• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

by BontangPost
24 November 2017, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

HOAX berikut ini terindikasi sebagai bagian dari tindakan culas pedagang dalam memasarkan produk. Bentuknya berupa pesan tentang bahaya mengonsumsi beberapa merek minuman karena diduga mengandung siklamat. Kandungan itu disebut bisa mengakibatkan rusaknya antibodi dan menyebabkan penyakit lupus. ”Efeknya, dapat mengalami gangguan otak, penyebab kanker,” tulis pesan tersebut.

Di akhir pesan tertulis cara menetralkan dan mengeluarkan zat-zat berbahaya yang telanjur masuk ke tubuh. Yakni, meminum air Milagros. Milagros merupakan salah satu merek minuman yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Penjualan minuman itu sendiri melalui sistem jaringan seperti multilevel marketing.

Agar lebih meyakinkan, pembuat pesan menyertakan foto kertas berlogo Lembaga Penanggulangan Sel Karsinogen Indonesia. Di kertas itu tertuang daftar 43 minuman yang disebut berbahaya. Kata sang pembuat pesan, daftar minuman berbahaya itu bersumber dari laboratorium Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan dan rilis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tertanggal 11 Juni 2009.

Baca Juga:  HOAX!!! Yusril Gadungan Bahas Tikus Berdasi

BPOM sebenarnya sudah pernah membuat rilis bahwa daftar 43 minuman berbahaya itu hoax. Mereka juga memastikan bahwa surat berkop Lembaga Pengayom Masyarakat Peduli Kanker tersebut tidak benar.

Menurut BPOM, pemberian nomor izin edar (NIE) pada minuman dan makanan diawali dengan tulisan BPOM RI MD atau BPOM RI ML. Minuman dan makanan yang mendapatkan izin tersebut berarti aman untuk dikonsumsi.

Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) berupa pemanis buatan siklamat dalam produk pangan di Indonesia juga tidak sembarangan. Ada regulasi yang mengatur hal tersebut. Yakni, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 033 Tahun 2002 tentang Bahan Tambahan Pangan. Juga Peraturan Kepala BPOM RI No 4 Tahun 2014 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) Pemanis.

Baca Juga:  Sudah Dikubur, Hidup Lagi?

Menurut Peraturan Kepala BPOM RI No 4 Tahun 2014, siklamat terbagi tiga jenis. Yakni, asam siklamat, kalsium siklamat, dan natrium siklamat. Untuk minuman, kebanyakan batas maksimum asam siklamat adalah 200 mg/kg sampai 250 mg/kg.

Hoax soal pemanis buatan bukan kali ini saja terjadi. Pada 1 September lalu Jawa Pos membahas informasi abal-abal tentang pemanis buatan aspartame. Ketika itu disebutkan ada 19 minuman berenergi berbahaya. Menurut si pembuat hoax, aspartame yang terkandung dalam 19 minuman itu bisa memicu kanker.

Sama halnya dengan hoax pemanis siklamat, BPOM melalui sentra informasi keracunan juga memberikan tanggapan atas kabar aspartame. Menurut BPOM, penggunaan aspartame masih diizinkan dalam kadar batas tertentu. Itu didasarkan pada Surat Keputusan Kepala Badan POM No H.K.00.05.5.1.4547 tentang Persyaratan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis Buatan dalam Produk Pangan.

Baca Juga:  Heboh Paket Gelap di Jogja

Isi surat itu, intinya, aspartame dapat digunakan secara aman dan tidak bermasalah bila sesuai takaran yang diperbolehkan. Untuk kategori pangan minuman berkarbonasi dan nonkarbonasi, batas maksimum penggunaan aspartame adalah 600 mg/kg. (gun/eko/c10/fat)

FAKTA

BPOM memastikan bahwa daftar 43 minuman berbahaya karena mengandung siklamat adalah hoax. Kandungan pemanis siklamat dalam minuman itu masih dalam ambang batas yang diizinkan, sehingga aman dikonsumsi.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tidak Memilih, Tidak Punya Wakil

Next Post

Wartawan Bontang Post Berkompeten

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.