Tahap Pertama Seleksi Paskibra Bontang
BONTANG – Sebanyak 516 pelajar berhasil lolos di seleksi tahap pertama penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Bontang. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil seleksi yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang bekerja sama dengan Polres Bontang, Kodim 0908/BTG, Den Arhanud Rudal 002 Bontang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, dan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Bontang selama seminggu, yakni Jumat (24/3)-Sabtu(1/4).
Kabid Kepemudaan Disporapar Bontang Giri Agung Lubiantoro menjelaskan, dari hasil penjaringan seleksi tahap pertama selama seminggu, didapatkan 516 pelajar dari seluruh SMA dan SMK se-Bontang. Dalam penjaringan ini, siswa yang mengikutinya begitu banyak, bahkan ada beberapa pelajar yang sampai menangis karena saat diukur tingginya, ternyata tidak sampai standar yang sudah dietntukan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Standar tinggi yang ditentukan tersebut adalah putra 170 sentimeter, sedangkan putri 160 sentimeter,” jelasnya, Selasa (4/4) kemarin.
Giri mengatakan, namun jumlah 516 ini, akan dikerucutkan lagi hingga menjadi 400 orang. Ini dikarenakan, dari 516 ada beberapa calon paskibra yang mempunyai tinggi lebih dari standar yang ditentukan. Kemudian ada juga yang kelebihan dan kekurangan berat badan, dan memakai kacamata.
“Hasil rapat tim seleksi, pelajar yang memakai kacamata tidak dapat lolos, karena ditakutkan akan mengganggu penglihatan mereka nantinya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, setelah tahap penjaringan usai, maka di tahap kedua mereka akan memasuki tes seleksi, seperti tes tertulis pengetahuan umum, samapta, Latihan Baris-berbaris (LBB), dan tes parade. Dalam tes parade ini meliputi tes fisik dengan melihat kaki, lengan, leher, dan pundak harus sesuai dengan standar yang ditentukan pula.
“Dari 400 nanti akan dikerucutkan lagi menjadi 45 orang, namun dari jumlah tersebut empat orang akan dikirim ke seleksi calon paskibra tingkat provinsi Kaltim. Dua orang putra dan dua orang putri,” tutupnya. (ver)







