keluhan warga,&#8221; ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (14/6/2022).</p>
<p>Revitalisasi drainase sepanjang 30 meter ini mengganggu arus lalu lintas warga sehingga pihaknya melakukan penutupan jalan.</p>
<p>&#8220;Karena perbaikan ini menggunakan alat berat juga. Jadi kalau jalan tidak ditutup maka akan menghambat pengerjaan,&#8221; imbuhnya.</p>
<figure id="attachment_100660" aria-describedby="caption-attachment-100660" style="width: 999px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-100660" src="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-14-at-15.01.51.jpeg" alt="" width="999" height="562" srcset="https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-14-at-15.01.51.jpeg 999w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-14-at-15.01.51-768x432.jpeg 768w, https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-14-at-15.01.51-750x422.jpeg 750w" sizes="(max-width: 999px) 100vw, 999px" /><figcaption id="caption-attachment-100660" class="wp-caption-text">Perbaikan drainase di Jalan Parikesit ditarget selesai dalam waktu dua bulan (Nasrullah/bontangpost.id)</figcaption></figure>
<p>Diketahui, aktivitas kontruksi ini dikucur dana APBD sebanyak Rp 840 juta. Berdasarkan kalender pengerjaan, perbaikan drainase ini ditarget rampung dalam 90 hari.</p>
<p>&#8220;Kami usahakan dalam waktu 60 hari sudah selesai. Mengingat jalan ini sering digunakan masyarakat untuk beraktivitas,&#8221;</p>
<p>Sebagi informasi, proyek perbaikan drainase ini melibatkan 30 personel Polres Bontang dan 18 pekerja harian lepas. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerap-banjir-perbaikan-drainase-di-jalan-parikesit-makan-waktu-dua-bulan/">Kerap Banjir, Perbaikan Drainase di Jalan Parikesit Makan Waktu Dua Bulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
