<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jembatan mahakam Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/jembatan-mahakam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/jembatan-mahakam/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Feb 2025 07:58:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>jembatan mahakam Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/jembatan-mahakam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar</title>
		<link>https://bontangpost.id/ganti-rugi-jembatan-mahakam-diperkirakan-rp35-miliar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 11:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=136285</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Diketahui kapal tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 menabrak pilar Jembatan Mahakam. Insiden terjadi pada Minggu (16/02) sekitar pukul 15.50, ketika tongkang Indosukses 28 yang mengangkut kayu sengon menabrak pilar Jembatan Mahakam. Tongkang tersebut milik perusahaan pelayaran PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudera. Tongkang tersebut [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ganti-rugi-jembatan-mahakam-diperkirakan-rp35-miliar/">Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; </strong>Diketahui kapal tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 menabrak pilar Jembatan Mahakam. Insiden terjadi pada Minggu (16/02) sekitar pukul 15.50, ketika tongkang Indosukses 28 yang mengangkut kayu sengon menabrak pilar Jembatan Mahakam.</p>
<p>Tongkang tersebut milik perusahaan pelayaran PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudera. Tongkang tersebut ditarik oleh Tug Boat (TB) MTS 28. Saat melintas mengalami kesulitan karena derasnya arus Sungai Mahakam. Tak hanya kali ini, perusahaan tersebut terlibat dalam insiden serupa. Pada 28 April 2019, salah satu tongkang mereka, Indosukses 25, juga menabrak Jembatan Mahakam dengan muatan dan tujuan yang sama.</p>
<p>Tongkang tersebut membawa kayu sengon dan akan menuju Perawang, Riau, dari Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Setelah menabrak, tongkang dihentikan dan diamankan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda.</p>
<p>Kepala BBPJN Kaltim Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, menyebut kerugian akibat kerusakan fender jembatan menurut perhitungan kasar telah dilakukan. Nilai perbaikan dari kerusakan itu diperkirakan mencapai Rp 35 miliar.</p>
<p>&#8220;Kami telah menyampaikan dalam rapat kepada PT Pelayaran Mitra 7 Samudera (pemilik kapal) bahwa kami akan mengajukan klaim ganti rugi atas kerusakan fender jembatan. Bangkai fender yang tertabrak di bawah air juga harus diangkat dan fender baru harus kembali dipasang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Kaltim, Akmizal menjelaskan detail klaim ganti rugi akan dibahas lebih lanjut dengan bagian perencanaan.</p>
<p>&#8220;Komponen apa saja yang perlu diganti, jenis material yang akan digunakan, hingga jangka waktu pelaksanaan kegiatan penggantian akan didiskusikan secara rinci. Apakah mereka akan melaksanakan penggantian sendiri dengan supervisi dari kami, atau model kerja sama lainnya, semuanya masih dalam tahap pembahasan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pihak perusahaan dan tim teknis akan bertemu minggu ini untuk membahas mekanisme penggantian fender. Sebelumnya juga BBPJN Kaltim telah melakukan pengecekan pada kondisi jembatan tersebut, pada Selasa (18/2) lalu. Dimana hasilnya terdapat dua Fender jembatan yang hancur dan hilang usai ditabrak ponton tersebut.</p>
<p>Juga terjadi pergeseran sedikit dan terdapat retakan pada Pier 3 yang menyebabkan sedikit kerusakan pada struktur jembatan yang dibangun pada tahun 1980-an ini. Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin atau Ayub sapaannya menyebut BBPJN Kaltim keliru jika mengatakan jembatan masih aman.</p>
<p>Menurut pentolan Golkar Kaltim ini, jembatan yang sudah berulang kali ditabrak ini harusnya menjadi catatan penting untuk tidak lagi terulang. Keretakan di bagian peir 3 jembatan, bergeser, termasuk bagian jalan yang merenggang sekitar 9 milimeter menurut Ayub harusnya berbahaya.</p>
<p>Ia juga tak ingin kejadian ambruknya jembatan di Tenggarong tahun 2011 terulang kembali. Saat itu, jembatan diperiksa dan diteliti keamanannya, dinyatakan aman namun akhirnya bisa roboh.<br />
Semestinya, urusan keselamatan nyawa manusia dan kelangsungan hidup warga yang menggunakan akses jembatan ini menjadi penting dioertimbangkan.</p>
<p class="class-paragraph">“Masa kita mau masuk dalam jurang yang sama, menganggap ini aman, masih bisa dilewati, terus pake duit negara untuk mengganti jika ada kerusakan,” tegasnya. <strong>(mrf/nha)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ganti-rugi-jembatan-mahakam-diperkirakan-rp35-miliar/">Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai</title>
		<link>https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-bakal-ditutup-dua-pekan-usai-ditabrak-kapal-tongkang-begini-nasib-lalu-lintas-darat-dan-sungai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=136201</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Jembatan Mahakam di Samarinda akan ditutup sementara selama dua pekan untuk investigasi oleh Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Penutupan ini dilakukan pasca-insiden kapal tongkang pengangkut kayu menabrak jembatan pada 16 Februari 2025, yang menyebabkan robohnya fender jembatan, yakni perangkat pelindung yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-bakal-ditutup-dua-pekan-usai-ditabrak-kapal-tongkang-begini-nasib-lalu-lintas-darat-dan-sungai/">Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; </strong>Jembatan Mahakam di Samarinda akan ditutup sementara selama dua pekan untuk investigasi oleh Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).</p>
<p>Penutupan ini dilakukan pasca-insiden kapal tongkang pengangkut kayu menabrak jembatan pada 16 Februari 2025, yang menyebabkan robohnya fender jembatan, yakni perangkat pelindung yang berfungsi meredam benturan.</p>
<p>Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, mengatakan penutupan ini bertujuan untuk memastikan keamanan struktur jembatan yang telah berdiri sejak 1986.</p>
<p>&#8220;Jembatan akan ditutup sementara untuk investigasi lanjutan oleh KKJTJ. Sekretariat KKJTJ menyampaikan perlu waktu maksimal dua minggu untuk proses ini,&#8221; ujarnya setelah rapat koordinasi di Hotel Four Points Balikpapan, Senin (24/2).</p>
<p><center></p>
<div class="ads mt3 clearfix">
<div class="ads__box">
<div id="div-gpt-ad-desktopInArticle"></div>
</div>
</div>
<p></center>Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, dan dihadiri Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, BBPJN Kaltim, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, PT Pelindo IV Cabang Samarinda, Polresta Samarinda, PT Kaltim Melati Bhakti Satya (MBS), serta perusahaan pemilik kapal yang terlibat dalam insiden.</p>
<p>Namun, Hendro menyebut waktu pasti penutupan masih dalam pembahasan. &#8220;Sebelum dilakukan penutupan, waktunya harus disepakati terlebih dahulu. Setelah itu, tim akan dibentuk untuk menguji kekuatan pondasi jembatan di bawah maupun struktur atasnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>Dampak Penutupan bagi Lalu Lintas Sungai</strong></p>
<p>Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Mursidi, mengingatkan bahwa penutupan jembatan tidak hanya berdampak pada lalu lintas kendaraan darat, tetapi juga aktivitas kapal di bawahnya. Setiap hari, rata-rata 90 hingga 100 kapal melintas di bawah Jembatan Mahakam, mengangkut batu bara, sawit, dan kayu.</p>
<p>“Jika jalur darat ditutup, masih ada Jembatan Mahakam II sebagai alternatif. Namun di perairan, hanya ada satu alur sungai. Jika ditutup, maka distribusi komoditas unggulan bisa terganggu,” ungkapnya.</p>
<p>Karena itu, pihaknya masih menunggu keputusan akhir dari Pemerintah Provinsi Kaltim terkait kebijakan penutupan jembatan.</p>
<p><strong>Langkah Pengamanan Sungai Mahakam</strong></p>
<p class="class-paragraph">Sebagai langkah mitigasi pasca-insiden, KSOP Kelas I Samarinda telah menambah kapal escort untuk mengawal kapal yang melintas. &#8220;Sejak 21 Februari, kami menyiapkan empat hingga lima kapal assist untuk memastikan keamanan pelayaran di bawah Jembatan Mahakam,&#8221; kata Mursidi. Selain itu, pihaknya juga memasang alat pengukur arus sungai guna menentukan waktu terbaik bagi kapal untuk melintas.</p>
<p>Pemerintah dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk menentukan langkah terbaik dalam investigasi dan pemulihan Jembatan Mahakam, agar mobilitas warga dan arus perdagangan tidak terganggu dalam jangka panjang.<strong> (*)</strong></p>
<div id="div-gpt-ad-multibanner2" data-google-query-id="CP3CxZ-x3osDFZ6m2AUdDvQdfQ"></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-bakal-ditutup-dua-pekan-usai-ditabrak-kapal-tongkang-begini-nasib-lalu-lintas-darat-dan-sungai/">Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu</title>
		<link>https://bontangpost.id/dewan-usul-jembatan-mahakam-ditutup-pemprov-setuju-bbpjn-sebut-tak-perlu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 07:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=136077</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Pasca di tabraknya Jembatan Mahakam oleh kapal ponton bermuatan kayu pada Minggu (16/2) lalu, penyelidikan terkait kerusakan yang ditimbulkan pun dilakukan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim telah melakukan pengecekan pada kondisi jembatan tersebut pada Selasa (18/2) lalu. Hasilnya terdapat dua fender jembatan yang hancur dan hilang usai ditabrak. Juga terjadi pergeseran sedikit [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dewan-usul-jembatan-mahakam-ditutup-pemprov-setuju-bbpjn-sebut-tak-perlu/">Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; </strong>Pasca di tabraknya Jembatan Mahakam oleh kapal ponton bermuatan kayu pada Minggu (16/2) lalu, penyelidikan terkait kerusakan yang ditimbulkan pun dilakukan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim telah melakukan pengecekan pada kondisi jembatan tersebut pada Selasa (18/2) lalu.</p>
<p>Hasilnya terdapat dua fender jembatan yang hancur dan hilang usai ditabrak. Juga terjadi pergeseran sedikit dan terdapat retakan pada Pier 3 yang menyebabkan kerusakan pada struktur jembatan yang dibangun pada akhir 80-an ini.</p>
<p>Namun rupanya, DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim belum puas dengan hasil pengecekan tersebut. Bahkan pihaknya pun mengusulkan agar jembatan penghubung Samarinda Seberang dan Samarinda Kota ini ditutup untuk sementara waktu.</p>
<p>Hal itu terjadi pada rapat dadakan yang digelar di Jakarta oleh DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim Rabu (19/2) lalu. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sabaruddin Panrecalle ini membahas keselamatan warga Kaltim yang melintasi jembatan tersebut.</p>
<p>“Kami melihat fakta-fakta di lapangan yang tampak bahwa fender (pelindung) jembatan hilang pascaditabrak,” ucapnya.</p>
<p>Diketahui kapal tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 menabrak pilar Jembatan Mahakam. Menurut Sabaruddin video penabrakan dan CCTv menjadi bukti akurat yang disampaikan kepada pihaknya, untuk melihat serta mengidentifikasi bahwa persoalan ini harus ditanggapi secara serius.</p>
<p>Rekomendasi penutupan sementara, ditegaskannya adalah hasil rapat bersama dan mendengar semua pendapat para pihak yang hadir.</p>
<p>“Pandangan teman-teman mengutamakan keselamatan masyarakat Kaltim dan jembatan ini merupakan nadi ekonomi hingga sosial. Jika jembatan roboh, berapa lagi dana miliaaran hingga triliunan yang mesti digelontorkan,” bebernya.</p>
<p>Untuk itu, Sabaruddin menegaskan atas nama undang-undang (UU), negara menjamin keselamatan warganya merupakan hukum tertinggi. Mereka bersepakat dalam rapat merekomendasikan Jembatan Mahakam Samarinda ditutup sementara.</p>
<p>Hal ini juga dituangkan dalam berita acara dan selanjutnya agar Pemprov merekomendasikan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) agar menutup dan memeriksa detail kerusakan atau dampak dari insiden tabrakan. Penutupan juga bukan saja usulan DPRD, namun juga pihak eksekutif dalam hal ini Pemprov Kaltim dan para pihak terkait.</p>
<p>Pasalnya, fender yang kini sudah hilang akibat ditabrak kapal tongkang pengangkut kayu, berpotensi terjadi tabrakan kembali oleh kapal lain jika aktivitas di kolong Jembatan Mahakam masih dilanjutkan.</p>
<p>“Keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi. Fender ini sebagai penyangga sekarang tidak ada, jadi tidak ada yang menjamin keselamatan masyarakat, jadi mesti stop sementara aktivitas di atas maupun di bawah jembatan karena kita tidak tahu berapa beban dan berapa derajat pergeseran terjadi akibat tabrakan kemarin,” tegasnya.</p>
<p class="class-paragraph">Menurutnya, jangan berbicara aspek keuntungan saja, tapi melalaikan aspek keselamatan masyarakat yang dijamin negara. Dirinya menegaskan pada KSOP agar menindak nakhoda kapal pandu yang bertugas saat insiden tabrakan pilar 2 dan 3 Jembatan Mahakam terjadi.</p>
<p>“Ya pasti kita minta juga ke mereka, karena KSOP juga paling bertanggung jawab. Jika pengolongan kapal jika dilakukan dengan baik maka tidak terjadi insiden, sudah dipaparkan pada rapat, ini kan menyangkut nyawa, keselamatan mesti ada bertanggung jawab termasuk pihak perusahaan,” tegasnya.</p>
<p>Untuk pihak perusahaan pemilik kapal tongkang pengangkut kayu yang tidak hadir dalam rapat kali ini, Sabaruddin pun mengatakan akan memanggil. Tak hanya itu, dinas terkait juga ia minta untuk membuat Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) agar menghitung apa yang mesti dilakukan pihak perusahaan dalam membenahi dampak dari tabrakan.</p>
<p>Ia berkomitmen mengawal agar perusahaan membangun kembali fender yang dihantam kapal tongkang bermuatan kayu tersebut dan bertanggung jawab penuh untuk menyelesaikan hal ini.</p>
<p>“Kami akan memanggil kembali pihak perusahaan yang menabrak itu, pasti akan kami panggil. Mereka harus bertanggung jawab dan membangun kembali fender, tidak boleh lari dari tanggung jawab, saya sudah perintahkan Dinas PU untuk membuat RKA,” pungkasnya.</p>
<p>Sekprov Kaltim Sri Wahyuni menyebut bahwa memperhatikan keselamatan masyarakat, pemerintah juga sepakat untuk menutup sementara aktivitas di Jembatan Mahakam.</p>
<p>Sri juga menegaskan meski ini Jembatan Mahakam Samarinda merupakan aset milik nasional, namun keinginan dalam rapat agar Jembatan Mahakam yang sudah berusia 38 tahun ini agar tidak beroperasi sementara, tentu akan disampaikannya dan dikoordinasikan lebih lanjut.</p>
<p>Rencananya, lalu lintas pengendara dari segmen Samarinda Seberang dan sekitarnya ke arah pusat Kota Samarinda akan dialihkan lalu lintasnya ke Jembatan Mahakam IV yang bersebelahan tepat di Jembatan Mahakam yang lama.</p>
<p>“Ya tentu akan saya sampaikan, termasuk kepada pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk rekayasa lalu lintasnya agar dua arah (ke Jembatan Mahakam IV). Jembatan Mahakam (lama) merupakan kewenangan dan aset Kementerian PU, sehingga perlu dikomunikasikan untuk penerapan hasil RDP tersebut dengan dasar pertimbangan teknis dari BBPJN,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, saat dihubungi via sambungan telepon oleh media ini, Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio mengungkapkan, pihaknya bersama dengan instansi terkait sudah melakukan rapat dalam membahasan bagaimana kondisi jembatan Mahakam, pada Kamis (20/2) kemarin.</p>
<p>Hendro pun mengungkapkan, dari hasil pantuannya kondisi jembatan mahakam saat ini berstatus aman, sehingga tidak perlu ada penutupan.</p>
<p>“Jadi tidak perlu ada penutupan, tapi kita segera perlu membangun fender lagi, untuk menggantikan fender yang tertabrak dan sudah hilang itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Hendro juga mengungkapkan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan yang membawa tongkang itu, untuk di mintai pertanggungjawabannya.</p>
<p>“Jadi kita akan segera kelapangan untuk menghitung berapa kebutuhan membuat fender itu dan termasuk perbaikan jembatan,” bebernya.</p>
<p>Lalu, untuk menghindari lagi ada kejadian serupa, nantinya akan ada sebuah tulisan untuk menginformasikan terkait dengan ketinggian jembatan agar transportasi yang melintasi bawah jembatan dapat lebih berhati-hati kedepannya.</p>
<p class="class-paragraph">&#8220;Akan ada tulisan itu tinggi air dan jembatan nanti, dibantu juga nanti sama Unmul untuk memasang sensor disana. Jadi ketahuan tinggi muka air ke Jembatan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dirinya juga menegaskan bahwa akan ada rambu pelampung dari KSOP untuk menuntun ke arah jembatan. Sehingga kapal tongkang bisa menyesuaikan arahnya dan tidak menabrak jembatan.</p>
<p>&#8220;Jadi keamanan akan tingkatkan sembari dilakukan perbaikan,&#8221; pungkasnya. <strong>(mrf/nha)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dewan-usul-jembatan-mahakam-ditutup-pemprov-setuju-bbpjn-sebut-tak-perlu/">Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab</title>
		<link>https://bontangpost.id/sepakat-jembatan-mahakam-ditutup-sementara-dprd-dan-pemprov-kaltim-pemilik-tongkang-penabrak-harus-tanggung-jawab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 05:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=135980</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Peristiwa tertabraknya pilar Jembatan Mahakam pada Minggu sore, 16 Februari 2025, membuat warga Samarinda waswas. Benturan keras dari tongkang bermuatan kayu itu membuat fender atau pelindung jembatan hancur tak bersisa. Kini, keamanan ikon Kota Tepian itu tak lagi terjamin. DPRD Kaltim lewat Komisi II bergerak cepat. Para wakil rakyat tanah Etam mengumpulkan sejumlah pihak, duduk bersama menggelar rapat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sepakat-jembatan-mahakam-ditutup-sementara-dprd-dan-pemprov-kaltim-pemilik-tongkang-penabrak-harus-tanggung-jawab/">Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211;</strong> Peristiwa tertabraknya pilar Jembatan Mahakam pada Minggu sore, 16 Februari 2025, membuat warga Samarinda waswas.</p>
<p>Benturan keras dari tongkang bermuatan kayu itu membuat fender atau pelindung jembatan hancur tak bersisa. Kini, keamanan ikon Kota Tepian itu tak lagi terjamin.</p>
<p>DPRD Kaltim lewat Komisi II bergerak cepat. Para wakil rakyat tanah Etam mengumpulkan sejumlah pihak, duduk bersama menggelar rapat untuk memastikan keamanan masyarakat, Rabu, 19 Februari 2025.</p>
<p>Rapat yang digelar di Hotel Blue Sky Pandurata, Jakarta, itu menghasilkan keputusan yang bulat. Rekomendasi penutupan sementara Jembatan Mahakam.</p>
<p>Ketua Komisi II Sabaruddin Panrecalle, yang memimpin rapat itu menerangkan tak ada jaminan keselamatan masyarakat yang melintasi Jembatan Mahakam lantaran fender pilar jembatan tak lagi ada.</p>
<p>“Di lapangan kami menemukan jika fendernya hilang. Kalau ada kapal lain yang menabrak, tak ada yang meredam benturan. Keselamatan jadi taruhan,” ungkapnya dikonfirmasi Rabu malam.</p>
<p>Dari rapat itu, Pemprov Kaltim yang diwakili Sekretaris Provinsi, Asisten II Gubernur, Dinas PUPR, serta otoritas terkait lainnya sepakat dengan usul menutup sementara Jembatan Mahakam dari lalu lintas.</p>
<p>Kata Sabaruddin, keputusan ini diambil lantaran Jembatan Mahakam menjadi nadi ekonomi dan sosial Samarinda. Jika roboh, miliaran atau triliunan rupiah bisa hangus dalam hitungan detik. “Jangan sampai ada korban dulu baru bergerak. Ini soal nyawa,” katanya.</p>
<p>Peristiwa itu, juga memantik pertanyaan lain. Bagaimana pengawasan kapal di sepanjang Sungai Mahakam. Terang politikus Gerindra ini, otoritas lalu lintas air, seperti KSOP hingga PT Pelindo Jasa Maritim yang menghandel kapal pandu tunda juga hadir dalam rapat tersebut.</p>
<p>DPRD meminta kedua pemilik kewenangan ini untuk turut menindak nahkoda kapal pandu yang mengawasi jalur lalu lintas air ketika peristiwa itu terjadi.</p>
<p>Selain memproses secara hukum tongkang dengan nama yang tertulis di lambungnya, Indosukses 28. Tongkang ini ditarik tugboat MTS 28.</p>
<p class="class-paragraph">“Kami minta KSOP juga paling bertanggung jawab. Jika pengolongan kapal berjalan dengan baik, tidak mungkin terjadi insiden begini. Ini menyangkut nyawa, mesti ada yang bertanggung jawab termasuk pihak perusahaan,” terangnya.</p>
<p>Pemilik tongkang nantinya akan dipanggil. Bukan sekadar meminta klarifikasi, tapi juga meminta mereka untuk bertanggung jawab atas kerusakan peredam benturan di pilar jembatan yang hilang. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sepakat-jembatan-mahakam-ditutup-sementara-dprd-dan-pemprov-kaltim-pemilik-tongkang-penabrak-harus-tanggung-jawab/">Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam</title>
		<link>https://bontangpost.id/babak-belur-dihantam-ponton-pelindung-jembatan-mahakam-lenyap-pilar-utama-terancam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 00:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=135970</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Hantaman tongkang Indosukses 28, yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28, menyebabkan Jembatan Mahakam mengalami kerusakan serius. Insiden yang terjadi Minggu sore (16/2) ini kembali memperpanjang daftar kecelakaan kapal yang menabrak jembatan besi pertama di Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satu kerusakan yang paling mencolok adalah hilangnya dua fender berbentuk bulat yang berada sekitar [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/babak-belur-dihantam-ponton-pelindung-jembatan-mahakam-lenyap-pilar-utama-terancam/">Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; </strong>Hantaman tongkang Indosukses 28, yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28, menyebabkan Jembatan Mahakam mengalami kerusakan serius. Insiden yang terjadi Minggu sore (16/2) ini kembali memperpanjang daftar kecelakaan kapal yang menabrak jembatan besi pertama di Kalimantan Timur (Kaltim).</p>
<p>Salah satu kerusakan yang paling mencolok adalah hilangnya dua fender berbentuk bulat yang berada sekitar 15 hingga 20 meter dari pilar utama jembatan. Fender yang berfungsi sebagai pelindung pilar dari benturan tersebut lenyap akibat ditabrak tongkang, sebelum akhirnya menghantam pilar 3 (P3) dari sisi Samarinda Kota.</p>
<p>Hilangnya fender tersebut dibenarkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Perbantuan (PPK SKPD TP) 02 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Samarinda, Rudy Apriyanto, yang turun langsung ke lokasi kejadian, Senin pagi (17/2).</p>
<p>&#8220;Fender memang ditabrak oleh tongkang kemarin. Akibatnya, pilar 3 mengalami kerusakan, begitu juga dengan pilar 2. Saat ini masih akan dilakukan investigasi lebih lanjut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam pemeriksaan awal, tim juga menemukan keretakan pada beton pondasi kaki-kaki pilar 3. &#8220;Nanti akan ada tim khusus yang turun untuk melakukan investigasi lanjutan,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Polisi Selidiki Penyebab Insiden</strong></p>
<p>Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian ini.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menerima laporan dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim. Saat ini prosesnya sedang berjalan, dan Satuan Polairud Polresta Samarinda telah melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal TB MTS 28,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari pemeriksaan awal, Hendri mengungkapkan bahwa saat mendekati jembatan, posisi tongkang terlalu ke kiri.</p>
<p>&#8220;Seharusnya posisi kapal berada di tengah. Saat itu, pandu sudah memberikan peringatan, tetapi terlambat. Ditambah dengan arus yang cukup deras, akhirnya benturan tidak bisa dihindari. Fender sebagai pelindung pilar hancur total, lalu tongkang menabrak pilar,&#8221; bebernya.</p>
<p class="class-paragraph"><strong>KSOP Minta Penambahan Tugboat</strong></p>
<p>Terpisah, Kepala KSOP Kelas 1 Samarinda, Mursidi, melalui Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli, Capt. Yudi Kusmiyanto, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari nakhoda TB MTS 28.</p>
<p>&#8220;Namun, pemeriksaan masih berlanjut. Selain nakhoda, akan ada pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait lainnya. Jadi, proses ini masih panjang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Yudi juga mengungkapkan bahwa KSOP telah meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) selaku pengelola pemanduan dan asistug untuk menambah jumlah tugboat di Jembatan Mahakam.</p>
<p>&#8220;Penambahan tugboat diperlukan untuk mengantisipasi insiden serupa. Karena fender pelindung pilar sudah tidak ada, maka ancaman terhadap pilar utama semakin besar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>KSOP juga telah melakukan koordinasi dengan DPUPR Kaltim terkait perbaikan kerusakan jembatan. &#8220;Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, akan ada permintaan ganti rugi dari DPUPR kepada pihak yang bertanggung jawab,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, insiden ini sempat memicu kepanikan pengguna jalan yang melintas di Jembatan Mahakam. Benturan keras akibat tabrakan menyebabkan jembatan bergetar hebat, sehingga warga sempat menghentikan kendaraan mereka untuk memastikan kondisi jembatan tetap aman.</p>
<p>Rekaman kejadian ini juga sempat beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat tongkang Indosukses 28, yang mengangkut ribuan kubik kayu sengon, menghantam pilar 3 dari sisi Samarinda Kota, kemudian menabrak pilar 2 sebelum akhirnya tersangkut di bawah jembatan.</p>
<p>Selama lebih dari satu jam, tongkang tersebut tidak bisa bergerak. Dua tugboat yang ditugaskan tidak mampu menariknya, hingga akhirnya KSOP meminta bantuan Pelindo untuk mengerahkan dua kapal tambahan guna mengevakuasi tongkang. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/babak-belur-dihantam-ponton-pelindung-jembatan-mahakam-lenyap-pilar-utama-terancam/">Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan</title>
		<link>https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-ditabrak-polisi-sebut-kelalaian-pandu-ada-sop-tak-dijalankan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 04:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108734</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id – Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Samarinda tengah disorot dalam kejadian tertabraknya pilar utama Jembatan Mahakam beberapa waktu lalu. Disebut juga menjadi salah satu yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun, Pelindo kukuh menyebut kesalahan berada di pihak nakhoda kapal. General Manager (GM) PT Pelindo IV Samarinda Jusuf Junus mengatakan, sesuai ordonansi pemanduan, pandu hanya [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-ditabrak-polisi-sebut-kelalaian-pandu-ada-sop-tak-dijalankan/">Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id –</strong> Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Samarinda tengah disorot dalam kejadian tertabraknya pilar utama Jembatan Mahakam beberapa waktu lalu. Disebut juga menjadi salah satu yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.</p>
<p>Namun, Pelindo kukuh menyebut kesalahan berada di pihak nakhoda kapal. General Manager (GM) PT Pelindo IV Samarinda Jusuf Junus mengatakan, sesuai ordonansi pemanduan, pandu hanya sebagai adviser dan supervisi pelayaran. Perannya mengikuti perjalanan kapal melewati area pengolongan. &#8220;Pandu tidak punya hak mengambil alih nakhoda untuk mengubah posisi kapal,&#8221; tegasnya. Sehingga, apapun yang terjadi pada kapal sepenuhnya tanggung jawab nakhoda. Sebab, yang paling tahu pergerakan kapal adalah nakhoda. &#8220;Jadi tidak ada aturan satu pun yang membebaskan nakhoda dari kejadian itu (tabrakan) untuk bertanggung jawab,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Di sisi lain, berdasarkan penyelidikan Polresta Samarinda terhadap insiden kapal ponton menabrak pilar Jembatan Mahakam telah memperoleh kesimpulan. Setelah memeriksa tujuh saksi, polisi menilai ada kelalaian dari jasa pandu hingga membuat pilar Jembatan Mahakam tersebut tertabrak.</p>
<p>Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengatakan, gelar perkara telah mereka lakukan. Polisi melihat ada kelalaian dari petugas pandu kapal. &#8220;Selanjutnya kami akan koordinasikan kepada pihak KSOP Samarinda, apakah ada sanksi yang akan diberikan nantinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia memaparkan, bila mengacu undang-undang pelayaran dan peraturan pemerintah, maupun turunannya di peraturan menteri, kesalahan akibat pandu tersebut hukumannya administrasi. &#8220;Bisa berupa pencabutan (izin), teguran, dan lain sebagainya,&#8221; sambung perwira polisi berpangkat melati tiga tersebut. Dia menambahkan, dari keterangan saksi-saksi, ada standar operasional prosedur (SOP) yang tidak dilakukan pandu. SOP tersebut sudah dibuat oleh operator pandu.</p>
<p>&#8220;Tetapi petugas pandu tidak melakukannya. Itu yang kami simpulkan bahwa ada kesalahan dari petugas pandu yang terlambat untuk meng-<em>handle</em> tongkang tersebut dalam melakukan pengolongan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait soal kendala cuaca maupun arus, Ary menegaskan tak ada masalah. Sebab, keterangan yang telah dikeluarkan BMKG, saat itu arus air normal, dan cuaca cerah. &#8220;Sehingga untuk informasi terkait karena kendala alam itu gugur. Bahkan, sebelumnya ada beberapa yang sudah melintas dengan aman. Namun, saat kapal TB Mitra Anugerah 1 yang menarik tongkang bermuatan batu bara itu melakukan pengolongan, terjadilah insiden karena adanya keterlambatan,&#8221; pungkasnya. <strong>(dra/k8)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-ditabrak-polisi-sebut-kelalaian-pandu-ada-sop-tak-dijalankan/">Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati</title>
		<link>https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-ditabrak-kapal-tongkang-pemprov-kaltim-sebut-masih-aman-dilewati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 05:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108525</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan Jembatan Mahakam masih aman untuk dilalui setelah ditabrak kapal tongkang dua hari lalu. &#8220;Masyarakat tidak perlu khawatir melintas pasca-insiden dua hari lalu,&#8221; kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) M Faisal, Minggu (25/12/2022), merujuk peristiwa kapal tongkang yang menabrak jembatan itu. &#8220;Karena berdasar hasil Investigasi tim gabungan dari lintas [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-ditabrak-kapal-tongkang-pemprov-kaltim-sebut-masih-aman-dilewati/">Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan Jembatan Mahakam masih aman untuk dilalui setelah ditabrak kapal tongkang dua hari lalu.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak perlu khawatir melintas pasca-insiden dua hari lalu,&#8221; kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) M Faisal, Minggu (25/12/2022), merujuk peristiwa kapal tongkang yang menabrak jembatan itu.</p>
<p>&#8220;Karena berdasar hasil Investigasi tim gabungan dari lintas instansi, jembatan ini masih aman dilalui,&#8221; imbuh dia, mewakili Pemprov Kaltim, dikutip <em>Antara</em>.</p>
<p>Adapun saat ini tim gabungan masih terus melakukan pemeriksaan jembatan.</p>
<p>Tim tersebut dihuni oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN), Satuan Polairud Polresta Samarinda, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Provinsi Kaltim, serta Core Team P2JN Kaltim.</p>
<p>Pada Jumat (23/12) lalu, dilaporkan Tugboat TB Mitra Anugerah 1 menarik kapal Tongkang Apol 3017.</p>
<p>Sekitar pukul 07.25, kapal melintasi Sungai Mahakam, tetapi mesin <em>tugboat</em> tak bergerak, sehingga kapal tongkang yang ditarik menjadi hilang kendali.</p>
<p>Kapal tongkang itu kemudian hanyut oleh arus, lalu menabrak <em>pile cap pier </em>3 sisi hulu Jembatan Mahakam. Akibat ditabrak kapal tongkang, bangunan jembatan sempat bergoyang keras.</p>
<p>Elemen <em>pile cap pier</em> 3 rusak dengan dimensi sepanjang 1,5 &#8211; 2,3 meter, dengan lebar variasi sekitar 0,4 &#8211; 0,5 meter, termasuk total panjang akibat gesekan mencapai 5 meter.</p>
<p>Faisal mengatakan, &#8220;Sementara itu, hasil pengecekan oleh tim.&#8221; Selanjutnya dia mengatakan tim segera memperbaiki kerusakan pada jembatan.</p>
<p>Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi pada 28 April 2018, 30 Juni 2019, dan 19 November 2019 lalu. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jembatan-mahakam-ditabrak-kapal-tongkang-pemprov-kaltim-sebut-masih-aman-dilewati/">Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilar Jembatan Mahakam Dihantam Tongkang Muatan Baru Bara (Lagi)</title>
		<link>https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-dihantam-tongkang-muatan-baru-bara-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2022 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Batu bara]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=108447</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Pilar Jembatan Mahakam kembali dihantam tongkang batu bara, Jumat (23/12/2022) pukul 07.25. Kali ini, tongkang ditarik oleh TB Merlin 19 yang dipandu oleh TB Mitra Anugerah I. Dugaan, tongkang menabrak jembatan akibat arus sungai yang sangat kencang. Sehingga tongkang melaju tak terkendali. Sejauh ini, kepolisian telah memeriksa 4 saksi di antaranya nakhoda dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-dihantam-tongkang-muatan-baru-bara-lagi/">Pilar Jembatan Mahakam Dihantam Tongkang Muatan Baru Bara (Lagi)</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Pilar Jembatan Mahakam kembali dihantam tongkang batu bara, Jumat (23/12/2022) pukul 07.25. Kali ini, tongkang ditarik oleh TB Merlin 19 yang dipandu oleh TB Mitra Anugerah I.</p>
<p>Dugaan, tongkang menabrak jembatan akibat arus sungai yang sangat kencang. Sehingga tongkang melaju tak terkendali.</p>
<p>Sejauh ini, kepolisian telah memeriksa 4 saksi di antaranya nakhoda dan juru mudi. Dan polisi juga akan berkoordinasi dengan KSOP Samarinda terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pengolongan tongkang batu bara di Jembatan Mahakam.</p>
<p>Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya tabrakan tongkang dengan pilar jembatan apakah akibat arus sungai yang kencang atau adanya unsur kelalaian.</p>
<p>&#8220;Masih tahap penyelidikan, kemungkinan kita masih sama-sama menghitung melihat arus sungai atau apa ada unsur kelalaian. Tapi, prinsipnya yang kita utamakan adalah keselamatan, memastikan bagaimana jembatan Mahakam aman dilalui. Oleh karena itu, kita melakukan pengecekan,&#8221; ujar Ary Fadli di markas Polair Polres Samarinda Sungai Kunjang usai memeriksa jembatan sore hari.</p>
<p>Pengecekan pilar jembatan Mahakam oleh Polres Samarinda dilakukan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas PUPR Provinsi Kaltim.</p>
<p>Dari pengamatan visual sementara oleh tim pemeriksaan, tampak tergerus bagian luar semen dan fiber pilar jembatan Mahakam nomor 3 yang dihantam tongkang batu bara. Namun, belum diketahui apakah ada keretakan pada bagian pier atau tiang jembatan.</p>
<p>Pemeriksaan oleh BPJN dan Dinas PUPR Kaltim akan dilanjutkan bagian atas struktur jembatan apakah ada pergeseran atau tidak. Sekaligus mengetahui ada atau tidaknya perubahan bentuk pier jembatan. Serta identifikasi kamera CCTv untuk mengetahui kronologis peristiwa tabrakan pilar jembatan Mahakam oleh tongkang batu bara. <strong>(myn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pilar-jembatan-mahakam-dihantam-tongkang-muatan-baru-bara-lagi/">Pilar Jembatan Mahakam Dihantam Tongkang Muatan Baru Bara (Lagi)</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petugas Lalai, Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi</title>
		<link>https://bontangpost.id/petugas-lalai-jembatan-mahakam-ditabrak-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2022 11:30:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=97680</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Belum genap setahun, Jembatan Mahakam yang kini berumur 36 tahun kembali ditabrak kapal tongkang. Selasa (28/3), dua kapal tongkang sekaligus menabrak Jembatan Mahakam yang saat itu berisi batu bara. Insiden ini berawal dari kapal tongkang yang hanyut saat ditambat tak jauh dari Jembatan Mahakam. Kasat Polair Polresta Samarinda Kompol Iwan Pamuji mengatakan, awak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/petugas-lalai-jembatan-mahakam-ditabrak-lagi/">Petugas Lalai, Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Belum genap setahun, Jembatan Mahakam yang kini berumur 36 tahun kembali ditabrak kapal tongkang. Selasa (28/3), dua kapal tongkang sekaligus menabrak Jembatan Mahakam yang saat itu berisi batu bara. Insiden ini berawal dari kapal tongkang yang hanyut saat ditambat tak jauh dari Jembatan Mahakam.</p>
<p>Kasat Polair Polresta Samarinda Kompol Iwan Pamuji mengatakan, awak kapal berusaha mengejar saat mengetahui tali putus, namun usaha itu sia-sia. Tabrakan tak terelakkan. Dia melanjutkan, dari pemeriksaan saksi, ada lima kapal tongkang yang diikat berantai. Ketika tali putus, satu per satu kapal terlepas dan hanyut. Dari lima kapal tongkang, dua yang menabrak tiang jembatan.</p>
<p>Menurutnya, sesuai prosedur, kru kapal tidak boleh mengikat dengan cara seperti itu. Sebab, ada lima tugboat dan kapan tongkang berjejer, tetapi yang diikat bertambat hanya satu. Jadi semua ponton bertumpu pada satu kekuatan saja. Ketika tali putus, semuanya hanyut. &#8220;Kita sudah hubungi KSOP, minta supaya tambat jangan dekat jembatan. Takutnya kayak gini,&#8221; sebutnya. Dia memastikan, polisi masih terus menyelidiki insiden kemarin. &#8220;Masih penyelidikan, ada lima saksi yang bakal diperiksa,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim Irhamsyah menyampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan lintas sektor instansi. &#8220;Saat ini kami juga masih mendorong agar pemerintah pusat segera membangun fender jembatan. Supaya jembatan itu lebih aman karena ada fender atau pengamannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Langkah tegas untuk melindungi jembatan yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang ini dinanti publik. Sebab, sudah berkali-kali jembatan ini tertabrak. Bahkan, jeda tabrakan kemarin (28/3) dengan yang sebelumnya tak sampai setahun. Sebab, tabrakan terakhir terjadi pada Agustus 2021.</p>
<p>Dari hasil investigasi terkait tabrakan pada Agustus 2021, kejanggalan yang terungkap adalah, Tugboat (TB) JKW Mahakam II yang menarik kapal tongkang Intan Kelana 13, semestinya belum berada di dekat Jembatan Mahakam sekitar pukul 06.00, Senin lalu. Seharusnya, TB JKW Mahakam II berhenti atau menambat Intan Kelana 13 yang saat itu mengangkut 7.600 metrik ton batu bara di perairan sekitar Jembatan Mahakam Ulu. Bukan di perairan sekitar Gunung Lipan. &#8220;Harusnya di (Jembatan) Mahulu (Mahakam Ulu), menunggu antrean dulu,&#8221; kata Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda, Capt Slamet Isyadi kepada Kaltim Post, Agustus tahun lalu.</p>
<p>Dia melanjutkan, aktivitas melintas di bawah kolong Jembatan Mahakam atau disebut pengolongan, telah diatur waktunya. Di mana pada pukul 07.00–12.00, merupakan jadwal pengolongan bagi kapal yang hendak menuju hilir Sungai Mahakam. Sedangkan pada pukul 13.00–18.00, giliran jadwal pengolongan menuju hulu sungai. Jadwal ini pun telah disesuaikan dengan kondisi arus pasang-surut sungai.</p>
<p>Saat itu, tiga hari setelah ditabrak kapal tongkang yang mengangkut 7.600 metrik ton batu bara, hasil pemeriksaan awal konstruksi Jembatan Mahakam rampung. Dalam berita acara yang dikeluarkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, ada tiga poin hasil pemeriksaan awal jembatan secara visual.</p>
<p>Pertama, akibat tumbukan kapal tongkang, terjadi kerusakan pada pier 4 alias pilar 4 Jembatan Mahakam di sisi hulu. Kemudian, tereksposnya tulangan struktur pilar 4 akibat tumbukan kapal tongkang. Poin terakhir, tidak terjadi pergeseran posisi pada dilitasi pelat lantai jembatan segmen pilar 3 maupun pilar 4. Hanya terjadi rekahan tanah sedimentasi yang terletak di bagian dilitasi jembatan atau expansion point. Hal ini mengindikasikan getaran akibat tumbukan kapal hingga bagian bangunan atas jembatan.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan visual itu kemudian disimpulkan, secara struktural kondisi Jembatan Mahakam masih tergolong baik. Namun, masih diperlukan pemeriksaan secara mendetail bersama tim ahli Direktorat Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR. Diharapkan, ada evaluasi struktur jembatan terhadap dampak tubrukan tongkang Intan Kelana 13 yang ditarik Tugboat JKW Mahakam II. Selain menindaklanjuti soal keamanan dan struktur jembatan, jumlah kerugian akibat jembatan yang ditabrak juga dihitung. &#8220;Tapi belum tuntas perhitungan ganti ruginya,&#8221; kata Kepala BBPJN Kaltim Junaidi saat itu. Dalam catatan Kaltim Post, sejak 2010, jembatan yang sudah berumur 35 tahun ini telah 14 kali ditabrak kapal berukuran besar. Karena itu, diharapkan ada regulasi yang bisa mencegah kejadian ini berulang. Juga, sanksi yang membuat jera dan perusahaan pelayaran bisa berhati-hati. <strong>(riz/k16)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/petugas-lalai-jembatan-mahakam-ditabrak-lagi/">Petugas Lalai, Jembatan Mahakam Ditabrak Lagi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Masalah Keluarga, Siswi SMK Nekat Terjun dari Jembatan Mahakam</title>
		<link>https://bontangpost.id/diduga-masalah-keluarga-siswi-smk-nekat-terjun-dari-jembatan-mahakam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2022 01:54:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[aksi bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan mahakam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=97252</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Seorang siswi salah satu SMK negeri di Samarinda nekat loncat dari Jembatan Mahakam, Kamis (17/3/2022) siang. Beruntung, siswi yang tinggal di Jalan Slamet Riyadi, berhasil diselamatkan oleh para pemancing. Saat kejadian, dia diketahui semula berjalan kaki ke atas jembatan Mahakam. Tepat, di tengah jembatan korban langsung terjun ke sungai. Polisi yang mengetahui kejadian [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-masalah-keluarga-siswi-smk-nekat-terjun-dari-jembatan-mahakam/">Diduga Masalah Keluarga, Siswi SMK Nekat Terjun dari Jembatan Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Seorang siswi salah satu SMK negeri di Samarinda nekat loncat dari Jembatan Mahakam, Kamis (17/3/2022) siang. Beruntung, siswi yang tinggal di Jalan Slamet Riyadi, berhasil diselamatkan oleh para pemancing.</p>
<p>Saat kejadian, dia diketahui semula berjalan kaki ke atas jembatan Mahakam. Tepat, di tengah jembatan korban langsung terjun ke sungai. Polisi yang mengetahui kejadian ini langsung ke lokasi dan menemukan sandal jepit.</p>
<p>Beberapa saat kemudian, korban diselamatkan pemancing di sekitar jembatan dengan menggunakan perahu. Korban memakai jaket berwarna coklat. Dia kemudian dibawa ke pinggir sungai dan dievakuasi oleh polisi lalu lintas yang kebetulan bertugas di sekitar jembatan.</p>
<p>&#8220;Masih bernapas,&#8221; kata pemancing saat mengevakuasi korban kepada polisi lalu lintas.</p>
<p>Informasi yang dihimpun media ini, korban nekat loncat dari jembatan karena mengalami depresi akibat masalah keluarga.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Andika Darma Sena melalui Kasubnit Inafis Polres Samarinda Aipda Harry Cahyadi menjelaskan saat ini korban selamat dan dirawat di  rumah sakit Hermina Samarinda.</p>
<p>&#8220;Kami sudah berkoordinasi dengan orang tuanya,&#8221; katanya. <strong>(myn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/diduga-masalah-keluarga-siswi-smk-nekat-terjun-dari-jembatan-mahakam/">Diduga Masalah Keluarga, Siswi SMK Nekat Terjun dari Jembatan Mahakam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
