<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ruang Terbuka Hijau Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/ruang-terbuka-hijau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/ruang-terbuka-hijau/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Aug 2019 07:22:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Ruang Terbuka Hijau Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/ruang-terbuka-hijau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Neni Resmikan Lima Taman, Bakal Bangun di Tiap Kelurahan</title>
		<link>https://bontangpost.id/neni-resmikan-lima-taman-bakal-bangun-di-tiap-kelurahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2019 07:22:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Terbuka Hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=64188</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Lima taman yang dibangun Pemkot Bontang kini sudah diresmikan. Kelimanya yaitu Taman Lampion Bontang Kuala, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Adipura, RTH Taman Tanjung Laut, dan Taman Edukasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontang Lestari. Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara serentak, Selasa (6/8/2019). Selain Neni, hadir pula Plt Sekretaris Daerah(Sekda) [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-resmikan-lima-taman-bakal-bangun-di-tiap-kelurahan/">Neni Resmikan Lima Taman, Bakal Bangun di Tiap Kelurahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Lima taman yang dibangun Pemkot Bontang kini sudah diresmikan. Kelimanya yaitu Taman Lampion Bontang Kuala, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Adipura, RTH Taman Tanjung Laut, dan Taman Edukasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bontang Lestari. Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara serentak, Selasa (6/8/2019).</p>
<p>Selain Neni, hadir pula Plt Sekretaris Daerah(Sekda) Bontang Agus Amir, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Ahmad Aznem, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Kamilan, camat dan lurah setempat.</p>
<p>Orang nomor satu Bontang ini mengatakan, hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemkot dalam memaksimalkan ruang terbuka hijau yang lebih layak dan ramah lingkungan. “Kami maksimalkan dengan taman bermain anak anak, jadi untuk menumbuhkan rasa cinta akan lingkungan,&#8221; ungkapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.</p>
<p>Mantan anggota DPR RI ini menargetkan, akan ada 15 taman yang bakal berdiri di Bontang. Dengan rincian, tiap kelurahan minimal terdapat satu taman. Beberapa di antaranya yang tengah berjalan yaitu di Kelurahan Belimbing, Kelurahan Kanaan di sekitar waduknya, dan Kelurahan Gunung Elai yang saat ini tengah pematangan lahan dan akan segera ditanami pepohonan.</p>
<p>“Ada juga di Kelurahan Api- Api dengan memanfaatkan lahan 6 ribu meter, serta di depan Pasar Rawa Indah.  Nantinya akan bekerjasama dengan perusahaan untuk dapat mengisi berbagai macam pohon dan fasilitas lainnya,” ucapnya.</p>
<p>Lanjut Neni, pembangunan taman tersebut untuk memenuhi RTH suatu daerah minimal 30 persen menurut undang-undang. Jika digabung dengan hutan lindung Bontang, angkanya kini berkisar 32 persen. Namun jika hutan lindung tak masuk hitungan, RTH di Bontang saat ini baru 22 persen. “Kalau milik Pupuk Kaltim dan perusahaan itu milik privat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia berharap, kehadiran RTH dan taman-taman di baru ini dapat menambah tempat wisata yang dapat dikunjungi masyarakat. (Zaenul/adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/neni-resmikan-lima-taman-bakal-bangun-di-tiap-kelurahan/">Neni Resmikan Lima Taman, Bakal Bangun di Tiap Kelurahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Bontang Kuala Bakal Disulap Jadi Taman Superhero</title>
		<link>https://bontangpost.id/taman-bontang-kuala-bakal-disulap-jadi-taman-superhero/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2019 05:20:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Terbuka Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[taman bontang kuala]]></category>
		<category><![CDATA[taman superhero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=58705</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANG – Ruang Terbuka Hijau harus tersedia seluas 30 persen dari luasan kota. Di Bontang, sudah terdapat dua taman yang dibangun oleh pemerintah pusat, yakni Taman Tanjung Laut dan Taman Adipura. Di Bontang Kuala, sudah terdapat taman, namun tak bisa digunakan karena terkena banjir rob. Alhasil, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang akan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/taman-bontang-kuala-bakal-disulap-jadi-taman-superhero/">Taman Bontang Kuala Bakal Disulap Jadi Taman Superhero</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BONTANG – Ruang Terbuka Hijau harus tersedia seluas 30 persen dari luasan kota. Di Bontang, sudah terdapat dua taman yang dibangun oleh pemerintah pusat, yakni Taman Tanjung Laut dan Taman Adipura. Di Bontang Kuala, sudah terdapat taman, namun tak bisa digunakan karena terkena banjir rob.</p>
<p>Alhasil, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang akan perbaikan dengan menaikkan pondasi taman supaya terhindar dari banjir rob.</p>
<p>“Kami lakukan peningkatan kualitas taman, yang belum ada sarana jogging-nya kami tambahkan,” kata Sekretaris DPKPP Bontang, Maksi Dwiyanto.</p>
<p>Khusus Taman Bontang Kuala, dilakukan peningkatan dengan meninggikan lahan di sampingnya. Maksi berujar, sudah merencanakan dengan konsep Taman <em>Superhero</em>. Tetapi, karena ada pergantian pejabat maka pihaknya fokus meninggikan pondasi supaya air laut tidak menggenangi taman. “Usai ditinggikan kami interkoneksi ke taman lama,” ujarnya.</p>
<p>Ketika lahan sampingnya sudah tinggi, dilanjutkan ke taman yang sudah ada. Terkait <em>Superhero</em>, hal itu merupakan <em>iconic</em> yang ditampilkan. Secara menyeluruh, pihaknya memiliki konsep bagaimana kebutuhan publik dengan komunitas. “<em>Superhero</em> itu hanya tampilan,”imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, setiap taman memiliki ciri khas masing-masing. Seperti Taman Adipura yang menampilkan piala Adipura, serta Taman Tanjung Laut dengan patung burung kuntul perak.</p>
<p>Terpisah, mandor petugas pertamanan, Marhamah Toba mengatakan Taman Adipura tak bisa ditanami sembarang pohon. Mengingat tanahnya yang tergerus air asin hingga beberapa pohon tak dapat berkembang dengan baik.”Hanya pohon yang bisa tumbuh di air asin saja yang ada di Taman Bontang Kuala,” terang dia.</p>
<p>Ia menyebut seperti pohon akasia, cemara angin, dan bunga agrelia. Sedangkan pohon pucuk merah tak tumbuh di taman yang berdampingan dengan Kantor Lurah Bontang Kuala. “Ada beberapa pohon yang bertahan jika kami beri pot. Kami sudah coba tanam jenis pohon lain, tapi tetap tidak tumbuh,” ungkapnya.</p>
<p>Pasukan hijau, Dewi yang bertugas disana mengaku jika air laut pasang taman tenggelam melewati turap yang sudah dibangun pemerintah. “Biasanya malam banjir rob-nya, saat air pasang memuncak,” tutupnya.(mga/prokal)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/taman-bontang-kuala-bakal-disulap-jadi-taman-superhero/">Taman Bontang Kuala Bakal Disulap Jadi Taman Superhero</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Tepian Bakal Miliki Taman Baru </title>
		<link>https://bontangpost.id/kota-tepian-bakal-miliki-taman-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Sep 2018 03:33:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Terbuka Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[taman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=48575</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA – Jumlah taman kota di Kota Tepian bakal bertambah. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah merencanakan pembangunan taman baru yang berlokasi pinggiran kota, tepatnya di samping SMAN 1 Samarinda. Pembangunan taman ini ditargetkan rampung Oktober mendatang. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyatakan, dipilihnya lokasi itu bukan tanpa alasan. Sebab, dibutuhkan lokasi seluas 1 hektare untuk [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kota-tepian-bakal-miliki-taman-baru/">Kota Tepian Bakal Miliki Taman Baru </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMARINDA – Jumlah taman kota di Kota Tepian bakal bertambah. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah merencanakan pembangunan taman baru yang berlokasi pinggiran kota, tepatnya di samping SMAN 1 Samarinda. Pembangunan taman ini ditargetkan rampung Oktober mendatang.</p>
<p>Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyatakan, dipilihnya lokasi itu bukan tanpa alasan. Sebab, dibutuhkan lokasi seluas 1 hektare untuk membangun proyek pemerintah pusat yang menghabiskan anggaran Rp 5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini. Nah, lokasi yang dianggap cocok adalah di ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Anang Hasyim tersebut.</p>
<p>Jaang menegaskan, proyek taman ini berasal dari pemerintah pusat. Pemkot Samarinda hanya bertugas menyediakan lahan. “Pemerintah pusat perlu lahan seluas 1 hektare, ya jadi cuma di sini (Jalan Anang Hasyim, <em>Red.</em>) yang memenuhi kriteria tersebut,” tutur Jaang dalam kunjungannya ke lokasi pembangunan taman, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Pembangunan taman ini sendiri diklaim hampir rampung. Berikutnya, pemeliharaan taman akan menjadi tanggung jawab pemkot. Untuk itu Jaang menyebut pihaknya perlu mempersiapkan beberapa hal dalam persiapan pemeliharaan.</p>
<p>“Biasanya kita kan waktu membangun semangat luar biasa, pada saat pemeliharaan yang kurang. Jadi saya minta Perkim (Dinas Perumahan dan Permukiman, <em>Red.</em>) untuk mempersiapkan diri. Jadi pas tahap pengerjaan sudah selesai, yang mengelola juga sudah ada,” bebernya.</p>
<p>Jaang mengharapkan, jangan sampai ketika pekerja sudah tidak berada di sana, perawatan taman menjadi terabaikan. Seperti misalnya ada fasilitas yang rusak, hilang, maupun menjadi tempat hal-hal negatif. Sehingga menyebabkan tujuan edukasi dari pembangunan taman tersebut menjadi sia-sia.</p>
<p>Terkait perencanaan nama taman, Jaang mengaku belum memikirkannya. Meski demikian, karena nama jalan di sekitar taman adalah nama seorang wali kota, Jaang lantas berkeinginan menamai taman tersebut sesuai nama jalan di kawasan itu.</p>
<p>“Sesuai nama jalan di sini, insayaallah taman ini akan kami namai Taman Anang Hasyim. Kalau perlu di papan namanya pun ditulis Taman Anang Hasyim Wali Kota Samarinda keempat. Soalnya kadang-kadang masyarakat banyak yang tidak tahu. Kebanyakan orang tahunya Kadrie Oening saja,” ucap Jaang.</p>
<p>Sedangkan untuk penerangan dan penjagaan, Jaang berkata telah memerintahkan pengelola taman untuk mempersiapkan semua hal itu. Terutama karena kawasan tersebut bisa dibilang berada di pinggiran kota dan rawan terjadi perbuatan tidak senonoh.</p>
<p>“Makanya harus ada pengelolanya. Dan hal pertama yang saya tanyakan pas sampai ke sini kan masalah lampunya. Sehingga pada malam hari tidak terlalu gelap,” kata dia.</p>
<p>Memang, diakui Jaang, sampai saat ini kawasan tersebut belum tersentuh aliran listrik. Sehingga, salah satu alternatifnya yakni untuk menggunakan solar cell. “PLN kan sudah sampai ke bawah (SMPN 1 dan SMAN 1, <em>Red.</em>). Tapi untuk sementara pakai solar cell dulu,” tandas Jaang.</p>
<p>Sebelumnya, salah satu pekerja, Suwarto berkata, pekerjaan fisik taman sudah hampir selesai. Sehingga sudah banyak pekerja lain yang berasal dari luar daerah pulang kampung. Saat ini, beberapa pekerja yang tinggal hanya fokus untuk memperbanyak pohon agar taman lebih rindang. “Secara fisik bentuknya hanya seperti ini. Selebihnya tinggal menunggu pohonnya tumbuh besar,” tutur Suwarto. <strong>(*/dev)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kota-tepian-bakal-miliki-taman-baru/">Kota Tepian Bakal Miliki Taman Baru </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
