<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Persekusi Ulama Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/persekusi-ulama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/persekusi-ulama/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Mar 2018 15:12:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Persekusi Ulama Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/persekusi-ulama/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ulama Bontang Aman dari Persekusi</title>
		<link>https://bontangpost.id/ulama-bontang-aman-dari-persekusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2018 03:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=34289</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Kemenag Bontang belum mendapatkan satupun laporan terkait aksi persekusi kepada para ulama maupun ustaz di Bontang. Meskipun hal ini marak terjadi akhir-akhir ini di berbagai daerah di Indonesia. Dijelaskan Penyelenggara Syariah Kemenag Bontang Yarkani, kabar persekusi kepada para ulama dan ustaz memang beredar akhir-akhir ini di dunia maya. Hal ini menyebabkan rasa khawatir [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ulama-bontang-aman-dari-persekusi/">Ulama Bontang Aman dari Persekusi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Kemenag Bontang belum mendapatkan satupun laporan terkait aksi persekusi kepada para ulama maupun ustaz di Bontang. Meskipun hal ini marak terjadi akhir-akhir ini di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Dijelaskan Penyelenggara Syariah Kemenag Bontang Yarkani, kabar persekusi kepada para ulama dan ustaz memang beredar akhir-akhir ini di dunia maya. Hal ini menyebabkan rasa khawatir di tengah-tengah masyarakat. Namun, khusus di Kota Taman, Kemenag Bontang mengaku belum mendapatkan satupun laporan terkait persekusi yang dialami oleh para ulama maupun ustaz di Bontang.</p>
<p>Untuk mengatasi kasus ini, Kemenag pusat telah melakukan imbauan kepada seluruh kemenag di tingkat daerah. Agar menyosialisasikan kepada masyarakat, utamanya pengurus-pengurus masjid, musala, maupun tempat-tempat ibadah agama lain, untuk membentuk tenaga keamanan. Ini bertujuan untuk menjaga tempat ibadah, para ulama, dan daerah sekitarnya dari aksi persekusi.</p>
<p>“Imbauan ini belum resmi, baru sekadar imbauan via Whatsapp (WA). Kepada seluruh Kemenag tingkat daerah,” ujarnya.</p>
<p>Namun begitu, Kemenag Bontang pun sudah melakukan sosialisasi terkait imbauan tersebut. Disampaikan di setiap pertemuan-pertemuan dengan para tokoh agama, ataupun kegiatan-kegiatan terkait keagamaan.</p>
<p>“Walaupun tidak terjadi di Bontang, intinya kita harus tetap waspada akan hal ini,” tegasnya.</p>
<p>Secara pribadi dirinya masih belum meyakini 100 persen kebenaran berita-berita terkait kasus persekusi tersebut. Pasalnya, dirinya pernah menyelidiki sendiri tentang kebenaran berita tersebut. Diceritakannya, saat itu ada berita terkait persekusi yang terjadi di daerah Kalimantan Selatan. Kebetulan berdekatan dengan masjid di mana adiknya tinggal. Setelah ditanyakan, ternyata berita tersebut tidak pernah terjadi. “Saya masih ragu. Bisa dikatakan 60 persen tingkat kebenarannya,” imbuhnya.</p>
<p>Tetapi dirinya secara pribadi juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan kasus ini. Agar jangan sampai terjadi di Kota Taman. (al)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ulama-bontang-aman-dari-persekusi/">Ulama Bontang Aman dari Persekusi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Tuntutan Penindakan Persekusi Ulama, Penyelidikan Tetap Berlanjut</title>
		<link>https://bontangpost.id/terkait-tuntutan-penindakan-persekusi-ulama-penyelidikan-tetap-berlanjut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2017 03:33:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=26758</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Perjuangan umat Islam untuk menuntut keadilan akan perilaku radikal dan intoleran di Bali mendapat jawaban. Yaitu terkait aksi persekusi yang dilakukan oknum warga dan ormas di Bali atas Ustaz Abdul Somad saat berceramah di Bali, 8 Desember lalu. Dalam hal ini, persekusi tersebut akan diproses secara hukum oleh pihak kepolisian. Dilansir dari laman [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkait-tuntutan-penindakan-persekusi-ulama-penyelidikan-tetap-berlanjut/">Terkait Tuntutan Penindakan Persekusi Ulama, Penyelidikan Tetap Berlanjut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA – Perjuangan umat Islam untuk menuntut keadilan akan perilaku radikal dan intoleran di Bali mendapat jawaban. Yaitu terkait aksi persekusi yang dilakukan oknum warga dan ormas di Bali atas Ustaz Abdul Somad saat berceramah di Bali, 8 Desember lalu. Dalam hal ini, persekusi tersebut akan diproses secara hukum oleh pihak kepolisian.</p>
<p>Dilansir dari laman resmi Polri, diketahui bahwa sejumlah warga terduga persekutor telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal mengatakan, beberapa orang yang dilaporkan sudah meminta maaf. Namun dia memastikan bahwa penyelidikan terkait persekusi terhadap Ustaz Abdul Somad tetap dilanjutkan.</p>
<p>“Ada permohonan maaf dari beberapa elemen yang ada di Bali atas kejadian ini. Tapi permohonan maaf itu tidak akan menggugurkan proses hukum,” tegasnya.</p>
<p>Dia menjelaskan, laporan terkait persekusi tersebut tidak hanya dilakukan ke Bareskrim Mabes Polri. Namun juga masuk ke beberapa kepolisian daerah (Polda) se-Indonesia. Dikarenakan laporan tersebar di beberapa daerah, penanganan kasus ini akan berada dalam pengawasan Bareskrim Mabes Polri.</p>
<p>“Prinsipnya Mabes Polri akan melakukan supervisi. Kalau misalnya semua laporan itu kemungkinan besar akan ditarik di situ. Bareskrim akan menangani,” jelas Iqbal.</p>
<p>Diketahui, beberapa waktu lalu oknum anggota dewan dan ormas di Bali melakukan aksi intoleran dan radikal atas kedatangan Ustaz Abdul Somad yang rencananya bakal mengisi ceramah peringatan maulid di salah satu masjid di Bali. Bahkan beberapa oknum warga bergerak memasuki hotel tempat menginap Ustaz Abdul Somad seraya membawa senjata tajam.</p>
<p>Aksi yang dapat dikategorikan radikal dan intoleran serta mengancam keutuhan bangsa ini lantas memantik reaksi umat Islam di berbagai daerah. Salah satunya di Kaltim, lewat aksi damai yang dilakukan Aliansi Umat Islam Kaltim pada Jumat (15/12) kemarin di depan Islamic Center Kaltim, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda.</p>
<p>Dalam aksi damai yang juga memiliki agenda utama pembelaan Palestina tersebut, ratusan peserta aksi menuntut aparat kepolisian menindak tegas ormas dan aktor intelektual yang melakukan persekusi atas kehadiran Ustaz Abdul Somad di Pulau Dewata itu.</p>
<p>“Kami minta diproses secara hukum. Apabila tidak diproses secara hukum, maka kami umat Islam akan melakukan gerakan sesuai syariat Islam,” ancam Anas Yusfiuddin, salah seorang peserta aksi yang juga Ketua Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) Kaltim. <strong>(luk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/terkait-tuntutan-penindakan-persekusi-ulama-penyelidikan-tetap-berlanjut/">Terkait Tuntutan Penindakan Persekusi Ulama, Penyelidikan Tetap Berlanjut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kutuk Aksi Intoleran dan Radikal di Bali</title>
		<link>https://bontangpost.id/kutuk-aksi-intoleran-dan-radikal-di-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2017 03:35:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Persekusi Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=26694</guid>

					<description><![CDATA[<p>SELAIN agenda global membela Palestina, aksi damai yang digelar Aliansi Umat Islam Kaltim di depan Islamic Center Jumat (15/12) kemarin juga memiliki agenda nasional. Agenda kedua peserta aksi yaitu menuntut aparat kepolisian menindak tegas ormas dan aktor intelektual yang melakukan persekusi atas kehadiran Ustaz Abdul Somad di Pulau Dewata itu beberapa waktu lalu. “Persekusi ulama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kutuk-aksi-intoleran-dan-radikal-di-bali/">Kutuk Aksi Intoleran dan Radikal di Bali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SELAIN agenda global membela Palestina, aksi damai yang digelar Aliansi Umat Islam Kaltim di depan Islamic Center Jumat (15/12) kemarin juga memiliki agenda nasional. Agenda kedua peserta aksi yaitu menuntut aparat kepolisian menindak tegas ormas dan aktor intelektual yang melakukan persekusi atas kehadiran Ustaz Abdul Somad di Pulau Dewata itu beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Persekusi ulama di Bali itu memang biadab dan kami sangat menyesalkan. Kami mengutuk dengan keras dan meminta aparat keamanan untuk menertibkan oknum-oknum yang melakukan persekusi tersebut,” ungkap Jufri Musa selaku koordinator aksi.</p>
<p>Bukan hanya persekusi di Bali, Jufri juga menyoroti aksi persekusi ulama dan kiai yang kian marak di berbagai daerah di Indonesia. Misalnya persekusi atas Ustaz Tengku Zulkarnain dan juga Ustaz Felix Siauw beberapa waktu lalu. Kata dia, apabila kasus persekusi ini dibiarkan begitu saja, maka tidak menutup kemungkinan akan melebar kemana-mana.</p>
<p>“Bahkan hal seperti itu juga bisa terjadi di Kaltim. Nah, kami ini kan umat Islam mengharapkan Indonesia kondusif,” tegasnya.</p>
<p>Karena itu dalam orasinya, Jufri meminta aparat kepolisian dapat menyampaikan tuntutan itu kepada Kepolisian RI di pusat. Aksi main hakim sendiri seperti itu, sambung dia, tidak dapat dibenarkan secara hukum dan merupakan bentuk penistaan terhadap umat Islam di Indonesia.</p>
<p>Sementara itu Anas Yusfiuddin, Ketua Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) Kaltim mengatakan, oknum dan ormas yang melakukan persekusi tak ubahnya provokator yang intoleran dan radikal. Untuk itu, pihaknya mengutuk keras persekusi tersebut. Pada intinya, para peserta aksi berharap supaya pihak kepolisian RI segera mengusut dan menangkap provokator persekusi ulama.</p>
<p>“Kami minta diproses secara hukum. Apabila tidak diproses secara hukum, maka kami umat Islam akan melakukan gerakan sesuai syariat Islam,” ancam Anas.</p>
<p>Diketahui, beberapa waktu lalu oknum anggota dewan dan ormas di Bali melakukan aksi intoleran dan radikal atas kedatangan Ustaz Abdul Somad yang rencananya bakal mengisi ceramah peringatan maulid di salah satu masjid di Bali. Bahkan beberapa oknum warga bergerak memasuki hotel tempat menginap Ustaz Abdul Somad seraya membawa senjata tajam. <strong>(luk)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kutuk-aksi-intoleran-dan-radikal-di-bali/">Kutuk Aksi Intoleran dan Radikal di Bali</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
