• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar

by Redaksi Bontang Post
27 Februari 2025, 19:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 saat menabrak pilar Jembatan Mahakam, Minggu (16/2) lalu.

Tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 saat menabrak pilar Jembatan Mahakam, Minggu (16/2) lalu.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Diketahui kapal tongkang dengan nama lambung Indosukses 28 bermuatan kayu yang ditarik Tugboat (TB) MTS 28 menabrak pilar Jembatan Mahakam. Insiden terjadi pada Minggu (16/02) sekitar pukul 15.50, ketika tongkang Indosukses 28 yang mengangkut kayu sengon menabrak pilar Jembatan Mahakam.

Tongkang tersebut milik perusahaan pelayaran PT Pelayaran Mitra Tujuh Samudera. Tongkang tersebut ditarik oleh Tug Boat (TB) MTS 28. Saat melintas mengalami kesulitan karena derasnya arus Sungai Mahakam. Tak hanya kali ini, perusahaan tersebut terlibat dalam insiden serupa. Pada 28 April 2019, salah satu tongkang mereka, Indosukses 25, juga menabrak Jembatan Mahakam dengan muatan dan tujuan yang sama.

Tongkang tersebut membawa kayu sengon dan akan menuju Perawang, Riau, dari Muara Kaman, Kutai Kartanegara. Setelah menabrak, tongkang dihentikan dan diamankan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda.

Baca Juga:  Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati

Kepala BBPJN Kaltim Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, menyebut kerugian akibat kerusakan fender jembatan menurut perhitungan kasar telah dilakukan. Nilai perbaikan dari kerusakan itu diperkirakan mencapai Rp 35 miliar.

“Kami telah menyampaikan dalam rapat kepada PT Pelayaran Mitra 7 Samudera (pemilik kapal) bahwa kami akan mengajukan klaim ganti rugi atas kerusakan fender jembatan. Bangkai fender yang tertabrak di bawah air juga harus diangkat dan fender baru harus kembali dipasang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Provinsi Kaltim, Akmizal menjelaskan detail klaim ganti rugi akan dibahas lebih lanjut dengan bagian perencanaan.

“Komponen apa saja yang perlu diganti, jenis material yang akan digunakan, hingga jangka waktu pelaksanaan kegiatan penggantian akan didiskusikan secara rinci. Apakah mereka akan melaksanakan penggantian sendiri dengan supervisi dari kami, atau model kerja sama lainnya, semuanya masih dalam tahap pembahasan,” jelasnya.

Baca Juga:  Setelah Ditabrak, Biaya Perbaikan Jembatan Mahakam Hampir Rp 1 Miliar

Dia menambahkan, pihak perusahaan dan tim teknis akan bertemu minggu ini untuk membahas mekanisme penggantian fender. Sebelumnya juga BBPJN Kaltim telah melakukan pengecekan pada kondisi jembatan tersebut, pada Selasa (18/2) lalu. Dimana hasilnya terdapat dua Fender jembatan yang hancur dan hilang usai ditabrak ponton tersebut.

Juga terjadi pergeseran sedikit dan terdapat retakan pada Pier 3 yang menyebabkan sedikit kerusakan pada struktur jembatan yang dibangun pada tahun 1980-an ini. Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin atau Ayub sapaannya menyebut BBPJN Kaltim keliru jika mengatakan jembatan masih aman.

Menurut pentolan Golkar Kaltim ini, jembatan yang sudah berulang kali ditabrak ini harusnya menjadi catatan penting untuk tidak lagi terulang. Keretakan di bagian peir 3 jembatan, bergeser, termasuk bagian jalan yang merenggang sekitar 9 milimeter menurut Ayub harusnya berbahaya.

Baca Juga:  Pengaman Pilar Jembatan Mahakam Lenyap, Bukti CCTv Hilang

Ia juga tak ingin kejadian ambruknya jembatan di Tenggarong tahun 2011 terulang kembali. Saat itu, jembatan diperiksa dan diteliti keamanannya, dinyatakan aman namun akhirnya bisa roboh.
Semestinya, urusan keselamatan nyawa manusia dan kelangsungan hidup warga yang menggunakan akses jembatan ini menjadi penting dioertimbangkan.

“Masa kita mau masuk dalam jurang yang sama, menganggap ini aman, masih bisa dilewati, terus pake duit negara untuk mengganti jika ada kerusakan,” tegasnya. (mrf/nha)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: jembatan mahakam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Buntut Pertamax Oplosan Pertalite, Badan Perlindungan Konsumen Nasional Persilahkan Rakyat Gugat Pertamina

Next Post

Uji Laboratorium Unmul Terkait Limbah Pengeboran PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Sudah Selesai, Menunggu dari ITB

Related Posts

Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai
Kaltim

Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai

25 Februari 2025, 18:00
Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu
Kaltim

Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu

22 Februari 2025, 15:00
Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab
Kaltim

Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab

20 Februari 2025, 13:00
Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam
Kaltim

Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam

20 Februari 2025, 08:00
Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan
Kaltim

Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan

30 Desember 2022, 12:00
Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati
Kaltim

Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati

26 Desember 2022, 13:00

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.