<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kanker payudara Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kanker-payudara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kanker-payudara/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Nov 2018 14:18:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>kanker payudara Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kanker-payudara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemda Diminta Segera Obati Agustania </title>
		<link>https://bontangpost.id/pemda-diminta-segera-obati-agustania/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Nov 2018 08:20:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Agustania]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=54452</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Kalau sudah seperti ini, ditangani dulu di rumah sakit. Karena ini menyelamatkan jiwa manusia. Yang utama itu selamatkan dulu orangnya. Kalau ikuti prosedur, repot.” Ali Hamdi (Anggota DPRD Kaltim) SAMARINDA &#8211; Desakan pada pemkab dan pemprov agar segera memastikan perawatan intensif terhadap Agustania, warga Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) yang mengidap penyakit kanker [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemda-diminta-segera-obati-agustania/">Pemda Diminta Segera Obati Agustania </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“Kalau sudah seperti ini, ditangani dulu di rumah sakit. Karena ini menyelamatkan jiwa manusia. Yang utama itu selamatkan dulu orangnya. Kalau ikuti prosedur, repot.”</p>
<p>Ali Hamdi (Anggota DPRD Kaltim)</p></blockquote>
<p>SAMARINDA &#8211; Desakan pada pemkab dan pemprov agar segera memastikan perawatan intensif terhadap Agustania, warga Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) yang mengidap penyakit kanker payudara stadium empat, terus bermunculan dari publik Benua Etam. Namun pemerintah setempat belum dapat mengambil langkah cepat.</p>
<p>Pasalnya, pemerintah di tingkat desa dan kecamatan masih melakukan koordinasi dan kajian dasar hukum untuk pengalokasian anggaran pengobatan Agustania. Anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kukar, Ali Hamdi menyebut, pemerintah desa, kecamatan, pemkab, hingga pemprov, dapat mengambil “jalan pintas” memastikan perawatan ibu satu anak itu.</p>
<p>“Kalau sudah seperti ini, ditangani dulu di rumah sakit. Karena ini menyelamatkan jiwa manusia. Yang utama itu selamatkan dulu orangnya. Kalau ikuti prosedur, repot,” tegasnya, Kamis (15/11) kemarin.</p>
<p>Menurut Ali, tahapan itu dapat dijalankan melalui inisiatif Ketua RT dan kepala desa setempat. Caranya, pemerintah setempat melaporkan masalah tersebut pada Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kukar Edy Damansyah.</p>
<p>“Terutama desanya harus segera melaporkan masalah itu ke pemerintah daerah. Ini sudah darurat. Segera ambil langkah. Jangan menunggu lagi,” imbuhnya.</p>
<p>Pihak rumah sakit daerah, lanjut Ali, mestinya mengabaikan prosedur administratif dan kemampuan keuangan ketika menghadapi warga yang sedang mengidap penyakit akut. Terlebih, keadaan yang bersangkutan sangat kritis.</p>
<p>“Beliau sudah stadium empat. Kita tidak lagi bicara prosedur. Benar ada prosedur yang harus dilewati. Aturan itu untuk orang yang normal. Ditangani saja dulu di UGD (Unit Gawat Darurat, <em>Red.</em>),” sarannya.</p>
<p>Solusi lain yang dapat ditempuh yakni Ketua RT dan pemerintah desa dapat mengeluarkan surat keterangan tidak mampu terhadap Agustania. Surat itu bisa digunakan untuk berobat dan operasi di rumah sakit.</p>
<p>“Kepala desa bisa mengeluarkan surat keterangan tidak mampu. Mestinya diberikan dulu keterangan itu. Ada <em>kok</em> jaminan untuk orang yang tidak mampu. Itu ada dasar aturannya,” kata dia.</p>
<p>Politisi PKS itu menyayangkan lambannya Ketua RT dan pemerintah desa mengetahui serta melaporkan keadaan Agustania. Padahal rumah perempuan yang ditinggal suaminya itu hanya berjarak 300 meter dari kantor desa.</p>
<p>“Kalau sudah tahu ada warga yang sakit, RT harus segera melaporkan ke pemerintah desa. Misalnya dia tidak mampu, pihak desa yang akan memberikan arahan. Karena dibentuknya RT itu untuk menyambungkan masalah warga dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah,” ucapnya.</p>
<p>Ali menyebut, keaktifan keluarga juga tak kalah penting. Pasalnya, tidak semua masalah dapat diketahui pemerintah desa. Tiadanya laporan keluarga akan mengakibatkan masalah itu berlalu tanpa bantuan negara.</p>
<p>“Saya tidak bisa menyalahkan sepenuhnya pemerintah. Mungkin saja keadaannya mereka betul-betul tidak tahu. Harusnya keluarga dan RT yang memberikan informasi jelas,” imbuhnya. <strong>(*/um)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemda-diminta-segera-obati-agustania/">Pemda Diminta Segera Obati Agustania </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri </title>
		<link>https://bontangpost.id/soal-penanganan-kasus-kanker-payudara-agustania-pemerintah-diminta-tak-berdiam-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2018 08:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Agustania]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=54375</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA &#8211; Selama dua tahun, Agustania (37), warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terbaring tak berdaya di rumahnya. Perempuan malang itu tidak pernah berobat di rumah sakit. Padahal penyakit kanker payudara yang diidapnya sudah berlangsung sejak awal 2017. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kukar, Halimatu menyesalkan tidak adanya penanganan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-penanganan-kasus-kanker-payudara-agustania-pemerintah-diminta-tak-berdiam-diri/">Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA &#8211; Selama dua tahun, Agustania (37), warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terbaring tak berdaya di rumahnya. Perempuan malang itu tidak pernah berobat di rumah sakit. Padahal penyakit kanker payudara yang diidapnya sudah berlangsung sejak awal 2017.</p>
<p>Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kukar, Halimatu menyesalkan tidak adanya penanganan dari pemerintah setempat. Dia menduga, ada pembiaran dari pemerintah di tingkat bawah hingga provinsi.</p>
<p>“Kok bisa ada kasus begitu yang tidak diketahui pemerintah? Padahal tempat tinggal Ibu Agustania tidak jauh dari Tenggarong, kantor camat, dan kantor desa. Mereka harusnya mengetahui keadaan warga yang terserang penyakit itu. Dua tahun itu bukan waktu yang singkat,” sesalnya, Rabu (14/11) kemarin.</p>
<p>Halimatu menduga ada upaya dari pemerintah paling bawah seperti di RT, pemerintah desa, Pemkab Kukar, dan Pemprov Kaltim menutupi kasus tersebut.</p>
<p>“Penyakit beliau sudah stadiun empat. Rasanya di luar nalar kita kalau pemerintah tidak mengetahui masalah ini. Sebelum semua ini terlambat, sekarang harus segera ditangani. Kami mendesak pemkab dan pemprov segera mengupayakan operasi  dan perawatan sampai beliau sembuh,” imbuhnya.</p>
<p>Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Kukar, Andika Abbas menambahkan, kasus tersebut sebagai penanda pemerintah tidak mengetahui secara detail keadaan semua warga.</p>
<p>“Seharusnya pemerintah mengetahui keadaan warganya. Padahal yang bersangkutan sudah tujuh bulan lumpuh. Ada indikasi enggak ada laporan dari Ketua RT ke pemerintah daerah. Komunikasi yang terputus antara pemerintah paling bawah dan kepala daerah,” sebut Andika.</p>
<p>Karenanya, Pemkab Kukar mesti mengevaluasi kinerja kepala desa. Karena program kesehatan di lingkungannya tidak tertangani dengan baik. Padahal pemerintah pusat telah mencanangkan program kesehatan gratis bagi seluruh warga negara.</p>
<p>“DPRD Kukar dan DPRD Kaltim harus menjalankan fungsi kontrolnya. DPRD perlu memanggil pihak-pihak terkait. Baik Kepala Desa, Camat, Dinas Kesehatan, Plt Bupati Kukar, maupun Kepala Dinas Kesehatan Kaltim,” tegasnya.</p>
<p>Andika menyebut, Kepala Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten dan provinsi mestinya tidak tutup mata terhadap kasus tersebut. Menurutnya, warga yang tidak mampu berobat di rumah sakit daerah, sepatutnya diberikan bantuan dan kemudahan.</p>
<p>“Karena kondisi perekonomian yang bersangkutan kurang mampu. Beliau hidup tanpa suami. Dalam hal ini, harusnya ada kepekaan. Administrasi berupa kepemilikan kartu kesehatan itu tidak penting bagi beliau yang penyakitnya sudah stadium empat,” katanya.</p>
<p>Anggaran kesehatan di luar kegiatan rutin dan bantuan kesehatan, dapat digelontorkan untuk penanganan kesehatan Agustania. Sebab yang bersangkutan tidak mampu mengurus BPJS Kesehatan karena terkendala biaya.</p>
<p>“Kami mempertanyakan anggaran di APBD untuk kesehatan masyarakat. Mengapa tidak anggaran itu digelontorkan untuk Ibu Agustania,” tutupnya. <strong>(*/um)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-penanganan-kasus-kanker-payudara-agustania-pemerintah-diminta-tak-berdiam-diri/">Soal Penanganan Kasus Kanker Payudara Agustania, Pemerintah Diminta Tak Berdiam Diri </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASTAGA! Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Payudara</title>
		<link>https://bontangpost.id/astaga-perokok-pasif-rentan-terkena-kanker-payudara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2018 23:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[perokok pasif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=30845</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERINGATAN Hari Kanker Sedunia mengajarkan kita agar selalu waspada supaya tidak terancam dengan penyakit ganas tersebut. Salah satu paling cara terpenting yakni menjauhi asap rokok di lingkungan Anda alias jangan menjadi perokok pasif.  Faktanya kanker adalah penyebab utama kematian terbesar di seluruh dunia, terhitung 8,8 juta kematian pada tahun 2015. Penyebab paling umum kematian akibat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/astaga-perokok-pasif-rentan-terkena-kanker-payudara/">ASTAGA! Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Payudara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PERINGATAN Hari Kanker Sedunia mengajarkan kita agar selalu waspada supaya tidak terancam dengan penyakit ganas tersebut. Salah satu paling cara terpenting yakni menjauhi asap rokok di lingkungan Anda alias jangan menjadi perokok pasif.  Faktanya kanker adalah penyebab utama kematian terbesar di seluruh dunia, terhitung 8,8 juta kematian pada tahun 2015. Penyebab paling umum kematian akibat kanker adalah kanker paru-paru, hati, kolorektal dan perut, payudara.</p>
<p>Banyak sekali penyebab terjadi kanker di era modern. Paling sering yakni akibat gaya hidup tak sehat, serta kebiasaan merokok aktif maupun pasif. Setiap tahun, banyak kasus baru penyakit kanker yang diderita oleh perokok pasif. Selama beberapa dekade ke depan, jumlah pasiennya diperkirakan meningkat 70%.</p>
<p>Secara global, hampir satu dari enam kematian manusia disebabkan oleh kanker. Sekira 70% kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Juga sepertiga kematian akibat kanker karena faktor risiko perilaku dan diet dengan indeks massa tubuh tinggi, asupan buah dan sayuran rendah, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau dan penggunaan alkohol.</p>
<p>Dilaporkan, penggunaan tembakau adalah faktor risiko kanker yang paling tinggi, karena selama ini mengakibatkan angka kematian sekira 22%. Hal itu terjadi di kalangan perokok aktif dan pasif. Para perokok pasif rentan terancam dengan kanker paru ganas. Selain itu, mereka juga mudah terserang kanker payudara, yang bisa dialami pria dan wanita.</p>
<p>Di samping itu, ada infeksi akibat kanker, seperti hepatitis dan human papilloma virus (HPV). Sekira 25% kasus kanker tersebut, lagi-lagi terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pada tahun 2017, hanya 26% negara berpenghasilan rendah yang dilaporkan memiliki layanan patologi yang umumnya tersedia di sektor publik. Lebih dari 90% negara berpenghasilan tinggi melaporkan bahwa layanan pengobatan tersedia, dibandingkan dengan kurang dari 30% negara berpendapatan rendah. Karena itu, setiap orang wajib melakukan pencegahan dini terhadap penyakit kanker jenis apapun. Termasuk tidak menjadi perokok pasif di mana saja.</p>
<p>Selain itu, Anda juga harus ingat trik cerdik yang digagas oleh pemerintah. Antara lain, cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup dan kebiasaan baik lainnya yang dapat mencegah penyakit mematikan ini. Demikian dilansir Zeenews, Senin (5/2). (net)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/astaga-perokok-pasif-rentan-terkena-kanker-payudara/">ASTAGA! Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Payudara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makanan untuk Payudara Sehat</title>
		<link>https://bontangpost.id/makanan-untuk-payudara-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2018 00:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=29796</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kanker payudara yang rentan menyerang wanita, menuntut para wanita untuk terus menjaga kesehatan payudaranya dengan beragam cara. Dan cara terbaik untuk menjaga payudara tetap sehat dengan konsumsi makanan sehat. Melansir laman Boldsky, sejumlah makanan lezat ini ternyata mengandung gizi dan senyawa yang baik bagi wanita dalam mempertahankan kesehatan payudara sepanjang masa. Berikut ulasannya: [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/makanan-untuk-payudara-sehat/">Makanan untuk Payudara Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kanker payudara yang rentan menyerang wanita, menuntut para wanita untuk terus menjaga kesehatan payudaranya dengan beragam cara. Dan cara terbaik untuk menjaga payudara tetap sehat dengan konsumsi makanan sehat.<br />
Melansir laman Boldsky, sejumlah makanan lezat ini ternyata mengandung gizi dan senyawa yang baik bagi wanita dalam mempertahankan kesehatan payudara sepanjang masa. Berikut ulasannya:</p>
<p>Plum<br />
Buah berkulit merah tua ini kaya akan antioksidan dan poliphenol yang efektif membunuh pertumbuhan sel kanker khususnya pada payudara wanita. Dengan konsumsi buah lezat ini secara rutin, akan menjauhkan wanita terserang kanker payudara.</p>
<p>Kacang kenari<br />
Jenis makanan ini bisa menjadi pilihan camilan para wanita setiap hari. Selain rasa yang renyah, gurih, nan nikmat, omega 3 dalam kacang kenari juga mampu meningkatkan tubuh terhindar dari kanker payudara.</p>
<p>Brokoli<br />
Terlepas dari nutrisi sehat yang berfungsi untuk kesehatan tubuh, kandungan nutrisi dalam brokoli dapat meningkatkan ukuran sekaligus mengencangkan payudara dan melawan sel kanker. Sebab senyawa sulforaphane dalam brokoli dipercaya memiliki kekuatan untuk menghantam sel-sel kanker.</p>
<p>Minyak Zaitun<br />
Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan oleic yang berperan aktif mengurangi terjadinya jaringan kanker di payudara.</p>
<p>Kopi<br />
Sebuah studi menyatakan, minum kopi setiap hari dapat mengurangi risiko kanker payudara karena kandungan antioksidan.</p>
<p>Peterseli<br />
Makanan super kaya akan senyawa apigenin juga sangat efektif memerangi sel kanker dan menjaga payudara tetap sehat.(net)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/makanan-untuk-payudara-sehat/">Makanan untuk Payudara Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
