<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menhub Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/menhub/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/menhub/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2020 01:26:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>menhub Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/menhub/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan</title>
		<link>https://bontangpost.id/soal-pembukaan-bandara-dinkes-kaltim-kebijakan-yang-membingungkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 02:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[menhub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=75882</guid>

					<description><![CDATA[<p>Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi M Ishak mengatakan, kebijakan ini membuat sedikit kebingungan pemerintah daerah.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-pembukaan-bandara-dinkes-kaltim-kebijakan-yang-membingungkan/">Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>SAMARINDA</b>&#8211; Pada Minggu (10/5/2020) maskapai Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) <em>member of Lion Air Group</em> memastikan pengoperasian kembali armadanya. Disampaikan oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam proses dan persiapan perjalanan udara calon tamu atau penumpang, Lion Air Group wajib memenuhi beberapa persyaratan.</p>
<p>Persyaratan itu meliputi; Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkatan; Menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi tiket, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19 atau surat keterangan sehat, surat keterangan perjalanan dan dokumen lain yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020; Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan keluar dari bandar udara; Mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer); Mengikuti aturan jarak aman (<em>physical distancing</em>) sebagaimana diberlakukan; dan Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat.</p>
<p>Mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik, berikut kriteria dan syarat (persyaratan pengecualian) calon penumpang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta.</p>
<p>“Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/ <em>Polymerase Chain Reaction</em> (PCR) Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan; Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon 2,” jabarnya.</p>
<p>Selanjutnya, menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara/Badan Udaha milik Daerah/Unit Pelaksana Teknis/Satuan Kerja/organisasi non-pemerintah/Lembaga Usaha yang ditandatangani oleh Direksi/Kepala Kantor; bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan yang diteken di atas materai dan diketahui lurah atau kepala desa setempat; menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah), dan melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal saat berada di tempat penugasan, serta waktu kepulangan).</p>
<p>Dimintai tanggapannya mengenai hal ini, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi M Ishak mengatakan, kebijakan ini membuat sedikit kebingungan pemerintah daerah.</p>
<p>“Memang dari sisi kesehatan, kami melihat ini tidak menguntungkan untuk kami dengan dibukanya jalur penerbangan. Tapi dari sisi ekonomi mungkin ini menjadi salah satu faktor yang mendorong, karena sekarang kan memang terjadi pelemahan pergerakan ekonomi,” ujarnya.</p>
<p>Andi mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi, untuk mempersiapkan diri menyambut pergerakan orang dari luar Kaltim, utamanya yang datang dari zona merah. Memperkuat titik-titik pintu kedatangan pun saat ini tengah dilakukan.</p>
<p>“Memang untuk bisa terbang ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan seperti negatif hasil rapid test, tapi hal itu tidak bisa menjadi jaminan bagi mereka yang lolos rapid test bukan berarti mereka tidak membawa virus. Karena bisa saja itu adalah negatif palsu atau non-reaktif palsu,” tambahnya.</p>
<p>Bisa saja mereka yang dinyatakan tidak reaktif atau negatif rapid test, karena yang bersangkutan memiliki daya tahan tubuh kuat. Sehingga, bisa menekan gejala virus corona, padahal sesungguhnya penumpang itu membawa virus (carrier). (kpg)</p>
<div class="alert alert-info"><em>Berita ini telah terbit di SELASAR.co dengan judul, <a href="https://selasar.co/read/2020/05/10/1645/soal-pembukaan-bandara-dinkes-kaltim-kebijakan-yang-membingungkan">Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan</a></em></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/soal-pembukaan-bandara-dinkes-kaltim-kebijakan-yang-membingungkan/">Soal Pembukaan Bandara, Dinkes Kaltim: Kebijakan yang Membingungkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menhub Budi Karya Positif Terjangkit Virus Korona</title>
		<link>https://bontangpost.id/menhub-budi-karya-positif-terjangkit-virus-korona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2020 22:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[budi karya sumadi]]></category>
		<category><![CDATA[coronavirus]]></category>
		<category><![CDATA[menhub]]></category>
		<category><![CDATA[virus korona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=73284</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membenarkan bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi positif terjangkit virus korona. Keterangan ini ia sampaikan setelah mendapatkan izin dari keluarga Budi Karya. “Ya, Sekali lagi atas izin keluarga, yang disampaikan oleh Pak Wakil Kepala RSPAD, Pak Budi Karya Sumadi, ini kami sampaikan atas izin keluarga,” ujar Pratikno di Kantor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/menhub-budi-karya-positif-terjangkit-virus-korona/">Menhub Budi Karya Positif Terjangkit Virus Korona</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membenarkan bahwa Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi positif terjangkit virus korona. Keterangan ini ia sampaikan setelah mendapatkan izin dari keluarga Budi Karya.</p>
<p>“Ya, Sekali lagi atas izin keluarga, yang disampaikan oleh Pak Wakil Kepala RSPAD, Pak Budi Karya Sumadi, ini kami sampaikan atas izin keluarga,” ujar Pratikno di Kantor Sesneg, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).</p>
<p>Pratikno berharap, kondisi koleganya itu semakin baik, sehingga bisa sehat dan kembali beraktivitas. “Semoga pasien-pasien juga semakin sehat,” katanya.</p>
<p>Sementara Wakil Ketua RSPAD, Budi Sulistio menyebut, Budi Karya Sumadi sebagai pasien nomor 76. Saat ini Budi Karya sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.</p>
<p>“Dan dari hasil lab, <em>confirm</em> untuk Covid-19,” ungkap Budi. (jpc)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/menhub-budi-karya-positif-terjangkit-virus-korona/">Menhub Budi Karya Positif Terjangkit Virus Korona</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandara VVIP Bakal Dibangun Dekat IKN, Ini Sumber Dananya&#8230;.</title>
		<link>https://bontangpost.id/bandara-vvip-bakal-dibangun-dekat-ikn-ini-sumber-dananya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 04:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[budi karya sumadi]]></category>
		<category><![CDATA[ibu kota baru]]></category>
		<category><![CDATA[ikn]]></category>
		<category><![CDATA[menhub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67780</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA &#8211; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membangun bandara internasional VVIP (Very Very Important) dekat kawasan Ibu Kota Negara (IKN) terletak di sebagian Kabupaten Panajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. &#8220;Bapak Presiden instruksikan saya, harus ada satu bandara internasional VVIP (dibangun di Kaltim yang terdapat 2 bandara besar), [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bandara-vvip-bakal-dibangun-dekat-ikn-ini-sumber-dananya/">Bandara VVIP Bakal Dibangun Dekat IKN, Ini Sumber Dananya&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA &#8211; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk membangun bandara internasional VVIP (Very Very Important) dekat kawasan Ibu Kota Negara (IKN) terletak di sebagian Kabupaten Panajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.</p>
<p>&#8220;Bapak Presiden instruksikan saya, harus ada satu bandara internasional VVIP (dibangun di Kaltim yang terdapat 2 bandara besar), yang jaraknya kurang lebih 20 kilometer dari pusat IKN,&#8221; kata Budi, Rabu (18/12/2019) saat meninjau Bandara APT Pranoto Samarinda.</p>
<p>Pembangunan bandara internasional VVIP ini untuk melengkapi 2 bandara yaitu Samarinda dan Balikpapan. Dan, direncanakan pembangunannya tanpa menyerap dana APBN. Namun, dibiayai oleh investor yang berminat membangun bandara tersebut sekaligus mengoperasikannya.</p>
<p>&#8220;Kita akan buat proyek PPP (Public Private Partnership)  bandara baru. Artinya apa, pemerintah tak perlu keluar dana lagi. Karena investor membangun dan yang mengoperasikan. Tetapi dia (investor) bundling. Ada 3 bandara jadi satu. Pak Presiden sudah setuju,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Budi menjelaskan ia telah menugaskan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama Sekretariat Jenderal untuk mempersiapkan hal ini. Namun, dia memberikan catatan agar Kementerian dipimpinnya harus membenahi lebih dulu Bandara APT Pranoto Samarinda yang terdapat bagian bawah landasan pacu ada gambut.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menugaskan Dirjen Perhubungan Udara dan sekjen untuk mempersiapkannya. Tetapi, saya minta (Bandara) Samarinda, harus benar dulu. Dan, tanggung jawab Kemenhub untuk perbaikan,&#8221; jelas Budi.</p>
<p>Dilibatkannya investor membangun bandara internasional VVIP ini, menurut Budi, dapat menjadi partisipasi swasta berperan dalam pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat. &#8220;Ini bisa jadi inbreng (penyertaan modal dalam bentuk barang) dari kita kepada masyarakat,&#8221; katanya. (mym/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bandara-vvip-bakal-dibangun-dekat-ikn-ini-sumber-dananya/">Bandara VVIP Bakal Dibangun Dekat IKN, Ini Sumber Dananya&#8230;.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CVR Lion Air Ditemukan, Menhub: Eksplorasi Data CVR Butuh Satu Tahun</title>
		<link>https://bontangpost.id/cvr-lion-air-ditemukan-menhub-eksplorasi-data-cvr-butuh-satu-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 12:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[budi karya sumadi]]></category>
		<category><![CDATA[cvr]]></category>
		<category><![CDATA[lion air]]></category>
		<category><![CDATA[menhub]]></category>
		<category><![CDATA[pk-lqp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=57642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merasa lega cokpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP telah ditemukan di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Namun menurutnya eksplorasi data CVR bakal memakan waktu selama satu tahun. Semakin teliti pengolahan datanya, maka kualitas data yang dihasilkan akan lebih akurat. Budi mengatakan penemuan ini bisa membuka informasi bagi pihaknya dan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk mencari penyebab [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cvr-lion-air-ditemukan-menhub-eksplorasi-data-cvr-butuh-satu-tahun/">CVR Lion Air Ditemukan, Menhub: Eksplorasi Data CVR Butuh Satu Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merasa lega cokpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP telah ditemukan di Tanjung Karawang, Jawa Barat.</p>
<p>Namun menurutnya eksplorasi data CVR bakal memakan waktu selama satu tahun. Semakin teliti pengolahan datanya, maka kualitas data yang dihasilkan akan lebih akurat.</p>
<p>Budi mengatakan penemuan ini bisa membuka informasi bagi pihaknya dan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk mencari penyebab kecelakaan Lion Air JT-610 yang jatuh di Tanjung Karawang.</p>
<p>&#8220;Satu tahun nanti kami akan melihat, bagaimana kualitas data yang ditentukan agar bisa menjadi satu data yang terpadu,&#8221; ujar Budi di Jakarta, Senin (14/1).</p>
<p>Dia mengatakan penemuan CVR merupakan hasil kerja keras maksimal. Sebelumnya, pencarian CVR dilakukan dalam dua tahap, serta menggunakan konsultan dan sarana dari Singapura, namun bagian kotak hitam itu belum bisa ditemukan.</p>
<p>&#8220;Sekarang saya bangga justru karena ini menggunakan KRI AL, saya mengapresiasi penemuan ini,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Komando Armada (Koarmada) I menemukan CVR Lion Air PK-LQP di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (14/1).</p>
<p>CVR merupakan salah satu bagian dari kotak hitam (black box) yang diperlukan untuk menyelidiki percakapan antara pilot, kopilot, dan pihak pemandu lalu lintas udara (Air Traffic Control/ATC).</p>
<p>&#8220;Iya betul, jam 09.10 WIB tadi sudah ditemukan CVR di sekitar perairan Tanjung Karawang,&#8221; Kepala Dinas Penerangan Komando Armada (Koarmada) I Letkol Laut (P) Agung Nugroho kepada awak media.</p>
<p>CVR Lion Air itu ditemukan oleh penyelam dari unit Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas penyelam bawah air (Dislambair) Koarmada I.</p>
<p>Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Senin, 29 Oktober 2018. Sebanyak 189 orang penumpang dan kru pesawat tujuan Pangkalpinang menjadi korban.</p>
<p>Pada 1 November 2018, kotak hitam Lion Air JT-610 ditemukan dalam kondisi fisik yang utuh di perairan Tanjung Karawang oleh penyelam dari kapal Baruna Jaya I.</p>
<p>Kotak hitam itu merekam data penerbangan. Sementara rekaman suara kokpit selama penerbangan ditemukan hari ini. (cnn)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/cvr-lion-air-ditemukan-menhub-eksplorasi-data-cvr-butuh-satu-tahun/">CVR Lion Air Ditemukan, Menhub: Eksplorasi Data CVR Butuh Satu Tahun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandara Ahmad Yani Mulai Dibuka</title>
		<link>https://bontangpost.id/bandara-ahmad-yani-mulai-dibuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2016 22:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad yani]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[menhub]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[wings air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menhub Tegur Awak Pesawat Wings Air JAKARTA – Insiden pesawat Wings Air yang tergelincir di Bandara Ahmad Yani Semarang perlahan-lahan mulai ditangani. Setelah berhasil mengevakuasi pesawat, pemerintah mulai perlahan-lahan membuat aktifitas bandara berangsur normal. Pemerintah pun menegaskan bahwa pihaknya juga akan menyelidiki penyebab kecelakaan sekaligus memberikan sanksi tegas. Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bandara-ahmad-yani-mulai-dibuka/">Bandara Ahmad Yani Mulai Dibuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Menhub Tegur Awak Pesawat Wings Air</h3>
<p>JAKARTA – Insiden pesawat Wings Air yang tergelincir di Bandara Ahmad Yani Semarang perlahan-lahan mulai ditangani. Setelah berhasil mengevakuasi pesawat, pemerintah mulai perlahan-lahan membuat aktifitas bandara berangsur normal. Pemerintah pun menegaskan bahwa pihaknya juga akan menyelidiki penyebab kecelakaan sekaligus memberikan sanksi tegas.</p>
<p>Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Agoes Subagio mengatakan, Bandara Ahmad Yani Semarang sudah dibuka kembali pada pukul 07.41 WIB. Keputusan tersebut sesuai dengan Notam yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Navigasi Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara no. B8029/16 NOTAMC B8028/16.</p>
<p>’’Dengan dibukanya kembali Bandara Ahmad Yani, penerbangan dari dan ke bandara tersebut telah normal kembali. Memang terjadi beberapa pergeseran slot tapi sudah berangsur membaik,’’ jelasnya di Jakarta kemarin (26/12).</p>
<p>Namun, dia tetap menghimbau pihak-pihak terkait untuk tetap bersiaga dan melakukan pelayanan yang maksimal kepada penumpang. Pasalnya, masih ada potensi delay atau pergeseran slot yang terjadi akibat insiden Natal lalu. ’’Kami menghimbau pada para maskapai dan pengelola bandara untuk tetap bersiaga dan waspada. Semua pemberi layanan harus berupaya maksimal sesuai peraturan yang berlaku pada penumpang,’’ ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pesawat ATR 72-600 milik Wings Air saat ini telah dipindahkan ke apron F Bandara Ahmad Yani. Pesawat tersebut diserahkan dan menjadi kewenangan KNKT untuk menyelidiki kejadian tersebut. Dirjen Pehubungan Udara pun mengaku akan membantu proses investigasi oleh Tim KNKT,dengan memberlakukan grounded sementara kepada pilot pesawat tersebut.</p>
<p>’’Pilot in Command pesawat ATR 72-600 Wings Air tersebut atas Kapten George Tarun Rajan akan dilarang terbang sampai penyelidikan selesai,’’ tegasnya. Dia mengaku bakal betindak tegas jika pihak maskapai atau awak pesawat salah. Namun, keputusan itu harus menunggu delik dari KNKT.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa dia sudah menegur awak pesawat yang tidak prfesional. Meski insiden kemarin terjadi pada kondisi cuaca buruk, dia merasa bahwa awak pesawat harus siap menghadapi semua faktr yang mengganggu penerbangan.</p>
<p>’’Memang ini kan akibat cuaca ekstrem, jadi awak tidak konsentrasi tentang variabel yang berubah. Tapi, saya menegur awak yang tidak profesional,’’ ujarnya.</p>
<p>Seperti telah diberitakan sebelumnya, Bandara Ahmad Yani Semarang ditutup sementara pada hari ini, Minggu (25/12) mulai pukul 18.24 WIB. Penutupan tersebut untuk memberi kesempatan pada petugas dan tim dari KNKT untuk mengevakuasi pesawat ATR 72-600 Wings Air yang mengalami overshoot di runway 13.  (bil/jpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bandara-ahmad-yani-mulai-dibuka/">Bandara Ahmad Yani Mulai Dibuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
