<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>seleksi paskibra Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/seleksi-paskibra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/seleksi-paskibra/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2018 14:23:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>seleksi paskibra Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/seleksi-paskibra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Lolos Tim Paskibra, Orang Tua Kecewa</title>
		<link>https://bontangpost.id/tak-lolos-tim-paskibra-orang-tua-kecewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 May 2018 03:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=40423</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Ini yang saya minta untuk diklarifikasi karena anak saya dinyatakan terindikasi kanker darah, padahal tidak,” Darmaji, Ayah Achmad Adies Saputra BONTANG – Rasa kecewa menyelimuti benak dari keluarga Darmaji. Bagaimana tidak, impian putra sulungnya untuk menjadi salah satu bagian tim pasukan pengibar bendera (paskibra) 17 Agustus nanti kandas. Konon, jatuhnya Achmad Adies Saputra saat tahapan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-lolos-tim-paskibra-orang-tua-kecewa/">Tak Lolos Tim Paskibra, Orang Tua Kecewa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>“Ini yang saya minta untuk diklarifikasi karena anak saya dinyatakan terindikasi kanker darah, padahal tidak,”</p>
<p>Darmaji, Ayah Achmad Adies Saputra</p></blockquote>
<p>BONTANG – Rasa kecewa menyelimuti benak dari keluarga Darmaji. Bagaimana tidak, impian putra sulungnya untuk menjadi salah satu bagian tim pasukan pengibar bendera (paskibra) 17 Agustus nanti kandas.</p>
<p>Konon, jatuhnya Achmad Adies Saputra saat tahapan tes kesehatan. Kendati di seleksi sebelumnya namanya sempat nangkring di posisi keenam.</p>
<p>Sang ayah, Darmaji tidak tinggal diam lantas mencoba membawa buah hatinya kembali ke laboratorium sehari setelah pengumuman dan dinyatakan gagal. Ternyata hasilnya tidak seperti yang didengar yaitu leukositnya turun, melainkan masuk kategori normal dengan kadar 4.500  per milimeter kubik. “Ini yang saya minta untuk diklarifikasi karena anak saya dinyatakan terindikasi kanker darah, padahal tidak,” ujar Darmaji.</p>
<p>Ia meminta dua tuntutan kepada Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) untuk memberikan klarifikasi kepada media dan mendatangkan dokter laboratorium. Sayangnya pertemuan yang berlangsung kemarin (24/5) di salah satu ruang pertemuan Disporapar tidak mengakomodir tersebut.</p>
<p>“Padahal hanya satu tujuan saya yaitu membersihkan nama baik anak saya, mengklarifikasi kepada forum kepada media, dan menyatakan anak saya tidak terindikasi kanker darah,” geramnya.</p>
<p>Darmaji menyebut pihak Disporapar memberikan tawaran solusi untuk melakukan pemeriksaan ulang kembali. Tujuannya agar dapat memberikan surat keterangan sehat berdasarkan hasil pemeriksan tersebut. “Saya tidak tahu kapan itu waktunya,” singkatnya.</p>
<p>Menurutnya, gugurnya sang putranya menjadi anggota paskibra sudah tidak menjadi masalah. Bahkan, bilamana putranya dipanggil pun sudah tidak berminat dikarenakan sudah merasakan tidak nyaman. “Saya bangga kepada anak saya, sekarang pun dipanggil secara resmi menjadi anggota paskibra sudah tidak mau. Alasannya seandainya dipanggil otomatis ada teman saya yang digeser dari situ,” jelasnya.</p>
<p>Kendati demikian ia pun telah memaafkan pihak panitia seleksi paskibra. Namun karena informasi ini telah menyebar luas maka tuntutan untuk klarifikasi pun dinilai wajar.</p>
<p>“Saya tidak mempermasalahkan siapa yang menyebar tetapi ini harus diklarifikasi. Soalnya ini menyangkut data penting anak saya ke depan,” kata dia.</p>
<p>Terpisah, Kadisporapar Bambang Cipto Mulyono mengatakan pihak panitia seleksi sudah melakukan sesuai prosedur. Mulai dari tahapan seleksi di tiap sekolah, tes tertulis, hingga tes peraturan baris berbaris (PBB) oleh tim dari Polres, Kodim 0908/BTG, Denarhanud <em>Rudal</em> 002<em>/</em><em>Bontang, dan tim Disporapar sejak bulan Februari silam. </em></p>
<p><em>Adapun seleksi terakhir ialah </em><em>medical check-up</em><em> dari tim kesehatan. “Kami sudah melakukan sesuai prosedur yang ada,” kata Bambang.</em></p>
<p><em>Ia pun menyatakan seleksi ulang pun tidak bisa dilakukan. Bilamana </em>Achmad Adies Saputra dipanggil secara otomatis akan menjadi cadangan.</p>
<p>Menurunya ia tidak bisa mengklarifikasi kepada media mengingat kejadian ini tidak pernah ia sebarkan sebelumnya. “Jadi ini menyebar karena ada tim dari Disporapar yang hanya bercerita ke rekannya, di situlah ini menyebar,” ucapnya.</p>
<p>Sementara untuk pemberian surat keterangan sehat pun tidak bisa dilakukan. Pasalnya ia bukanlah terdaftar sebagai tenaga kesehatan. “Nanti kalau saya beri otomatis salah, karena bukan kapasitas saya,” tukas Bambang. (ak)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-lolos-tim-paskibra-orang-tua-kecewa/">Tak Lolos Tim Paskibra, Orang Tua Kecewa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Lepas Empat Capaskibraka</title>
		<link>https://bontangpost.id/pemkot-lepas-empat-capaskibraka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 May 2017 04:58:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=12177</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Berharap Kibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara BONTANG – Pemkot Bontang lepas empat calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaskibraka), di kantor Badan Kepagawaian Daerah (BKD), di Bontang Lestari, Selasa (2/5) lalu. Dua putra dan putri terbaik Bontang ini dilepas langsung Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Artahnan bersama Kepala Disporapar Bontang Bambang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-lepas-empat-capaskibraka/">Pemkot Lepas Empat Capaskibraka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Berharap Kibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara</p>
<p>BONTANG – Pemkot Bontang lepas empat calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaskibraka), di kantor Badan Kepagawaian Daerah (BKD), di Bontang Lestari, Selasa (2/5) lalu. Dua putra dan putri terbaik Bontang ini dilepas langsung Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang Artahnan bersama Kepala Disporapar Bontang Bambang Cipto Mulyono.</p>
<p>Empat siswa yang akan dilepas ke tingkat provinsi hingga nasional tersebut adalah Shevia Chorurimadini dari SMK Negeri I, Helena Paskalia Purnama dari SMA YPK, Gusti Aqshal Mujahid dan Michael Immanuel dari SMA Negeri I.</p>
<p>Bambang Cipto Mulyono mengatakan, dalam pelepasan tersebut, PLT Sekda Bontang menyampaikan kepada empat calon Paskibraka utusan Bontang yang akan mengikuti seleksi di tingkat provinsi dan nasional bisa lebih disiplin dan giat berlatih. Pasalnya, bila itu dilakukan tentu dia yakin keempat peserta ini nanti dapat mengharumkan nama Bontang sebagaimana Paskibra Bontang di tahun lalu.</p>
<p>“Harapan beliau (PLT Sekda, Red) dalam pelepasan itu bukan hanya satu  yang dapat lolos, kalau bisa keempat Paskibra itu semua lolos,” katanya.</p>
<p>Bambang menjelaskan, ia yakin keempat calon Paskibraka ini dapat lolos karena mereka merupakan siswa terbaik.  Ini merupakan hasil seleksi yang digelar Disporapar,  yang bekerja sama dengan Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang, dan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Bontang. Setelah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seleksi mulai dari penjaringan tinggi badan, tes tertulis, latihan baris berbaris (LBB), dan samapta mereka dinyatakan siap.</p>
<p>“Kami yakin mereka nantinya dapat mengharumkan nama Bontang dan bisa mengibarkan sang Merah Putih di Istana Negara,” pungkasnya. (ver)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/pemkot-lepas-empat-capaskibraka/">Pemkot Lepas Empat Capaskibraka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>100 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka, Tahap Awal Luluskan 36 Orang </title>
		<link>https://bontangpost.id/100-siswa-ikuti-seleksi-paskibraka-tahap-awal-luluskan-36-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Apr 2017 04:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=10702</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SANGATTA &#8211; Seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Tahun 2017 tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Nasional di Kutai Timur (Kutim) dimulai, Senin (10/4). Sebanyak 100 siswa tingkat SMA unjuk gigi dalam pada kegiatan yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang di GOR Komplek Stadion Kudungga, Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara. Sesuai data Dinas Pemuda dan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/100-siswa-ikuti-seleksi-paskibraka-tahap-awal-luluskan-36-orang/">100 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka, Tahap Awal Luluskan 36 Orang </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>SANGATTA &#8211; Seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Tahun 2017 tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Nasional di Kutai Timur (Kutim) dimulai, Senin (10/4). Sebanyak 100 siswa tingkat SMA unjuk gigi dalam pada kegiatan yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang di GOR Komplek Stadion Kudungga, Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara.</p>
<p>Sesuai data Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim selaku panitia penyelenggara, jumlah calon peserta lelaki yakni sebanyak 53 orang dan perempuan sebanyak 47 orang.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wabup Kasmidi berpesan kepada calon peserta Paskibraka agar menjadikan kegiatan ini sebagai momen kebanggaan. Semua peserta yang mengikuti seleksi Paskibraka merupakan putra dan putri terbaik yang dimiliki Kutim.</p>
<p>“Ini bukan seleksi biasa, namun menjadi salah satu penyaringan calon peserta Paskibraka mewakili Kutim yang mempunyai mental kuat dan pengetahuan lengkap,” sebut Wabup didampingi Asisten PemKesra Setkab Kutim Mugeni dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Didi Herdiansyah.</p>
<p>Agenda seleksi Paskibraka ini menjadi salah satu kegiatan utama remaja untuk menghindari perilaku negatif. Contohnya penyalahgunaan narkoba. Dalam kesempatan itu, Kasmidi tak lupa mengucapkan selamat berkompetisi kepada seluruh peserta seleksi. Dia berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.</p>
<p>Sementara Plt Kadispora Didi Herdiasnyah menyampaikan seleksi calon Paskibraka ini digelar selama tiga hari. Terhitung dari tanggal 10-12 April 2017. Syarat pertama masuk dalam seleksi tingkat kabupaten ini cukup ketat yaitu mempunyai tinggi badan putra minimal 168 Cm. Sedangkan untuk putri yakni 158 Cm. Serta belum pernah menjadi peserta Paskibraka tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, dan memiliki raport di atas nilai rata-rata.</p>
<p>“Kecamatan Sangatta Utara mengirimkan wakil cukup banyak sebanyak 34 orang. Rinciannya 17 lelaki dan 17 perempuan. Seluruh kecamatan di Kutim turut mengirimkan para siswa terbaiknya. Kecuali Kecamatan Busang,” terangnya.</p>
<p>Dia menambahkan tim seleksi calon Paskibraka terdiri dari mereka yang sudah berkompeten dibidangnya. Meliputi tim pelatih gabungan berasal dari Kodim, Lanal, dan Polres Kutim. Terdapat juga perwakilan Dispora Kutim dan Dinas Kesehatan.</p>
<p>Seluruh biaya dibebankan pada dokumen pelaksana anggaran (DPA) Dispora tahun 2017. Nanti dari 100 peserta seleksi Paskibraka hanya terpilih 36 orang yang lulus seleksi awal. Secara regular mereka akan mengikuti tahapan seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kaltim dan Nasional. <strong>(hms13/drh)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/100-siswa-ikuti-seleksi-paskibraka-tahap-awal-luluskan-36-orang/">100 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka, Tahap Awal Luluskan 36 Orang </a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seleksi Calon Paskibra Dimulai</title>
		<link>https://bontangpost.id/seleksi-calon-paskibra-dimulai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2017 04:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[Bontang post]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=10615</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Berharap Lolos keTingkat Provinsi dan Nasional BONTANG – Pembukaan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)Bontang resmi dimulai di Auditorium Kantor Wali kota lama, Jalan Awang Long, Rabu (12/4) kemarin. Pembukaan tersebut dibuka langsung Wakil Wali (Wawali) kota Basri Rase, dihadiri pula Plt Sekkot  Artahnan,  Asisten Administrasi Pembangunan  Emlizhar Muchtar, Kepala Disporapar Bambang Cipto Mulyono, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/seleksi-calon-paskibra-dimulai/">Seleksi Calon Paskibra Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Berharap Lolos keTingkat Provinsi dan Nasional</p>
<p>BONTANG – Pembukaan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)Bontang resmi dimulai di Auditorium Kantor Wali kota lama, Jalan Awang Long, Rabu (12/4) kemarin. Pembukaan tersebut dibuka langsung Wakil Wali (Wawali) kota Basri Rase, dihadiri pula Plt Sekkot  Artahnan,  Asisten Administrasi Pembangunan  Emlizhar Muchtar, Kepala Disporapar Bambang Cipto Mulyono, Kepala Disdik Ahmad Suharto, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Den Arhanud Rudal 002, Purna Paskibra Indonesia (PPI) Bontang, tim seleksi, dan sekira 400 siswa calon paskibra.</p>
<p>Dalam sambutannya Wawali menyampaikan, dalam seleksi  ini ia berharap para calon Paskibra Bontang dapat kembali mengukir sejarah seperti  di tahun-tahun sebelumnya, lolos menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Sebab menurutnya para peserta yang mengikuti seleksi ini adalah siswa yang terbaik di sekolahnya masing-masing.</p>
<p>“Saya pun berharap adik-adik yang mengikuti seleksi ini bukan hanya kemauan orang tua dan guru, melainkan murni dari kemauan diri sendiri. Semoga 45 paskibra yang terpilih nanti dapat lolos mewakili tingkat provinsi kaltim dan nasional,” harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bambang Cipto Mulyono mengatakan, salah satu bentuk pengharagaan terhadap para pahlawan yang telah gugur di medan laga, Pemkot Bontang melalui Disporapar Bontang melaksanakan seleksi calon anggota Paskibara 2017 ke SMA atau SMK sederajat se-Bontang guna mensukseskan pelaksanaan peringatan HUT RI yang ke -72 tahun.</p>
<p>“Data yang tersaring seleksi tahap pertama dari hasil penjaringan sebanyak 554 siswa yang lolos,  begitu di verifkasi tim seleksi, ada sekira 400 lebih yang lolos ke tahap selanjutnya,” paparnya.</p>
<p>Bambang menambahkan,   selanjutnya yang lolos akan memasuki tes tertulis, parade, dan Peraturan baris berbaris (PBB).  “Dari 45 yang terpilih nanti, empat siswa, diantaranya dua putra dan dua putri akan dikirim mengikuti tes calon paskibra di tingkat Provinsi Kaltim. Apabila lolos akan melaju lagi hingga ke tingkat nasional,” tutupnya. (ver)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/seleksi-calon-paskibra-dimulai/">Seleksi Calon Paskibra Dimulai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Anggaran Akomodasi Paskibra</title>
		<link>https://bontangpost.id/tak-ada-anggaran-akomodasi-paskibra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Apr 2017 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Sangatta Post]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=10250</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Siswa dari Kecamatan di Pedalaman Tak Bisa Ikut SANGATTA – Siswa dari kecamatan yang berada di daerah pedalaman terancam tak bisa bergabung sebagai anggota pengibar bendera (Paskibra) Kutim. Pasalnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tidak menyediakan anggaran akomodasi. Camat Rantau Pulung Mulyono mengungkapkan, Dispora Kutim telah melakukan seleksi anggota Paskib. Proses seleksi ini telah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-ada-anggaran-akomodasi-paskibra/">Tak Ada Anggaran Akomodasi Paskibra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Siswa dari Kecamatan di Pedalaman Tak Bisa Ikut</p>
<p>SANGATTA – Siswa dari kecamatan yang berada di daerah pedalaman terancam tak bisa bergabung sebagai anggota pengibar bendera (Paskibra) Kutim. Pasalnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tidak menyediakan anggaran akomodasi.</p>
<p>Camat Rantau Pulung Mulyono mengungkapkan, Dispora Kutim telah melakukan seleksi anggota Paskib. Proses seleksi ini telah diikuti oleh perwakilan siswa dari Rantau Pulung dan kecamatan yang lain. Sayangnya, Dispora tidak menyediakan anggaran akomodasi bagi siswa yang terpilih menjadi anggota Paskibra.</p>
<p>“Kecamatan diminta kirim perwakilan.  Sudah seleksi,  tapi seluruh pembiayaan dibebankan kepada kecamatan. Sementara kecamatan tidak memiliki anggaran untuk itu,” kata Mulyono, Senin (3/4).</p>
<p>Hal ini telah didiskusikan dengan beberapa kecamatan lain. Jika memang tidak tersedia anggaran, mereka menilai siswa dari kecamatan yang berada di daerah pedalaman sebaiknya tak perlu ikut menjadi anggota Paskibra Kutim. Dia menambahkan kondisi ini berbeda dengan tahun lalu, sebab Dispora menyediakan anggaran untuk kegiatan tersebut.</p>
<p>“Kalau tidak bisa ditanggulangi (persoalan dana). Paskibraka di daerah tetap aja di daerah. Karena dana yang dibutuhkan itu mulai dari transportasi hingga penginapan,” ujarnya.</p>
<p>Menanggapi persoalan ini, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Dispora segera mencari solusi. Pasalnya, jika siswa dari daerah pedalaman tidak bisa ikut, maka akan menutup jalur pengembangan siswa itu sendiri. Padahal, menjadi anggota paskibra di ibu kota tentu akan menjadi kebanggaan bagi siswa.</p>
<p>“Sayang, kalo siswa yang memang punya kemampuan cuma tampil di daerah (di kecamatan),” tegas Kasmidi.</p>
<p>Kasmidi mengaku kaget karena baru di tahun ini beban akomodasi untuk paskib dialihkan ke kecamatan. Menurut dia, wajar saja jika kecamatan menolak. Pasalnya, kecamatan memang tidak mungkin punya anggaran untuk kegiatan tersebut.</p>
<p>“Akan ditelusuri kendalanya apa. Nanti harus dicarikan solusi.  Saya tekankan kecamatan jangan tidak mengutus. Masa mainnya hanya lokal. Kalo bisa sampai di istana, yang bangga pasti orang Kutim juga,” tandasnya. (hd)</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tak-ada-anggaran-akomodasi-paskibra/">Tak Ada Anggaran Akomodasi Paskibra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>516 Pelajar Lolos Penjaringan</title>
		<link>https://bontangpost.id/516-pelajar-lolos-penjaringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BontangPost]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2017 10:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bontang]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi paskibra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=10156</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Tahap Pertama Seleksi Paskibra Bontang BONTANG –  Sebanyak 516  pelajar berhasil lolos di seleksi tahap pertama penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Bontang. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil seleksi  yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang bekerja sama dengan Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Den Arhanud Rudal 002 Bontang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/516-pelajar-lolos-penjaringan/">516 Pelajar Lolos Penjaringan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Tahap Pertama Seleksi Paskibra Bontang</p>
<p>BONTANG –  Sebanyak 516  pelajar berhasil lolos di seleksi tahap pertama penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Bontang. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil seleksi  yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang bekerja sama dengan Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Den Arhanud Rudal 002 Bontang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, dan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Bontang selama seminggu, yakni Jumat (24/3)-Sabtu(1/4).</p>
<p>Kabid Kepemudaan Disporapar Bontang Giri Agung Lubiantoro menjelaskan, dari hasil penjaringan seleksi tahap pertama selama seminggu, didapatkan 516 pelajar dari seluruh SMA dan SMK se-Bontang. Dalam penjaringan ini, siswa yang mengikutinya begitu banyak, bahkan ada beberapa pelajar yang sampai menangis karena saat diukur tingginya, ternyata tidak sampai standar yang sudah dietntukan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).</p>
<p>“Standar tinggi yang ditentukan tersebut adalah putra 170 sentimeter, sedangkan putri 160 sentimeter,” jelasnya, Selasa (4/4)  kemarin.</p>
<p>Giri mengatakan, namun jumlah 516 ini, akan dikerucutkan lagi hingga menjadi 400 orang. Ini dikarenakan, dari 516 ada beberapa calon paskibra yang mempunyai tinggi lebih dari standar yang ditentukan. Kemudian ada juga yang kelebihan dan kekurangan berat badan, dan memakai kacamata.</p>
<p>“Hasil rapat tim seleksi, pelajar yang memakai kacamata tidak dapat lolos, karena ditakutkan akan mengganggu penglihatan mereka nantinya,” ungkapnya.</p>
<p>Dia menambahkan, setelah tahap penjaringan usai, maka di tahap kedua mereka akan memasuki tes seleksi, seperti tes tertulis pengetahuan umum, samapta, Latihan Baris-berbaris (LBB), dan tes parade. Dalam tes parade ini meliputi tes fisik dengan melihat kaki, lengan, leher, dan pundak harus sesuai dengan standar yang ditentukan pula.</p>
<p>“Dari 400 nanti akan dikerucutkan lagi menjadi 45 orang, namun dari jumlah tersebut empat orang akan dikirim ke seleksi calon paskibra tingkat provinsi Kaltim. Dua orang putra dan dua orang putri,” tutupnya. (ver)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/516-pelajar-lolos-penjaringan/">516 Pelajar Lolos Penjaringan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
