<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perwakilan Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/perwakilan-bontang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/perwakilan-bontang/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2021 14:08:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>perwakilan Bontang Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/perwakilan-bontang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prestasi Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N; Raih Juara Harapan II, Jerih Payah Persiapan Terbayarkan</title>
		<link>https://bontangpost.id/prestasi-kinasih-listyannisa-priyono-di-fls2n-raih-juara-harapan-ii-jerih-payah-persiapan-terbayarkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2021 02:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[FLS2N]]></category>
		<category><![CDATA[perwakilan Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=90148</guid>

					<description><![CDATA[<p>Usaha maksimal membuahkan hasil. Proses perekaman penampilan yang membutuhkan waktu berhari-hari. Terjawab dengan prestasi yakni menyandang juara harapan II di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Setelah diumumkan oleh panitia pada Sabtu (4/9) melalui pertemuan daring. ADIEL KUNDHARA Rasa sukacita langsung tersirat di wajah pelajar SMP YPK Kinasih Listyannisa Priyono. Perjuangan ekstra kala persiapan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/prestasi-kinasih-listyannisa-priyono-di-fls2n-raih-juara-harapan-ii-jerih-payah-persiapan-terbayarkan/">Prestasi Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N; Raih Juara Harapan II, Jerih Payah Persiapan Terbayarkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha maksimal membuahkan hasil. Proses perekaman penampilan yang membutuhkan waktu berhari-hari. Terjawab dengan prestasi yakni menyandang juara harapan II di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Setelah diumumkan oleh panitia pada Sabtu (4/9) melalui pertemuan daring.</p>
<p><strong>ADIEL KUNDHARA</strong></p>
<p>Rasa sukacita langsung tersirat di wajah pelajar SMP YPK Kinasih Listyannisa Priyono. Perjuangan ekstra kala persiapan tidak sia-sia. Meski tidak mampu mencapai target pribadi yakni minimal juara 3. Tetapi masuk lima besar sudah menjadi capaian menakjubkan. Pasalnya, ia bersaing dengan peserta dari 34 daerah lainnya.</p>
<p>Kepada Kaltim Post (induk bontangpost.id) ia mengaku tidak menyangka dengan prestasi ini. Mengingat saat pengumuman, tampilan slide berjalan cepat. Bahkan ukuran huruf yang dipaparkan sangatlah kecil. Akhirnya terlewatkan hingga pengumuman selesai. “Ketika itu saya merasa tidak masuk nominasi penghargaan,” kata pelajar yang akrab disapa Ina ini.</p>
<p>Seketika, muncul pesan singkat masuk di smartphonenya. Bahwasanya ia berhasil menyabet juara harapan II. Ekpresi kesedihan berubah sekejap. Disambut ungkapan rasa syukur. “Langsung saya sujud syukur,” ucapnya.</p>
<p>Sementara Guru Kesenian SMP YPK yang juga merupakan ayahnya yakni Drawan Kabul Priyono menjelaskan persiapan proses persiapan penampilan di ajang ini cukup menguras segala aspek. Mulai dari tenaga hingga waktu. Pasalnya tiap take perekaman satu lagu bisa mencapai 3-4 kali dalam sehari. Bahkan, prosesnya berhari-hari.</p>
<p>“Kami cari mood anak dan hasil terbaik. Terkadang vokal bagus tetapi penjiwaannya masih kurang. Tak jarang juga keduanya bagu tetapi ada salah frasing di beberapa tempat. Sehingga harus diulang,” tutur Drawan.</p>
<p>Beruntung proses perekaman dilakukan dalam satu rumah. Tatkala melihat hasil video perekaman masih ada kekurangan segera diperbaiki. Keuntungannya ialah Ina sudah bisa merias wajah sendiri. Sehingga ketika mau direkam 30 menit sampai satu jam sudah dipersiapkan oleh Ina.</p>
<p>“Perekaman juga kadang ada kendala. Ketika hasilnya bagus di awal tiba-tiba saat akhir ada suara motor lewat. Terkadang ini membuat kecewa karena harus diulangi lagi,” sebutnya.</p>
<p>Evaluasi dari hasil ini ialah agar Ina lebihgiat lagi latihan. Serta memperbanyak keikutsertaan event lomba untuk menambah jam terbang. Pada tahun ini, Ina membawakan lagu berjudul Pemuda ciptaan Chaseiro, Senyumlah milik Andmesh Kamaleng dan Belang Hatta (lagu daerah Kaltim). Ketiga lagu ini tidaklah sulit ketika dibawakan. Bahkan, lagu Senyumlah milik Andmesh Kamelang mampu dijiwai dengan ciamik. Pasalnya, karakter vokal Ina sesuai. Bahkan improvisasinya dibuat putrinya sendiri.</p>
<p>Sejauh ini empat kali keikutsertaan di FLS2N mampu ditembus hingga putaran nasional. Rinciannya dua kali di jenjang SD dan dua kali SMP. Termasuk saat ini. Pada 2016 saat kelas 3, pelajar kelahiran 5 Februari 2007 ini berhasil menyingkirkan saingannya di fase kota dan provinsi. Setahun kemudian, capaiannya melonjak. Ia mampu masuk 5 besar di tingkat nasional. Prestasi kembali diukir pada tahun lalu. Setelah menembus fase awal, pengidola Agnes Monica ini kembali menuju tahap nasional.</p>
<p>Sayangnya dewi fortuna belum berpihak. Kala itu tiga lagu dinyanyikannya. Meliputi Bahagia milik GAC, lagu daerah Dendam Kampong, dan Merakit yang dipopulerkan oleh Yura Yunita. Pada ajang FLS2N tahun ini tetap memakai skema online. Materi lomba dinyanyikan peserta dan direkam. Kemudian dikirim ke panitia lomba. Serta diunggah di akun YouTube pribadi peserta. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/prestasi-kinasih-listyannisa-priyono-di-fls2n-raih-juara-harapan-ii-jerih-payah-persiapan-terbayarkan/">Prestasi Kinasih Listyannisa Priyono di FLS2N; Raih Juara Harapan II, Jerih Payah Persiapan Terbayarkan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama di FLS2N; Bawakan Lagu Daerah, Optimistis Tembus Tiga Besar</title>
		<link>https://bontangpost.id/perjalanan-andi-muhammad-tegar-athallah-aditama-di-fls2n-bawakan-lagu-daerah-optimistis-tembus-tiga-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2021 04:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[FLS2N]]></category>
		<category><![CDATA[perwakilan Bontang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=90080</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kota Taman terus mendulang prestasi di bidang kesenian. Bukan hanya di jenjang SD dan SMP saja, tingkat SMK juga meloloskan wakilnya ke putaran nasional di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun ini. Bahkan pelajar bernama Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama dari SMKN 1 mematok target menembus tiga besar melalu cabang lomba gitar solo. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perjalanan-andi-muhammad-tegar-athallah-aditama-di-fls2n-bawakan-lagu-daerah-optimistis-tembus-tiga-besar/">Perjalanan Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama di FLS2N; Bawakan Lagu Daerah, Optimistis Tembus Tiga Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kota Taman terus mendulang prestasi di bidang kesenian. Bukan hanya di jenjang SD dan SMP saja, tingkat SMK juga meloloskan wakilnya ke putaran nasional di ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun ini. Bahkan pelajar bernama Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama dari SMKN 1 mematok target menembus tiga besar melalu cabang lomba gitar solo.</p>
<p><strong>ADIEL KUNDHARA</strong></p>
<p>Jarinya begitu lincah. Menjangkau setiap <em>fret</em> gitar. Diimbangi dengan petikan senar. Mulai dari paling bawah hingga atas. Sesuai dengan pedoman dalam partitur yang berada di hadapannya. Teknik dikeluarkan demi sebuah harmoni nada yang indah. Mengiringi sebuah lagu daerah Kaltim yakni Buah Bolok. Itulah yang diperagakan oleh Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama. Pelajar SMKN 1 Bontang ini menjadi satu-satunya wakil Kaltim di FLS2N cabang lomba gitar solo.</p>
<p>Kepada Kaltim Post (induk bontangpost.id), ia mengatakan mulai menggemari alat musik petik ini sejak 2018. Tepatnya saat dia duduk di kelas VIII. Ketertarikannya berawal dari kakak kelasnya. Pasalnya, panutan tersebut selalu membawa gitar ke sekolah. Kemudian memainkannya. Padahal sekolah melarang pembawaan alat musik dari rumah. Karena takut kegiatan belajar-mengajar terganggu.</p>
<p>“Saya lihat kakak kelas. Nonton saja. Lama-kelamaan alat musik itu bikin saya kepo,” kata Tegar.</p>
<p>Kemudian, pelajar kelahiran 10 Februari 2005 ini meminta kepada orangtua untuk dibelikan gitar. Impian itu terwujud di tahun sama. Tidak berhenti di situ, bakatnya ingin diasah melalui les privat gitar. Sayangnya, biaya mahal menjadi sebuah kendala. Mengingat satu bulan orangtua harus mengeluarkan Rp 1 juta. AKhirnya, keinginan itu terhempas oleh angin.</p>
<p>“Orangtua lalu menyuruh untuk belajar dari YouTube saja. Sempat ingin les tetapi mahal. Sampai sekarang jadi otodidak,” ucap anak pertama dari pasangan Asapa ALam dan Lenny Marlina ini.</p>
<p>Peningkatan skill yang dialami Tegar cukup pesat. Setahun, pendengarannya sudah terbiasa dengan irama lagu yang dituangkan dalam chor gitar. Bahkan sebuah lagu bisa dikuliknya dengan aransemen berbeda menjadi berkelas. Tak hanya berpatokan dengan chord dasar.</p>
<p>Perjalanan FLS2N tahun ini diawali dari proses seleksi yang dilakukan oleh sekolah. Tepatnya dua pekan setelah Idulfitri. Kala itu, sekolah membuka kesempatan pelajar untuk mengikuti cabang lomba solo gitar. Dari proses itu didapati lima pelajar yang berminat.</p>
<p>“Bentuknya sekolah memberikan sebuah lagu untuk dihapalin dan dimainkan dari awal hingga akhir,” tutur dia.</p>
<p>Lambat laun sekolah mengerucutkan menjadi dua kandidat. Salah satunya Tegar. Satu pelajar lain menyatakan tidak bisa mengikuti perlombaan. Kondisi ini membuat Tegar berhak mendapatkan tiket otomatis ke tingkat provinsi. Dikarenakan FLS2N SMK tingkat kota tidak digelar.</p>
<p>“Jadi langsung ke provinsi,” sebut pelajar yang berdomisili di Jalan Taekwondo 2 RT 10 No 77, Api-Api ini.</p>
<p>Materi yang dibawakannya ialah lagu daerah berjudul Buah Bolok. Berbicara tingkat kesulitan, lagu ini dipandang tidaklah rumit. Hanya perlu teknik khusus yang harus dikuasai. Mengingat notasi melodi jaraknya lebar. Sehingga butuh penjarian yang tepat saat berada di tiap fret.</p>
<p>“Saya bawakan lagu ini dengan memasukkan genre blues dan klasik. Ada tambahan juga aransemen teknik suara alat musik tradisional Kaltim Sampek. Walaupun tetap memakai gitar akustik,” terangnya.</p>
<p>Waktu mempersiapkan materi lomba, Tegar didampingi seorang pelatih. Selama Sembilan pertemuan. Bahkan, proses perekaman digarap ciamik di studio musik milik pelatih tersebut. Pada tingkat provinsi, ia tidak menyangka mampu menjadi juara pertama. Sebab, peserta dari Balikpapan dan Tanah Grogot juga penampilannya tidak kalah.</p>
<p>Meski diakuinya ada beberapa daerah yang membawakan lagu hanya memakai kunci dasar. Ditambah kualitas audio perekaman digarap sewajarnya. “Ketika diumumkan melalui zoom meeting saya kaget,” urainya.</p>
<p>Hasil itu membuat tiket ke putaran nasional dipegangnya. Materi lomba yang dibawakan pun sama. Bahkan, ia tidak melakukan perekaman ulang. Artinya penampilan yang disodorkan ke panitia provinsi itu yang dikirim ke nasional. Sebab diyakininya hasilnya sudah maksimal.</p>
<p>“Karena memang ketentuannya lagu tidak bisa berubah judul atau aransemen. Hanya diperbolehkan untuk memperbaiki audio atau visual. Karena sudah bagus jadi saya tidak ubah,” tegas pelajar yang juga masuk ektra kurikuler teater di sekolahnya ini.</p>
<p>Mengenai saingat terberat, ia mengaku peserta dari DKI Jakarta dan DI Yogyakarta patut diwaspadai. Penganggum genre pop ini pun sudah melakukan pengamatan berdasarkan pengumuman pendaftaran yang dikeluarkan panitia. Nama khusus peserta cabang lomba solo gitar dicari informasinya melalui sosial media mereka.</p>
<p>“Saya percaya diri bisa menembus tiga besar,” pungkasnya. <strong>(*/ak)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/perjalanan-andi-muhammad-tegar-athallah-aditama-di-fls2n-bawakan-lagu-daerah-optimistis-tembus-tiga-besar/">Perjalanan Andi Muhammad Tegar Athallah Aditama di FLS2N; Bawakan Lagu Daerah, Optimistis Tembus Tiga Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
