<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kartu identitas anak Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/kartu-identitas-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/kartu-identitas-anak/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 06:51:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>kartu identitas anak Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/kartu-identitas-anak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>30 Ribu Blangko KIA Siap Cetak, Warga Bisa Datang ke Kecamatan</title>
		<link>https://bontangpost.id/30-ribu-blangko-kia-siap-cetak-warga-bisa-datang-ke-kecamatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 04:30:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[disdukcapil bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kartu identitas anak]]></category>
		<category><![CDATA[KIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=76976</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Sebanyak 30 ribu blangko Kartu Identitas Anak (KIA) kini telah tersedia di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang, M Karnadi menerangkan, pihaknya telah mengirim surat kepada kelurahan dan kecamatan untuk diinformasikan kepada warganya agar dapat melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing. “Sudah seminggu lalu kami [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/30-ribu-blangko-kia-siap-cetak-warga-bisa-datang-ke-kecamatan/">30 Ribu Blangko KIA Siap Cetak, Warga Bisa Datang ke Kecamatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id</strong> &#8211; Sebanyak 30 ribu blangko Kartu Identitas Anak (KIA) kini telah tersedia di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang, M Karnadi menerangkan, pihaknya telah mengirim surat kepada kelurahan dan kecamatan untuk diinformasikan kepada warganya agar dapat melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing.</p>
<p>“Sudah seminggu lalu kami melakukan pencetakan,&#8221; ungkapnya saat ditemui di kantornya di Jalan Awang Long Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (16/6/2020).</p>
<p>Saat ini, jumlah anak umur 0 hingga 16 tahun 11 bulan di Bontang sebanyak 59.239. Terdiri dari Kecamatan Bontang Utara sebanyak 27.303 anak, Bontang Selatan 22.842 anak, dan Bontang Barat 9.094 anak. Sementara yang telah terdaftar KIA sebanyak 25.723 anak. Terdiri dari Kecamatan Bontang Utara sebanyak 10.787 anak, Kecamatan Bontang Selatan 11.638 anak, dan Bontang Barat 3.298 anak.</p>
<p>Sedangkan yang telah memiliki KIA sebanyak 25.382 anak. Terdiri dari Kecamatan Bontang Utara sebanyak 10.775 anak, Bontang Selatan sebanyak 11.601 anak, dan Bontang Barat 2.986 anak. Sementara itu, yang belum terdaftar KIA sebanyak 33.516 anak. Terdiri dari Kecamatan Bontang Utara sebanyak 16.616 anak, Bontang Selatan sebanyak 11.204 anak, dan Bontang Barat 5.796 anak.</p>
<p>“Bontang ini merupakan percontohan untuk KIA,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan atau melakukan perekaman KIA untuk anaknya, dapat langsung ke kantor kecamatan setempat dengan membawa berbagai persyaratan. Untuk anak usia 0 sampai kurang 5 tahun, membawa foto copy akta kelahiran, <em>foto copy</em> KTP orang tua, dan <em>foto copy</em> kartu keluarga. Sedangkan bagi anak umur 5 sampai kurang dari 17 tahun persyaratanya sama, namun anak tersebut harus hadir saat perekaman untuk pengambilan foto.</p>
<p>“Perekaman di kecamatan dan pencetakan di Disdukcapil,&#8221; paparnya.</p>
<p>Banyak manfaat memiliki KIA ini, kata Karnadi. Selain sebagai tanda pengenal atau bukti diri yang sah, dapat digunakan untuk membuka rekening di bank, pembuatan dokumen keimigrasian, dan untuk mencegah perdagangan anak.</p>
<p>“Si anak itu sudah secara hukum tercatat di negara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia pun mengimbau warga yang sudah melakukan perekaman dan pencetakan namun belum mengambil kartunya, untuk segera mengambilnya di kantor Disdukcapil. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/30-ribu-blangko-kia-siap-cetak-warga-bisa-datang-ke-kecamatan/">30 Ribu Blangko KIA Siap Cetak, Warga Bisa Datang ke Kecamatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi I Tanyakan Progres KIA</title>
		<link>https://bontangpost.id/komisi-tanyakan-progres-kia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2017 04:17:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kartu identitas anak]]></category>
		<category><![CDATA[KIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=22576</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berharap Kerja Sama Dengan Destinasi Wisata BONTANG – Komisi I mendorong progres pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Apalagi, Bontang termasuk kota percontohan di mana masuk dalam jajaran 50 kota di Indonesia. Karena itulah, Sekretaris Komisi I Abdul Malik mengatakan pihaknya Selasa (10/10) telah memanggil OPD terkait dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/komisi-tanyakan-progres-kia/">Komisi I Tanyakan Progres KIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Berharap Kerja Sama Dengan Destinasi Wisata</h3>
<p>BONTANG – Komisi I mendorong progres pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Apalagi, Bontang termasuk kota percontohan di mana masuk dalam jajaran 50 kota di Indonesia. Karena itulah, Sekretaris Komisi I Abdul Malik mengatakan pihaknya Selasa (10/10) telah memanggil OPD terkait dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengikuti rapat kerja untuk mengetahui proses pelayanan administrasi kependudukan terkait KIA.  “Kami ingin tahu progresnya,” kata Abdul Malik.</p>
<p>Dari 173 ribu jumlah penduduk kota Bontang, adapun calon penerima KIA yakni 58 ribu. Jumlah tersebut tersebar dari tiga kecamatan yakni Bontang Utara, Bontang Selatan, dan Bontang Barat.</p>
<p>Kartu yang tercetak mencapai angka 9.785. Rinciannya 5.818 di Kecamatan Bontang Selatan, 2.986 Bontang Utara, serta 981 untuk Kecamatan Bontang Barat. “Artinya yang belum tercetak masih banyak,” tambahnya.</p>
<p>Dari sekitar 48.215 kekurangannya, Komisi I ingin mengetahui apa saja hambatan yang terjadi di dalam pengurusan KIA. Pertama, terkait blangko di mana Bontang hanya mendapat jatah 26 ribu , selebihnya diserahkan ke pemerintah daerah dalam segi penganggaran dan pengadaannya.</p>
<p>Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini berujar selama 2 tahun selalu diusulkan dalam APBD. Akan tetapi, mengalami pencoretan ketika APBD tersebut ditetapkan. “Di APBD-P, kemarin sudah diusulkan. Tapi apa mengalami pencoretan atau tidak belum mengetahui,” tuturnya.</p>
<p>Hambatan kedua berkenaan dengan mesin cetak yang digunakan dalam perekaman data. Hingga saai ini, untuk pengurusan KIA belum mempunyai mesin cetak sehingga dalam rapat tersebut ditemukan solusi yakni penggunaan mesin cetak e-KTP tatkala blangko Kartu Identitas Penduduk elektronik tersebut kosong.</p>
<p>Harapan Komisi I, KIA memiliki banyak manfaat langsung bagi anak selain sebagai administrasi kependudukan, dimana nomor KIA nantinya akan menjadi Nomor Induk kependudukan (NIK) juga penerapan diskon di destinasi wisata maupun pembelian buku.</p>
<p>Sebelumnya Komisi I telah melakukan kunjungan kerja di Solo, dimana Disdukcapil di sana bekerja sama dengan 28 destinasi wisata bagi para pemegang KIA. “Saat ini, anak yang memegang KIA jika ke Kenari Waterpark sudah ada kerja sama akan mendapatkan diskon. Sudah ada kerja sama dengan tempat wisata tersebut, untuk yang lain masih dalam proses penjajakan kerja sama oleh DIsdukcapil,” tukasnya. (*/ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/komisi-tanyakan-progres-kia/">Komisi I Tanyakan Progres KIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
