<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rupiah Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/rupiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/rupiah/</link>
	<description>Portal resmi Bontang Post, menyajikan berita terkini dari wilayah Bontang, Kalimantan Timur, Nasional, dan Internasional.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Apr 2020 01:38:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>rupiah Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/rupiah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Terpuruk, Rupiah Kembali Menguat</title>
		<link>https://bontangpost.id/sempat-terpuruk-rupiah-kembali-menguat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2020 02:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=74633</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sempat terpuruk akibat pandemi virus korona (Covid-19), nilai tukar rupiah perlahan tapi pasti meninggalkan level Rp 16 ribu. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, mata uang garuda bergerak stabil dan cenderung menguat. Kemarin, rupiah diperdagangkan Rp 15.930 per USD. “Nilai tukar rupiah menguat sesuai dengan mekanisme pasar yang dinamis. Tidak terlepas dari peran pelaku [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-terpuruk-rupiah-kembali-menguat/">Sempat Terpuruk, Rupiah Kembali Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sempat terpuruk akibat pandemi virus korona (Covid-19), nilai tukar rupiah perlahan tapi pasti meninggalkan level Rp 16 ribu. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, mata uang garuda bergerak stabil dan cenderung menguat. Kemarin, rupiah diperdagangkan Rp 15.930 per USD.</p>
<p>“Nilai tukar rupiah menguat sesuai dengan mekanisme pasar yang dinamis. Tidak terlepas dari peran pelaku pasar dan eksportir yang ikut menjaga stabilitas rupiah di pasar,” ucap Perry dalam<em> video conference</em>, Kamis (9/4/2020).</p>
<p>Perry menuturkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi penguatan rupiah. Secara fundamental masih <em>undervalue</em>. Artinya, rupiah diperdagangkan lebih rendah daripada seharusnya. Sehingga, akan cenderung menguat terhadap USD.</p>
<p>Kemudian, keyakinan pasar akan langkah kebijakan mitigasi Covid-19 oleh BI bersama pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Baik dari sisi fiskal, moneter, maupun kredit.</p>
<p>Alumnus Iowa State University, Amerika Serikat tersebut menilai, kondisi risiko global berangsur-angsur membaik. Pasar melihat tingkat kenaikan kasus Covid-19 berangsur-angsur menurun. Mengingat, berbagai negara membuat langkah-langkah preventif untuk menekan penyebaran virus asal Wuhan tersebut.</p>
<p>“Termasuk Indonesia. Penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang diterapkan DKI Jakarta mulai 10 April (hari ini, Red) diperkirakan akan dapat menekan penyebaran Covid-19,” kata Perry optimistis.</p>
<p>Menguatnya rupiah, praktis mengurangi kebutuhan BI untuk melakukan stabilisasi nilai tukar. Makanya, Perry optimis cadangan devisa Indonesia akan meningkat akhir April nanti. Yakni, berkisar 125 miliar USD dari 121 miliar USD dari catatan akhir Maret lalu.</p>
<p>Bertambahnya jumlah cadang devisa juga karena penerbitan global bond senilai 4,3 miliar dolar AS oleh Kementerian Keuangan.</p>
<p>“Jumlah cadangan devisa lebih dari cukup untuk pembiayaan impor, pembayaran utang luar negeri pemerintah, dan untuk melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah,” jelas pria asal Sukoharjo itu.</p>
<p>Selain itu, BI juga menyampaikan, harga bahan pokok masih terkendali. Berdasarkan survei pemantauan harga hingga pekan kedua April, inflasi diprediksi 0,2 persen <em>month to month</em> (mom). Sedangkan, inflasi tahunan sebesar 2,8 persen.</p>
<p>Perry yakin inflasi terkendali karena pasokan bahan pokok terus tersedia. Kemudian, tingkat pertumbuhan ekonomi lebih rendah dari kemampuan kapasitas produksi nasional.</p>
<p>“Sehingga kita mengalami yang biasa disebut kesenjangan output yang negatif. Artinya, tekanan-tekanan inflasi dari sisi permintaan itu terkendali,” terangnya.</p>
<p>Orang nomor satu di BI itu menegaskan, pelemahan rupiah saat ini tidak terlalu berpengaruh pada harga bahan pokok. Artinya, ketika rupiah lemah tidak lantas membuat harga bahan pokok ikut naik tinggi.</p>
<p>Sementara itu, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, penguatan rupiah menandakan sentimen Covid-19 mulai berkurang di pasar keuangan. Berkurangnya sentimen tersebut juga akan membawa balik arus aliran modal asing yang sempat keluar akibat kepanikan investor. Pelaku pasar mempertimbangkan langkah-langkah penanganan Indonesia dengan PSBB.</p>
<p>Kerjasama fasilitas repo dengan The Fed, bank sentral AS, sebesar 60 miliar USD menopang penguatan rupiah. Kerjasama tersebut sekaligus akan memperkuat<em> second line of defense</em> BI. Sehingga mampu meredam potensi keluarnya dana asing dari pasar keuangan domestik dan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.</p>
<p>Bagi pelaku pasar keuangan, penguatan ini menjadi angin segar bagi likuiditas USD di pasar. Sebab sejak para investor mengalihkan asetnya ke mata uang Paman Sam membuat ketetatan likuiditas.</p>
<p>Sementara itu, sinyal penguatan rupiah terhadap USD menjadi sinyal cerah bagi para pengusaha yang membutuhkan impor bahan baku atau barang modal. Mengingat, pelemahan rupiah memberikan tekanan terhadap biaya produksi di tengah lemahnya permintaan domestik maupun luar negeri. (jpc)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/sempat-terpuruk-rupiah-kembali-menguat/">Sempat Terpuruk, Rupiah Kembali Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Tiongkok Mulai Pulih dari Korona, Rupiah Terima Sentimen Positifnya</title>
		<link>https://bontangpost.id/ekonomi-tiongkok-mulai-pulih-dari-korona-rupiah-terima-sentimen-positifnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2020 11:30:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=73900</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kurs rupiah pada perdagangan hari ini (31/3/2020) diperkirakan akan kembali menguat. Prediksi penguatan rupiah itu didasari mulai pulihnya perekonomian Tiongkok. Pada pukul 09.41 WIB, rupiah menguat 13 poin terhadap dolar AS (USD). Dari sebelumnya USD setara Rp 16.338 menjadi Rp 16.325. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan, hari ini rupiah bisa memperoleh sentimen positif [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ekonomi-tiongkok-mulai-pulih-dari-korona-rupiah-terima-sentimen-positifnya/">Ekonomi Tiongkok Mulai Pulih dari Korona, Rupiah Terima Sentimen Positifnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kurs rupiah pada perdagangan hari ini (31/3/2020) diperkirakan akan kembali menguat. Prediksi penguatan rupiah itu didasari mulai pulihnya perekonomian Tiongkok.</p>
<p>Pada pukul 09.41 WIB, rupiah menguat 13 poin terhadap dolar AS (USD). Dari sebelumnya USD setara Rp 16.338 menjadi Rp 16.325.</p>
<p>Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston mengatakan, hari ini rupiah bisa memperoleh sentimen positif dari aktivitas manufaktur dan nonmanufaktur di Tiongkok.</p>
<p>“Data indeks aktivitas manufaktur dan nonmanufaktur Tiongkok versi pemerintah untuk bulan Maret yang dirilis melebihi ekspektasi dan masuk zona ekspansi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ariston mengatakan, hasil tersebut menunjukkan Tiongkok mampu mengatasi wabah COVID-19 sekaligus memulihkan perekonomiannya. Dia meyakini pulihnya perekonomian Tiongkok akan membantu ekonomi negata-negara mitra yang membutuhkan material dan pasar.</p>
<div id="PC_midcontent">
<div id="pl_21786316867_container">
<div id="pl_21786316867" data-fuse="21786316867">Selain itu, penguatan indeks saham AS juga bisa memberikan sentimen positif ke rupiah hari ini. Indeks Dow Jones pada Senin (30/3/2020) ditutup menguat 3,19 persen.</div>
</div>
</div>
<p>Kendati demikian, penambahan penyebaran wabah masih menjadi sentimen negatif karena masalah utama belum terselesaikan. Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 16.200 hingga Rp 16.400 per USD.<strong>(antara/jpnn)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/ekonomi-tiongkok-mulai-pulih-dari-korona-rupiah-terima-sentimen-positifnya/">Ekonomi Tiongkok Mulai Pulih dari Korona, Rupiah Terima Sentimen Positifnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Sentuh Rp 16.800</title>
		<link>https://bontangpost.id/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-sentuh-rp-16-800/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M Zulfikar Akbar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 07:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kurs dolar]]></category>
		<category><![CDATA[rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=73539</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dolar Amerika Serikat (AS) semakin perkasa di hadapan rupiah. Bank dalam negeri bahkan sampai menjual dolar AS di atas Rp 16.800. Mengutip laman resmi beberapa bank, Senin (23/3/2020), Bank BRI menjual dolar AS dengan harga Rp 16.835 pada pukul 09.06 WIB. Kemudian, dolar akan dibeli dengan harga Rp 16.265. Bank pelat merah lain yakni Bank [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-sentuh-rp-16-800/">Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Sentuh Rp 16.800</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dolar Amerika Serikat (AS) semakin perkasa di hadapan rupiah. Bank dalam negeri bahkan sampai menjual dolar AS di atas Rp 16.800.</p>
<p>Mengutip laman resmi beberapa bank, Senin (23/3/2020), Bank BRI menjual dolar AS dengan harga Rp 16.835 pada pukul 09.06 WIB. Kemudian, dolar akan dibeli dengan harga Rp 16.265.</p>
<p>Bank pelat merah lain yakni Bank Mandiri masih menjual dolar Rp 16.200. Kemudian, dolar dibeli dengan harga Rp 15.900.</p>
<p>Bank BNI menjual dolar seharga Rp 16.754 dan akan membelinya dengan harga Rp 16.149. Kemudian, Bank BTN menjual dolar dengan harga Rp 16.700 dan menjual dengan harga Rp 16.000.</p>
<p>Selanjutnya, bank swasta yakni Bank BCA menjual dolar dengan harga Rp 16.710. Lalu, dolar akan dibeli dengan harga Rp 16.490.</p>
<p>Sementara, mengutip <em>Reuters</em>, dolar AS berada di level Rp 16.486 pagi ini. Dolar berada di level tertinggi Rp 16.550 pada pukul 09.30 WIB. (detik)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-sentuh-rp-16-800/">Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Sentuh Rp 16.800</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
