<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemalsuan dokumen Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/pemalsuan-dokumen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/pemalsuan-dokumen/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Jan 2022 11:41:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Pemalsuan dokumen Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/pemalsuan-dokumen/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bawa Kabur Rp 255 Juta, Tersangka Kasus Kredit Fiktif Ditangkap di Madiun</title>
		<link>https://bontangpost.id/bawa-kabur-rp-255-juta-tersangka-kasus-kredit-fiktif-ditangkap-di-madiun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yulianti Basri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2022 11:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kredit fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemalsuan dokumen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=95451</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Butuh waktu dua tahun lima bulan, untuk meringkus pria yang sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan leasing di Bontang ini. Tersangka  LE (30) yang terlibat tindak pidana pemalsuan dokumen ini diringkus di kediamanya di Madiun, Jawa Timur, Minggu (23/1/2021). Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Asriadi mengatakan, modus tersangka dalam melakukan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bawa-kabur-rp-255-juta-tersangka-kasus-kredit-fiktif-ditangkap-di-madiun/">Bawa Kabur Rp 255 Juta, Tersangka Kasus Kredit Fiktif Ditangkap di Madiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211;</strong> Butuh waktu dua tahun lima bulan, untuk meringkus pria yang sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan leasing di Bontang ini. Tersangka  LE (30) yang terlibat tindak pidana pemalsuan dokumen ini diringkus di kediamanya di Madiun, Jawa Timur, Minggu (23/1/2021).</p>
<p>Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Asriadi mengatakan, modus tersangka dalam melakukan aksinya, yakni memalsukan dokumen salah satu syarat pengajuan pinjaman, atas nama seorang nasabah.</p>
<p>&#8220;Jumlahnya ini cukup besar, jumlah pinjaman bahkan di luar batas kemampuan nasabah untuk melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan pokok hutang yang diajukan,&#8221; jelasnya didampingi Kasubag Humas Kompol Suyono.</p>
<p>Kasus ini baru terungkap, setelah pihak leasing menagih nasabah. Usut punya usut, setelah ditelusuri, nasabah tersebut mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman tersebut. Akibat perbuatan tersangka, perusahaan mengalami kerugian senilai Rp 255 juta.</p>
<p>&#8220;Setelah uang cair dia langsung kabur ke luar daerah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kini tersangka telah ditahan di Mapolres Bontang. Dia dijerat pasal 263 KUHPidana tentang Pemalsuan Surat. &#8220;Ancaman hukuman 6 tahun penjara,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bawa-kabur-rp-255-juta-tersangka-kasus-kredit-fiktif-ditangkap-di-madiun/">Bawa Kabur Rp 255 Juta, Tersangka Kasus Kredit Fiktif Ditangkap di Madiun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
