<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalan poros bontang-samarinda Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/jalan-poros-bontang-samarinda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-poros-bontang-samarinda/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2026 01:32:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>jalan poros bontang-samarinda Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/jalan-poros-bontang-samarinda/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Truk Kontainer Melintang di KM 68, Jalan Poros Samarinda-Bontang Lumpuh Total</title>
		<link>https://bontangpost.id/truk-kontainer-melintang-di-km-68-jalan-poros-samarinda-bontang-lumpuh-total/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 00:40:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=146495</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Sebuah truk kontainer melintang dan menutup total Jalan Poros Samarinda Bontang, Jumat (16/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di tanjakan KM 68 dekat Masjid Abah Nanang dan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Salah seorang pengendara yang melintas, Adin, menuturkan truk trailer tersebut diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya berhenti melintang di badan jalan. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/truk-kontainer-melintang-di-km-68-jalan-poros-samarinda-bontang-lumpuh-total/">Truk Kontainer Melintang di KM 68, Jalan Poros Samarinda-Bontang Lumpuh Total</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Sebuah truk kontainer melintang dan menutup total Jalan Poros Samarinda Bontang, Jumat (16/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di tanjakan KM 68 dekat Masjid Abah Nanang dan menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.</p>
<p>Salah seorang pengendara yang melintas, Adin, menuturkan truk trailer tersebut diduga tidak kuat menanjak hingga akhirnya berhenti melintang di badan jalan.</p>
<p>“Kejadia dari subuh. Truk trailer biru tidak kuat nanjak di tanjakan dekat Masjid Abah Nanang,” ujarnya.</p>
<p>Akibat kejadian itu, kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas karena posisi truk benar-benar menutup seluruh badan jalan. Kemacetan panjang pun tidak terhindarkan.</p>
<p>Adin mengimbau pengendara, khususnya yang hendak mengejar jadwal penerbangan, agar mencari jalur alternatif atau berangkat lebih awal.</p>
<p>“Yang punya tiket pesawat sebaiknya cari jalan lain atau berangkat lebih cepat,” tambahnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi, menuturkan pihaknya saat ini sedang menuju lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Bener infonya anggota menuju TKP,&#8221; singkatnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/truk-kontainer-melintang-di-km-68-jalan-poros-samarinda-bontang-lumpuh-total/">Truk Kontainer Melintang di KM 68, Jalan Poros Samarinda-Bontang Lumpuh Total</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Mobil dan Truk Tronton di Jalan Poros Bontang–Samarinda, Tujuh Penumpang Alami Luka</title>
		<link>https://bontangpost.id/kecelakaan-mobil-dan-truk-tronton-di-jalan-poros-bontang-samarinda-tujuh-penumpang-alami-luka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 02:17:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[lakalantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=143271</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di KM 47, Minggu (12/10/2025) malam. Peristiwa ini melibatkan mobil Toyota Innova Reborn berwarna hitam dan truk tronton. Dari video yang diterima redaksi, tampak bagian depan mobil Innova rusak parah akibat benturan keras. Beberapa penumpang di dalam mobil langsung dievakuasi oleh warga yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kecelakaan-mobil-dan-truk-tronton-di-jalan-poros-bontang-samarinda-tujuh-penumpang-alami-luka/">Kecelakaan Mobil dan Truk Tronton di Jalan Poros Bontang–Samarinda, Tujuh Penumpang Alami Luka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="227" data-end="466"><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Samarinda–Bontang, tepatnya di KM 47, Minggu (12/10/2025) malam. Peristiwa ini melibatkan mobil Toyota Innova Reborn berwarna hitam dan truk tronton.</p>
<p data-start="468" data-end="676">Dari video yang diterima redaksi, tampak bagian depan mobil Innova rusak parah akibat benturan keras. Beberapa penumpang di dalam mobil langsung dievakuasi oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p data-start="678" data-end="985">Kepala Satlantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.</p>
<p data-start="678" data-end="985">“Kecelakaan antara Innova dan truk tronton. Untuk kronologi lengkapnya masih menunggu hasil pemeriksaan anggota di lapangan,” ujarnya, Senin (13/10/2025).</p>
<p data-start="987" data-end="1189">Meski kondisi kendaraan tampak ringsek, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, tujuh orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan di RS Dirgahayu Samarinda.</p>
<p data-start="1191" data-end="1269">“Semua korban sudah dievakuasi dan mendapat penanganan medis,” tambah Purwo.</p>
<p data-start="1271" data-end="1429">Sementara itu, truk tronton yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan polisi dan dibawa ke Posko Polisi Muara Badak untuk pemeriksaan lebih lanjut. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kecelakaan-mobil-dan-truk-tronton-di-jalan-poros-bontang-samarinda-tujuh-penumpang-alami-luka/">Kecelakaan Mobil dan Truk Tronton di Jalan Poros Bontang–Samarinda, Tujuh Penumpang Alami Luka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hauling Ilegal di Jalan Poros Bontang Terus Berlanjut</title>
		<link>https://bontangpost.id/hauling-ilegal-di-jalan-poros-bontang-terus-berlanjut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 08:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=131445</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Kegiatan hauling batu bara yang diduga tidak memiliki izin resmi kembali terpantau di jalan poros Samarinda-Bontang (Sambo). Seorang warga setempat Hermawan (bukan nama sebenarnya), mengungkapkan bahwa truk-truk pengangkut batu bara sering melintas di jalan umum, terutama pada siang hingga sore hari. Menurut informasi yang diterima, aktivitas ilegal ini telah berlangsung sejak awal [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hauling-ilegal-di-jalan-poros-bontang-terus-berlanjut/">Hauling Ilegal di Jalan Poros Bontang Terus Berlanjut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Kegiatan hauling batu bara yang diduga tidak memiliki izin resmi kembali terpantau di jalan poros Samarinda-Bontang (Sambo).</p>
<p>Seorang warga setempat Hermawan (bukan nama sebenarnya), mengungkapkan bahwa truk-truk pengangkut batu bara sering melintas di jalan umum, terutama pada siang hingga sore hari. Menurut informasi yang diterima, aktivitas ilegal ini telah berlangsung sejak awal September 2024.</p>
<p>&#8220;Pengangkutan batu bara ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah dan pihak kepolisian, karena sangat mengganggu pengguna jalan lain,&#8221; ungkap Hermawan, Kamis (26/9/2024).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa debu yang dihasilkan truk-truk tersebut sangat mengganggu, terutama saat arus lalu lintas sedang padat.</p>
<p>&#8220;Truk-truk ini melintas di jam sibuk, sehingga menyebabkan kemacetan dan menambah polusi debu. Ini sangat mengganggu kami sebagai pengguna jalan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berdasarkan penelusuran awak media, aktivitas truk pengangkut batu bara ini dimulai sekitar pukul 16.00 hingga malam hari. Para pengemudi truk dengan terang-terangan menggunakan jalan poros tersebut sebagai jalur hauling untuk mengangkut batu bara.</p>
<p>Truk-truk ini berangkat dari sebuah koridor di Kilometer 27 dan menempuh jarak sekitar lima kilometer sebelum memasuki jalur khusus. Meski muatan batu bara ditutupi terpal, beberapa tumpahan batu bara masih terlihat di jalan raya, terutama saat melewati tanjakan.</p>
<p>Sebelum truk-truk tersebut keluar dari koridor, terlihat beberapa petugas yang berjaga, untuk mengatur lalu lintas dan menghindari potensi kecelakaan.</p>
<p>Sebelumnya, Polres Bontang sempat melakukan patroli di lokasi yang diduga sebagai area penambangan batu bara ilegal di Jalan Poros Sambo.</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing menyatakan bahwa mereka tidak menemukan aktivitas penambangan ilegal tersebut.</p>
<p>&#8220;Patroli terakhir kami hanya menemukan tumpukan batu bara, tidak ada aktivitas penambangan,&#8221; ujarnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/hauling-ilegal-di-jalan-poros-bontang-terus-berlanjut/">Hauling Ilegal di Jalan Poros Bontang Terus Berlanjut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggaran untuk Bantu Perbaikan Jalan Poros Bontang Seret, Perusahaan Ditagih</title>
		<link>https://bontangpost.id/anggaran-untuk-bantu-perbaikan-jalan-poros-bontang-seret-perusahaan-ditagih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2022 08:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jalan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=96254</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Jumlah ruas jalan nasional yang rusak di Kaltim diperkirakan akan bertambah tahun ini. Penyebabnya, anggaran preservasi atau pemeliharaan jalan nasional yang berkurang. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tingkat kemantapan jalan nasional di Kaltim saat ini 82 persen. Sementara itu, target kemantapan jalan nasional yang sebelumnya ditetapkan, yakni 98 persen. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-untuk-bantu-perbaikan-jalan-poros-bontang-seret-perusahaan-ditagih/">Anggaran untuk Bantu Perbaikan Jalan Poros Bontang Seret, Perusahaan Ditagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Jumlah ruas jalan nasional yang rusak di Kaltim diperkirakan akan bertambah tahun ini. Penyebabnya, anggaran preservasi atau pemeliharaan jalan nasional yang berkurang. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tingkat kemantapan jalan nasional di Kaltim saat ini 82 persen. Sementara itu, target kemantapan jalan nasional yang sebelumnya ditetapkan, yakni 98 persen.</p>
<p>Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengungkapkan, <em>backlog</em> total atau daftar pekerjaan keseluruhan Ditjen Binar Marga Kementerian PUPR adalah Rp 50,868 triliun. Dari jumlah tersebut, <em>backlog</em> preservasi jalan dan jembatan sebesar Rp 14,092 triliun. Sehingga, diprediksi kemantapan jalan nasional di seluruh Indonesia, akan mengalami penurunan sebesar 1,09 persen. Dari semula itu 91,81 persen di akhir 2021, diprediksi menjadi 90,71 persen pada akhir 2022. Kondisi ini membuat kemantapan jalan yang telah direncanakan berdasarkan rencana strategis (renstra) Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR tidak tercapai.</p>
<p>“Jalan yang rusak akan bertambah di 2022. Dan ini akan makin jauh dari target kemantapan di renstra,” ungkap Hedy dalam rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Selasa (15/2).</p>
<p>Lanjut dia, berdasarkan perhitungan Kementerian PUPR, untuk mempertahankan kemantapan jalan nasional pada 2021 di angka 91,81 persen, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 22,323 triliun. Lalu, untuk mencapai target renstra yang ditetapkan pada 2021 sebesar 95 persen, maka anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 30,587 triliun. Sedangkan anggaran yang dialokasikan pada 2022 hanya Rp 18,028 triliun. Anggaran tersebut, bahkan lebih rendah dari yang dialokasikan dari tahun lalu.</p>
<p>“Jadi, ini cukup jauh. Baik untuk mempertahankan, apalagi untuk meningkatkan. Karena anggaran yang tersedia untuk preservasi jalan nasional itu Rp 18 triliun,” terang dia. Pria yang sebelumnya menjabat direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR ini menyampaikan, penurunan kemantapan jalan yang diperkirakan terjadi tahun ini, juga disebabkan beberapa hal. Yakni jalan dan jembatan sudah banyak berusia tua. Sehingga, berdampak pada mutu layanan jalan yang terus berkurang. “Terus terang saja, kekhawatiran kami bahwa keterlambatan dalam penanganan ini akan membutuhkan biaya yang lebih besar lagi. Apabila kita tunda. Ini kami sedang memikirkan, bagaimana caranya untuk penanganan jalan dan jembatan yang aging ini,” katanya.</p>
<p>Selain itu, kendaraan <em>over dimension over loading</em> atau ODOL, jug turut memengaruhi menurunnya kualitas jalan dan jembatan. Sesuai aturan, baru pada 2023, kendaraan ODOL tidak boleh lagi beroperasi pada jalanan umum. Penyebab lainnya, terlambatnya penanganan dan bencana alam. “Kami sedang mencari cara. Karena ruang fiskal kita semakin terbatas. Semua isu-isu ini, yang akan kita bahas di Bina Marga. Karena mau tidak mau kebutuhan jalan nasional ke depan akan semakin besar. Dengan berkurangnya kemantapan jalan,” tutup Hedy.</p>
<p>Di wilayah Kaltim sendiri, panjang jalan nasional adalah 1.710,92 kilometer. Sementara panjang jalan nasional lintas penghubung 73,04 kilometer, lalu lintas selatan sepanjang 954,36 kilometer, kemudian lintas tengah sepanjang 390,65 kilometer, dan jalan nasional non-lintas sepanjang 292,87 kilometer. Dari keseluruhan jalan nasional sebesar 5 persen atau sepanjang 85 kilometer, kerusakan jalan disebabkan aktivitas pertambangan dan perkebunan sawit.</p>
<p>Anggota Komisi V DPR RI dapil Kaltim Irwan mengungkapkan, pada 2022 ini, hampir seluruh ruas jalan nasional di Kaltim sudah masuk program penanganan dan pemeliharaan. Baik di wilayah selatan yang berbatasan dengan Kalsel, Paser, PPU, Balikpapan sampai dengan Samarinda. Semua ruas jalan tersebut akan ditangani dan masuk kegiatan tahun jamak atau <em>multiyears contract</em> (MYC). Kemudian wilayah Kaltim bagian barat dari Samarinda ke Kukar, hingga Kubar sampai ke Mahulu, termasuk di wilayah utara, dari Samarinda, Bontang, Kutim, Berau sampai perbatasan Kaltara.</p>
<p>“Tentunya kami minta agar segera dilaksanakan. Kita semua tahu bahwa kemantapan jalan nasional di Kaltim masih rendah. Tetapi, dengan hampir semua ruas ada dalam program penanganan, kami optimistis ini bisa tuntas. Kalau bisa tuntas sebelum 2024. Terlepas ada IKN atau tidak, permasalahan jalan nasional di Kaltim harus kita tuntaskan,” ungkapnya.</p>
<p>Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, jalan nasional yang ada di Kaltim, yang berada di tiga wilayah itu, mulai selatan, barat, dan utara ini juga hanya satu poros. Sehingga, apabila ada permasalahan, seperti longsor, akan memengaruhi kelancaran pengguna jalan. Dan juga aktivitas jalur logistik di Kaltim. “Sehingga, harapan kami ini tentu bisa didorong percepatan. Apalagi sudah lelang sebagian, agar pelaksanaan di lapangan bisa dilaksanakan,” ucap Irwan.</p>
<p>Pria asal Sangkulirang, Kutim ini juga menawarkan solusi untuk melakukan optimalisasi <em>corporate social</em> <em>responsibility</em> atau CSR. Terutama pelibatan pelaku usaha yang menggunakan jalan nasional di seluruh Tanah Air. Menurutnya, kontribusi pelaku usaha cukup besar untuk merusak jalan nasional di Kaltim “Apalagi ada <em>backlog</em> seperti ini. Ini harus bisa dicarikan solusinya. Mungkin bisa duduk bersama. Termasuk kita fasilitasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah daerah, agar <em>backlog</em> ini bisa dihilangkan,” tandasnya. <strong>(riz/k15)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/anggaran-untuk-bantu-perbaikan-jalan-poros-bontang-seret-perusahaan-ditagih/">Anggaran untuk Bantu Perbaikan Jalan Poros Bontang Seret, Perusahaan Ditagih</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tol Samarinda-Bontang Dilirik Tiongkok, Tahun Depan Mulai Dibangun</title>
		<link>https://bontangpost.id/tol-samarinda-bontang-dilirik-tiongkok-tahun-depan-mulai-dibangun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2021 08:51:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91535</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut feasibility study (FS) atau studi kelayakan Tol Samarinda-Bontang bakal kelar. Dengan begitu, upaya pemerintah menyiapkan infrastruktur menyambut ibu kota negara (IKN) baru juga bakal terus digenjot. Jika lancar, bukan tidak mungkin jalan bebas hambatan itu akan mulai dibangun tahun depan. Isran menjelaskan, tahapan setelah studi kelayakan itu adalah mendapat investor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tol-samarinda-bontang-dilirik-tiongkok-tahun-depan-mulai-dibangun/">Tol Samarinda-Bontang Dilirik Tiongkok, Tahun Depan Mulai Dibangun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id – </strong>Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut <em>feasibility study</em> (FS) atau studi kelayakan Tol Samarinda-Bontang bakal kelar. Dengan begitu, upaya pemerintah menyiapkan infrastruktur menyambut ibu kota negara (IKN) baru juga bakal terus digenjot. Jika lancar, bukan tidak mungkin jalan bebas hambatan itu akan mulai dibangun tahun depan.</p>
<p>Isran menjelaskan, tahapan setelah studi kelayakan itu adalah mendapat investor yang siap menanamkan modalnya dalam pembangunan Tol Samarinda-Bontang. “Sedang dalam persiapan penyelesaian FS-nya. Ketika FS selesai, pemerintah akan menunjuk mana investor yang akan melakukan pembangunan. Pembangunan jalan tol ini biasanya BUMN atau swasta. Tetapi, kemungkinan Tiongkok. Karena mereka mau investasi,” kata Isran.</p>
<p>Ketika semua berjalan lancar, <em>groundbreaking</em> akan bisa dilakukan secepatnya. Dengan kondisi yang ada saat ini, bukan tidak mungkin pembangunan fisik dimulai dalam waktu dekat. “Yang jelas secepatnya,” imbuh dia.</p>
<p>Sebelumnya, Asisten II Sekprov Kaltim Abu Helmi menuturkan, <em>detail engineering design</em> (DED) tol Samarinda Bontang juga sudah ada, tinggal proses revisi. Saat ini sedang tahap penyiapan untuk kajian lingkungan. Pemerintah provinsi mengharapkan secepatnya, karena tol itu masuk proyek strategis nasional (PSN), yang tentu sangat bergantung dari kebijakan dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Kalau masuk ke sana maka ada kewajiban pemerintah pusat untuk membiayai. Sementara Pemprov Kaltim dalam posisi mendukung sesuai aturan,” tegasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, ada sembilan proyek strategis nasional (PSN) di Kaltim. Antara lain fasilitas <em>coal to methanol</em> Kutai Timur, pengembangan lima lapangan gas, dan pembangunan irigasi Rawa Telake.</p>
<p>Selain itu, pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi, Bendungan Marang Kayu, dan Pelabuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kutai Timur. Juga ada pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang, Tol Balikpapan-Samarinda, dan pembangunan kilang minyak di Bontang.</p>
<p>Kaltim sebenarnya sudah menyiapkan konektivitas antar-wilayah di daerahnya. Dalam rencana yang disusun, kereta api akan menyambungkan jalur transportasi dari Kubar, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Balikpapan. Lalu, koneksi Jalan Tol Balikpapan ke Samarinda, kemudian berlanjut ke Bontang, hingga KEK Maloy di Kutim. Semua itu akan dikoneksikan dengan jalan tol.</p>
<p>Dalam rencana desain awal yang dibuat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim, tol itu akan terintegrasi dengan Tol Balikpapan Samarinda (Balsam).</p>
<p>Di Seksi 4 Tol Balsam akan dibangun jembatan di atas Sungai Buaya yang menghubungkan Tol Balsam dengan Tol Samarinda–Bontang. Tol itu juga akan dibuat mengarah Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Secara keseluruhan, anggaran pembangunan tol itu diperkirakan Rp 11 triliun. Termasuk Rp 1 triliun untuk pembangunan jembatan di atas Pulau Buaya. Dalam desain, tol akan dibuat tak jauh dari sepanjang pesisir.</p>
<p>Pemerintah pusat melihat lagi <em>basic</em> desain yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim. Memang, dalam desain itu ada kendala seperti terdapat kawasan hutan lindung. <strong>(nyc/rom/k8)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tol-samarinda-bontang-dilirik-tiongkok-tahun-depan-mulai-dibangun/">Tol Samarinda-Bontang Dilirik Tiongkok, Tahun Depan Mulai Dibangun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jalan Tanah Datar Telan Anggaran Rp 227 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-tanah-datar-telan-anggaran-rp-227-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 03:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[tanah datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=91161</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Setelah sekian lama menjadi keluhan masyarakat, akhirnya kerusakan Jalan Poros Samarinda-Bontang yang terletak di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, mendapat perhatian. PPK 2.1 Wilayah II Kalimantan Timur (Kaltim) Teuku Surya Dharma, mengatakan, perbaikan Jalan Poros Samarinda-Bontang yang terletak di Desa Tanah Datar sudah mulai dikerjakan sejak Juni 2021 lalu. Perbaikan itu dikerjakan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-tanah-datar-telan-anggaran-rp-227-miliar/">Perbaikan Jalan Tanah Datar Telan Anggaran Rp 227 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Setelah sekian lama menjadi keluhan masyarakat, akhirnya kerusakan Jalan Poros Samarinda-Bontang yang terletak di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, mendapat perhatian.</p>
<p>PPK 2.1 Wilayah II Kalimantan Timur (Kaltim) Teuku Surya Dharma, mengatakan, perbaikan Jalan Poros Samarinda-Bontang yang terletak di Desa Tanah Datar sudah mulai dikerjakan sejak Juni 2021 lalu. Perbaikan itu dikerjakan langsung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Balikpapan. Ia pun menyebutkan, bahwa pengerjaan itu telah masuk dalam kontrak sepanjang 52 kilometer. Mulai dari Kelurahan Lempake, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda hingga Simpang Tiga Muara Badak. Namun, dari 52 kilometer tersebut, penanganannya sepanjang 23 kilometer dan terbagi menjadi beberapa titik.</p>
<p>&#8220;Kontrak kita 52 kilo, efektif kita 23 kilo. Artinya 52 kilo itu dalam pengawasan kita, yang penanganannya sepanjang 23 kilo,&#8221; ujar Teuku Surya.</p>
<p>Disebutkannya, kondisi dari Bandara APT Pranoto Samarinda menuju Simpang Muara Badak terbilang masih bagus, karena kerusakannya terjadi hanya di beberapa titik saja. Namun, kerusakan di beberapa titik tersebut disebabkan sedimentasi dari aktivitas pengupasan lahan.</p>
<p>&#8220;Waktu perencanaan dulu kondisi jalan Bandara sampai Simpang Muara Badak masih bagus. Perubahan kondisi yang signifikan inilah kita fokus ke situ, akibat sedimentasi dari pengupasan lahan. Kita enggak bilang tambang ya,&#8221; kata Teuku Surya.</p>
<p>Ia pun menyebutkan, tak hanya perbaikan jalan saja yang dilakukan dalam pengerjaan tersebut. Tetapi pembangunan saluran drainase yang ada di kawasan tersebut juga telah dilakukan. Sehingga kondisi banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut dapat diatasi dan kerusakan jalan yang ada tidak bertambah parah.</p>
<p>&#8220;Yang kita lakukan tahun ini pengaliran airnya serta saluran permanen,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Proyek ini dikerjakan oleh PT Bumi Karsa. Pengerjaan dilakukan secara bertahap selama tiga tahun dengan menggunakan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp 227 miliar.</p>
<p>&#8220;Total anggarannya Rp 227 miliar. Tahun ini Rp 36 miliar, tahun 2022 Rp 140 miliar dan sisanya baru tahun 2023,&#8221; jelas Teuku Surya.</p>
<p>Namun, di balik pengerjaan itu, ada dua pemilik konsesi yang berada di kawasan tersebut telah berkomitmen kepada pihaknya pada Oktober 2020 lalu untuk membersihkan sedimentasi dan melakukan reklamasi lahan di kawasan tersebut. Tetapi, sampai detik ini, komitmen itu tidak terlaksana.</p>
<p>&#8220;Dua perusahaan itu sudah komitmen. Namun, sampai hari ini belum mereka laksanakan. Harapan kami itu dilaksanakan,&#8221; tutup Teuku Surya. <strong>(selasar)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-tanah-datar-telan-anggaran-rp-227-miliar/">Perbaikan Jalan Tanah Datar Telan Anggaran Rp 227 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerusakan Jalan Poros Samarinda-Bontang, Gubernur Minta Pusat Tanggung Jawab</title>
		<link>https://bontangpost.id/kerusakan-jalan-poros-samarinda-bontang-gubernur-minta-pusat-tanggung-jawab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 06:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[tanah datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=88747</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Penanganan kerusakan jalan poros Samarinda-Bontang di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) diserahkan sepenuhnya Pemprov Kaltim ke Balai Besar Pengelola Jalan Nasional (BBPJN). Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, status jalan tersebut bukan milik pemerintah daerah. “Jadi, memang pemprov (Pemprov Kaltim) tidak punya tanggung jawab di situ. Karena statusnya sudah menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerusakan-jalan-poros-samarinda-bontang-gubernur-minta-pusat-tanggung-jawab/">Kerusakan Jalan Poros Samarinda-Bontang, Gubernur Minta Pusat Tanggung Jawab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Penanganan kerusakan jalan poros Samarinda-Bontang di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) diserahkan sepenuhnya Pemprov Kaltim ke Balai Besar Pengelola Jalan Nasional (BBPJN). Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, status jalan tersebut bukan milik pemerintah daerah.</p>
<p>“Jadi, memang pemprov (Pemprov Kaltim) tidak punya tanggung jawab di situ. Karena statusnya sudah menjadi jalan nasional,” ujarnya. Sebagai perwakilan Kementerian PUPR di daerah, gubernur berharap BBPJN Kaltim segera memperbaiki kerusakan jalan dan mengidentifikasi penyebab kerusakannya dan menindaklanjutinya.</p>
<p>Isran tak menampik, kerusakan jalan saat ini diakibatkan aktivitas perusahaan tambang batu bara dan pengupasan lahan di sekitar jalan. Dia meminta aparat terkait melakukan penyelidikan. Mantan bupati Kutai Timur ini berharap, BBPJN Kaltim maksimal mengoordinasi penanganan kerusakan jalan poros Samarinda-Bontang. Meski pemprov tak punya wewenang lagi dalam menindak, gubernur mengingatkan perusahaan yang melakukan penggalian lahan yang menyebabkan kerusakan jalan di kawasan tersebut agar menaati prosedur yang berlaku.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement">
<div>Sebelumnya, Kepala BBPJN Kaltim Junaidi mengungkapkan, untuk mengurasi permasalahan kerusakan jalan di Tanah Datar, telah dibentuk tim sinergis. Melibatkan pihak kepolisian, kejaksaan, kementerian dan lembaga terkait, termasuk pemerintah daerah. Sejauh ini, disebutnya koordinasi tim sinergis sudah mulai berjalan. “Tim sinergis juga sedang menjajaki untuk pembuatan <em>settling pond</em> (kolam pengendapan) di lokasi tambang. Dan pembersihan kolam endapan lumpur yang sudah tertutup endapan lumpur. Sementara satu perusahaan. Dan yang lain sedang dilakukan pendataan oleh tim kami,” ungkapnya pekan lalu.</div>
</div>
</div>
<p>Selain itu, saat ini sedang dilakukan persiapan mengerjakan <em>cross drain</em> atau saluran drainase bawah tanah. Yang akan menghubungkan saluran dari Bandara APT Pranoto ke saluran pembuangan yang mengarah ke Sungai Siring. Hingga kemarin, pencetakan <em>box culvert</em> (beton gorong-gorong) untuk pembangunan <em>cross drain</em> masih dilakukan. Nantinya <em>cross drain</em> itu, hanya untuk mengalirkan air dari kanan ke kiri jalan. “Agar ada keseimbangan debit air. Dan mengurangi dampak banjir,” ujar Junaidi.</p>
<p>Pria yang sebelumnya bertugas sebagai kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XX Pontianak ini menambahkan, ada sekitar 30 <em>cross drain</em> yang rencananya akan dibuat sepanjang jalan di Tanah Datar. Nantinya, pada setiap lintasan memiliki panjang 12 meter. Untuk saluran ke sungai sementara, akan menggunakan saluran galian biasa. Berdasarkan perencanaan pengerjaan <em>cross drain</em>, akan dimulai pada awal Agustus mendatang. “Tapi penampang diperlebar dan kedalamannya kami buat lebih dalam. Agar bisa mengalirkan air dari sekitar Bandara APT Pranoto dan genangan di rencana Hotel Itchi,” jelas dia.</p>
<p>Secara simultan, pihaknya juga saat ini telah melakukan penutupan lubang-lubang yang berada di sepanjang jalan nasional di Tanah Datar itu. Menggunakan material agregat. Sembari mempersiapkan pembuatan saluran kiri dan kanan jalan, serta pembuatan <em>box culvert</em>. “Lokasinya setempat-setempat (<em>spot</em>&#8211;<em>spot</em>). Pokoknya setiap ada lubang, kami ratakan dulu. Dan kebanyakan lubang di bagian tepi aspal,” katanya.</p>
<p>Untuk diketahui, salah satu permasalahan kerusakan jalan di Tanah Datar adalah daerah resapan air di bagian hilir atau rawa. Yang sebelumnya menjadi tampungan air sudah berubah fungsi atau ditimbun. Dan mengakibatkan air dari daerah hulu tidak bisa mengalir dengan lancar. Apalagi, beberapa pertambangan tidak ramah lingkungan dengan tidak mengolah limbah hasil galiannya. Seharusnya tiap perusahaan tambang memiliki <em>settling pond</em> atau kolam pengendapan. Agar sedimentasi hasil galiannya tidak menutupi drainase jalan. Berdasarkan data yang dimiliki BBPJN Kaltim, ada sebanyak 13 perusahaan yang beroperasi di kawasan Tanah Datar.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua DPRD Kaltim dari dapil Kukar, Muhammad Samsun permasalahan tambang di Tanah Datar terus disuarakan pihaknya. Menurutnya solusi agar masalah kerusakan jalan maupun lingkungan yang ada di wilayah itu klir, menghentikan kegiatan pertambangan yang ada di sekitar Tanah Datar. Karena selama ini, pengupasan lahan dengan alasan pembangunan perumahan, menjadi penyebab pendangkalan drainase di wilayah tersebut. Padahal kegiatan sebenarnya adalah eksploitasi baru bara di dalam tanah tersebut. Belum lagi, kendaraan pengangkut batu bara yang melebihi muatan, memperparah kondisi jalan nasional itu. “Intinya ada pengupasan lahan di situ. Sehingga, larutan material larinya ke jalan,” katanya kepada <em>Kaltim Post</em> (grup bontangpost.id)belum lama ini. <strong>(kip/riz/k15)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kerusakan-jalan-poros-samarinda-bontang-gubernur-minta-pusat-tanggung-jawab/">Kerusakan Jalan Poros Samarinda-Bontang, Gubernur Minta Pusat Tanggung Jawab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jalan Bandara APT Pranoto-Simpang Tiga Sambera, Pengecoran Ditarget Tuntas Akhir Tahun</title>
		<link>https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bandara-apt-pranoto-simpang-tiga-sambera-pengecoran-ditarget-tuntas-akhir-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 10:56:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=88532</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id –Jalan rusak di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih menjadi momok bagi warga yang melintas di jalur ini. Kemacetan kerap terjadi, karena jalan rusak yang disebabkan pengupasan lahan dan jalan umum yang dipakai sebagai jalur hauling batu bara. Saat Ramadan lalu, kemacetan di kawasan ini bisa mencapai empat jam. Selain perbaikan jalan, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bandara-apt-pranoto-simpang-tiga-sambera-pengecoran-ditarget-tuntas-akhir-tahun/">Perbaikan Jalan Bandara APT Pranoto-Simpang Tiga Sambera, Pengecoran Ditarget Tuntas Akhir Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong>Jalan rusak di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih menjadi momok bagi warga yang melintas di jalur ini. Kemacetan kerap terjadi, karena jalan rusak yang disebabkan pengupasan lahan dan jalan umum yang dipakai sebagai jalur <em>hauling</em> batu bara. Saat Ramadan lalu, kemacetan di kawasan ini bisa mencapai empat jam.</p>
<p>Selain perbaikan jalan, saat ini Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) membangun gorong-gorong. Sehingga jalan tak mudah rusak akibat luapan air ketika hujan deras.Kepala Satker II BBPJN Kaltim Andre Sahat Tua Sirait menjelaskan, pemeliharaan jalan terus dilakukan. Seperti menambah material timbunan pilihan dan agregat kelas A. Hal ini dilakukan sambil menunggu umur beton cukup untuk dilakukan penanganan lanjutan.</p>
<p>&#8220;Di samping itu juga pengerjaan <em>cross drain</em> (<em>box culvert</em>) juga sedang berlangsung (pracetak),&#8221; terang Andre kepada <em>Kaltim Post</em>.Dia menambahkan, diperkirakan dalam jangka satu bulan ini pemasangan saluran beton dan <em>box culvert</em> segera dimulai setelah umur beton cukup. Bersamaan dengan pemasangan saluran beton, pengecoran badan jalan pun dimulai.Anggaran yang diserap untuk pengerjaan jalan ini sebesar Rp 223 miliar.</p>
<p>Pelaksanaan pekerjaan jalan ini dilakukan sampai 2023. Tetapi khusus jalan dari Bandara APT Pranoto Samarinda ke SP 3 Sambera, Kutai Kartanegara, akan diupayakan selesai tahun ini.Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang mengeluh ketika melewati jalur Tanah Datar. Andre menjelaskan, kemacetan itu bisa jadi banyak faktor. &#8220;Bisa jadi terkait sedang dilakukannya pelaksanaan pemeliharaan jalan, curah hujan yang tinggi, banyaknya kendaraan yang melewati ruas tersebut, dan aktivitas tambang. Kami sedang maksimalkan pekerjaan di lapangan, mudah-mudahan dalam 1–2 bulan sudah lancar,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Selain lalu lintas kendaraan yang kelebihan beban, kerusakan jalan poros Samarinda-Bontang diduga karena drainase yang tidak optimal. Sehingga jalanan kerap kebanjiran. Ditambah tanah longsor dari pengupasan lahan yang ada di sisi kanan-kiri jalan, membuat kerusakan tambah parah. Kepala BBPJN Kaltim Junaidi menuturkan, khusus di Tanah Datar, kemacetan yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan badan jalan yang digali masyarakat. Sebab, ada banjir sehingga mereka mengalirkan air dari kanan ke kiri badan jalan.</p>
<p>Aktivitas itu tanpa koordinasi kepada pihaknya hingga menyebabkan jalan berlumpur.&#8221;Sekarang sudah diperbaiki. Insyaallah satu minggu ke depan pekerjaan sudah mulai full di lapangan karena sebagian alat sudah dimobilisasi,&#8221; papar Junaidi.Masalah aliran air dan banjir memang menjadi momok di jalan ini. Sehingga <em>box culvert</em> untuk mengalirkan air segera dipasang. Pihaknya menyiapkan sekitar 30 titik <em>cross drain</em> (saluran drainase melintang) dengan panjang tiap titik 12 meter.</p>
<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Arih Franata Filipus Sembiring berharap, pengerjaan jalan di Tanah Datar ini segera rampung. Sehingga, roda mobilisasi masyarakat di Kaltim bisa kembali nyaman. Menurut dia, momen pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kaltim saat ini semestinya bisa dimanfaatkan karena berkurangnya mobilitas masyarakat.&#8221;Kalau dari kami, tentu saja berharapnya lebih cepat lebih baik. Hanya saja, <em>kan</em> pengerjaannya memang dilakukan BBPJN,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Christiannus Benny mengatakan, terkait kerusakan jalan di Tanah Datar, pada dasarnya tambang yang memiliki konsesi di Tanah Datar sudah melakukan kegiatan pertambangan sesuai aturan. &#8220;Yang jadi masalah adalah pematangan lahan masyarakat karena berada di kawasan tidak berizin,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tambang ilegal pun diduga bermain di kawasan itu. Selain melakukan pengupasan lahan, para pelaku tambang ilegal kerap menggunakan jalan umum untuk jalur <em>hauling</em>. Sehingga mengakibatkan kerusakan jalan. Benny mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan data. Dari berbagai hasil koordinasi, sudah dikumpulkan 26 titik tambang ilegal. Hal ini, berdasarkan laporan dari para pemilik konsesi.&#8221;Itu termasuk juga yang di Tanah Datar,&#8221; kata dia.</p>
<p>Urusan tambang ilegal yang merusak jalan memang sempat membuat Gubernur Kaltim Isran Noor geregetan. Dia pun sempat mengeluarkan uneg-unegnya pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 Kaltim di Bontang, Juni lalu. Dengan nada tinggi, Isran menyebut jalan rusak sepanjang jalur Samarinda–Bontang karena tambang ilegal.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement">
<div>&#8220;Pokoknya Jalan Samarinda–Bontang, kita lihat kiri-kanan (tambang batu bara) itu enggak ada izin. Belum lagi Sebulu-Muara Kaman. Hancur jalan, hancur. Kadang-kadang saya kesal sebenarnya,&#8221; kata dia. <strong>(nyc/riz/k8)</strong></div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perbaikan-jalan-bandara-apt-pranoto-simpang-tiga-sambera-pengecoran-ditarget-tuntas-akhir-tahun/">Perbaikan Jalan Bandara APT Pranoto-Simpang Tiga Sambera, Pengecoran Ditarget Tuntas Akhir Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalur Alternatif Dinilai Bisa Atasi Jalan Tanah Datar yang Rusak dan Berlumpur</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalur-alternatif-dinilai-bisa-atasi-jalan-tanah-datar-yang-rusak-dan-berlumpur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2021 10:55:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan tanah datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=85384</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Muhammad Yamin membenarkan terdapat jalur yang dipersiapkan sebagai pendekat Tenggarong Seberang dengan Muara Badak. Rencana ini semula disiapkan sebagai upaya mendekatkan masyarakat Muara Badak dan Marangkayu ke Tenggarong. “Jadi, rencana tersebut memang sudah ada,” katanya. Menurut Yamin, jalan tersebut juga menjadi satu bagian dengan akses menuju Bandara [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalur-alternatif-dinilai-bisa-atasi-jalan-tanah-datar-yang-rusak-dan-berlumpur/">Jalur Alternatif Dinilai Bisa Atasi Jalan Tanah Datar yang Rusak dan Berlumpur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="14"><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Muhammad Yamin membenarkan terdapat jalur yang dipersiapkan sebagai pendekat Tenggarong Seberang dengan Muara Badak. Rencana ini semula disiapkan sebagai upaya mendekatkan masyarakat Muara Badak dan Marangkayu ke Tenggarong.</p>
<p data-reader-unique-id="18">“Jadi, rencana tersebut memang sudah ada,” katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Menurut Yamin, jalan tersebut juga menjadi satu bagian dengan akses menuju Bandara APT Pranoto di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda.</p>
<p data-reader-unique-id="26">Tak hanya membuat waktu tempuh lebih efisien, keberadaan jalan ini juga diyakini bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar. Terlebih lagi, saat ini beban jalan poros Samarinda-Bontang pada sisi Tanah Datar begitu memprihatinkan.</p>
<p data-reader-unique-id="27">Jalan di Tanah Datar rusak dan berlumpur, sehingga kerap membuat arus lalu lintas macet, bahkan rawan kecelakaan. Wakil Ketua DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono menyebut, sebagian jalur tersebut melintasi wilayah Samarinda.</p>
<p data-reader-unique-id="27">Jadi, menurut dia, perlu campur tangan pemerintah provinsi untuk mendorong pembangunan jalur alternatif tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="27">“Karena kalau jalan tersebut selesai, saya yakin perekonomian akan tumbuh di sekitar jalan yang dibangun,” kata Didik. <strong>(qi/kri/k16)</strong></p>
<p data-reader-unique-id="27">
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalur-alternatif-dinilai-bisa-atasi-jalan-tanah-datar-yang-rusak-dan-berlumpur/">Jalur Alternatif Dinilai Bisa Atasi Jalan Tanah Datar yang Rusak dan Berlumpur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Truk Terguling di Tanjakan Jalan Poros Bontang, Kendaraan Macet hingga 3 Kilometer</title>
		<link>https://bontangpost.id/truk-terguling-di-tanjakan-jalan-poros-bontang-kendaraan-macet-hingga-3-kilometer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 09:52:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan poros bontang-samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[truk terguling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=84944</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Ruas Sambera-Santan di Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara (Kukar) macet parah, Selasa (23/3/2021) pagi. Penyebabnya, truk yang kelebihan muatan tidak mampu menanjak dan terbalik di Kilometer 65 dari Samarinda. Membuat antrean kendaraan yang ingin melintasi jalan Trans-Kaltim itu menumpuk hingga beberapa kilometer. Berdasarkan informasi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, sebelumnya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/truk-terguling-di-tanjakan-jalan-poros-bontang-kendaraan-macet-hingga-3-kilometer/">Truk Terguling di Tanjakan Jalan Poros Bontang, Kendaraan Macet hingga 3 Kilometer</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Ruas Sambera-Santan di Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara (Kukar) macet parah, Selasa (23/3/2021) pagi. Penyebabnya, truk yang kelebihan muatan tidak mampu menanjak dan terbalik di Kilometer 65 dari Samarinda. Membuat antrean kendaraan yang ingin melintasi jalan Trans-Kaltim itu menumpuk hingga beberapa kilometer.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, sebelumnya truk <em>overload</em> tersebut kesulitan melintasi jalur tanjakan di ruas Sambera-Santan itu.</p>
<p>Sehingga harus mendaki secara berliku. Namun, hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat jalan menjadi licin. Sehingga, kendaraan tersebut tergelincir dan terbalik. Ditambah lagi, truk dari arah berlawanan ingin melintas di bahu jalan, juga ikut terjebak.</p>
<p>“Kondisi lalu lintas di ruas Sambera-Santan sudah lancar,” kata Kepala BBPJN Kaltim Junaidi.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement">
<div>Dia melanjutkan, ke depannya tanjakan tersebut akan masuk penanganan <em>multi-years contract</em> (MYC) atau kegiatan dengan skema pembiayaan tahun jamak. Berdasarkan <em>https://lpse.pu.go.id</em>, penanganannya masuk kegiatan Preservasi Jalan Sp 3 Lempake-Sp 3 Sambera-Santan yang saat ini masih tahapan lelang. Preservasi jalan adalah kegiatan pemeliharaan, rehabilitasi dan rekonstruksi jalan.</div>
</div>
</div>
<p>Di mana evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga dijadwalkan pada 5 hingga 25 Maret 2021. Dan penandatanganan kontrak menurut jadwal pada 19-29 April 2021. Nilai pagu paket dan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 283,8 miliar. “Diperkirakan kontrak baru dilaksanakan Mei 2021. Jalur pendakian akan dibuat di tanjakan tersebut. Diimbau agar kendaraan <em>overload</em>, jangan melalui jalan tersebut. Terutama pada saat musim hujan,” pesan Junaidi.</p>
<p>Pria yang sebelumnya menjabat kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XX Pontianak itu menjelaskan jalur pendakian pada tanjakan tersebut akan dilebarkan. Dan dibangun dengan material dibeton.</p>
<p>Sehingga, nantinya ketika melintasi tanjakan tersebut, kendaraan dapat melakukan zig-zag. Menurut perencanaan, panjang jalannya yang akan dibeton tersebut adalah sekitar 200 meter, dengan lebar 12 meter. “Nantinya, <em>grade</em> (kemiringan) tetap. Tidak kami turunkan, tetapi kami perbaiki lebar dan keamanan jalur pendakiannya,” jelas dia.</p>
<p>Junaidi mengungkapkan, jalur tersebut sebenarnya relatif aman untuk dilalui kendaraan kecil. Namun, ketika kendaraan besar seperti truk dengan muatan berlebih melintas, terutama saat hujan melanda, akan riskan. Karena jalur tersebut, tidak diperuntukkan bagi kendaraan dengan muatan berlebih.</p>
<p>Selain merusak jalan, juga sangat berbahaya bagi pengendara itu sendiri. Dia mencontohkan, saat di tanjakan kendaraan dapat mundur, karena tidak bisa mendaki. Apalagi kondisi cuaca hujan, membuat kendaraan slip. Dan menabrak kendaraan lainnya. “Sebenarnya tanjakan itu adalah barrier (penahan) alam untuk menghalangi, agar yang lewat jangan kendaraan ODOL (<em>over dimension over load</em>),” jelasnya.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim Irhamsyah menyebut belum menerima informasi mengenai kecelakaan yang terjadi di jalan poros Samarinda-Bontang itu. Pasalnya, ruas tersebut merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan BBPJN Kaltim. “Kami tahu dari media dan secara resmi belum menerima laporan,” katanya kemarin.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement">
<div>Akan tetapi, menurut pria yang akrab disapa Iing itu, jika melihat kecelakaan yang terjadi dapat dipengaruhi beberapa faktor. Yaitu kondisi jalan seperti tingkat kerusakan dan geometrik jalan. Lalu kondisi kendaraan yang ODOL, dan kondisi fisik kendaraan. “<em>Human error</em> juga,” tutupnya.</div>
</div>
</div>
<p><strong>MAMPU DIATASI</strong></p>
<p>Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bontang AKP Imam Syafi’i menambahkan kecelakaan itu pada pukul 03.00 Wita. Kendaraan berusaha mendaki di kontur jalan yang rusak dan berlubang cukup dalam. Karena pengemudi kurang hati-hati, ban kendaraan bagian belakang terperosok. “Sehingga, posisinya miring dan rebah di badan jalan,” ungkapnya.</p>
<p>Diduga kendaraan yang terguling itu memuat sembako. Ia belum bisa memastikan apakah beban muatan melebihi kapasitas. Selain itu, satu kendaraan bermuatan besar lainnya juga ikut terjebak lubang dan miring.</p>
<p>“Kendaraan ini memuat kernel. Kondisi itu mengakibatkan kemacetan terjadi hampir 3 kilometer,” ucapnya.</p>
<p>Mendapat informasi, tim Satlantas Polres Bontang langsung menuju lokasi kecelakaan tunggal tersebut. Personel yang dikerahkan empat orang. Dalam melaksanakan tugas, mereka dibantu Pos Polisi Marang Kayu dan Pos PJR Prangat.</p>
<p>Kendaraan tersebut dapat dievakuasi pukul 10.30 Wita. Dengan menggunakan <em>crane</em> salah satu kendaraan yang melintas. Sebelum proses evakuasi, kepolisian memberlakukan skema buka-tutup arus lalu lintas. Pasalnya, yang bisa dilintasi hanya satu lajur. “Jadi, kami arahkan satu jalur dulu selama lima menit melintas. Setelah itu berganti dari arah lainnya,” tutur dia.</p>
<div id="ATS_pc_mid1">
<div id="ats-insert_ads-12-wrapper" class="insert_ads insert_ads-3 show_advertisement">
<div>Dalam insiden itu, tidak terdapat korban. Seluruh pengemudi dalam kondisi baik. Sehingga, kendaraan diputuskan bisa berjalan kembali setelah proses evakuasi selesai. “Sopir sudah kami data dan telah diberikan peringatan, agar berhati-hati saat melintas di wilayah jalan rusak. Apalagi membawa barang yang banyak dalam truk,” pesan Imam. <strong>(kip/*/ak/rom/k15)</strong></div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/truk-terguling-di-tanjakan-jalan-poros-bontang-kendaraan-macet-hingga-3-kilometer/">Truk Terguling di Tanjakan Jalan Poros Bontang, Kendaraan Macet hingga 3 Kilometer</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
