<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengaturan skor Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/pengaturan-skor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/pengaturan-skor/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 10:45:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>pengaturan skor Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/pengaturan-skor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Video Percakapan Dugaan Pengaturan Skor Persikutim United vs Persebata Lembata</title>
		<link>https://bontangpost.id/video-percakapan-dugaan-pengaturan-skor-persikutim-united-vs-persebata-lembata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 10:44:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<category><![CDATA[Persikutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147115</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Persikutim United terseret dalam dugaan kasus pengaturan skor di laga playoff degradasi Liga 3. Pertandingan tersebut yakni saat Persikutim menghadapi Persebata Lembata di Stadion UNS Solo, Senin (2/2/202). Di laga hidup mati itu, Persikutim menang 2-0 melalui gol yang dicetak Johan Yoga Utama (53′) dan Dicky Kurniawan (90+2′). Kemenangan tersebut membuat Persikutim bertahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/video-percakapan-dugaan-pengaturan-skor-persikutim-united-vs-persebata-lembata/">Video Percakapan Dugaan Pengaturan Skor Persikutim United vs Persebata Lembata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID &#8211; </strong>Persikutim United terseret dalam dugaan kasus pengaturan skor di laga playoff degradasi Liga 3. Pertandingan tersebut yakni saat Persikutim menghadapi Persebata Lembata di Stadion UNS Solo, Senin (2/2/202).</p>
<p>Di laga hidup mati itu, Persikutim menang 2-0 melalui gol yang dicetak Johan Yoga Utama (53′) dan Dicky Kurniawan (90+2′). Kemenangan tersebut membuat Persikutim bertahan di kasta ketiga liga sepak bola Indonesia.</p>
<p>Setelah pertandingan berakhir, muncul video yang direkam kapten Persebata Lembata, Denys Domaking. Video itu memuat percakapan telepon antara sosok pria yang diduga penyuap dengan Denys. Pria itu terdengar coba menyuap Denys. Dari obrolan itu juga, nomor Denys disebut didapat dari pemain Persebata lainnya, Rizky Juang. Berikut video percakapannya:</p>
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe title="Dugaan Pengaturan Skor di Liga 3" width="500" height="375" src="https://www.youtube.com/embed/ul8Kyzqd27U?start=2&amp;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/video-percakapan-dugaan-pengaturan-skor-persikutim-united-vs-persebata-lembata/">Video Percakapan Dugaan Pengaturan Skor Persikutim United vs Persebata Lembata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persikutim United Terseret Dugaan Pengaturan Skor, Fandy Eko Beri Klarifikasi</title>
		<link>https://bontangpost.id/persikutim-united-terseret-dugaan-pengaturan-skor-fandy-eko-beri-klarifikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 08:27:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<category><![CDATA[Persikutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147104</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Sangatta &#8211; Persikutim United terseret dalam dugaan kasus pengaturan skor di laga playoff degradasi Liga 3. Pertandingan tersebut yakni saat Persikutim menghadapi Persebata Lembata di Stadion UNS Solo, Senin (2/2/202). Di laga hidup mati itu, Persikutim menang 2-0 melalui gol yang dicetak Johan Yoga Utama (53&#8242;) dan Dicky Kurniawan (90+2&#8242;). Kemenangan tersebut membuat Persikutim bertahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/persikutim-united-terseret-dugaan-pengaturan-skor-fandy-eko-beri-klarifikasi/">Persikutim United Terseret Dugaan Pengaturan Skor, Fandy Eko Beri Klarifikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Sangatta &#8211; </strong>Persikutim United terseret dalam dugaan kasus pengaturan skor di laga playoff degradasi Liga 3. Pertandingan tersebut yakni saat Persikutim menghadapi Persebata Lembata di Stadion UNS Solo, Senin (2/2/202).</p>
<p>Di laga hidup mati itu, Persikutim menang 2-0 melalui gol yang dicetak Johan Yoga Utama (53&#8242;) dan Dicky Kurniawan (90+2&#8242;). Kemenangan tersebut membuat Persikutim bertahan di kasta ketiga liga sepak bola Indonesia.</p>
<p>Setelah pertandingan berakhir, muncul video yang direkam kapten Persebata Lembata, Denys Domaking. Video itu memuat percakapan telepon antara sosok pria yang diduga penyuap dengan Denys. Pria itu terdengar coba menyuap Denys. Dari obrolan itu juga, nomor Denys disebut didapat dari pemain Persebata lainnya, Rizky Juang.</p>
<p>Denys menyatakan dirinya tak terlibat. Saat ditelepon, dia sengaja meminta pemain lain untuk mereka. Sebalinya, dia mengaku dirinya yang mengungkap adanya upaya pengaturan skor di laga Persikutim versus Persebata.</p>
<p>&#8220;Mohon izin saya akan klarifikasi video. Tujuan saya bicara begitu supaya tau pemain yang sudah terima uang dan siapa pemain yang atur semua ini. Kalau saya terima uang buat apa saya suruh buat video,&#8221; kata Denys Domaking.</p>
<p>Rizky Juang telah memberikan klarifikasi di akun Instagram miliknya. Dia menyebut juga ditelepon, namun menolak upaya suap. &#8220;Emang bener saya coba dihubungi sama orang untuk pengaturan, tidak saya tanggapi dan saya tidak bermain dalam bentuk apapun ! Setelah saya tidak merespon, orang itu menelpon kapten untuk merayu mengatur pertandingan. Saya difitnah bahwa saya mengatur otak semua. Saya berani dipanggil pihak berwajib dan dihadirkan orang yang ditelpon untuk klarifikasi,&#8221; tulis Rizky Juang melalui InstaStorynya.</p>
<p>Pemain senior Persikutim, Fandy Eko Utomo, pun terseret. Namanya disebut oleh pria yang ingin menyuap. Fandy juga telah memberikan klarifikasi melalui Instagram miliknya. Berikut kutipan lengkapnya.</p>
<p><em>assalamualaikum.</em><br />
<em>saya Fandi Eko, sehubungan dgn adanya berita dan video yang sedang beredar di luar dgn menyangkut pautkan nama saya, sebelum semakin meluas, saya izin mengklarifikasi bahwa :</em></p>
<p><em>saya tidak tahu apapun terkait pengaturan skor / sabun / mafia yg disebutkan di video tsb</em></p>
<p><em>tidak ada instruksi atau tekanan apapun dalam tim untuk mengondiskan pertandingan</em></p>
<p><em>saya tidak mengenali siapa2 suara yg ada di video tsb</em></p>
<p><em>saya Fandi Eko bukan Captain tim dalam pertandingan semalam</em></p>
<p><em>bila mencurigai krn adanya penalti, sy menggarisbawahi “saya sudah diganti dalam pertandingan di babak ke 2, sedangkan goal atau penalti tsb tercipta di babak kedua”</em></p>
<p><em>jelas disini bahwa ini jebakan dan</em><br />
<em>FITNAH BESAR untuk nama baik saya</em></p>
<p><em>Saya bersumpah lillahi ta’ala, saya bekerja mencari uang halal dan tidak melakukan kerjasama dalam bentuk apapun untuk melakukan kecurangan seperti yang di tuduhkan</em></p>
<p><em>bila terus berlanjut saya dapat mengangkat ini ke jalur hukum atas tuduhan palsu dan menyerang kehormatan nama baik saya.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/persikutim-united-terseret-dugaan-pengaturan-skor-fandy-eko-beri-klarifikasi/">Persikutim United Terseret Dugaan Pengaturan Skor, Fandy Eko Beri Klarifikasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersangka Pengaturan Skor Liga 3, Langsung Ditahan pasca Diperiksa</title>
		<link>https://bontangpost.id/tersangka-pengaturan-skor-liga-3-langsung-ditahan-pasca-diperiksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2022 12:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=96934</guid>

					<description><![CDATA[<p>bontangpost.id &#8211; Bambang Suryo tidak bisa pulang setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim kemarin (8/3). Tersangka kasus pengaturan skor Liga 3 Zona Jatim itu langsung ditahan. Dengan begitu, saat ini polisi sudah menahan empat dari lima tersangka dalam perkara yang dilaporkan Asprov PSSI Jatim tersebut. Tiga tersangka lain yang telah ditahan sebelumnya adalah Dimas Yopi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tersangka-pengaturan-skor-liga-3-langsung-ditahan-pasca-diperiksa/">Tersangka Pengaturan Skor Liga 3, Langsung Ditahan pasca Diperiksa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>bontangpost.id &#8211; </strong>Bambang Suryo tidak bisa pulang setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim kemarin (8/3). Tersangka kasus pengaturan skor Liga 3 Zona Jatim itu langsung ditahan.</p>
<p>Dengan begitu, saat ini polisi sudah menahan empat dari lima tersangka dalam perkara yang dilaporkan Asprov PSSI Jatim tersebut. Tiga tersangka lain yang telah ditahan sebelumnya adalah Dimas Yopi Perwira Nusa, Imam, dan Ferry Afrianto.</p>
<p>Kasubdit Keamanan Negara Polda Jatim AKBP Taufiqurrahman menyatakan bahwa penahanan itu dilakukan dalam rangka mempermudah penyidikan. Sebab, keterangan tersangka sangat diperlukan selama proses penyusunan berkas perkara.</p>
<p>Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa pihaknya kini tengah berupaya menemukan satu tersangka lain. Yakni, Heri Pras. “Hari ini kita panggil juga, tetapi tidak hadir tanpa alasan. Jadi, selanjutnya akan kami upayakan penangkapan,” katanya.</p>
<p>Dia menambahkan, pasal yang disangkakan kepada para tersangka adalah Pasal 2 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang tindak pidana suap <em>juncto</em> pasal 55 KUHP.</p>
<p>Taufik mengungkapkan bahwa para tersangka diketahui berupaya mengatur skor sejumlah pertandingan. Diantaranya laga Gresik Putra Paranane FA melawan Persema Malang.</p>
<p>Dalam praktiknya, kata dia, para tersangka diduga terlibat dalam upaya pengaturan skor. Mereka menjanjikan uang yang nilainya beragam kepada sejumlah orang agar hasil pertandingan bisa diatur. “Nominalnya Rp 20 juta sampai Rp 70 juta,” ujarnya.</p>
<p>Taufik menyatakan bahwa perkara itu akan terus dikembangkan. Bukan tidak mungkin, dalam prosesnya, penyidik akan menetapkan adanya tersangka tambahan. “Siapa saja yang terlibat dugaan pidana diusut,” katanya.</p>
<p>Bambang sendiri berjanji akan membuka banyak nama yang terlibat pengaturan skor sepak bola. Dia sempat menunjukkan secarik kertas yang diklaim berisi nama-nama itu sebelum menjalani pemeriksaan. “Dari federasi sampai klub ada. Mereka yang sebenarnya bermain,” ungkap BS, panggilannya.</p>
<p>BS juga mengklarifikasi ketidakhadirannya dalam pemeriksaan sebagai tersangka pekan lalu. Dia mengaku saat itu sedang sakit. “Hari ini saya datang karena merasa tidak bersalah. Saya tidak melakukan apa-apa, tetapi kenapa dipaksakan (menjadi tersangka, Red),” ucap BS.</p>
<p>Kasus itu berawal dari laporan pemilik klub Liga 3 Gresik Putra Paranane FA Zha Eka Wulandari ke Asprov PSSI Jatim pada 15 November tahun lalu. Dia melaporkan ada dua pemain dan seorang kitman di timnya ke Asprov PSSI Jatim.</p>
<p>Sebab, dua pemain dan satu kitman itu diduga menerima suap dari Bambang Suryo dan Ferry. Asprov PSSI Jatim kemudian melaporkan pengaduan itu ke Mapolda Jatim pada 22 November lalu. Kepolisian lantas melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya lima orang ditetapkan sebagai tersangka. <strong>(jawapos) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tersangka-pengaturan-skor-liga-3-langsung-ditahan-pasca-diperiksa/">Tersangka Pengaturan Skor Liga 3, Langsung Ditahan pasca Diperiksa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat Hukum Bicara Mafia Bola, Ini Kata Dia</title>
		<link>https://bontangpost.id/pengamat-hukum-bicara-mafia-bola-ini-kata-dia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2020 10:30:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=68374</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Kasus percobaan match fixing atau pengaturan skor yang menggoda petinggi klub Bontang City FC mulai diusut Satreskrim Polres Bontang. Pengamat hukum Universitas Trunajaya Arif Windagdo mengatakan, pelaku dapat dijerat Pasal 303 Ayat 3 BIS KUHP terkait Perjudian. “Ancaman maksimal kurungan 10 tahun,” kata Arif. Pada pasal itu tertulis, “Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengamat-hukum-bicara-mafia-bola-ini-kata-dia/">Pengamat Hukum Bicara Mafia Bola, Ini Kata Dia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Kasus percobaan <em>match fixing</em> atau pengaturan skor yang menggoda petinggi klub Bontang City FC mulai diusut Satreskrim Polres Bontang. Pengamat hukum Universitas Trunajaya Arif Windagdo mengatakan, pelaku dapat dijerat Pasal 303 Ayat 3 BIS KUHP terkait Perjudian.</p>
<p>“Ancaman maksimal kurungan 10 tahun,” kata Arif.</p>
<p>Pada pasal itu tertulis, “Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung, bergantung pada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir. Di situ termasuk segala pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain-lainnya yang tidak diadakan antara mereka yang turut berlomba atau bermain, demikian juga segala pertaruhan lainnya.”</p>
<p>Dia beranggapan sanksi yang diterima kurang berat. Namun, pria yang mencabat wakil rektor I Universitas Trunajaya ini menyebut, sanksi itu mampu memberikan efek jera untuk tidak mengulangi perbuatannya terkait penumpasan skandal pengaturan skor dalam kompetisi sepak bola Indonesia.</p>
<p>“Kalau mengulangi ditambah sepertiga hukuman,” bebernya.</p>
<p>Menurut dia, landasan hukum ini masuk delik umum. Jadi, dapat diselidiki tanpa ada pelaporan terlebih dahulu. Kategori perjudian ialah sifatnya untung-untungan, tetapi lebih menguntungkan sepihak. Sayangnya, regulasi ini hanya bisa menjerat warga negara Indonesia. Termasuk dengan perantara dalam upaya pengaturan skor tersebut.</p>
<p>Selain itu, penindakan kasus mafia bola ini dapat memakai Undang-Undang 11/1980 tentang Tindak Pidana Suap. Hukuman bagi pemberi suap berupa pidana penjara maksimal lima tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp 15 juta. Sementara bagi penerima yang mengetahui pemberian itu merupakan suap diganjar kurungan tiga tahun dan denda Rp 15 juta.</p>
<p>“Bergantung penyidik mau diarahkan ke mana,” pungkasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat menargetkan penyelidikan dari kasus ini dimulai awal tahun. Langkah pertama ialah memanggil pihak jajaran klub Bontang City FC untuk meminta keterangan terkait mekanisme godaan yang ditawarkan mafia bola. &#8220;Kami akan lidik setelah awal tahun baru ini,&#8221; kata AKP Makhfud Hidayat.</p>
<p>Akan tetapi, dia menilai, pengusutan kasus ini memiliki dua kendala. Pertama, sehubungan dengan lokasi kejadian yang berada di luar wilayah hukum. Diketahui, fase 32 besar digeber di Stadion Brawijaya Kediri dan Stadion Rejoagung Tulungagung bulan lalu.</p>
<p>Tak hanya itu, sifat kasus ini masih berwujud percobaan, belum terjadi unsur pidana. Terlebih pihak Bontang City FC menolak tawaran yang diajukan mafia bola. (*/ak/kri/k16/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pengamat-hukum-bicara-mafia-bola-ini-kata-dia/">Pengamat Hukum Bicara Mafia Bola, Ini Kata Dia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mafia Bola di Liga 3 Diusut</title>
		<link>https://bontangpost.id/mafia-bola-di-liga-3-diusut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2020 09:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<category><![CDATA[polres bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=68303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumor terkait pengaturan skor di Liga 3 akhirnya disikapi kepolisian. Kasus yang disebut-sebut merugikan klub Bontang City FC ini mulai diselidiki awal tahun ini. BONTANG &#8211; Kasus cobaan match fixing atau pengaturan skor mafia bola pada tahapan 32 besar Liga 3 nasional bakal dibongkar aparat kepolisian. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mafia-bola-di-liga-3-diusut/">Mafia Bola di Liga 3 Diusut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Rumor terkait pengaturan skor di Liga 3 akhirnya disikapi kepolisian. Kasus yang disebut-sebut merugikan klub Bontang City FC ini mulai diselidiki awal tahun ini.</p>
</div>
<p>BONTANG &#8211; Kasus cobaan<em> match fixing</em> atau pengaturan skor mafia bola pada tahapan 32 besar Liga 3 nasional bakal dibongkar aparat kepolisian. Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Makhfud Hidayat.</p>
<p>Ia menegaskan, penyelidikan kasus ini dimulai awal tahun ini. Langkah pertama ialah memanggil pihak jajaran klub Bontang City FC guna meminta keterangan terkait mekanisme godaan yang ditawarkan mafia bola.</p>
<p>&#8220;Kami akan lidik setelah awal tahun baru ini,&#8221; kata Makhfud.</p>
<p>Sebelumnya, upaya koordinasi bakal dilakukan ke Polda Kaltim. Tujuannya memperoleh kepastian informasi terkait kasus mafia bola masuk delik aduan atau delik umum.</p>
<p>&#8220;Kalau delik umum berarti bisa dari informasi berita yang ditulis<em> Kaltim Post </em>(induk<em> Bontangpost.id)</em>. Tanpa harus ada pelaporan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun, dia menilai, pengusutan kasus ini memiliki dua kendala. Pertama sehubungan dengan lokasi kejadian di luar wilayah hukum. Diketahui, fase 32 besar digeber di Stadion Brawijaya, Kediri dan Stadion Rejoagung Tulungagung bulan lalu.</p>
<p>&#8220;Kami belum melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di sana,&#8221; sebut dia.</p>
<p>Tak hanya itu, sifat kasus ini masih berwujud percobaan. Belum terjadi unsur pidana. Terlebih pihak Bontang City FC menolak tawaran yang diajukan mafia bola. Sementara pihak klub pun enggan melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian.</p>
<p>Awak media <em>Kaltim Post</em> mencoba menghubungi jajaran manajemen dan pelatih. Namun, tidak ada respons yang diberikan mereka. Ia justru meminta wartawan untuk menghubungi jajaran manajemen lainnya.</p>
<p>&#8220;Sementara masih adem ayem ini,&#8221; kata perwakilan klub yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>Disinggung mengenai berapa kali pertemuan seluruh komponen tim setelah kegagalan menembus 16 besar, ia hanya berujar, belum ada. Termasuk membahas langkah persiapan menyambut kompetisi selanjutnya. &#8220;Masih nihil ini,&#8221; singkatnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, mafia bola masih merajalela di kompetisi sepak bola Indonesia. Bahkan masuk dalam liga paling bawah sekalipun. Kala, Bontang City FC dipastikan langkahnya untuk lolos ke fase berikutnya sulit.</p>
<p>Ditengarai mafia menawarkan agar klub mengalah di pertandingan terakhir melawan Perseta Tulungagung. Satu golnya dijanjikan Rp 20 juta. Proses komunikasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat. Namun, skuat Bontang City FC memilih untuk bermain normal. (*/ak/kri/k16/kpg)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mafia-bola-di-liga-3-diusut/">Mafia Bola di Liga 3 Diusut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bontang Mania Minta Mafia Bola Dilaporkan</title>
		<link>https://bontangpost.id/bontang-mania-minta-mafia-bola-dilaporkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 11:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang Mania]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus mafia bola terus menggelinding. Kali ini, suporter angkat bicara dan meminta pengurus Bontang City FC melaporkan masalah itu ke pihak berwajib. BONTANG–Aksi mafia yang mencoba merayu pengurus Bontang City FC untuk mengalah di pertandingan terakhir fase 32 besar Liga 3, membuat suporter Bontang Mania geram. Mereka meminta pengurus klub untuk melaporkan kasus ini kepada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-mania-minta-mafia-bola-dilaporkan/">Bontang Mania Minta Mafia Bola Dilaporkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kasus mafia bola terus menggelinding. Kali ini, suporter angkat bicara dan meminta pengurus Bontang City FC melaporkan masalah itu ke pihak berwajib.</strong></p>
<p>BONTANG–Aksi mafia yang mencoba merayu pengurus Bontang City FC untuk mengalah di pertandingan terakhir fase 32 besar Liga 3, membuat suporter Bontang Mania geram. Mereka meminta pengurus klub untuk melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum.</p>
<p>Perwakilan Bontang Mania Fanny mengatakan, dengan pelaporan ini, harapannya gerak bebas mafia jadi terbatas. Pada akhirnya, persepakbolaan Indonesia bebas dari skandal pengaturan skor. &#8220;Ini penting dilaporkan untuk menjaga muruah sepak bola Indonesia,&#8221; kata Fanny.</p>
<p>Menurut dia, pelaporan akan membuat nama anggota mafia sepak bola itu terungkap. Termasuk dengan mekanisme pengaturan itu terjadi. Jadi, menjadi evaluasi bagi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk berbenah.</p>
<p>Terkait adanya ancaman atau teror yang dilakukan komplotan mafia, dia meminta pengurus Bontang City FC tidak panik. Sebab, Bontang Mania siap mengawal pengurus. &#8220;Jangan takut suporter di samping jajaran pengurus,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ungkapan senada dilontarkan perwakilan Bontang Mania lainnya, Muhammad Zulfikar Akbar. Dia mengaku langkah menolak godaan mafia oleh pengurus Bontang City FC perlu diapresiasi. Namun, hal itu harus dibarengi dengan pelaporan kasus. Sebab, kasus mafia bola ini masuk kategori delik aduan.</p>
<p>&#8220;Dengan cara itu, Bontang City FC turut membantu pemberantasan mafia bola di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Persibara Banjarnegara, Madura FC, dan Persikasi Bekasi telah membongkar praktik mafia bola. Beberapa orang sudah ditangkap Satgas Antimafia Bola.</p>
<p>Selain itu, pelatih Timnas U-19 Fakhri Husaini mengaku sedih terhadap potret demikian. Sebab, seharusnya sepak bola menjadi arena untuk adu bakat, teknik, fisik, dan taktik. &#8220;Menyedihkan sekali ketika sepak bola justru digunakan untuk mencari duit dengan cara haram,&#8221; kata Fakhri.</p>
<p>Dia mengatakan, tindakan judi tersebut telah mengkhianati pengorbanan suporter. Aspek waktu, tenaga, pikiran, dan nyawa dikorbankan demi mendukung klub pujaan hatinya. Terkait dengan langkah yang harus dilakukan oleh pengurus tim, dia justru meminta awak Kaltim Post bertanya kepada mereka langsung. &#8220;Tanya saja ke manajemen klub,&#8221; timpalnya. (*/ak/kri/k8/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/bontang-mania-minta-mafia-bola-dilaporkan/">Bontang Mania Minta Mafia Bola Dilaporkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Mafia Bola, Pengurus Bontang City Harus Berani</title>
		<link>https://bontangpost.id/kasus-mafia-bola-pengurus-bontang-city-harus-berani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2019 11:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67912</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG–Kasus mafia bola di Liga 3 menjadi perhatian serius pemerhati sepak bola Akmal Marhali. Pria yang juga menjadi Koordinator Save Our Soccer (SOS) itu justru menantang pengurus klub Bontang City FC untuk mengungkap tabir skandal tersebut. Bentuknya dengan melaporkan kasus kepada aparat penegak hukum. “Kasus seperti ini masuk delik aduan. Jadi ya harus ada pelaporan,” [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-mafia-bola-pengurus-bontang-city-harus-berani/">Kasus Mafia Bola, Pengurus Bontang City Harus Berani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG–Kasus mafia bola di Liga 3 menjadi perhatian serius pemerhati sepak bola Akmal Marhali. Pria yang juga menjadi Koordinator Save Our Soccer (SOS) itu justru menantang pengurus klub Bontang City FC untuk mengungkap tabir skandal tersebut.</p>
<p>Bentuknya dengan melaporkan kasus kepada aparat penegak hukum. “Kasus seperti ini masuk delik aduan. Jadi ya harus ada pelaporan,” kata Akmal saat dihubungi awak <em>Kaltim Post</em> (induk <em>Bontangpost.id</em>) melalui media sosial.</p>
<p>Menurut dia, keberanian terkait pelaporan itu diperlukan demi menjaga marwah persepakbolaan Indonesia. Bahkan, dia menyebut jika tidak punya keberanian lebih baik tidak usah mengungkapkan peristiwa yang dialami oleh tim tersebut.</p>
<p>“Jadi sudah waktunya tidak lagi berwacana. Kalau cuma cerita-cerita saja pada akhirnya cuma jadi isu. Toh sudah ada satgas antimafia sepak bola,” ucapnya.</p>
<p>Akmal memandang aparat juga bakal kesulitan untuk mengungkap kasus tanpa penyebutan nama mafia secara terang-benderang. Ia mengibaratkan melempar jarum dalam tumpukan jemari. “Lalu satgas harus mencarinya dalam kegelapan. Pengurus klub sebut nama saja biar terbuka dan ada efek jera,” tutur dia.</p>
<p>Banyak pelaporan yang justru berbuah hasil. Misalnya kasus yang terjadi di Persibara Banjarnegara dan Madura FC. Pengurus klub akhirnya secara terang-benderang membongkar praktik pengaturan skor yang dilakukan oleh para mafia.</p>
<p>“Kalau memang fakta tidak usah takut. Misalnya, kasus Persikasi Bekasi. Pengurus membuka nama dan melaporkan ke satgas. Akhirnya enam orang yang terlibat pengaturan skor ditangkap,” paparnya.</p>
<p>Disebutkan dia, pengurus klub bakal tidak sendirian. Sebab, masyarakat bersama mereka yang ingin melawan mafia sepak bola. Diberitakan sebelumnya, pengurus Bontang City FC mendapat godaan dari mafia untuk mengalah dari Perseta Tulungagung pada pertandingan terakhir fase 32 besar Liga 3 Putaran Nasional, 16 Desember lalu.</p>
<p>Nominal yang disebutkan pun menggiurkan. Tiap gol pengurus bakal dijanjikan Rp 20 juta. Namun, pengurus akhirnya menolak mengambil tawaran dan bertemu dengan mafia.</p>
<p>“Memang peluang kami lolos kecil tetapi kami memilih untuk bermain dengan semampu kami,” kata salah satu pengurus klub yang enggan menyebutkan namanya.</p>
<p>Tak hanya itu, agen wasit pun menawarkan bantuan dengan meminta imbalan kepada pengurus klub. Bentuk bantuan yakni keputusan pengadil lapangan akan memihak bagi tim tersebut. Namun, mereka tidak menyebutkan besaran nominalnya dalam percakapan melalui sambungan telepon.</p>
<p>“Kami juga menolaknya berdasarkan kesepakatan seluruh komponen tim,” pungkasnya. (*/ak/kri/k8/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kasus-mafia-bola-pengurus-bontang-city-harus-berani/">Kasus Mafia Bola, Pengurus Bontang City Harus Berani</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayuan Pengaturan Skor, Ditengarai Ada Campur Tangan Oknum Aparat</title>
		<link>https://bontangpost.id/rayuan-pengaturan-skor-ditengarai-ada-campur-tangan-oknum-aparat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 11:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67887</guid>

					<description><![CDATA[<p>HASIL penelusuran terhadap tiga nomor yang menghubungi Tito, membuat dada sesak. Kaltim Post (induk Bontangpost.id) menggunakan aplikasi Truecaller dan Getcontact untuk mencari sosok yang meminta agar Bontang City FC mau terlibat dalam pengaturan skor. Aplikasi itu menyimpan data telepon berdasarkan nama-nama yang disimpan para pengguna. Pelacakan pertama terhadap nomor 0812597xxxxx. Saat menggunakan aplikasi Truecaller tidak [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rayuan-pengaturan-skor-ditengarai-ada-campur-tangan-oknum-aparat/">Rayuan Pengaturan Skor, Ditengarai Ada Campur Tangan Oknum Aparat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HASIL penelusuran terhadap tiga nomor yang menghubungi Tito, membuat dada sesak. <em> Kaltim Post</em> (induk <em>Bontangpost.id</em>) menggunakan aplikasi Truecaller dan Getcontact untuk mencari sosok yang meminta agar Bontang City FC mau terlibat dalam pengaturan skor. Aplikasi itu menyimpan data telepon berdasarkan nama-nama yang disimpan para pengguna. Pelacakan pertama terhadap nomor 0812597xxxxx. Saat menggunakan aplikasi Truecaller tidak membuahkan hasil.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67864-peluit-mafia-liga-3-sasar-bontang-city-fc/">Peluit Mafia Liga 3 Sasar Bontang City FC</a></p>
<p>Ketika menggunakan Getcontact muncul nama dengan inisial Ir. Ada pula yang menyimpan kontak tersebut dengan disertai nama beberapa klub sepak bola. Ketika nama Ir dimasukkan dalam mesin pencari, muncul salah satu pemain yang kini masih aktif. Dia pernah memperkuat sejumlah klub besar Tanah Air. Sesuai dengan nama klub yang muncul di aplikasi Getcontact. Media ini juga mencocokan wajah yang terpampang di mesin pencari dengan foto profil akun WhatsApp nomor tersebut. Hasilnya identik.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67867-mafia-pengaturan-skor-diduga-penjudi-online-sempat-berkeliaran-di-stadion-segiri/">Mafia Pengaturan Skor, Diduga Penjudi Online Sempat Berkeliaran di Stadion Segiri</a></p>
<p>Yang membuat geleng-geleng kepala, Ir bukan hanya aktif sebagai pesepak bola. Dia juga tercatat sebagai anggota penegak hukum. Kaltim Post sempat menghubungi Ir melalui akun WhatsApp, namun dia tidak membalas. Ir lah orang pertama yang menghubungi Tito. Dalam percakapannya, Ir menyebut bahwa Tito akan dihubungi bosnya. Penelusuran selanjutnya terhadap nomor 08134602xxxx. Tidak ada nama yang muncul. Baik saat menggunakan Truecaller maupun Getcontact.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67870-ini-percakapan-lengkap-manajemen-bontang-city-fc-dengan-mafia-pengatur-skor/">Ini Percakapan Lengkap Manajemen Bontang City FC dengan Mafia Pengatur Skor</a></p>
<p>Nomor ketiga 0812399xxxxx pun diuji. Getcontact menampilkan nama dengan inisial Va dan Lek Tar. Sementara ketika dicari menggunakan Truecaller muncul inisial Mt. Dari foto profil akun WhatsApp, sosok Mt juga masih muda. (*/ak/edw/riz/kp)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/rayuan-pengaturan-skor-ditengarai-ada-campur-tangan-oknum-aparat/">Rayuan Pengaturan Skor, Ditengarai Ada Campur Tangan Oknum Aparat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Percakapan Lengkap Manajemen Bontang City FC dengan Mafia Pengatur Skor</title>
		<link>https://bontangpost.id/ini-percakapan-lengkap-manajemen-bontang-city-fc-dengan-mafia-pengatur-skor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 06:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67870</guid>

					<description><![CDATA[<p>PRAKTIK pengaturan skor di sepakbola nyatanya masih belum hilang. Hal itu turut dirasakan manajemen Bontang City FC kala melakoni pertandingan Liga 3. Kaltim Post (induk Bontangpost.id) menerima rekaman percakapan antara manajemen, sebut saja Tito dengan mafia pengatur skor. Berikut percakapan mereka. Baca juga: Peluit Mafia Liga 3 Sasar Bontang City FC Percakapan Pertama Mafia (M): [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ini-percakapan-lengkap-manajemen-bontang-city-fc-dengan-mafia-pengatur-skor/">Ini Percakapan Lengkap Manajemen Bontang City FC dengan Mafia Pengatur Skor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PRAKTIK pengaturan skor di sepakbola nyatanya masih belum hilang. Hal itu turut dirasakan manajemen Bontang City FC kala melakoni pertandingan Liga 3. <em>Kaltim Post</em> (induk<em> Bontangpost.id</em>) menerima rekaman percakapan antara manajemen, sebut saja Tito dengan mafia pengatur skor. Berikut percakapan mereka.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67864-peluit-mafia-liga-3-sasar-bontang-city-fc/">Peluit Mafia Liga 3 Sasar Bontang City FC</a></p>
<p><strong>Percakapan Pertama</strong></p>
<p>Mafia (M): Gimana</p>
<p>Tito (T): Assalamualaikum, Pak</p>
<p>M:  Ya Pak waalaikumsalam, gimana pak?</p>
<p>T: Tadi itu bagaimana?</p>
<p>M: Oke, jadi bisnis kah kita sore.</p>
<p>T: Mau dengar penjelasannya dulu</p>
<p>M: Apa? uangnya? Iya Rp 60 juta. empat (gol) Rp 80 juta, lima (gol) Rp 100 juta.</p>
<p>T: Jadi tiga bola itu Rp 60?</p>
<p>M: Iya. Sekarang saya di Surabaya ini. Kalau oke saya meluncur ke Kediri. Saya jelasin cara kerja, saya jelasin uang. Kita harus ketemu sebelum pertandingan. Biar tidak ada <em>miss</em> komunikasi nanti.</p>
<p>T: Saya juga ngasih keputusan biar bapaknya tidak terlalu anu.</p>
<p>M: soalnya perjalan ke Kediri butuh 3 jam. Bisa bertemu sekitar jam 12 atau jam 1.</p>
<p>T: Tidak usah lah pak</p>
<p>M: Nanti juga bapak bisa bicara langsung dengan big bos saya dari Malaysia. Jangan takut tidak terbayar. Saya juga ada di situ. Nanti setelah pertandingan langsung transfer 70 persen, dari Malaysia.</p>
<p>T: Oh dari Malaysia, ya? Lain mister David kah?</p>
<p>M: Tidak dengar pak</p>
<p>T: Bukan Mister David kah?</p>
<p>M: Bukan. David tidak main kecil. Ini malah big boss-nya ini. Dari Liga 3, Liga 2, dan Liga 1 semua dihajar. Ini yang lebih besar dari David. Nanti saya ceritakan kalau kita bertemu. Gimana?</p>
<p>T: Dasarnya kami tidak mau sih pak. Tetap fight saja. Apapun hasilnya.</p>
<p>M: Kalau tim sudah tidak ada peluang buat apa pak. Apalagi lawan tuan rumah. Tuan rumah butuh poin. Menang dia harus lolos. Kalau hitung-hitungannya bukan lawan tuan rumah, kita masih ada peluang, okelah kalau main fight. Kalau nanti lawan tuan rumah. Saya sih tidak maksa. Kalau lihat posisi Bontang kan serba sulit.</p>
<p>T: Makanya saya kasih kabar ke masnya tadi. Iya atau tidaknya. Kami sudah putuskan tidak. Minta maaf ya pak.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67867-mafia-pengaturan-skor-diduga-penjudi-online-sempat-berkeliaran-di-stadion-segiri/">Mafia Pengaturan Skor, Diduga Penjudi Online Sempat Berkeliaran di Stadion Segiri </a></p>
<p><strong>Percakapan Kedua</strong><strong> (berbeda orang)</strong></p>
<p>T: Halo</p>
<p>M: Pagi pak. Di mana pak?</p>
<p>T: Di hotel</p>
<p>M: Kapan ke stadion? Main di Rejoagung kan?</p>
<p>T: Iya main di Tulung Agung</p>
<p>M: Di kandangnya Perseta berarti. Bagaimana bapak?</p>
<p>T: Apanya yang gimana?</p>
<p>M: Yang semalam. ditunggu tidak ada kabar.</p>
<p>T: Tidak usah mas</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67887-rayuan-pengaturan-skor-ditengarai-ada-campur-tangan-oknum-aparat/">Rayuan Pengaturan Skor, Ditengarai Ada Campur Tangan Oknum Aparat</a></p>
<p>M: Kenapa pak?</p>
<p>T: Tidak apa-apa.</p>
<p>M: Tulung Agung kan di kandangnya dia.</p>
<p>T: Besar juga kemungkinan Tulung Agung menang</p>
<p>M: Sebenarnya kalau iya, tidak usah kelihatan. Beberapa bola saja.</p>
<p>T: Apa itu?</p>
<p>M: Berapa bola lepas saja.</p>
<p>T: Tidak mas. Anak-anak juga tidak mau juga</p>
<p>M: Tidak mau ya pak. Siap-siap. Makasih ya pak ya? Selamat pagi. (*/kp)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ini-percakapan-lengkap-manajemen-bontang-city-fc-dengan-mafia-pengatur-skor/">Ini Percakapan Lengkap Manajemen Bontang City FC dengan Mafia Pengatur Skor</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mafia Pengaturan Skor, Diduga Penjudi Online Sempat Berkeliaran di Stadion Segiri</title>
		<link>https://bontangpost.id/mafia-pengaturan-skor-diduga-penjudi-online-sempat-berkeliaran-di-stadion-segiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 03:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang City Fc]]></category>
		<category><![CDATA[Liga 3]]></category>
		<category><![CDATA[mafia bola]]></category>
		<category><![CDATA[pengaturan skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=67867</guid>

					<description><![CDATA[<p>UPAYA mafia untuk menggoda tim sepakbola dilakukan dengan berbagai cara. Gagal membujuk manajemen dan pelatih, pemain jadi sasaran. Itu yang dialami Tito, nama samaran manajemen Bontang City FC. Saat mengarungi Liga 3, timnya terus mendapat bujukan untuk mengalah. Tentunya diimingi bakal dapat gelontoran rupiah. Berikut petikan wawancara Kaltim Post (induk Bontangpost.id) dengan Tito saat ditemui [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mafia-pengaturan-skor-diduga-penjudi-online-sempat-berkeliaran-di-stadion-segiri/">Mafia Pengaturan Skor, Diduga Penjudi Online Sempat Berkeliaran di Stadion Segiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UPAYA mafia untuk menggoda tim sepakbola dilakukan dengan berbagai cara. Gagal membujuk manajemen dan pelatih, pemain jadi sasaran. Itu yang dialami Tito, nama samaran manajemen Bontang City FC. Saat mengarungi Liga 3, timnya terus mendapat bujukan untuk mengalah. Tentunya diimingi bakal dapat gelontoran rupiah. Berikut petikan wawancara <em>Kaltim Post</em> (induk <em>Bontangpost.id</em>) dengan Tito saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/12/2019) lalu.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://bontangpost.id/67864-peluit-mafia-liga-3-sasar-bontang-city-fc/">Peluit Mafia Liga 3 Sasar Bontang City FC</a></p>
<p><strong>Dari mana mafia itu mendapat nomor telepon Anda?</strong><br />
Saya juga awalnya tidak tahu, karena selama di Kediri hanya berhubungan dengan LO (<em>liaision officer</em>). Tapi saya curiga dari pemain saya sendiri. Soalnya dia pernah kirim WA (WhatsApp) kalau ada seniornya di salah satu klub meminta nomor saya.</p>
<p><strong>Senior itu apakah pemain aktif?</strong><br />
Iya. Dia pernah satu klub dengan pemain saya.</p>
<p><strong>Apakah nomor telepon itu sama dengan mafia yang menghubungi Anda?</strong><br />
Saya tanyakan dengan pemain saya, apakah itu (menyebut tiga digit terakhir nomor telepon) nomor seniornya. Ternyata sama. Dan nomor itu juga yang awalnya<br />
menghubungkan saya dengan mafia.</p>
<p><strong>Pemain Anda ada kemungkinan sudah dikendalikan mafia?</strong><br />
Saya tidak ingin menuduh. Saat manager meeting sebelum pertandingan lawan Perseta saya sampaikan kalau ada tawaran dari mafia. Kami semua kompak menolak. Tapi pemain yang memberikan nomor telepon saya tidak dimasukkan ke DSP (daftar susunan pemain). Tapi itu bukan karena dia benar terlibat. Hanya untuk jaga-jaga. Sebelumnya, dia selalu kami mainkan.</p>
<p><strong>Dalam percakapan dengan mafia, Anda menyebut David. Siapa dia?</strong><br />
David itu mafia asal Malaysia. Dia yang bikin Bontang FC terlibat pengaturan skor. Tapi katanya bos mafia yang menghubungi saya di atasnya David.</p>
<p><strong>Yang menghubungi Anda apakah juga orang Malaysia?</strong><br />
Orang Indonesia. Logatnya dari Jawa Timur.</p>
<p><strong>Kenapa ngotot menolak? Bontang City kan juga sulit untuk lolos&#8230;</strong><br />
Sejak awal kami sepakat untuk <em>fight</em>. Sejak dulu, saya tidak mencari hidup dari sepak bola. Tapi menghidupi sepak bola. Kasihan pemain sudah bekerja keras kalau ujungnya kami terima tawaran mafia. Kami juga butuh lolos ke 16 besar, karena musim depan tidak perlu lagi mulai dari (Liga 3) Zona Kaltim.</p>
<p><strong>Bagaimana cara kerja mafia mengatur skor?</strong><br />
Saya diberitahu kalau mau menerima maka harus mengikuti aturan main mereka. Menit ke berapa saja harus kebobolan.</p>
<p><strong>Apa sempat ada keinginan untuk menerima tawaran itu?</strong><br />
Ha ha ha. Kami sebenarnya ingin menjebak mafia itu. Pura-pura menerima supaya bisa ketemu. Tapi takut kalau datang justru kami yang dijebak. Karena kan kalau bertemu 99 persen sudah <em>deal</em>. Kami berharap Perseta juga dimasuki, supaya diminta mengalah. Biar kami bisa lolos. Ha ha ha.</p>
<p><strong>Di stadion, apakah ada mafia yang mendatangi?</strong><br />
Sebelum pertandingan mereka masih menghubungi, tapi saya tidak angkat. Di stadion juga tidak ada yang mendatangi. Tapi di tribun ada empat penonton yang kami curigai pemain judi online. Mereka sudah terlihat sejak main di Stadion Segiri (Zona Kaltim), pemain saya yang kasih tahu.</p>
<p><strong>Tahu dari mana kalau itu pemain judi online?</strong><br />
Waktu di Samarinda mereka pernah meneriaki pemain saya untuk menambah gol. Di Kediri sempat saya sapa, “Sampai ke sini juga?” Tapi mereka cuma diam. Biasanya, pemain judi online itu tidak fokus ke pertandingan. Lebih banyak melihat handphone. (*/ak/edw/riz/kp)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/mafia-pengaturan-skor-diduga-penjudi-online-sempat-berkeliaran-di-stadion-segiri/">Mafia Pengaturan Skor, Diduga Penjudi Online Sempat Berkeliaran di Stadion Segiri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
