<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>proyek multiyears Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/proyek-multiyears/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/proyek-multiyears/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2025 14:01:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>proyek multiyears Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/proyek-multiyears/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan Layang Bontang Kuala Batal Dibangun, Diganti Polder untuk Atasi Banjir Rob</title>
		<link>https://bontangpost.id/jalan-layang-bontang-kuala-batal-dibangun-diganti-polder-untuk-atasi-banjir-rob/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 13:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir rob Bontang Kuala]]></category>
		<category><![CDATA[proyek multiyears]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=141088</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211; Fly Over atau jalan layang yang rencana dibangun di Jalan Piere Tandean, Bontang Kuala, dicoret dari program prioritas multi years alias tahun jamak. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan proses perencanaan dan teknis pembangunannya masih belum siap. Pemkot tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Maka dari itu eksektutif dan DPRD Bontang sepakat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-layang-bontang-kuala-batal-dibangun-diganti-polder-untuk-atasi-banjir-rob/">Jalan Layang Bontang Kuala Batal Dibangun, Diganti Polder untuk Atasi Banjir Rob</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang &#8211;</strong> Fly Over atau jalan layang yang rencana dibangun di Jalan Piere Tandean, Bontang Kuala, dicoret dari program prioritas multi years alias tahun jamak.</p>
<p>Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan proses perencanaan dan teknis pembangunannya masih belum siap. Pemkot tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Maka dari itu eksektutif dan DPRD Bontang sepakat untuk membatalkan proyek tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami akan fokuskan pembangunan polder Bontang Kuala, saya harap dinas terkait bisa menyelesaikan titik mana saja dan lahannya harus segera dibebaskan,&#8221; ungkapnya, Jum&#8217;at (15/08/2025).</p>
<p>Folder ini direncanakan untuk menengani luapan banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut.</p>
<p>Pemerintah telah melakukan konsultasi ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk merealisasikan pembangunan polder.</p>
<p>&#8220;Mungkin dengan <em>single years</em> dan sarannya dari Balai (BBPJN) itu. Harapannya anggaran dari BBPJN, tapi kalau tidak bisa, kami izin untuk melaksanakannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan Pemerintah Kota Bontang dan DPRD akhirnya menetapkan revitalisasi Danau Kanaan sebagai satu-satunya proyek tahun jamak (multi years) yang akan dimulai pada 2026.</p>
<p>Penetapan ini disepakati dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang III DPRD Bontang Tahun 2025, dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota dan DPRD Kota Bontang terhadap Rancangan KUA dan Rancangan PPAS APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2026, Jumat (15/08/2028).</p>
<p>Sekretaris DPRD Kota Bontang, Yessy Waspo Prasetyo, membacakan rincian anggaran yang akan digunakan untuk proyek revitalisasi Danau Kanaan senilai Rp267 miliar, yang akan dilaksanakan secara tahun jamak.</p>
<p>Rincian pengembangan dana perencanaan terbagi dalam tiga tahun, yakni Rp48 miliar pada 2026, Rp129 miliar pada 2027, dan Rp88 miliar pada 2028.</p>
<p>“Kesepakatan tersebut menetapkan sebanyak Rp274 miliar untuk pembangunan tahun jamak Danau Kanaan,” ujarnya saat membacakan. <strong>(Dwi Kurniawan Nugroho)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/jalan-layang-bontang-kuala-batal-dibangun-diganti-polder-untuk-atasi-banjir-rob/">Jalan Layang Bontang Kuala Batal Dibangun, Diganti Polder untuk Atasi Banjir Rob</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Proyek Multi Years Bontang Dicoret, Tersisa Danau Kanaan</title>
		<link>https://bontangpost.id/dua-proyek-multi-years-bontang-dicoret-tersisa-danau-kanaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2025 09:09:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek multiyears]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=141084</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang dan DPRD akhirnya menetapkan revitalisasi Danau Kanaan sebagai satu-satunya proyek tahun jamak (multi years) yang akan dimulai pada 2026. Penetapan ini disepakati dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang III DPRD Bontang Tahun 2025, dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota dan DPRD Kota Bontang terhadap Rancangan KUA dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-proyek-multi-years-bontang-dicoret-tersisa-danau-kanaan/">Dua Proyek Multi Years Bontang Dicoret, Tersisa Danau Kanaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BONTANGPOST.ID, Bontang –</strong> Pemerintah Kota Bontang dan DPRD akhirnya menetapkan revitalisasi Danau Kanaan sebagai satu-satunya proyek tahun jamak (<em>multi years</em>) yang akan dimulai pada 2026.</p>
<p>Penetapan ini disepakati dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang III DPRD Bontang Tahun 2025, dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan antara Wali Kota dan DPRD Kota Bontang terhadap Rancangan KUA dan Rancangan PPAS APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2026, Jumat (15/08/2028).</p>
<p>Sekretaris DPRD Kota Bontang, Yessy Waspo Prasetyo, membacakan rincian anggaran yang akan digunakan untuk proyek revitalisasi Danau Kanaan senilai Rp267 miliar, yang akan dilaksanakan secara tahun jamak.</p>
<p>Rincian pengembangan dana perencanaan terbagi dalam tiga tahun, yakni Rp48 miliar pada 2026, Rp129 miliar pada 2027, dan Rp88 miliar pada 2028.</p>
<p>Sementara itu, anggaran pengawasan ditetapkan sebesar Rp5 miliar. Dengan rincian Rp960 juta pada 2026, Rp2,5 miliar 2027, dan Rp1,7 miliar pada 2028.</p>
<p>Untuk biaya pengelolaan kegiatan pengembangan Danau Kanaan, dialokasikan Rp195 juta pada 2026, Rp532 juta 2027, dan Rp369 juta 2028.</p>
<p>“Kesepakatan tersebut menetapkan sebanyak Rp274 miliar untuk pembangunan tahun jamak Danau Kanaan,” ujarnya saat membacakan.</p>
<p>Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa sebelumnya ada dua usulan proyek tahun jamak yang diajukan pemerintah ke DPRD.</p>
<p>Namun, dari dua usulan tersebut, hanya revitalisasi Danau Kanaan yang disepakati untuk diprioritaskan. Sementara usulan pembangunan Fly Over Bontang Kuala batal dipilih karena masih ada pekerjaan yang belum rampung pada segmen 3.</p>
<p>“Makanya prioritas yang diterima ke depan adalah Danau Kanaan terlebih dahulu,” jelasnya dalam sambutan. <strong>(Dwi Kurniawan Nugroho)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/dua-proyek-multi-years-bontang-dicoret-tersisa-danau-kanaan/">Dua Proyek Multi Years Bontang Dicoret, Tersisa Danau Kanaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Masih Enggan Beberkan Data Proyek Multiyears</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemkab-masih-enggan-beberkan-data-proyek-multiyears/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2017 05:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[kutim]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Kutim]]></category>
		<category><![CDATA[proyek multiyears]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=2198</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SANGATTA &#8211; Tahun ini, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) merencanakan akan melaksanakan pembangunan infrastruktur di sejumlah kecamatan dengan skema proyek multiyears. Namun sayang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku instansi yang menyusun perencanaan masih enggan membeberkan data proyek tahun jamak tersebut. Kepala Bappeda Kutim Suprihanto beralasan pihaknya masih melakukan kajian terhadap itu, sehingga pihaknya belum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkab-masih-enggan-beberkan-data-proyek-multiyears/">Pemkab Masih Enggan Beberkan Data Proyek Multiyears</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>SANGATTA &#8211; Tahun ini, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) merencanakan akan melaksanakan pembangunan infrastruktur di sejumlah kecamatan dengan skema proyek multiyears. Namun sayang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku instansi yang menyusun perencanaan masih enggan membeberkan data proyek tahun jamak tersebut.</p>
<p>Kepala Bappeda Kutim Suprihanto beralasan pihaknya masih melakukan kajian terhadap itu, sehingga pihaknya belum berani menyebutkan secara pastinya ada berapa proyek multiyears yang bakal dijalankan selama kepemimpinan Bupati Ismunandar dan Wakilnya Kasmidi Bulang.</p>
<p>“Sementara ini masih dirapatkan, untuk sementara yang sudah diminta untuk dibahas segera baru proyek pembangunan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 mendatang,” kata Suprihanto dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, Rabu (4/1) kemarin.</p>
<p>Menurutnya, yang mengetahui secara jelas perencanaan proyek tersebut adalah Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setkab Kutim Rupiansyah, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah, selaku koordinator dalam perencanaan proyek itu.</p>
<p>“Seperti rencana pembangunan jalan kecamatan, iya memang ada. Tapi kami belum berani menyebutkannya, karena saat ini dalam proses dan masih dirapatkan, karena keputusannya adalah tim yang ambil. Dari hasil rapat terlebih dahulu akan dilaporkan dulu ke pak Bupati, berapa kekuatannya sampai masa jabatan beliau nantinya,” tuturnya.</p>
<p>Namun diakui, bila Bupati memang meminta pihaknya segera membuat kajian mendalam terkait rencana proyek multiyears. Dengan pertimbangan APBD Kutim yang terbatas, sementara kebutuhan pembangunan di daerah kecamatan sangat tinggi. “Yang jelas, kami masih lakukan kajian,” katanya.</p>
<p>Terkait alokasi anggaran yang digunakan nantinya, apakah sepenuhnya bersumber dari APBD Kutim atau ada pinjaman ke pihak ketiga seperti Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Suprihanto juga belum berani menjelaskannya. “Seperti peminjaman itu masih dalam proses, makanya hasil rapat nanti akan dibahas itu, bagaimana kriteria-kriterianya,” katanya.</p>
<p>Dia menambahkan, adapun tim yang terlibat dalam tim kajian itu yakni, Sekda Kutim, Asisten II, Dispenda dan Bappeda Kutim. “Kita upayakan dalam waktu dekat sudah ada hasil dari semua rapat-rapat yang sudah pernah kita laksanakan,” tandasnya. (drh)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkab-masih-enggan-beberkan-data-proyek-multiyears/">Pemkab Masih Enggan Beberkan Data Proyek Multiyears</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
